Anda di halaman 1dari 45

SISTEMA KARDIOVASKULER

Menyediakan oksigen dan nutrisi serta


mengeluarkan C02 dan metabolit lainnya.
Darah kembali ke paru-paru menerima
oksigen dan mengeluarkan C02. Proses
sirkulasi ini diperlukan untuk meneruskan
kehidupan.
Anatomi sistem kardiovaskuler
• Jantung tersusun atas otot jantung yg agak
berbeda dari otot polos dan serat lintang.
• Tingkat kontraksi memungkinkan jantung
mempertahankan ritme denyut.
• Bagian utama jantung : rongga jantung, katup
dan node elektrik.
• Jantung td 3 lapis: epikardium, miokardium
dan endokardium.
• Permukaan endokardium dilapisi oleh suatu
endotel.
• Arteri yg masuk ke dlm otot jantung ada dua
yaitu arteri koroner kanan dan kiri.
Rongga jantung
• Ada dua tipe rongga jantung yaitu atrium dan
ventrikel. Atrium menerima darah balik dari
vena untuk dipompa kembali masuk ventrikel.
• Ventrikel lebih tebal dibandingkan dg atrium.
Ketebalan ini dimanfaatkan untuk memompa
darah ke seluruh tubuh.
Katup
• Katup di dalam jantung terletak antara atrium
dan ventrikel.
• Terbuka dan tertutupnya katup oleh adanya
perubahan tekanan di dlm rongga dan
sekaligus sebagai barier.
• Suara jantung lub – dub, lub – dub hasil vibrasi
disebabkan oleh tertutup nya katup secara
berurutan.
Nodus elektrik
• Ada 2 tipe nodus elektrik yaitu nodus sinoatrial (SA)
sering disebut dengan pacemaker.
• Pacemaker ini merangsang kontraksi myokardium
mendorong darah dari atrium ke ventrikel.
• Nodus atrioventrikular (AV) berfungsi menyampaikan
impuls SA untuk mencegah ventrikel kontraksi
bersamaan
Respon terhadap cedera
• Respon otot jantung sangat terbatas dan bersifat reversibel
spt, atropi dan hipertropi.
• Cedera yg bersifat lethal pd otot jantung mengakibatkan
nekrosis dan apoptosis.
• Nekrosis pd otot jantung diikuti oleh infiltrasi leukosit dan
phagositosis sarkoplasmik.
• Penipisan sarkoplasma diikuti oleh terbentuknya stroma dan
pembuluh darah.
• Lesi dg kerusakan berat pd miokardium diikuti proliferasi
fibroblas dan kolagen/sikatrik.
Contoh Cardiomyopathy
Sikatrik dan hipertropi
Gagal jantung Kongestif (CHF)
• Pada keadaan ini jantung tidak dapat
memenuhi kebutuhan akan darah untuk
kepentingan metabolisma atau outpun
jantung lebih rendah dari darah yang kembali
dari vena.
• Lesinya berupa edema paru (LHF), kongesti
centrolobuler dan edema sistemik (RHF).
Kardiomiopati primer

• Suatu penyakit yang murni lesinya ditemukan


pada miokardium dan penyebabnya tidak
diketahui.
• Insiden lebih banyak ditemukan pada anjing
jantan dibandingkan dengan anjing betina.
Kardiomiopati sekunder
• Penyakit pada miokardium yang disebabkan
oleh kelainan metabolisma, keracunan, infeksi
atau akibat neoplasma.
Penyakit metabolisma
Keracunan ketekolamin
• Cedera berat pada kepala khususnya nukleus
batang otak mengakibatkan keluarnya
endogenus katekolamin.
• Konsentrasi yg tinggi dalam plasma
menimbulkan nekrosis miokardium multifokal.
Hipertiroid (Kucing)
• Peningkatan produksi hormon tiroid dapat
merangsang bebasnya protein kontraktil
mengakibatkan denyut dan output jantung
meningkat.
Hipokalemia
• Kelainan ini disebabkan oleh dietnya
kekurangan potasium dan keadaan hemolisis.
• Ditemukan pada babi dan anjing.
• Lesinya berupa miositolisis multifokal,
degenerasi dan nekrosis.
Defisiensi Vit E/Selenium
• Vitamin E merupakan oksidan yang bekerja
secara sinergistis dengan glutathione
peroksidase untuk mencegah membran
peroksidasi.
• Sinonim : white muscle disease (biri-biri dan
sapi), Mulberry heart disease (babi).
• Patologinya berupa nekrosis dan mineralisasi
pada ventrikel.
• Pada babi hanya ditemukan perdarahan
disertai garis-garis putih menyebar diseluruh
permukaan jantung.
• Perubahan mikroskopik miokardium berupa
nekrosis, infiltrasi makrofag dan fibrosis.
Penyakit pada Perikardium
Hidroperikardium
• Akumulasi cairan serus pada rongga
perikardium.
• Kebanyakan perluasan dari miokardium, pleura,
paru atau proses px sistemik.
• Isi cairan dpt dijadikan indikasi patogenesis suatu
penyakit
Penyebab :

