Anda di halaman 1dari 34

SOCIAL

STRUCTURE
Edi Susilo, 2016
MASYARAKAT
•Organisasi manusia yang saling berhubungan satu
sama lain, yang menempati suatu areal tertentu
dalam kurun waktu relatif lama

 DIMENSI STRUKTURAL
(RAGA)
 DIMENSI KULTURAL
(JIWA)
STRUKTUR SOSIAL

Disebutkan dalam
http/en.wikipedia.org (2006),

Struktur sosial merupakan sebuah


istilah yang sering digunakan dalam
teori sosial, namun jarang
dedefinisikan secara jelas (Jary and
Jary 1991, Abercrombie et al 2000).
Struktur sosial: satuan atau kelompok
yang memiliki hubungan sosial satu
sama lain, yang relatif abadi
membentuk pola-pola tingkah laku
dan hubungan sosial dalam sebuah
sistem sosial.

Struktur sosial: institusi-institusi dan


norma-norma sosial yang menjadi
bangunan sistem sosial yang menjadi
sebuah pedoman bagi tingkah laku
aktor-aktor dalam keseluruhan sistem
sosial
Struktur sosial sebagai
hubungan sosial antara satuan
atau kelompok yang berbeda, atau
sebagai relatif abadinya pola-pola
hubungan sosial,.

menunjukkan pada suatu ide bahwa


masyarakat adalah terkelompok ke dalam
hubungan yang terstruktur dari kelompok-
kelompok atau seperangkat aturan, dengan
fungsi yang berbeda-beda, pengertian-
pengertian (pemahaman) dan tujuan-tujuan
 Sebagai contoh bahwa struktur sosial
adalah sebuah gagasan dari
“stratifikasi sosial”, yang mana
memberikan makna bahwa
masyarakat itu terdiri dari strata yang
berbeda, mendasarkan kepada
ketidaksamaan sosial seperti ras,
kelas dan jender.
 Perlakuan secara sosial terhadap
seseorang dengan variasi struktur
sosial dapat dipahami sebagai
keterkaitan kedudukan mereka dalam
strata sosial yang bervariasi.
Pengertian struktur sebagai institusi-
institusi atau norma-norma yang dibangun
dan digunakan sebagai pedoman perilaku
bagi pelaku sosial adalah penting, karena
(ia) adalah penyebab terbentuknya
struktur yang ada, sebagai dasar tindakan
(pedoman) bagi seseorang atau
organisasi, dalam sebuah sistem sosial.

Kasus UTS semester ini


 Pendekatan ini adalah sangat
penting dalam kepustakaan
akademik dengan berkembangnya
bentuk-bentuk variasi
strukturalisme, dalam konteks
organisasi kontemporer sebagai
struktur yang terorganisasi yang
merupakan: (1) fleksibelitas
organisasi, (2) kapasitas perubahan
dan berbagai faktor yang lain, yang
merupakan sebuah isu penting untuk
manajemen.
Struktur sosial mungkin merujuk
kepada dasar yang penting bagi
sistem sosial, termasuk sistem
ekonomi, sistem hukum, sistem
politik, sistem kebudayaan dan
lainnya. Keluarga, keagamaan,
hukum, ekonomi dan kelas, semua itu
adalah struktur sosial.

Sistem sosial adalah induk dari sistem


yang terdiri dari berbagai variasi
sistem yang membentuk sebuah
sistem sosial.
Apa beda antara struktur
dengan sistem?
Telaah historis konsep struktur sosial

Konsep struktur sosial memiliki


sejarah yang panjang dalam ilmu
sosial:

 fungsionalisme (Herbert Spencer)

 analisis struktur kelas oleh Karl Marx

 pola-pola abstrak yang mendasari


interaksi manusia (Georg Simmel
pada abad 19)
 Pengertian struktur dikembangkan secara
meluas dalam abad ke-20, yang memperoleh
sumbangan pemikiran dari persepktif-perspectif
kaum strukturalis Levi-Strauss, Kaum Feminis
atau pun perspektif Marxis, dari perspektif-
perspektif fungsionalis sebagaimana yang
dikembangkan oleh Talcott Parsons dan para
pengikutnya, atau dari variasi perspektif-
perspektif analitik (lihat Blau 1975, Lopez dan
Scott, 2000). Pengertian struktur sosial
berkaitan erat dengan variasi topik pokok dalam
ilmu sosial, termasuk hubungan antara struktur
dengan agensi
Definisi dan konsep-konsep
struktur sosial

