Anda di halaman 1dari 8

Diagnosis dan Penatalaksanaan pada

Pasien Hipertiroid
Manifestasi klinik
Sistem organ Gejala
Skeletal Nyeri punggung, mudah lelah, riwayat fraktur
Umum Mudah lelah, lemas
Hematologi Mudah memar
Neuropsikiatrik Gelisah, insomnia, iritable
Metabolik Tidak tahan panas, penurunan BB, nafsu makan menetap atau
Mata Mata berair, fotofobia, sensasi benda asing, nyeri, mata menonjol,
meningkat, kontrol gula ps DM memburuk
pandangan ganda, gangguan pengeliahatan
Dermatologi Miksedema, lembab, berkeringat, alopesia
Kardiovaskuler Berdebar-debar, sesak saat beraktivitas, edema, nyeri dada
Respiratori Sesak nafas
Gastrointestinal Peningkatan motilitas usus, sering buang air besar
Renal Poliuria, polidipsi
Reproduksi Gangguan siklus menstruasi, perubahan volume menstruasi,
impotensi, giinekomastia
Neuromuskular Tremor, mudah lelah
Komplikasi
Oftalmopati Graves infiltrasi limfosit pada otot-otot
ekstraokuler disertai dengan reaksi inflamasi akut.
Rongga mata dibatasi oleh tulang-tulang orbita
sehingga pembengkakan otot-otot ekstraokuler akan
menyebabkan proptosis (penonjolan) dari bola mata
dan gangguan pergerakan otot-otot bola mata,
sehingga dapat terjadi diplopia.
TSH ↓ Hipertiroid
Over clinical
TSH
manifestation
TSH ↑ Hipotiroid
Tiroid disease
TSH ↓ & T4
HIpertiroid

Min. clinical
TSH & T4
manifestation
TSH ↑ & T4
Hipotiroid

Tatalaksana
Tujuan pengobatan
Tiroidektomi hipertiroidisme
subtotal adalah hipertiroidisme.
efektif untuk mengatasi membatasi produksi
Indikasihormone
operasi
tiroid yang berlebihan dengan cara menekan produksi (obat antitiroid) atau
adalah:
• Padajaringan
merusak tiroid(trimester
wanita hamil (yodiumkedua)
radioaktif, tiroidektomiobat
yang memerlukan subtotal).
antitiroid dosis
besar.
Obat
Dosis
Obat awal
anti-tiroid Pemeliharaan • Pengobatan dengan yodium Radioaktif
• Pasien
(mg/hari)
umur muda dengan struma •besar
(mg/hari) serta
Y131 tidak berespons
= dosis terhadap
5-12mCi peroral = 3obat
bulan
Golongan tionamid
Karbimazol antitiroid.
1. Tiourasil 30-60 5-20
• Operasi (Tiroidektomi)
• Alergi terhadap obat antitiroid, pasien tidak dapat menerima yodium
propiltiourasil (PTU)
Metilmazol 30-60 5-20
radioaktif.
2. Imidazol
• Adenoma
Propiltiouras
300-600 toksik 50-200
atau struma multinodular toksik.
metimazol
il dan karbimazol
Tatalaksana
Golongan tionamid
1. Tiourasil
propiltiourasil (PTU)
2. Imidazol
metimazol dan karbimazol

PTU dimulai dengan 3 x 100-200 mg/hari dan metimazol/tiamazol dimulai dengan 20-40 mg/hari
dosis terbagi untuk 3-6 minggu pertama. Setelah periode ini dosis dapat diturunkan atau
dinaikkan sesuai respons klinis dan biokimia. Apabila respons pengobatan baik, dosis dapat
diturunkan sampai dosis terkecil PTU 50 mg/hari dan metimazol/ tiamazol 5-10 mg/hari yang
masih dapat mempertahankan keadaan klinis eutiroid dan kadar T4 bebas dalam batas normal
• Evaluasi pengobatan perlu dilakukan secara teratur mengingat Graves disease adalah
penyakit autoimun yang tidak bisa dipastikan kapan akan terjadi remisi.
• Evaluasi pengobatan → sekali/bulan untuk menilai perkembangan klinis dan biokimia
guna menentukan dosis obat selanjutnya.
• Dosis dinaikkan dan diturunkan sesuai respons hingga dosis tertentu yang dapat
mencapai keadaan eutiroid.Kemudian dosis diturunkan perlahan hingga dosis terkecil
yang masih mampu mempertahankan keadaan eutiroid, dan kemudian evaluasi
dilakukan tiap 3 bulan hingga tercapai remisi