Anda di halaman 1dari 18

Vector

Construction
Diperlukan tiga hal penting dalam
rekayasa genetika, yaitu:

1. Enzim endonuklease restriksi


2. Enzim ligase
3.Vektor
Plasmid
molekul yang dapat membawa (media
transportasi) DNA asing ke dalam sel inang
hingga memungkinkan terjadinya replikasi dan
Bakteriofag
ekspresi fragmen DNA tersebut.

Vektor hibrid DNA plasmid


dan bakteriofag
Definisi
Syarat plasmid agar dapat digunakan sebagai vektor DNA
Plasmid merupakan molekul DNA sirkuler
adalah :
untai ganda di luar kromosom yang dapat
melakukan replikasi sendiri. a.Mempunyai ukuran relatif kecil bila dibandingkan dengan
pori dinding sel inang sehingga dapat dengan mudah
melintasinya.

b.Mempunyai sekurang-kurangnya dua gen marker yang dapat


menandai masuk tidaknya plasmid ke dalam sel inang.

c.Mempunyai tempat pengenalan restriksi sekurang-


kurangnya di dalam salah satu marker yang dapat digunakan
sebagai tempat penyisipan fragmen DNA.

d.Mempunyai titik awal replikasi (ori) sehingga dapat


melakukan replikasi di dalam sel inang.
prokariotik Menurut tujuan penggunaannya, plasmid
dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. plasmid untuk kloning prokariot,
sebagai contoh adalah plasmid pUC 19 dan
pBR 322
2. plasmid yang digunakan untuk kloning
eukariot yang digunakan adalah plasmid Ti

eukariotik
Proses penggunaan plasmid dalam rekayasa genetika
melalui langkah-langkah sebagai berikut :
1. menentukan terlebih dahulu jenis plasmid yang hendak digunakan
2. menentukan tempat pengenalan enzim restriksi (pemotongan) yang hendak digunakan sebagai
tempat penyisipan DNA asing dan marker untuk menandai masuk tidaknya plasmid pada sel
inang
3. menyiapkan enzim restriksi sebagai pemotong plasmid
4. plasmid dipotong dengan enzim restriksi yang sesuai pada daerah potongannya
5. plasmid siap disambungkan dengan DNA asing yang memiliki sifat tertentu, yang telah dipotong
juga dengan enzim restriksi yang sama dengan pemotong plasmid

VIDEO
CLICK HERE!
1 virus yang sel inangnya berupa bakteri
VIDEO LITIK

Dengan daur hidupnya yang bersifat litik atau


2 lisogenik bakteriofag dapat digunakan sebagai
vektor kloning pada sel inang bakteri.

VIDEO LISOGENIK

PERBEDAAN LITIK DAN


LISOGENIK
Vektor DNA hibrid adalah vektor yang dikonstruksi menggunakan
komponen DNA suatu plasmid dan DNA dari bakteriofag.

Macam vektor DNA hibrid


a. Cosmid

b. Phasmid
COSMID

Kosmid adalah vektor hibrida yang berasal dari plasmid yang


mengandung situs cos dari fage λ

Di dalam bakteri, cosmid membentuk molekul sirkuler


dan tidak dapat melisis sel inangnya karena sedikit
sekali mengandung gen.

Karakter kosmid berbeda dengan plasmid adalah adanya DNA


ekstraksi, dan situs cos.
PHASMID

Phasmids mengandung gen ori fungsional dari plasmid


dan fag λ

 Vektor yang dikonstruksi menggunakan


DNA plasmid berukuran kecil yang
mempunyai jumlah turunan banyak serta
DNA bakteriofag tertentu
 Phasmid dapat digunakan sebagai vektor
kloning yang dikombinasikan dengan
filamen fage M13
Artificial
Chromosomes

Bacterial
Yeast artificial
artificial
chromosomes
chromosome
(YAC)
(BAC)
kromosom hasil
rekayasa genetika
yang berasal dari
Bacterial DNA ragi,
Artificial Yeast Saccharomyces
Chromosomes
molekul DNA yang Artificial cerevisiae, yang
direkayasa, kemudian diligasi
(BAC) digunakan untuk
Chromosomes
menjadi plasmid
mengkloning segmen (YAC) bakteri.
DNA pada sel
bakteri (E. coli).
Bacterial Artificial Chromosomes (BAC)

HindIII dan BamHI: situs cloning

CmR: gen resistensi kloramfenikol, digunakan


sebagai alat seleksi.

oriS: asal mula replikasi

repE: untuk replikasi plasmid dan pengaturan nomor


fotokopi.

ParA dan ParB: gen yang mengatur pembagian plasmid ke


sel anak selama pembagian dan memastikan pemeliharaan
BAC yang stabil.
Yeast Artificial Chromosomes (YAC)

YAC dapat dianggap sebagai elemen replikasi diri, karena mencakup


tiga urutan DNA spesifik:

TEL: Telomer yang terletak di setiap ujung kromosom,


melindungi ujung kromosom dari degradasi oleh
nukleases.

CEN: centromere yang merupakan tempat pelekatan


serat spindle mitosis dan diperlukan untuk pemisahan
kromotida adik ke kutub yang berlawanan dari sel
peragi yang membelah. Sentromer ditempatkan di
sebelah telomer kiri, dan sebagian besar DNA
manusia (atau lainnya) dapat ditempatkan di antara
sentromer dan telomer kanan.

ORI: replication origin sequences yang merupakan


rangkaian DNA spesifik yang memungkinkan replikasi Selectable markers (A and B)
DNA. that allow the easy isolation of
yeast cells that have taken up
the artificial chromosome
Construction of a Yeast
Artificial Chromosomes

DNA genom sebagian dicerna


dengan enzim restriksi (EcoRI).

YAC dicerna oleh dua enzim


restriksi EcoRI dan BamHI.

Dua elemen tersebut bergabung


kembali di situs EcoRI YAC dan
secara kovalen dihubungkan oleh
ligase DNA.

Sebuah vektor YAC rekombinan,


kromosom buatan ragi dengan DNA
genom yang dimasukkan, diproduksi.
Kemudian vektor YAC dapat
diperkenalkan ke sel ragi dan
menghasilkan jumlah salinan yang
tidak terbatas