Anda di halaman 1dari 44

L/O/G/O

Kelompok 2

AKNE VULGARIS
dr. Yosse Rizal, Sp.KK
Pendahuluan
• Akne merupakan salah satu masalah kulit
yang sering dijumapai dimasyarakat yang
bersifat kronis dan berulang. Akne
merupakan kelainan kulit yang bersifat
umum, menyerang hampir pada semua
remaja yang berusia 16-19 tahun, bahkan
dapat berlanjut hingga usia 30tahun
• Menurut kligman, tidak ada seorang pun
yang sama sekali tidak pernah menderita
acne.
• Di Amerika Serikat, tercatat lebih dari 17
juta penduduk yang menderita akne setiap
tahunnya, dimana 75-95% diantaranya
adalah usia remaja.
• Sedangkan pada study prevalensi akne
yang dilakukan dikota Palembang, dari
5204 sampel berusia 14-21 tahun,
didapatkan angka prevalensi akne vulgaris
sebesar 68,2% (suryadi 2008).
Definisi
Akne vulgaris (AV)
merupakan penyakit yang
dapat sembuh sendiri, berupa
peradangan kronis folikel
pilosebasea dengan
penyebab multifactor dan
manifestasi klinis berupa
komedo, papul, pustule,
nodus serta kista.
Epidemiologi

Perempuan > Laki-laki

85% terjadi pada remaja


usia 15-25 tahun
Meningkat pada usia 15-18 tahun

Berlanjut sampai dekade ketiga.


Etiologi
1
Bakteri
6
Faktor Iatrogenik
2 Genetik
7 Kosmetik
3 Hormon
8 Psikis
4 Diet
9 Kebersihan
5 Iklim
10 Infeksi
Etiopatogenesis
Patogenesis
Sel
Sebasea
Komedo
1. Sebum
Tertutup 2. Asam Lemak
Akumulasi Sebum P. Acnes Lesi
Folikel Membesar Mikrokomedo inflamasi
Penumpukan materi keratin Reaksi Imunologi

Hiperploriferasi
Komedo Granul Kerato Hialin
Terbuka Deskuamasi Terganggu

Keratinosit Folikular
Patogenesis

Patogenesis Akne:
a) Hiperkeratosis primer b) Komedo c)
Inflamasi papul (pustul) d) Nodul
Gejala Klinis
Predileksi  wajah, leher,
punggung, dada, bahu dan
lengan atas.
- Gatal dan nyeri
- Pasien merasa terganggu
secara estetis
- Kulit berminyak

Efloresensi : Komedo hitam dan


putih, papul, pustul, nodus,
kista, jaringan parut, perubahan
pigmentasi
Skar akne
Derajat skar akne menurut Goodman dan
Barron :
1. Derajat 1 : Macular
2. Derajat 2 : Ringan
3. Derajat 3 : Sedang
4. Derajat 4 : Berat
Jenis Skar

1. Skar Atrofik

a. Skar Icepick b. Skar Rolling


c. Skar Boxcar
2. Skar Hipertrofik dan Keloid

a. Skar Hipertrofik b. Keloid


Anamnesis P.Fisik P.Penunjang

Diagnosis

[Image Info] www.wizdata.co.kr - Note to customers : This image has been licensed to be used within this PowerPoint template only. You may not extract the image for any other use.
anamnesis Gatal, nyeri

Efloresensi:
mikrokomedo :pelebaran folikel rambut yang
Pem. fisik mengandung sebum dan P. acnes. Lesi lain papul,
pustul, dan nodul, makula eritema

• Pemeriksaan ekskoriasi sebum


• Pemeriksaan histopatologi serbukan sel radang
Pem.penunjang
kronis disekitar folikel polisebasea
• pemeriksaan susunsn dan kadar lipid  asam
lemak bebas ( free fatty acid ) meningkat
KLASIFIKASI
Berdasarkan Effloresensi

 Akne sistika : Efloresensi terutama berbentuk kista


 Akne papulosa :Efloresensi terutama berupa papul
 Akne pustulosa :Efloresensi terutama berupa pustula
 Akne konglobata : Efloresensi terutama berupa
nodus yang mengalami infeksi
Gradasi Acne menurut Lehmann
dkk (2002)

Ringan Komedo < 20, atau Lesi inflamasi


<15 atau total lesi < 30

Komedo 20 – 100 atau lesi


Sedang
inflamasi 15 – 50 atau total lesi 30
- 125

Kista >5 atau Komedo <100


Berat atau lesi inflamasi > 50 atau
total lesi > 125
Diagnosa Banding
Folikulitis
pityrosporum

Erupsi
Akne
Akneiformis
Acminata

Dermatitis Acne Dermatitis


Seboroik Perioral
Vulgaris

Rosasea Folikulitis
Diagnosa Banding

Erupsi Akneiformis Dermatitis perioral


Folikulitis Pityrosporum Folikulitis
Rosasea Dermatitis Seboroik
Akne Acminata
Tujuan Penatalaksanaan

