Anda di halaman 1dari 7

Pola Konsumsi dan Kebiasaan Makan

Suku Aceh, Karo, Banjar

Finka Ananda Putri


Khairunnisa
Reflyansyah Putri
Safira Nurulita
Pola Konsumsi Makan
• Suku Karo
Masyarakat suku Karo gemar mengonsumsi masakan menggunakan

andaliman sebagai rempah utama. Karena itulah Andaliman kadang dijuluki


sebagai “merica batak”. Kebanyakan hidangan Batak tidak dibatasi oleh aturan
halal. Daging babi, darah, dan bahkan daging anjing lazim dikonsumsi dalam
tradisi kuliner Batak. Banyak makanan terbaik daerah itu dibuat dari daging
babi, serta makanan yang terbuat dari bahan-bahan yang tidak biasa, akan
tetapi ada juga hidangan-hidangan halal. Makanan khas orang karo adalah
terites, yang dalam bahasa karo berarti pahit, merupakan makanan budaya
suku karo pedalaman. Terites biasa dimasak pada upacara “merda merdun”
yaitu upacara tanda dimulainya musim tanam padi.
• Suku Aceh
Ciri utama makanan pokok masyarakat Aceh adalah nasi. Orang aceh memiliki
budaya jika saat jam makan tiba mereka harus makan nasi. Budaya ini sudah
tertanam di setiap individu di aceh, bahwa mereka baru terhitung makan apabila
mereka telah makan nasi. Masakan Aceh terkenal banyak menggunakan
kombinasi rempah-rempah sebagaimana yang biasa terdapat pada masakan india
dan arab, yaitu jahe, merica, ketumbar, jintan, cengkeh, kayu manis, kapulaga
dan adas. Berbagai macam makanan aceh dimasak dengan bumbu gulai atau kari
serta santan, yang umumnya dikombinasikan dengan daging. Beberapa resep
tertentu secara tradisional ada yang memakai ganja sebagai bumbu racikan
penyedap.
• Suku Banjar

Kalau Melihat luasan lahan pertanian di banjar dan tingkat pertumbuhan

penduduknya seperti sekarang, maka produksi padi kita masih tetap bisa
surplus hingga sepuluh tahun mendatang. Pada umumnya masyarakat Banjar
mengkonsusmis nasi untuk makan sehari-hari. Di akui masyarakat Banjar kalau
Cuma mengonsumsi ubi rebus, misalnya, masih belum puas jika tidak makan
nasi. Tetapi pada saat ini masyarakat Banjar sudah tidak bergantung pada nasi.
Sudah mau mengonsumsi makanan yang terbuat dari bahan non beras.
Kebiasaan Makan
• Suku Aceh
Kebiasaan makan masyarakat Aceh dalam sehari-hari adalah,

mereka tebiasa makan bersama sama seluruh keluarga di meja makan


atau di atas teleten, yaitu semacam lantai dari papan yang ditinggikan
kemudian diberi tikar. Makanan sehari-hari yang mereka makan terdiri
dari nasi dan lauk – pauk, sama seperti masyarakat Indonesia pada
umumnya. Yang berbeda, dipagi hari mereka terbiasa menyeruput kopi
untuk menghangatkan tubuh. Kebiasaan makan masyarakat muslim
Aceh menjelang Ramadhan dan Lebaran banyak daging yang diburu
untuk keperluan rumah tangga.
• Suku Karo
Masyarakat karo mempunyai kebiasaan makan dengan tangan kanan.
Dipengaruhi oleh kepercayaan, dimana para penganut agama mengajarkan
makan dengan menggunakan tangan yang baik atau tangan kanan. Jangan
menggunakan tangan kiri. Kemudian makan harus bersama keluarga, kebiasaan
ini adalah memperkuat dan mempererat hubungan tali persaudaraan yang
menjalin kekerabatan orang karo semakin erat. Kebiasaan lainnya adalah makan
tidak boleh bersisa. Para leluhur mengajarkan bahwa makanan adalah sesuatu
anugerah dari Tuhan yang perlu dihargai karena makanan bersal dari hasil
keringat dengan bekerja keras. Kebiasaan lainnya adalah menunggu makanan
dibagi, patuh pada adat membuat orang batak selalu ikut aturan main adat
istiadatnya itu sendiri.
• Suku Banjar

Kebiasaan suku Banjar dalam pembuatan makanan diperlukan system


teknologi yang digunakan untuk membuat makanan tersebut mempunyai nilai
lebih. Bagaimana cara mengolah, memasak dan menyajikan juga harus
diperhatikan, apalagi penggunaan bumbu-bumbunya. Masakan Banjar secara
umum, atau paling lengkap ada gangan waluh, sambal acan, papuyu dan haruan
baubar, urap iwak bapais, iwak basanga. Kebiasaan suku Banjar adalah
Mawarung, dalam bahasa Indonesia dapat diartikan dengan sarapan di warung.
Adalah salah satu budaya yang secara turun temurun dari masyarakat Banjar.
Mawarung ini biasanya dilakukan masyarakat pada pagi hari, biasanya untuk
sarapan atau hanya sekedar minum teh/kopi.