Anda di halaman 1dari 24

ANALISA SIMPANG BERSINYAL

JL.BULUKUNYI - JL.RUSA – JL.

LOKASI MONGINSIDI
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN
Lokasi
Jl. BULUKUNYI - Jl. RUSA ( Utara – Selatan )
Jl. MANGONGSIDI ( Barat – Timur)

Hari/Tanggal : SELSA, 24 APRIL 2018


Pukul : SORE (15.00 – 17.00 WITA)
Cuaca : Cerah

Ukuran Kota : 1.7 Juta Penduduk


Koordinat lokasi : Lintang S 005⁰08’7”
: Bujur E 119⁰25’2”
Hambatan Samping : Jl. Bulukunyi =sedang
Jl. Rusa = sedang
Jl. Monginsidi = sedang
Jl. Monginsidi = sedang
SKETSA JALAN

Gambar sketsa lokasi Simpang Jl.Sudirman-Jl.Cokrominoto


KONDISI LINGKUNGAN
Kondisi Lapangan
Tipe
Kode Hambatan Belok Kiri
Lokasi Lingkungan Median
Pendekat Samping Langsung
Jalan
Tidak
Jl.Bulukunyi Utara Komersial Sedang Ya
Ada
Tidak
Jl.Rusa Selatan Komersial Sedang Ya
Ada
Tidak
Jl.Mangongsidi Timur Komersial Sedang Ya
Ada
Tidak
Jl.Mangongsidi Barat Komersial Sedang Ya
Ada
Lebar Pendekat (m)
Kode Pendekat Masuk Belok Kiri
Pendekat (Wa) Keluar (Wkeluar)
(Wmasuk) Langsung (LTOR)
Utara 6.8 m 3.4 m 3.4 6.8 m
Selatan 10.5 m 10.5 m - 10.5 m
Timur 13.4 m 13.4 m - 13.4 m
Barat 13.4 m 11.6 m 2.9 13.4 m
DATA SURVEY
ANALISA PERHITUNGAN
ARUS SIMPANG BERSINYAL
Tipe Pendekat Terlindung, yaitu arus berangkat tanpa konflik dengan lalu lintas
dari arah berlawanan.

Tipe Pendekat Terlawan, yaitu arus berangkat dengan konflik dengan lalu lintas
dari arah berlawanan
Perhitungan Arus Simpang Bersinyal
Penjelasan

1. Masing-masing arah dikalikan dengan nilai emp.


a. Untuk kendaraan ringan (LV)
* Untuk arah terlindung (P) dikalikan dengan 1
* Untuk arah terlawan (O) dikalikan dengan 1
b. Untuk kendaraan berat (HV)
* Untuk arah terlindung (P) dikalikan dengan 1,3
* Untuk arah terlawan (O) dikalikan dengan 1,3
c. Untuk kendaraan sepeda motor (MC)
* Untuk arah terlindung (P) dikalikan dengan 0.2
* Untuk arah terlawan (O) dikalikan dengan 0,4

2. Hitung rasio kendaraan berbelok.


* Untuk rasio belok kanan (PRT) = kendaraan yang belok kanan dibagi dengan
jumlah keseluruhan kendaraan yang lewat di masing-masing pendekat.
* Untuk rasio belok kanan (PLT) = kendaraan yang belok kiri dibagi dengan jumlah
keseluruhan kendaraan yang lewat di masing-masing pendekat.

3. Hitung rasio kendaraan tak bermotor = jumlah keseluruhan kendaraan tak bermotor
dibagi dengan jumlah keseluruhan kendaraan yang lewat di masing-masing pendekat
ANALISA PERHITUNGAN
KAPASITAS SIMPANG BERSINYAL

Data yang diperoleh untuk perhitungan kapasitas simpang bersinyal:


1. Menghitung Derajat Jenuh (So)
So = 600 x
we

0
0
0
2. Faktor Penyesuaian Ukuran Kota (FCS)
3. Faktor Penyesuaian Hambatan Samping (FSF)
4. Faktor Penyesuaian Kelandaian (Fg)

Jadi, Nilainya 1
5. Faktor Koreksi Parkir

Jadi, Nilainya 1
6. Faktor Peneyesuaian Belok Kanan
(FRT)

Catatan: hanya berlaku untuk pendekat tipe P, jalan dua arah, lebar efektif
ditentukan oleh lebar masuk.

Jadi, Nilainya 1
7. Faktor Penyusuain Belok Kiri
(FLT)

Catatan: hanya berlaku untuk pendekat tipe P, tanpa LTOR, lebar efektif ditentukan
oleh lebar masuk.

Jadi, Nilainya 1
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
WASSALAMU’ALAIKUM
WARAHMATULLAHI WABARAKATU