Anda di halaman 1dari 7

Hubungan Antara Tanah Dengan

Bangunan/Tanaman Di Atasnya
a. Sebelum UUPA
b. Sesudah UUPA

27/05/2018 1
a. Sebelum UUPA
• Hubungan antara pemilik tanah HM dengan
bangunan/tanaman di atasnya:
1.Asas Natrekking / Perlekatan

2.Asas Pemisahan Horisontal/Horizontale


Scheiding.

27/05/2018 2
1. Asas Natrekking/accessie
• Aturannya : BW Ps 500 dan Ps 571
• Bangunan dan tanaman merupakan bagian dari
tanahnya.
• Tanah dan bangunan tunduk pd hukum yg sama :
Hk Tanah
• Bagaimana dg kepemilikannya?
• Konsekuensi dlm jual beli?
• Umumnya : bangunan dan tanaman yg ada di
atasnya adl milik yang mempunyai tanah.

27/05/2018 3
2. Asas Pemisahan Horisontal
• Aturannya : Hukum Adat
• Antara tanah disatu pihak dengan
bangunan/tanaman di lain pihak dipisahkan
secara mendasar (horisontal)
• Artinya : bangunan & tanaman yg ada di
atasnya bukan merupakan bagian dr tanah
• Konsekuensinya: hak atas tanah tdK dengan
sendirinya meLiputi pemilikan bangunan &
tanaman yg ada di atasnya.
27/05/2018 4
• Perbuatan hk mengenai tanah tidak dengan
sendirinya meliputi bangunan & tanaman di
atasnya.
• Contoh dlm Hk Adat:
- Adol bedol  perbuatan hk hanya meliputi
bangunan/tanaman saja (dibongkar)
- Adol ngebregi  perbutan hk tersebut tetap
berada di atas tanah ybs

27/05/2018 5
• Perbuatan hk juga bisa mliputi tanah berikut
bangunan dan/atau tanaman keras yg ada di
atasnya. Hal ini wajib secara tegas dinyatakan
dlm perjjn

27/05/2018 6
b. Setelah UUPA
• UUPA tidak mengatur sec tegas dan jelas.
• Tersirat dlm konsideran/berpendapat UUPA,
Penjelasan Umum UUPA dan Ps 5 UUPA
bahwa : “...UUPA didasarkan pada Hukum
Adat...”
• Asas yg dipakai  asas dalam hk Adat
• Menurut UUPA : hubungan antara tanah dan
bangunan dan/atau tanaman di atasnya
dipisahkan secara horisontal.
27/05/2018 7