Anda di halaman 1dari 9

DISTOSIA JALAN LAHIR

DISTOSIA KELAINAN PANGGUL


Jenis-jenis panggul :

• Panggul ginekoid
– PAP bundar, panggul tengah dan pintu bawah panggul luas,
diameter transversal > diameter AP
• Panggul antropoid
– Diameter AP > diameter transversal, arkus pubis sedikit
menyempit.
• Panggul android
– PAP seperti segitiga (sempit ke depan), spina iskiadika
menonjol, arkus pubis sempit
• Panggul platipelloid
– Diameter AP << diameter transversal, arkus pubis luas
DIAGNOSIS
Anamnesis :
• Riwayat trauma, riwayat persalinan sebelumnya, riwayat
penyakit yang berhubungan.

Pemeriksaan fisik :
• Habitus : kifosis, skoliosis dll.
• Kemajuan persalinan yang berlangsung lama tanpa disertai
penurunan kepala dengan his baik.

Pelvimetri klinik
• Pemeriksaan penunjang
• Pelvimetri Rx  bahaya bagi janin.
JENIS KELAINAN
Kesempitan pada pintu atas panggul
• Konjugata vera < 10 cm atau diameter transversa < 12 cm
Kesempitan pada pintu tengah panggul
• Bila distansia interspina + diameter sagitalis posterior < 13,5
cm atau diameter interspina iskiadika < 8 cm.
Kesempitan pada pintu bawah panggul
• Jarang tanpa disertai kesempitan pada pintu tengah panggul.
• Bila arkus pubis < 90o, sehingga distansia tuberum mengecil.
KOMPLIKASI
• Maternal :
– Partus lama  dehidrasi, asidosis, infeksi intrapartum
– Terbentuk lingkaran retraksi patologik (ruptura uteri
mengancam)
– Penekanan jalan lahir oleh kepala janin  gangguan
sirkulasi  nekrosis  fistula
• Fetal :
– Peningkatan risiko kematian perinatal
– Risiko terjadi prolaps tali pusat
– Moulage hebat pada kepala dapat mengakibatkan
perdarahan intrakranial.
– Fraktur os parietal akibat penekanan oleh promontorium
DISTOSIA KELAINAN TRAKTUS GENITALIS
• Vulva :
– Edema
– Stenosis vulva : akibat perlukaan & radang  episiotomi
– Tumor/kista/abses
• Vagina :
– Stenosis vagina/septum vagina
– Tumor vagina
• Serviks uteri :
– Disfungsional uteri karena parut pada serviks
– Karsinoma serviks uteri
• Uterus :
– Mioma uteri
• Ovarium :
– Tumor ovarium : risiko pecah atau ruptur uteri
DISTOSIA MIOMA UTERI
• Distosia terjadi karena :
– Letak mioma menghalangi jalan lahir
– Terdapat kelainan letak janin
– Adanya inersia uteri
• Penanganan : sesuai keadaan klinis, bila mioma menjadi
halangan jalan lahir lakukan seksio sesarea.
• Miomektomi setelah seksio sesarea : risiko perdarahan &
infeksi saat nifas
Kesimpulan
• Distosia disebabkan 3 faktor (3P):
– Power
– Passenger
– Passage
• Kenali faktor risiko,deteksi dini, dan
penatalaksanaan ( kapan merujuk?)