Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN KASUS

PEMBIMBING
D R . R A C H M AT M . M E M E T, S P. R A D

Dwi Suci Hariyati


2013730138

KEPANITERAAN KLINIK ILMU RADIOLOGI


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2018
 Nama : Tn. D
 Usia : 62 tahun
 JK : Laki-laki
 Marker :L
 Proyeksi : PA
 Syarat Foto :
Simetrisasi : Simetris. (Jarak sternoclavicula ke
procesus spinosus sama kanan dan kiri)

Kondisi foto : Cukup. Tampak pulmo


keseluruhan. Vth I-IV, foto tidak terpotong
(tampak sinus costophrenicus).

Inspirasi : Cukup (Diafragma terlihat, tampak


costa belakang 9 /10 dan costa depan 6.

Tulang : Intak (lokasi dan sistema tulang


costae, scapula, clavicula dan vertebra).

Foto Layak Baca


 Trakea : di tengah

 Aorta : meninggi, tak tampak kalsifikasi

 Cor :
CTR > 50%,
Jantung membesar ke kiri,
Apeks jantung tertanam,
Boot shape (+),
Pinggang jantung ramping,
Arteri dan vena Pumonalis tidak menonjol.

 Paru:
 Kanan
 Hilus tidak menebal
 Corakan vaskular paru normal
 Tidak tampak adanya infiltrat di lapang
paru kanan. kavitas(-), kalsifikasi (-),
 Kiri
 Hilus tidak menebal
 Corakan vaskular paru normal
 Tidak tampak adanya infiltrat di lapang
paru kiri, Cavitas(-), kalsifikasi(-),
 Mediastinum : tidak tampak pergeseran
bagian mediastinum

 Sinus dan Diafragma


 Sinus costrophrenicus kanan lancip, sinus
costrophrenicus kiri lancip
 Sinus cardiophrenicus kanan tidak tampak
kelainan, sinus cardiophrenicus kiri tidak
tampak kelainan.
 Diafragma kanan dan kiri tidak tampak
kelainan

 Tulang dan Soft tissue: Tulang costae,


clavicula, vertebra terlihat normal
 Tidak nampak adanya massa yang berlebih
pada soft tissue.

Kesan : Pulmo tidak tampak kelainan, Aorta


elongasi, kardiomegali (LVH) suspek HHD
Saran : Foto lateral sinistra, echocardiography
TINJAUAN PUSTAKA
Posisi pa
HIPERTENSI HEART DISEASE

Istilah yang diterapkan untuk menyebutkan penyakit jantung secara


keseluruhan, mulai dari left ventricle hyperthrophy (LVH), aritmia
jantung, penyakit jantung koroner, dan penyakit jantung kronis, yang
disebabkan karena peningkatan tekanan darah, baik secara langsung
maupun tidak langsung.
ETIOLOGI

HIPERTENSI HIPERTENSI
PRIMER SEKUNDER
GEJALA KLINIK

Peningkatan tekanan darah itu sendiri, spt berdebar,


rasa melayang

Cepat capek, sesak nafas, sakit dada, bengkak kedua


kaki atau perut.

Gangguan vascular lainya seperti epistaksis, hematuria,


pandangan kabur karena perdarahan retina dan
transient iskemi serebral
PATOFISIOLOGI

Meningkatkan
Peningkatan tekanan resistensi terhadap Beban jantung
darah secara sistemik pemompaan darah bertambah
dari ventrikel kiri

Ketebalan dinding
yang bertambah, Hipertrofi ventrikel kiri
HHD fungsi ruang yang untuk meningkatkan
memburuk, dan kontraksi
dilatasi ruang jantung
GAMBARAN RADIOLGI

 Jantung melebar kekiri dengan apeks yang tertanam (LVH)

 Gambaran boot shape

 Pinggang jantung ramping

 Aorta dilatasi atau elongasi

 Vaskuler paru normal


DAFTAR PUSTAKA

• Rasad Sjahriar. “Radiologi Diagnostik”. Ed. 2. Jakarta : Balai


Penerbit FKUI. 2013
TERIMAKASIH