Anda di halaman 1dari 14

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS

KONSELING
DALAM MENDUKUNG
“HEALTY EATING”
KONSULEN/KLIEN

S. RUM TEGUH KASWARI


BIAS DALAM KONSELING
EFEKTIVITAS KONSELING DIPENGARUHI 
APA YANG DIRASAKAN DAN DIPIKIRKAN
KLIEN/KONSULEN TERHADAP KONSELOR
 CARA BERBUSANA
BAHASA TUBUH YANG MENOLAK
PERILAKU TERTENTU DARI
KLIEN/KONSULEN
HASIL PENELITIAN
MEMILIKI DAFTAR MAKANAN YANG
BOLEH ATAU TIDAK BOLEH DIMAKAN
ATAU MEMILIKI PERHITUNGAN ANJURAN
DIET SECARA TELITI  TIDAK MENJAMIN
KEPATUHAN DAN MOTIVASI PASIEN
UNTUK BERUBAH

PASIEN JENUH MEMIKIRKAN TENTANG


MAKANAN SEPERTI APA YANG BAIK
DIMAKAN
HAMBATAN EFEKTIVITAS KONSELING
PASIEN TIDAK DATANG KONSELING
PASIEN TIDAK DATANG PADA SAAT
KUNJUNGAN ULANG
DOKTER MENGATAKAN PADA PASIEN
 DIET MUNGKIN TIDAK
MENYEMBUHKAN PENYAKIT
PASIEN TIDAK MEMILIKI MOTIVASI
PASIEN TIDAK DIJAMIN ASURANSI
UNTUK MENDAPAT KONSELING GIZI
ETIKA & TANGGUNG JAWAB
MENJAGA RAHASIA KLIEN
MEMPERLAKUKAN KLIEN SEPERTI
KITA INGIN DIPERLAKUKAN
MENGHARGAI & MENGHIBUR
MEMBANTU MEMPELAJARI
PERBEDAAN
BERKOMUNIKASI DENGAN TIM
KESEHATAN LAIN
MODEL KONSELING KONVENSIONAL

CEPAT, SANGAT PENDEK DALAM


MENGGALI HUBUNGAN
INTERPERSONAL DENGAN PASIEN
SEHINGGA SEDIKIT INFORMASI DARI
PASIEN, SEDIKIT FOLLOW UP
SETIAP PASIEN DIDIAGNOSIS DAN
PERENCANAAN DIET YANG SAMA
PENDAPAT PROFESIONAL
KESEHATAN LAIN
Dietisien dikatakan sebagai ahli semi
profesional bila hanya memberi perintah dan
nasihat tetapi tidak dapat mengatasi emosi
yang berkaitan dengan makanan dan berfungsi
sebagai konselor
EVOLUSI KONSELING

PROSES KONSELING  PASIEN LEBIH AKTIF


KEBUTUHAN PSIKOLOGIS LEBIH BERPERAN
DARIPADA KEBUTUHAN LOGIS
TERJADI INTERAKSI YANG BAIK DAN INTEN
ANTARA KONSELOR DAN KLIEN/KONSULEN
KONSELOR MEMILIKI KEMAMPUAN
MENOLONG INI MERUPAKAN STRATEGI
BARU DALAM MELAKUKAN KONSELING
KETERAMPILAN KONSELING
1. MENJALIN HUBUNGAN DENGAN PASIEN
 EMPATI, HANGAT, TULUS
KONSELOR MAMPU MENJALIN KERJA
SAMA DAN MENGENDALIKAN PASIEN,
SIAP MEMBANTU PASIEN UNTUK
MENGGALI KEMAMPUANNYA, AKTIF
MENDENGARKAN (SEBAGAI
PENDENGAR YANG BAIK)
KETERAMPILAN KONSELING

2. SENSITIF  PERBEDAAN BUDAYA DAN


KEUNIKAN PASIEN
MAMPU MENJADI HUBUNGAN YANG
LAMA SELAMA KONSELING  PASIEN
BETAH
MAMPU MENGAJARKAN KETERAMPILAN
PENGEMBANGAN DIRI DAN MENGUKUR
HASILNYA
KETERAMPILAN KONSELING
DIETISIEN MEMPUNYAI WEWENANG
UNTUK MENJADI FASILITATOR AKTIF
DALAM PROSES TERAPI 
MEMUNGKINKAN BANYAK PASIEN
BERHASIL MENENTUKAN GAYA
HIDUPNYA  MENINGKATKAN
DERAJAT KESEHATANNYA DAN BILA
MUNGKIN MENCAPAI KEHIDUPAN
YANG BERKUALITAS
DIDAPAT DENGAN
BAIK (GOOD)
DIOLAH/DIPROSES
DENGAN BAIK
(CLEAN)
ADIL (FAIR)
TERIMA KASIH