Anda di halaman 1dari 8

Ijtihad sumber ajaran islam ketiga

Kelompok 5:
Rizqika azhmatul ula
Rizki surya putera
Rizqi andrean
Rifti aulia utami
PENGERTIAN IJTIHAD
• Ijtihad adalah berpikir keras untuk menghasilkan pendapat hukum atas
suatu masalah yang tidak secara jelas disebutkan dalam Al-Quran dan
As-Sunnah.

• Menurut bahasa, ijtihad artinya bersungguh-sungguh dalam


mencurahkan pikiran.

• Menurut istilah, ijtihad adalah mencurahkan segenap tenaga dan pikiran


secara bersungguh-sungguh untuk menetapkan suatu hukum.
FUNGSI IJTIHAD

• Terciptanya suatu keputusan bersama antara para ulama dan ahli agama (yang
berwenang) untuk mencegah kemudharatan dalam penyelesaian suatu perkara
yang tidak ditentukan secara eksplisit oleh Al Qur’andanHadist.

• . Tersepakatinya suatu keputusan dari hasil ijtihad yang tidak bertentangan


dengan Al-Qur’an dan Hadist..

• Dapat ditetapkannya hukum terhadap sesuatu persoalan Ijtihadiyah atas


pertimbangan kegunaan dan kemanfaatan yang sesuai dengan tujuan syari’at
berdasarkan prinsip-prinsip umum ajaran Islam
DASAR DASAR IJTIHAD
• Adapun yang menjadi dasar ijtihad ialah Al-Qur’an dan Al-Sunnah.
Diantara ayat Al-qur’an yang menjadi dasar ijtihad adalah sebagai berikut:

‫َصي ًما‬
ِ ‫ين خ‬ ََ ‫ن ِل ْل‬
ََ ‫خا ِئ ِن‬ َْ ‫ل ت َ ُك‬
ََ ‫ّللاُ َۚ َو‬ ََ ‫اس ِب َما أ َ َر‬
ََّ ‫اك‬ َِ ‫اب ِب ْال َح‬
ََ ‫ق ِلت َ ْح ُك ََم بَي‬
َ ِ َّ‫ْن الن‬ ََ َ ‫ْك ْال ِكت‬
ََ ‫ِإنَّا أ َ ْنزَ ْلنَا ِإلَي‬

• Sesungguhnya kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran,


supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan
kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena
(membela) orang-orang yang berkhianat.(Q.S. an-Nisa [4]:105).
• Adapun sunnah yang menjadi dasar ijtihad diantaranya hadits ‘Amr bin al-‘Ash
yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan Ahmad yang menyebutkan
bahwa Nabi Muhammad bersabda :

• ‫اذاحكمالحاكمفاجتهدفاصابفلهاجرانواذاحكمفاجتهدثماخطأفلهاجرواحد‬.

• Artinya: apabila seorang hakim menetapkan hukum dengan berijtihad, kemudian benar
maka ia mendapatkan dua pahala. Akan tetapi, jika ia menetapkan hukum dalam
ijtihad itu salah maka ia mendapatkan satu pahala.(Muslim,II, t.th:62).
SYARAT SYARAT MUJTAHID
Syarat-syarat yang harus dimiliki seorang mujtahid ialah orang yang
mampu melakukan ijtihad melalui cara istimbath (mengeluarkan hukum
dari sumber hukum syari’at dan tathbiqh / penerapan hukum) :

• Memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam,


• Hukum itjihad
• Memiliki pemahaman mendalam tentang bahas Arab, ilmu tafsir, usul
fiqh, dan tarikh (sejarah),
• Mengenal cara meng-istinbat-kan (perumusan) hukum dan melakukan
qiyas,
• Memiliki akhlaqul qarimah.
METODE IJTIHAD
• Ijma
Ijma adalah salah satu jenis ijtihad yang dilakukan para ulama dengan cara berunding,
berdiskusi, lalu akhirnya muncul suatu kesepakatan untuk menyelesaikan suatu
permasalahan.

• Qiyas
Qiyas, yaitu upaya mencari solusi permasalahan dengan cara mencari persamaan
antara masalah yang sedang dihadapi dengan yang ada di dalam sumber agama (Al-
Quran dan hadits).

• Istihsan
Istihsan adalah salah satu macam ijtihad yang dilakukan oleh pemuka agama untuk
mencegah terjadinya kemudharatan.
• Istishab
Upaya untuk menyelesaikan suatu masalah yang dilakukan para pemuka agama
dengan cara menetapkan hukum dari masalah tersebut.

• Maslahah murshalah
Jenis ijtihad ini dilakukan dengan cara memutuskan permasalahan melalui berbagai
pertimbangan yang menyangkut kepentingan umat. Hal yang paling penting adalah
menghindari hal negatif dan berbuat baik penuh manfaat.

• Urf
Ijtihad ini dilakukan untuk mencari solusi atas permasalahan yang berhubungan
dengan adat istiadat. Dalam kehidupan masyarakat, adat istiadat memang tak bisa
dilepaskan dan sudah melekat dengan masyarakat kita.