• Hipoproteinemia
• Congestive Heart Failure (CHF)
1. Sindrome ascites (Unggas)
2. Pelebaran jantung (Aj dan Kc)
3. Hipertensi pulmoner (Brisket disease)
• Tumor
• Penyakit sistemik
Hemoperikardium
Akumulasi darah dalam rongga perikardium
• Penyebab :
1. Ruptur aorta (kuda dan kalkun)
2. Ruptur arteri (anjing)
3. Ruptur arteri pulmoner
4. Perdarahan dari tumor
Kejadian akut :
• Cardiac shock
• Cardiac tamponade
• Kolap atrium
Atropi lemak
• Degenerasi pada jaringan lemak yang
digantikan oleh jaringan ikat longgar
• Penyebabnya defisiensi nutrisi, kelaparan pada
sapi sakit berlangsung sangat cepat.
• Bersifat reversibel
Atropi lemak pd jantung
Perikarditis fibrinus
• Peradangan ini dpt berasal dari peradangan
miokardium, pleura atau akibat sepsis.
• Pada pengamatan patologi anatomi (PA)
ditemukan akumulasi cairan dan fibrin dlm
rongga perikardium.
• Fibrin yg melekat pd epikardium dan
perikardium dpt dg mudah dilepas
• Pada pemeriksaan secara mikroskopik (HP)
ditemukan peradangan berfibrin yang bersifat
sedang pada epikardium dan perikardium.
• Ditemukan juga adanya infiltrasi makrofag dan
netrofil.
Penyebab :
• Infeksi hematogenus
• Sapi : Black leg, Coliform septicaemia
• Babi : Glasser disease (Haemophilus parasuis),
Streptococcus, Mycoplasma pneumonia,
Salmonellosis.
• Kuda : infeksi Streptococcus
• Burung :Psittacosis
• Kucing : Feline Infectious Peritonitis
• Domba : infeksi Pasteurella dan Streptococcus.
• Hewan penderita dpt mati mendadak tanpa
disertai peradangan.
• Adesi fibrin juga dapat ditemukan.
Perikarditis fibrinus
Perikarditis purulen

• Adanya akumulasi cairan dan debris


peradangan di dlm rongga perikardium
disertai bau busuk.
• Pada pemeriksaan secara mikroskopik
ditemukan infiltrasi netrofil dan sel radang lai
pada epikardium.
• Jaringan ikat fibrus dapat ditemukan dibawah
lokasi peradangan.
Penyebab :
• Berhubungan dengan bakteri piogenes.
• Komplikasi dari retikuloperikarditis traumatik.
• Perikarditis purulen dapat memicu timbulnya
Congestive heart failure (CHF).
Penyakit pada Endokardium

• Endokardium mrp lapisan yg paling dalam dari


otot jantung.
• Menjadi dinding dari rongga jantung, katup,
korda tendinea dan otot papila
• Endokardial fibroelastosis dan endokardiosis
adalah px bukan radang yg penyebabnya tidak
diketahui.
Ditemukan pada :
• Infeksi parvovirus (anjing) dan
encephalomiokarditis (babi dan mencit).
• Hipoxemia
• Trauma
• Pelebaran rongga ventrikel berlebihan
Patogenesis :
• Edema progresif pd endokardium
menyebabkan proliferasi fibroblas, kolagen
dan elastin di bawah lapisan endokardium.
• Signifikansi :gerak otot jantung terbatas, CHF
dan peningkatan serat purkinje.
Endokarditis (Infeksi Bakteri)
• Berdasarkan lokasinya peradangan pada
endokardium dibedakan menjd : valvular dan
mural endokarditis.
• Katup merupakan zona yg paling minimal
vaskularisasinya maka respon sel efektor dan
nutrisi berasal dari aliran darah.
Anjing dan kucing :
• Beta hemolitik Streotococcus sp
• Erysiphelothrix rusioopathie
• Bortonella sp (anjing).
Valvular endokarditis
Trombus menyerupai bunga kol
Mural endokarditis
Pulmonic stenosis (PS)
• Lesi utamanya berupa hipertropi ventrikel
kanan disertai adanya jar ikat fibrous
berwarna putih.
• Penyempitan katup ini menggangu aliran
darah menuju pulmo.
• Jantung hrs memompa darah ekstra berat
(hipertropi pd sisi kanan).
• Suara murmur salah satu indikasi PS.
Atherosclerosis
Atherosclerosis
Indikator :
• Harus ditemukan adanya atherosclerosis
plaque (P).
• Komponen cholesterol (Panah biru)
• Sel radang (I)
• Jaringan fibrous (F).