Berdasarkan pada uraian di atas, maka struktur


sosial dapat diidentifikasi sebagai:

1. hubungan timbal-balik satuan atau suatu kelompok


dengan satuan atau kelompok lainnya,
2. sebagai pola-pola yang abadi dari tingkah laku para
partisipan dalam sebuah sistem sosial dalam
kaitannya dengan yang lain, dan
3. sebagai norma-norma yang telah
terinstitusionalisasi atau kerangka-kerangka
pengetahuan yang terstruktur yang mendasari
tindakan-tindakan para pelaku dalam sistem sosial.
Lopez dan Scott (2000) membedakan antara
struktur institusional dengan struktur relasional,

Pertama: struktur sosial, terdiri dari kebudayaan


atau pola-pola normatif yang mendefinisikan
harapan-harapan dari keseluruhan para pelaku
tentang perilaku satu sama lain dan bagaimana
perilaku mereka itu terorganisasikan dengan yang
lainnya.

Kedua: struktur sosial terdiri dari hubungan di antara


mereka, yang diartikan sebagai pola-pola dari
penyebab saling hubungan dan saling
ketergantungan antar pelaku-pelaku dengan
tindakan mereka, sesuai dengan posisinya di mana ia
berada. (faktual)
Struktur sosial dibagi menjadi struktur mikro dan
struktur makro.

Struktur mikro adalah pola hubungan-hubungan


antara sebagian besar unsur dasar kehidupan, yang
tidak dapat dibagi dan tidak lagi sebagai struktur :

(contoh, pola hubungan sosial antar individu


dalam sebuah kelompok secara individual – di mana
individu tidak memiliki struktur sosial, atau sebuah
struktur organisasi sebagai sebuah pola yang
mengatur hubungan-hubungan antara status sosial
dan peran, di mana status dan peran tidak memiliki
struktur).
Struktur makro adalah bentuk struktur
‘level kedua’, sebuah pola dari
hubungan-hubungan antara sesuatu
yang memiliki sendiri struktur (sebagai
contoh, (1) struktur politik dengan
struktur partai, di mana partai politik
memiliki struktur tersendiri). (2) UB,
FPIK, Jurusan, PS, (dosen-
mahasiswa).
KEPUSTAKAAN
Abercrombie, N., S. Hill and B. S. Turner (2000), 'Social structure'
in The Penguin Dictionary of Sociology, 4th ed., Penguin,

PERHATIKAN
London, pp. 326-327.
Blau, P. M. (editor) (1975). Approaches to the Study of Social
Structure, New York, The Free Press A Division of Macmillan
Publishing Co., Inc.
Jary, D. and J. Jary (editors). (1991). 'Social structure' in The
Harper Collins Dictionary of Sociology, New York, Harper

WEB SITE DI BAWAH


Collins.
Lopez, J. and J. Scott (2000), Social Structure, Open University
Press, Buckingham and Philadelphia.

INI
Murdock, G. (1949). Social Structure. Macmillan, New York.
Porpora, D. V. (1987), The Concept of Social Structure,
Greenwood Press, New York, Westport and London.
Porpora, D. V. (1989). 'Four Concepts of Social Structure', Journal
for the Theory of Social Behavior, 19 (2), pp. 195-211.
Smelser, N. J. (1988). 'Social structure' in The Handbook of
Sociology, ed. N. J. Smelser, Sage, London, pp. 103-209.

http://en.wikipedia.org/wiki/Social_structure,
download, tanggal 6 September 2006.
Cobalah untuk diskusi dalam
kelompok kecil.

Struktur Sosial adalah


: ????????????
STRUKTUR SOSIAL
Penyusunan orang-orang secara
berkesinambungan atas status
dan peran dalam sebuah social
grouping atau tersusun dalam
stratifikasi tertentu, yang
perilakunya dikendalikan oleh nilai
dan norma, dan di dalam proses
berinteraksi ada unsur kekuasaan.
Berkesinambungan
 Susunan tetap ada

walaupun terjadi
pergantian anggota
• keluar/masuknya
seseorang atau banyak
orang dari dan ke dalam
suatu struktur, tidak
menghilangkan struktur
Status
 Kedudukan seseorang dalam suatu
kelompok (social grouping) atau
kedudukan suatu kelompok terhadap
kelompok yang lain.
 Status bawaan (ascribe status) dan
status melalui perjuangan (achievment
status)
• pria, wanita, pangeran, tua-muda
• pedagang, nelayan, dosen,
mahasiswa
Peran
 Perilaku yang diharapkan dari
seseorang/kelompok yang
memiliki suatu status tertentu.
•Pedagang (peran………………)
•Nelayan (peran ………………)
•Pemerintah ( ………………….)
•Dosen (…………………)
•Mahasiswa (……………)
SOCIAL GROUPING
(KELOMPOK)