1
Mempercepat penyembuhan

2
Mencegah pembentukan acne baru

3
Mencegah jaringan parut yang permanen
Penatalaksanaan

umum Edukasi

• Antibiotik oral Sistemik


• Isotretionoin oral

Topikal • Retinoid topical,Antibiotik Topikal,


Tretinoin, Isotretinoin, Adapalene

Kortikosteroid intralesi, Ekstraksi Komedo


Laser, Electrosurgery , Krioterapi, Terapi Tindakan
ultraviolet
Algoritma Penatalaksanaan
Laporan Kasus

Identitas Pasien:
Nama Pasien : Nn.X
Umur : 23 tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Padang
Status : Belum menikah
Anamnesis
Keluhan Utama:
Seorang pasien perempuan umur 23
tahun datang ke Poliklinik Kulit dan
Kelamin RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi pada tanggal 25 Agustus
2017 dengan keluhan utama wajah
berjerawat sejak 6 bulan yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang:
Wajah berjerawat sejak 6 bulan yang lalu.
Jerawat muncul di kedua pipi menyebar ke
dagu dan kening. Kadang-kadang terasa
gatal dan pedih.
Riwayat…
Pasien sebelumnya belum pernah
RPD
menderita sakit seperti ini

RPK Ibu pasien berjerawat saat usia muda

Pasien punya kebiasaan


Kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas,
berminyak dan keju. Pasien juga
sering begadang dan kelelahan.
Pasien membersihkan wajah dua kali
sehari, dan menggunakan bedak
padat.
Pemeriksaan Fisik

Status Generalisata
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Kepala : Normochepal
Leher : Dalam batas normal
Thorax : Dalam batas normal
Abdomen : Dalam batas normal
Ekstremitas : Dalam Batas normal
Genitalia : Dalam batas normal
Status Dermatologikus

Lokasi : kedua pipi, dagu dan kening


Distribusi : difus
Bentuk : tidak khas
Susunan : tidak khas
Batas : tidak tegas
Ukuran : milier-lentikuler
Efloresensi : papula eritema, pustula, nodul, black
komedo, white komedo, skar boxcar
Status Venereologikus

Kelainan selaput : Tidak ditemukan kelainan


Kelainan kuku : Kuku dan jaringan sekitar
kuku tidak ditemukan kelainan
Kelainan rambut : Tidak ditemukan kelainan
Kelainan kelenjar limfe:Tidak terdapat
pembesaran KGB
Diagnosis

Anamnesa
Akne Vulgaris tipe
papulosa derajat
Pem. Fisik
sedang

Pem. Penunjang

Diagnosa Banding :
-Erupsi Akneinformis
- Folikulitis
Penatalaksanaan

Umum:
- Perawatan kebersihan kulit
- Hindari / kurangi makanan yang mengandung
lemak, minyak, makanan pedas, kacang –
kacangan, coklat dan keju
- Hindari stres
- Istirahat yang cukup
- Banyak konsumsi sayur dan buah
- Jangan memegang dan memencet jerawat
Farmakologi

Antibiotik :
Sistemik Doksisiklin 1x100mg

Terapi Topikal
Topikal Retinoid 0,025% 1x1
Benzoil peroksida gel 2,5% 2x1

[Image Info] www.wizdata.co.kr - Note to customers : This image has been licensed to be used within this PowerPoint template only. You may not extract the image for any other use.
Prognosis

Quo ad vitam : Bonam


Quo ad sanationam : Dubia ad Bonam
Quo ad Kosmetikum : Dubia ad Bonam
Quo ad fungtionam : Bonam
KESIMPULAN

Acne vulgaris (AV) adalah penyakit


peradangan menahun unit pilosebasea,
ditandai dengan adanya komedo, papul,
pustul, nodul, dan jaringan parut. Tempat
predileksi dari AV antara lain di muka,
bahu, leher, dada, punggung bagian atas
dan lengan bagian atas. Penegakan
diagnosis penderita AV berdasarkan klinis
dan pemeriksaan fisik.
Keparahan derajat AV di tentukan
berdasarkan jumlah dan bentuk lesinya,
yang dibagi menjadi derajat ringan, sedang
dan berat. Tujuan pengobatan dari Acne
Vulgaris adalah menurunkan atau
mengeliminasi lesi primer secara klinik
yaitu mikrokomedo yang merupakan
prekursor untuk semua lesi AV.
Secara umum pencegahan AV yaitu
dengan menghindari pemencetan lesi
dengan non higienis, memilih kosmetik
yang non komedogenik dan lakukan
perawatan kulit wajah. Tatalaksana
untuk AVdiberikan sesuai dengan
derajat keparahannya. Edukasi pasien
dan pemahaman mengenai dasar
terapi diperlukan untuk mencegah
kompikasi dan menjamin keberhasilan
terapi acne vulgaris
L/O/G/O

Thank You!
www.themegallery.com