Anda di halaman 1dari 20

Kamis, 5 April 2018 2018

M. Muharrary Akbar, S.Ked


Mohan Babu Ramaloo,S.Ked
IDENTIFIKASI

No. Reg/RM :
Nama : Tn. R
Umur : 60 th
Pekerjaan : IRT
Alamat : Kec. Belimbing, Muara Enim
MRS bangsal : 5 April 2018
KELUHAN UTAMA

Sesak nafas sejak + 1 hari SMRS

KELUHAN TAMBAHAN

Muntah (+), Demam (+)


RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT

+ 1 bulan SMRS
pasien mengeluh sesak. Sesak tidak dipengaruhi cuaca dan
emosi. Sesak dirasa semakin hebat saat beraktivitas dan berkurang
dengan istirahat. Pasien lebih nyaman tidur dengan 2 bantal. Pasien
juga mengeluh nyeri ulu hati. Mengi tidak ada, batuk tidak ada, jantung
berdebar tidak ada. Mual tidak ada. Muntah tidak ada. Pasien juga
mengeluh bengkak di kedua tungkai bawah. BAB dan BAK normal.
Pasien lalu berobat ke poli PDL, dikatakan sakit jantung, kemudian
diberikan obat, pasien lupa nama obatnya, keluhan yang dirasa sedikiti
berkurang.
RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT

+ 1 hari SMRS
pasien merasa sesak yang terus menerus, sesak
dirasa bertambah berat dengan beraktivitas dan berkurang
dengan istirahat. Pasien merasa seask apabila naik tangga.
Pasien lebih nyaman tidur dengan 2 bantal. Terbangun pada
malm hari karena sesak, mengi tidak ada, batuk tidak ada,
jantung berdebar tidak ada, mual tidak ada, muntah tidak
ada, pasien juga mengeluh nyeri dada seperti ditusuk-tusuk.
Pasien juga mengeluh bengkak di tungkai bawah. Pasien
lalu berobat ke RSUD HM Rabain Muara Enim.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

 Riwayat DM disangkal
 Riwayat Hipertensi disangkal
 Riwayat Asma disangkal
 Riwayat sakit jantung disangkal
 Riwayat merokok (+) + 45 tahun 1-2 bungkus perhari
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

 Riwayat keluhan yang sama di keluarga disangkal


 Riwayat darah tinggi disangkal
 Riwayat kencing manis disangkal
PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN UMUM)

Kead. umum : tampak sakit sedang


Sensorium : kompos mentis
TD : 120/80 mmHg
Nadi : 84x/m, reguler, isi dan tekanan cukup
RR : 24 x/m
Temp : 36,7 ºC
SpO2 : 97% dengan nasal kanul
PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN SPESIFIK)

Keadaan Spesifik

Kepala : konjungtiva palpebra pucat (-), sklera ikterik (-),

Leher : JVP (5-2) cmH2O, pembesaran KGB (-),


PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN SPESIFIK)

Thorax: spider nevi (-)


Cor
I : Iktus kordis tak terlihat
P : Iktus kordis tak teraba
P : Batas jantung kanan LPS dextra ICS IV, kiri LAA sinistra
ICS V
A : BJ I dan II normal, HR 82x/menit, murmur (-), gallop (-)
PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN SPESIFIK)

Pulmo (anterior)
I : Statis dinamis – paru kanan = kiri
P : Stemfremitus paru kanan = kiri
P : sonor seluruh lapang paru
A : Vesikuler normal, ronkhi (+), wheezing (-)

Pulmo (posterior)
I : Statis dinamis paru kanan = kiri
P : Stemfremitus paru kanan = kiri
P : sonor
A : vesikuler normal, ronkhi (+) basal paru, wheezing (-)
PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN SPESIFIK)

Abdomen
I : cembung
P : lemas, Nyeri tekan (-), hepar lien tidak teraba
P : shifting dullness (+)
A : bising usus (+) normal
PEMERIKSAAN FISIK
(KEADAAN SPESIFIK)

Ekstremitas
Akral hangat, Edema pretibia (+/+), akral pucat (-).
PEMERIKSAAN PENUNJANG
(LABORATORIUM)

Belum ada
DIAGNOSIS SEMENTARA
CHF e.c. CAD

DIAGNOSIS BANDING
CHF e.c HHD
PEMERIKSAAN PENUNJANG ANJURAN

Rontgen thorax PA
Echocardiography
Pemeriksaan lab (DR, DK, Ginjal, BSS, Enzim
jantung)
PENATALAKSANAAN

Non-farmakologis
• Istirahat
• Edukasi : menjelaskan diagnosa, tindakan yang akan
dilakukan , terapi yang akan diberikan dan pemeriksaan
penunjang yang dibutuhkan.
• Diet BB, rendah garam (diet jantung III)
• Head up 30
PENATALAKSANAAN

Farmakologis:
• IVFD Rl gtt x/m (mikro)
• Inj Furosemide 1x1 amp (iv)
• Spironolakton 1x 25 mg (iv)
• Aspilet
PROGNOSIS
• Quo ad Vitam : dubia
• Quo ad Functionam : dubia
• Quo ad Sanationam : dubia
TERIMA KASIH