Anda di halaman 1dari 14

PERANCANGAN DAN

PENERAPAN SISTEM

SUB EKTI, S.E, M.Si


Kualitas Sistem Informasi
Pengadaan sistem informasi
merupakan kegiatan untuk
merencanakan, merancang dan
menerapkan sistem informasi
akuntansi di dalam perusahaan

Kebutukan untuk pengadaan sistem informasi


memerlukan :
- Partisipasai orang banyak
- Proses
- Biaya
- Tenaga pemikiran
- perhatian
Penilaian keerhasilan dan upaya untuk pencapaiannya :
N Kua;otas Upaya untuk pencapaian
o
1 Informasi harus benar Terapkan sistem pengendalian intern yang baik
2 Inforamsi harus tepat waktu Manfaatkan teknologi informasi yang tepat
3 Waktu pengembangan yang layak Batas i lingkup pengembangan sistem dan gunakan
teknik manajemen proyek yang baik
4. Memenuhi kebutuhan perusahaan, Identifikasi masalah yang dihadapi perusahaan ,
baik sekarang maupun masa yang rancang suatu rencana induk yang disetujui
akan datang manajemen puncak dan bicarakan solusinya
bersama
5. Kepuasan pemakai Libatkan pemakai dalam setiap tahap
pengembangan sistem, karena mereka yang
menggunakan sehingga tahu mana yang benar dan
mana yang salah
Kepuasan pemakai :
1. Mudah digunakan
2. Mencegah terjadinya risiko kesalahan
3. Tampilan menarik, rapi dan tidak membosankan
4. Aman dari gangguan
5. Prosesnya cepat
Metode pengadaan Sistem
a. Membeli sistem jadi
b. Meminta bantuan pengembang sistem dari luar
c. Mengembangkan sistem sendiri
d. Menyewa secara berkala
f. Melaksanakan outsorching
g. Memihnta secara Cuma cuma
Kebaikan dan kelemahan dalam pengadaan sistem
a. Membangun sendiri
Kebaikannya : Sesuai dengan kebutuhan
Kelemahannya : Kurang profesional, kurang teruji

b. Membeli sistem jadi :


Kebaikannya : Siap pakai, cepat dan profesional
Kelemahannya : Belum tentu bisa cocok dengan kebutuhan
perusahaan
Kebaikan dan kelemahan dalam pengadaan sistem
informasi :
c. Memesan kepada perancang sistem
Kebaikannya : Profesional, sesuai kebutuhan perusahaan
Kelemahannya : Lama, mahal dan membosankan

d. Mencoba lalu membeli (Sharewere)


Kebaikannya : Profesional dan cepat
Kelemahannya : Seringkali tidak dapat memnuhi kebutuhan
Kebaikan dan kelemahan dalam pengadaan sistem
informasi :
c. Mencari sistem gratisan
Kebaikannya : Murah, cepat dan bagus
Kelemahannya : Seringkali merupakan percobaan dari
pembuatnya, tidak ada layanan service
d. Memakai outsourching
Kebaikannya : Profesional dan siap pakai
Kelemahannya : relatif mahal, ketergantungan thd orang lain

e. Menyewa sistem
Kebaikannya : Profesional, siap pakai dan selalu baru
Kelemahannya : relatif mahal, memerlukan pelatihan, biasanya tidak
sesuai dg kebutuhan
Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem secara garis besar bibagi 2 :
1. Metode pengembangan konvensional (system
defelopment life cycle)

• Tahap analisis
• Tahap perancangan
• Tahap Implementasi
• Tahap pemakaian

Analisis

Pemakaiani Perancangan

Implementasi
2. Metode pengembangan cepat
(rapid application development / RAD)
Metode pengembangan sistem cepat ini ada 3 :
a. Proyek percontohan
Metode ini memungkinkan perusahaan untuk
mengembangkan sistem dalam lingkup terbatas, sebelum
benar-benar deterapkan dalam kegiatan sehari -hari.
b. Pengembangan oleh pemakai (end user development)
Metode ini membolehkan pemakai sistem untuk
mengembangkan sistem yang diperlukannya, tanpa
dibantu oleh perancang sistem

c. Pengembangan berbantuan komputer


Metode ini adalahj pengembangan sistem yang dilakukan
dengan memanfaatkan bantuan program komputer
D. Tahap Analisis
Untuk mengetahui apakah kebutuhan informasi saat ini
dapat dipenuhi oleh sistem uang sudah ada, atau untuk
mengadakah berbagai perbaikan terhadap sistem yang
sedang berjalan
Tahap analisis dapat diawali dengan salah satu dari ke tiga
kemungkinan berikut :
a. Sistem yang sekarang dipakai tidak dapat memenuhi
kebhutuhan perusahaan akan informasi yang akurat,
cepat dan terpercaya
b. Ada kebutuhan baru yang dapat memperbaiki kenerja
perusahaan
c. Adanya teknologi baru yang dapat memudahkan
pekerjaan dan meningkatkan kinerja sistem

Tahap analisis dapat diawali dengan salah satu dari ke


tigaTahap analisis dibagi 2 :
a. Tahap survey pendahuluan
b. Tahap studi kelayakan
Laporan Hasil Survey
Pengembangan Sistem Informasi
1. Ringkasan Manajemen
2. Tujuan dan sasaran sistem informasi
3. Masalah dan tantangan sistem informasi
4. Kondisi sistem informasi sekarang
a. Kebijakan manajemen
b. Prosedur dan pelaksanaan sistem saat ini
c. Rancangan sistem yang dikehendaki
d. Pemakai sistem dan tanggung jawab nya
e. Masukan, proses, keluaran dan simpanan sistem
sekarang
f. Biaya yang diperlukan untuk manajalankan sistem
sekarang.
5. Kebutuhan pemakai pada saat disurvey
E. Tahap Perancangan
1. Perancangan awal (Konseptual)
a. Struktur organisasi yang terkait dalam sistem yang
dirancang
b. Prosedur yang harus dilakukan
c. Dokumen dan laporan yang diperlukan
d. Basis data yang digunakan untuk mencatat berbagai
data dan transaksi
e. Berbagai diagram
f. Berbagai tampilan layar yang akan diterjemahkan ke
dalam program komputer

2. Perancangan Rinci ( Fisik)


Rincian dari konsep tersebut secara fisik, baik itu
dokumen, struktur organisasi, dsb
F. Tahap implementasi
Adalah tahap penerpan berbagai rancangan komponen
sistem agar dapat dipakai dalam kegiatan operasional
perusahaan.

Kegiatan yang dilakukan oleh perancang sistem adalah :


a. Mulai menguji coba berbagai rancangan
b. Melatih karyawan
c. Mengadakan berbagai perubahan yang diperlukan
terhadap rancangan yang sudah dibuat