Anda di halaman 1dari 35

SONOLOG & SWABBING

Bardan Rahmatan
Dedek Julianto
Dodi Muharomi
Gika Meiwanda
M Setriya Ramadhan
Muhammad Ridho Efras
Veni Raffi Yanti
TIMULASI SUMUR DAN WORKOVER
ELAS B
SWABBIN
G
SONOLO
• PENGERTIAN G
• KENAPA DILAKUKAN SWABBING &
SONOLOG
• RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
• PRINSIP KERJA
• TUGAS AKHIR SWABBING & SONOLOG
• PERHITUNGAN PI DAN Q
PENGERTIAN
SONOLOG
• Sonolog / fluid level sangat menentukan kinerja
pompa yang akan dipasang.
• Sebelum sumur diproduksikan , penentuan
fluid level sangat diperlukan untuk
menentukan ukuran pompa yang akan
dipasang
• Fluid level merupakan ukuran kemampuan
sumur untuk memproduksikan fluida nya
• Semakin tinggi fluid level, maka produkstivitas
semakin bagus.
KENAPA DILAKUKAN ?
SONOLOG

1. Static Fluid Level


– Adalah ketinggian fluida didalam sumur atau
lubang bor pada saat pompa mati.
2. Working Fluid Level
– Adalah ketinggian fluida didalam lubang sumur
pada saat sumur tersebut berproduksi atau
pompa dalam keadaan hidup.
Manfaat Lain Dari Pengukuran Level Cairan

Manfaat dari pengukuran level cairan yang


dapat di aplikasikan dalam penanganan
peningkatan kinerja produksi sumur seperti
dilakukannya :
• Well Killing & Work Over
• Batch Treatment Monitoring
PERALATAN
SONOLOG
PRINSIP KERJA
SONOLOG
Gas Gun
Microphone

Analog Digital Converter


N2 Press Gage

Tabung Nitrogen
Laptop / PC

Chamber
Peralatan Tambahan
Selenoid Valve
PRINSIP KERJA SONOLOG
•• Gas Gun dipicu untuk menimbulkan bunyi yang
kemudian merambat dianulus dan dipantulkan oleh
permukaan cairan.

• Untuk menghitung jarak dari permukaan ke


permukaan liquid level digunakan rumus :

• Untuk menghitung tekanan dibawah permukaan


Bottom Hole Pressure ( BHP) digunakan rumus :
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
RUMUS


INFORMASI YANG DIDAPAT DARI
SONOLOG

• Tekanan Casing
• Kecepatan Suara (berdasarkan data rata-
rata panjang tubing)
• Kedalaman Fluida (Fluid Level)
• BHP
Analisa Sonolog Pada Sumur J
• Diketahui data-data sebagai berikut :
A. Data Kedalaman Fluida
-Kedalaman Pompa (L) : 615.45m = 2019.28 f
-Static Fluid Level (SFL) : 495.02m = 1620.88 f
-Sub Mergen SFL : 121.43m = 398.41f
-Dynamic Fluid Level (DFL): 609.42m = 1999.51f
-Sub Mergen (DFL) : 6.03m = 19.78f
B. Data Pompa
-Jenis Pompa THM 2” x 14”
-Panjang Langkah Pompa 48”
-Kecepatan Pompa 12 spm
C. Data Produksi
-Tekanan Casing :0
-Laju Produksi Gross (qt) : 54,72 BFPD
-Laju Produksi Net (qo) : 60,4 BOPD
-Permeabilitas (k) : 25 mD
-Viskositas Minyak : 1,8 CP
-Faktor Volume Formasi : 1,05 STB/bbl
-Jari-Jari Sumur (rw) : 0,33 f
-Jari-Jari Pengurasan (re) : 3500 f
-Skin : 1,04
-Ketebalan Formasi Produktif : 43 f
Perhitungan
A.
• Mengetahui Laju Produksi Air (qw)
B. Mengetahui Kandungan Air (WC)

C. Menghitung Specific Gravity (SG)

D. Mencari Gardient Fluida

E. Menghitung Tekanan Statis (Ps)

F. Menghitung tekanan Alir Dasar Sumur (Pwf)


Productivity Index

Diketahui data sumur AC1 :
-Tekanan Reservoir (Pr) : 1.111 Psi
-Tekanan alir sumur (Pwf) : 300 Psi
-Jari-Jari sumur (rw) : 0,35 f
-Permebailitas (k) : 180 mD
-Ketebalan Reservoir (h) : 30f
-Jari-Jari Pengurasan (re) : 1.382 f
-Bo : 1,076 bbl/STB
-µo : 3,3 cp
-Kv/kh : 0,4 mD
Perhitungan


