Anda di halaman 1dari 25

TEKNIK DAN STRATEGI

DALAM NEGOSIASI
KONTRAK

ALEXANDER DARMAWAN
ANDI MAKARIM
APRILIA DHIYA ULHAQ
CHRIST ANUGRAH GULTOM
FARAH AYU RIDHANI
9.1
PENGANTAR

Sesuai amanat UU. No.18/1999


• Dilakukan melalui negosiasi (perundingan) antara para pihak yang akan
membuat kontrak.
9.2
PEDOMAN UMUM
9.2.1 Karakter pihak lawan
negosisasi

• 9.2.1.1 bila lawan negosiasi ukup luwes, harus


dimanfaatkan dengan cara memilih orang yang
setara
• 9.2.1.2 jika lawan keras dan lihai, pihak sini harus
pandai mentralisir
9.2.2 Komposisi para
perunding

• 9.2.2.1 bila pihak sana merupakan 1 tim, pihak


sini juga mengimbangi dengan 1 tim
• 9.2.2.2 bila pihak sana dalam 1 tim tidak ada
juru bicara maka biarkan saja, karena
kesempatan untuk mematahkan argumen
9.2.3. Pemilihan Juru
runding
• Pilihlah juru runding yang berwibawa,tegas, jelas
ucapannya tapi luwes
9.2.4 Tata Tertib Berunding

• 9.2.4.1 jangan adu argument dengan sesama tim


di depan pihak lawan
• 9.2.4.2 apabila pihak lawan berbicara,
dengarkanlah sampai selesai dengan seksama
• 9.2.4.3 tempat negosiasi diusahakan bebas dari
ganggguan
9.2.5 Konsep Kontrak yang
dipakai

• 9.2.5.1 konsep kontrak pihak sana yang dipakai


sebagai acuan
• 9.2.5.2 usahakan menyampaikan pendapat
dengan cara yang bijak tentang konsep kontrak
• 9.2.4.3 bila pihak sana menerima konsep pihak
sini, maka sudah menang satu langkah
9.2.6 Risalah rapat negosiasi

• 9.2.6.1 setiap rapat perlu dibuat risalah yang


ditandatangani. Rapat selanjutnya mengacu
pada hal yang sudah disepakati
• 9.2.6.2 usahakan agar pihak sini yang menyusun
risalah rapat
9.2.7 Otoritas para perunding

• 9.2.7.1 masing-masing pihak harus memiliki


otoritas untuk memutuskan
• 9.2.7.2 tanyakanlah apakah lawan memiliki
otoritas untuk memutuskan dengan cara yang
sopan dan halus
9.2.8 Menang Tanpa
Mengalahkan

• 9.2.8.1 usahakan menang dalam adu


argumentasi tanpa lawan merasa dikalahkan
• 9.2.8.2 lebih penting menang dalam
perundingan daripada dalam perdebatan
9.2.9 Judul pasal

• Judul pasal dalam kontrak tidak harus diartikan


sebagai bagian kontrak
9.2.10 win-win solution

Kesetaraan dan keadilan isi kontrak antara


pengguna dan penyedia jasa agar tercapai kontrak
yang adil dan setara
9.3
PENGUASAAN MATERI KONTRAK
MEMAHAMI KONSEP
KONTRAK
Objek dan Hakikat
• Jenis Kontrak : Unit Price/Lumpsump/Turnkey
• Perumusan : kesepakatan, janji, pihak
• Tidak bertentangan dengan : UU, Kebiasaan, Kesusilaan

Syarat dan Ketentuan yang disepakati


• Besarnya harga jual beli/sewa/kredit dan cara pembayaran
• Objek barang/merek
• Besarnya bunga
• Jangka waktu
• Kewajiban asuransi
• Syarat sah perjanjian : Kata sepakat, kecakapan, hak tertentu
Diperlukan :

Konsep yang Harus dipelajari dengan benar

Harus Sangat Paham Materi

Mewaspadai Kata yang Bermakna Ganda

Mewaspadai Kata yang Memakai Bahasa Asing


9.4
ACUAN REFERENSI YANG DIPAKAI
ACUAN REFERENSI YANG
DIPAKAI

Menguasai acuan/referensi

Meneliti apakah peraturan perundang-undangan


yang dijadikan referensi masih berlaku
Menyebutkan referensi dengan jelas

Isi pasal tidak boleh bertentangan dengan


referensi
9.5
KONSISTENSI PASAL PASAL
Konsistensi Antar Pasal-
Pasal

Isi pasal harus konsisten


dengan pasal lain

Menghindari pengulangan
satu masalah dalam pasal lain
9.6
KEMAHIRAN BERAGUMENTASI
Kemahiran
Berargumentasi
1 2 3
Merupakan Berargumentasi Memperdebatkan
keahlian seseorang adalah seni arti/makna suatu
dalam tersendiri topik, bukan
mempertahankan tergantung pada memperdebatkan
pendapatnya watak dan susunan kata-kata
dengan pembawaan atau kalimat serta
berlandaskan pada masing-masing gaya bahasa.
fakta-fakta perunding. (Memperdebatkan
kebenaran, bukan Namun, harus konten)
debat kusir (tanpa tetap harus sesuai
bukti) pada topik
perdebatan.
Kemahiran
Berargumentasi
4 5 6
Memilih topik Berpindah ke topik Mengondisikan
penting/pokok berikutnya jika keadaan agar
sebagai bahan yang mengalami jalan suasana menjadi
diperdebatkan agar buntu pada menyenangkan dan
tidak membuang perdebatan dan tenang supaya
waktu dan tenaga kemudian kembali kondisi tidak tegang
pada hal yang kurang lagi membahas topik dan terkendali.
penting. tersebut setelah Usahakan agar
penyegaran. anggota tim tidak
berbicara sendiri
sendiri dengan pihak
lawan dan berbicara
dalam 1 forum yang
sama.
9.7
TEMPAT BERUNDING
Tempat Berunding

1 2 3 4
Tenang Cukup Penerangan Fasilitas yang
nyaman Baik memadai