 Dua orang atau lebih


berinteraksi secara terus-
menerus dalam suatu ikatan
perasaan yang relatif sama
• Keluarga
• Fakultas
• Patron-client
• KOMITE PERIKANAN LOKAL
• Kelompok Nelayan “Rukun Sentosa”
• Dinas Kelautan dan Perikanan
Stratifikasi/pelapisan sosial
 Diferensiasi sosial menjadi stratifikasi sosial, jika
orang tersusun berjenjang secara hierarkis dari
beberapa dimensi tentang ketidaksamaan, yaitu
tentang pendapatan, kesejahteraan, kekuasaan,
prestise, umur, etnisitas, dan beberapa karakteristik
lainnya.

 Para anggota dari berbagai strata dengan masing-


masing level hierarki stratifikasi cenderung
berkaitan dengan kesempatan hidup dan gaya hidup
dan menunjukkan kesadaran identitas kebersamaan
(komunal), dan karakteristik ini membedakannya
dari strata lainnya.

 Para ahli sosiologi pada umumnya membedakan


tiga tipe besar stratifikasi, yaitu kasta, bangsawan
(estate) dan kelas.
(Abercrombie (1988)
Stratifikasi sosial dalam masyarakat
nelayan dapat dibedakan ke dalam
tiga kategori:
• Pertama didasarkan pada alat tangkap
yang digunakan.
• Kedua, berdasarkan dimensi ekonomi,
maka dalam masyarakat nelayan
dibedakan ke dalam lapisan atas dan
lapisan bawah.
• Ketiga didasarkan kepada kepemilikan
aset ekonomi dan kekuasaan di dalam
komunitas.
NILAI
 Sebuah ukuran yang berlaku
dalam masyarakat tentang apa
yang dianggap baik dan apa yang
dianggap buruk
• Memberi bantuan modal kepada
nelayan
• Membeli ikan dengan harga kurang
dari harga umum di pasar
• Menyusun kebijakan yang
merugikan masyarakat nelayan
tradisional.
 Satu atau berbagai aturan
yang disepakati untuk
dilakukan maupun untuk
tidak dilakukan dalam
berinteraksi
• jual beli NORMA
• sistem bagi hasil
• pinjam-meminjam
• menduduki suatu jabatan
KEKUASAAN (POWER)
 Kemampuan seseorang/kelompok
untuk melakukan kehendaknya
kepada pihak lain, sehingga pihak
lain tersebut memiliki perilaku
yang sesuai dengan keinginan
dengan pihak yang melakukan
kehendak tersebut.
• Bedakan antara kewenangan dan
kekuasaan
• Penentuan harga beli, memilih dalam
jabatan tertentu (dsb)
DISKUSI
(1) Coba anda melakukan
perbandingan tentang pengertian
struktur sosial yang di-download
dari internet, dengan pengertian
struktur sosial yang saya
kembangkan. Di mana
kesamaannya dan di mana
perbedaannya.
(2) ADAPTASI DAN STRUKTUR SOSIAL
Titik
kritis

RUANG PEMBATAS

COBA BUATLAH SEBUAH KOMENTAR DAN SEBUAH


PERTANYAAN YANG BERKAITAN DENGAN RENCANA
SAYA MENENTUKAN TITIK KRITIS STRUKTUR SOSIAL
Kapasitas Ruang dan Titik Kritis
Kapasitas
Ruang

titik
kritis

Masa Masa Terbuka-1 Masa Terbuka -


Isolasi 2

1950 1965 1975 1990 2008

komunal individual
2.2.Model Pengembangan Struktur
Progr-Int Maladaptas
Konflik i
Gagal
Akses

Struktur Sosial
Obyektif

Respon:
Titik Kapasitas (Komunal-
Kritis Ruang Individual)

Subyektif

Akses
Morfogenik
Adaptasi
Morfostatik

Disintegrasi Berkembang