Laju Alir
• Laju Alir AC1
PENGERTIAN
SWABBING

Swabbing merupakan pekerjaan untuk


mengangkat dan mengeluarkan fluida
dari dalam sumur.
KENAPA DILAKUKAN ?
SWABBING

1. Melakukan Uji Produksi


2. Melakukan Swab Dry Test
3. Mengambil Kembali Spent Acid
4. Mengurangi Hydrostatic Pressure Sumur
5. Mengambil Contoh/Sample Dari Fluida
KENAPA DILAKUKAN ?
SWABBING

1. Melakukan Uji Produksi


– Uji Produksi (Production Test) ini diharapkan
akan diperoleh data yang menyangkut produksi
sumur
• Productivity Index (PI)
• Water Cut (WC)
– Semua data yang diperoleh akan digunakan
untuk menentukan ukuran dari pompa
yang akan dimasukkan kedalam sumur.
KENAPA DILAKUKAN ?
SWABBING

2. Melakukan swab dry test


– Pekerjaan ini untuk menguji apakah adanya
kemungkinan terjadinya kebocoran pada
pipa selubung atau casing, packer
3. Mengambil Kembali Spent Acid
– Mengeluarkan kembali asam (acid) dari dalam
sumur setelah dilakukan pengasaman (acidizing)
agar tidak terjadi kerusakan pada
pipa selubung/casing dan peralatan lainnya
dikarenakan oleh asam.
KENAPA DILAKUKAN ?
SWABBING
4. Mengurangi Hydrostatic Pressure Sumur
– Mengeluarkan sejumlah fluida dari dalam sumur
agar tekanan diam cairan (hydrostatic pressure) yang ada
dalam sumur ikut berkurang.
– Pekerjaan ini dilakukan sebelum perforating dilaksanakan,
agar tidak terjadi penekanan pada lapisan/formasi tertentu.
– Sehingga fluida formasi tersebut tetap bisa mengalir
kedalam sumur.
5. Mengambil Contoh/Sample Dari Fluida
– Bertujuan mengeluarkan beberapa liter saja dari fluida
sumur yang digunakan sebagai contoh/sample dari sumur
tersebut.
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING

Swab Tools
– Guide shoe
– Thimble
– Swab Cup dan Ring
– Manorate & Sleeve
– Mandrel
– Tubular Jar + Sinker Bar
– Rope Socket + Swivel
– Swab Head atau X-Mas Tree
– Oil Saver/Lubricator
– Alat-Alat Lain (centrifuge, can,
dll)
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
Sinker Bar adalah sebagai alat
pemberat agar swab tool bisa turun
didalam fluida
Alat Tubular Jar ini akan digunakan
untuk memukul turun swab tool jika terjadi
stuck (lengket) agar swab tool bisa lepas

Alat ini dipasang langsung pada ujung


sand line dan dihubungkan dengan
sinker bar melalui alat khusus:
Swivel (anti pelintir)
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
• Wire Line Oil Saver & Pump
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
• Jenis Swab Cup
Hydraulic Oil Saver Parts
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
• Swabbing Head (X-Mas Tree)
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
• Swab Tool Assembly
RANGKAIAN DAN FUNGSI ALAT
SWABBING
• Depthometer
– Alat ini disisipkan pada sand line
untuk mengukur kedalaman swab tool
yang diinginkan (dibaca dari counter nya).
PRINSIP KERJA
SWABBING
Saat swab tools assembly diturunkan dan memasuki
fluida, maka fluida akan masuk melalui guide shoe dan
mendorong bola-bola (ball valve) yang ada dalam
mandrel
Kemudian keluar melalui ports/lobang-lobang yang
ada pada tubular jar dan mengisi tubing.
Ketika swab assembly diangkat/dicabut, ball valve
akan duduk pada ball seat nya sehingga fluida yang
ada dalam tubing tadi terbawa kepermukaan karena
ditahan oleh swab cup (karet swab) yang dipasang
pada bagian paling ujung/bawah dari swab assembly.
REFERENSI
REFERENSI
REFERENSI