Anda di halaman 1dari 18

PENDUGAAN DAMPAK

LINGKUNGAN PROYEK
Pendahuluan

• Analisis mengenai dampak lingkungan dalam suatu


proyek mutlak dilakukan dengan tujuan agar proyek
yang dilaksanakan tidak merusak lingkungan bahkan
cenderung untuk melestarikan lingkungan demi
keberlanjutan lingkungan di masa yang akan datang.
Pembangunan Berkelanjutan
• Pembangunan berkelanjutan (Sustainable
Development): pembangunan untuk
memenuhi kebutuhan saat ini tanpa
mengorbankan kebutuhan generasi
mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.

• Pembangunan berkelanjutan memadukan tiga


pilar: Ekonomi, Lingkungan, Sosial
Pembangunan berkelanjutan

Profit
(Economy)

Planet People
(Environm (Equity /
ent) Social)
Green Economy
Ekonomi Hijau
• A green economy as one that results in improved human
well-being and social equity, while significantly reducing
environmental risks and ecological scarcities

• A green economy as one which is low carbon,


resource efficient and socially inclusive [UNEP]
Konsep ekonomi, perusahaan, bisnis, lapangan
kerja, dan gaya hidup yang mendasarkan pada
pilar keberlanjutan  aspek ekonomi dengan
memadukan aspek lingkungan dan sosial
Mengembangkan Ekonomi
Hijau
• Sustainable Production
• Eco-efficiency
• Green Investment
• Green Jobs
• Sustainable Consumption
• Green Life Style
Perubahan Pola Pikir dan Perilaku :
Internalisasi Aspek Lingkungan dan ke dalam Aspek
Sosial dalam Ekonomi Hijau

Eco- Sustainable
efficiency Production and
Consumption
Waste Treatment
and
Management
Kegiatan Ekonomi

Barang dan Jasa

Produksi Konsumsi

Input

Lingkungan
(Udara, Air, Energi, Bahan Mentah, dan
sebagainya

Ilustrasi 12.1. Interaksi antara Kegiatan Ekonomi dan


Lingkungan
Aktivitas ekonomi digambarkan pada dua kegiatan:
a. aktivitas produksi dan
b. aktivitas konsumsi barang dan jasa.

Tiga fungsi utama lingkungan, yaitu:


a. Tempat kembalinya limbah (waste products and
residual),
b. Menyediakan bahan-bahan mentah
c. Sumber kesenangan dan rekreasi (amenity
services)
Green Investment
• Bentuk investasi yang mengadopsi
prinsip pembangunan
berkeberlanjutan.
• Corporate sustainability merupakan
bentuk perusahaan yang menciptakan
nilai jangka panjang bagi para
pemegang saham dengan mengelola
risiko ekonomi, lingkungan dan sosial
Peraturan Bank Indonesia No 7/2/PBI/2005
tentang Penilaian Kualita Bank Umum
• Pasal 10 : Kualitas Kredit ditetapkan berdasarkan faktor
penilaian sebagai berikut:
a. prospek usaha;
b. kinerja (performance) debitur; dan
c. kemampuan membayar.
• Pasal 11 ayat 1 : Penilaian terhadap prospek usaha
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a meliputi
penilaian terhadap komponen-komponen sebagai berikut:
a. potensi pertumbuhan usaha;
b. kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan;
c. kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja;
d. dukungan dari grup atau afiliasi; dan
e. upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan
hidup.
Lingkungan Alam
Sumber
Air Energi Bahan Tanah
daya
Primer Mentah
Alam

Sistem Pengolahan
Sumber daya
Autokonsumsi Tenaga
Air telah Energi Bahan Manusia
diolah Final Dasar
Sistem
Barang Sosio-
Sumber Modal ekonomi
daya
telah
Penggunaan Sumber daya yang Telah
diolah
Diolah

Recycling
Limbah

Ilustrasi 12.2. Daur (Siklus) Sumber Daya Alam


Terminologi Dampak Lingkungan
• Isu analisis dampak lingkungan (Andal) sudah dimulai di negara
maju sejak tahun 1970, disebut Environmental Impact
Analysis/Assessment (EIA).

• Definisi dari analisis dampak lingkungan (Andal) adalah telaahan


secara cermat dan mendalam tentang dampak penting dari suatu
kegiatan yang direncanakan.

• Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) adalah analisis


mengenai dampak lingkungan dari suatu proyek yang meliputi
pekerjaan evaluasi dan pendugaan dampak proyek dari
bangunannya, proses maupun sistem dari proyek terhadap
lingkungan yang berlanjut ke lingkungan hidup manusia yang
meliputi penyusunan Penyajian Informasi Lingkungan (PIL), Term of
Refference Andal, Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), dan
Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).
Fokus perhatian dari dampak lingkungan yaitu :
a. Lingkungan terdiri atas fisik dan kimia; biologi; manusia (sosek-
sosbud)

b. Sumber daya alam dibagi berdasarkan :


• Keterbaharuannya, yaitu sumberdaya yang renewable dan non
renewable resources)
• Bentuknya, yaitu sumberdaya fisik, biologis dan sumberdaya
manusia
• Jenis fisiknya, yaitu sumberdaya air, udara, tanah, flora dan fauna

Dalam analisis dampak lingkungan ada:


• Tarik menarik kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam
prioritas pembangunan
• Kuatnya tarik menarik dan saling ketergantungan  timbul
paradigma pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan
lingkungan (sustainable development).
• Pembangunan ini menitikberatkan pada interaksi diantara faktor
tanpa mengabaikan pembangunan satu sama lainnya.
Kegunaan Andal
Andal  Bagian dari; Pengelolaan Lingkungan, Pemantauan Lingkungan,
Pengelolaan Proyek, Pengambilan Keputusan, Dokumen Penting,
dan lain sebagainya.

• Pengelolaan lingkungan; menyusun rencana pengelolaan lingkungan


setelah diketahui dampak lingkungan yang akan terjadi akibat proyek-
proyek yang akan dibangun.
• Pemantauan lingkungan ; mengantisipasi kegagalan dari pengelolaan
proyek
• Peranan Andal  sebagai syarat bagi pelaksanaan proyek

Prosedur Pelaksanaan Andal, disebut juga Proses Pendugaan Dampak


:
• urutan kerja yang harus diikuti secara ilmiah dan sistematik.
• harus dilakukan oleh tim multidisiplin secara terpadu (ahli
lingkungan, fisika, biologi, ekonomi, sosial dan proses proyek)
A
N Hasil
D Pendugaan RKL RPL
Dampak
A
suatu proyek
L

Proyek Aktivitas Aktivitas


Usulan dibangun dan Pengelolaan Pemantauan
Proyek berjalan Lingkungan Lingkungan

Hasil
Keadaan
Dampak Pemantauan
Kualitas
Lingkungan Kualitas
Lingkungan
Lingkungan

Ilustrasi 12.3. Kedudukan RKL dan RPL dalam Amdal dan Kaitannya
dengan Aktivitas Pengelolaan Lingkungan Setelah
Proyek Dibangun dan Berjalan
Peraturan Perundang-undangan
Dasar Hukum tentang Lingkungan yang Berlaku di Indonesia
• UUD 1945, Pasal 33 ayat 3:
• UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
• UU No. 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman
• UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup,
• UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
• UU No. 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional
(PROPENAS) Tahun 2000-2004
• Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1994 tentang Pengelolaan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

Kesepakatan Internasional
Deklarasi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia pada Tahun
1972 di Stockholm, yang disebut dengan “Declaration of the United
Nations Conference on the Human Environment”