Anda di halaman 1dari 11

Presentasi Mata Kuliah Pengetahuan Bahan Teknik

DISLOKASI

DOSEN

EUIS NINA SAPARINA YULIANI, ST, MT

TEKNIK INDUSTRI ©2017


Pendahuluan
Dalam ilmu material, dislokasi adalah
kristalografi cacat, atau ketidakteraturan
dalam struktur Kristal.

Teori ini dikembangkan oleh Vito Volterra


pada 1905, akan tetapi istilah dislokasi itu
sendiri baru digunakan Sir Frederick Charles
Frank dari departemen fisika Universitas
Bristol.
CACAT PADA PADATAN KRISTAL

Cacat Cacat Cacat


Cacat Titik
Garis Permukaan Ruang
DISLOKASI (CACAT GARIS)
• Suatu pergeseran atau pergerakan atom-atom di dalam
sistem kristal logam akibat tegangan mekanik yang dapat
menciptakan deformasi plastis (perubahan dimensi secara
permanen) sehingga tidak tersusun dengan benar
• Merupakan cacat kisi yang menentukan kekuatan bahan
berkristal
• Cacat dalam kristal dapat dilihat menggunakan mikroskop
elektron
• Dislokasi dapat berpindah-pindah ataupun bergerak
• Proses dimana deformasi plastis di-karenakan gerakan
gerakan dislokasi yang berpindah-pindah tersebut biasanya
dinamakan dengan SLIP
J
e
 Dislokasi pinggir atau garis/sisi
n
i
s
-
j
e
n
i
s
 Dislokasi sekrup atau ulir
D Dislokasi yang terjadi karena gaya geser bagian
i atas depan kristal bergeser ke kanan sebesar satu
s atom bagian bawah
l
o  Dislokasi campuran
k Ditemukan jika garis arah dan burgers vector yang
a tidak tegak lurus atau paralel
s
i
Cacat Kristal Dapat Terbentang Dalam 2
Dimensi Sebagai Batas
1. Permukaan
• Atom permukaan hanya memiliki tetangga di satu sisi yang
membuat atom permukaan memiliki energi yang lebih tinggi dan
ikatan yang kurang kuat dibandingkan dengan atom internal
• Bila ditambahkan atom pada permukaan maka akan melepas energi
yang sama banyak dengan menggabungkan dua atom energi
• Contohnya kasus tetes air yang memiliki permukaan sferis untuk
meminimalkan luas permukaan per satuan volume. Penyerapan
permukaan merupakan adanya perbedaan energi pada permukaan
tersebut
2. Butir dan Batas Butir
• Dalam butir, semua sel satuan disusun sedemikian rupa sehingga
memiliki satu orientasi dan satu pola
• Pada batas butir di antara dua butir yang berdekatan, terdapat zona
transisi yang tidak searah dengan kedua butir
Medan Tegangan di Sekitar Dislokasi
• Kisi kristal di sekitar garis dislokasi mengalami deformasi sehingga
terdapat tegangan dan regangan
• Bagian kristal yang lebih dekat dengan titik dislokasi tegangannya
semakin tinggi
• Semakin jauh dari titik dislokasi, tegangan menurun sebanding dengan
jarak yang akhirnya menjadi nol pada jarak tak terhingga
• Pada titik tengah, tegangannya tak terhingga
Energi Dislokasi
TEGANGAN GARIS DISLOKASI DAN GAYA
YANG BEKERJA PADA DISLOKASI

• Dislokasi mempunyai garis tegangan pada arah garis dislokasi


• Gaya per satuan panjang, T = μb2
• Dislokasi bekerja kalau memberikan perpindahan dalam kristal
pada bidang sepanjang vektor burgers, pada arah tegak lurus
garis dislokasi
• Gaya yang bekerja pada dislokasi diimbangi oleh tegangan garis
DAFTAR REFERENSI

Surdia, Tata dan Shinroku Saito. 1999. Pengetahuan Bahan Teknik.


Jakarta: PT. Pradnya Paramitha.

Vlack, Lawrence H. V. 2004. Elemen-elemen ilmu dan Rekayasa


Material. Jakarta: Penerbit Erlangga.