Anda di halaman 1dari 38

Jurnal Reading

PERKEMBANGAN DAN EVALUASI UNTUK MENGUKUR


PASIEN YANG DILAPORKAN DENGAN GEJALA
BLEFARITIS

Oleh:
Khairul Ikhwan
Ikhsan Hariyadi
Ummi Chairunisa
Nazwa Warda Amalia
Hedya Nadrati Surura Universitas
Malikussaleh

Pembimbing:
dr. Muti Lestari, Sp.M
Latar Belakang
• Blepharitis adalah penyakit permukaan okular yang terkait dengan
peradangan kelopak mata dan iritasi mata sekunder.

• Gejala yang dilaporkan oleh pasien secara mandiri penting


daripada dokter atau profesional kesehatan lainnya sebagai
sumber terbaik dari informasi ini.

• Pelaporan gejala oleh pasien sendiri sangat berguna untuk


penyakit permukaan mata karena penilaian klinis konvensional
belum tersedia, sulit secara teknis, mahal atau membebani pasien.
 Langkah-langkah laporan sendiri yang ditargetkan pada penyakit permukaan mata
termasuk:
 Indeks Mata Kering McMonnies,
 Ocular Surface Disease Index (OCDI),
 Dry Eye Questionnaire (DEQ 2001),
 Impact of Dry Eye on Everyday Life (IDEEL), dan
 Subjective Evaluation of Symptom Dryness (SESoD).
• Makalah ini melaporkan perkembangan dan evaluasi psikometrik dari ukuran
gejala blepharitis, yang mengukur Blefaritis Symptom (BLISS). BLISS dirancang
untuk digunakan dengan sampel klinis dari banyak lokasi yang besar dengan
individu blepharitis.
Metode
InSite Vision Inc melakukan 3 fase penelitian
di banyak lokasi acak

Double- Dengan 4 Kelompok


masked lengan paralel
Uji klinis dari 907 subjek yang secara klinis didiagnosis blefaritis
Semua subjek yang terdaftar menggunakan terapi
scrub lid sebelum pendaftaran penelitian dan
berusia minimal 18 tahun dengan tidak
mempertimbangkan jenis kelamin dan ras sebagai
kriteria inklusi.

Semua subjek memiliki ketajaman penglihatan


terbaik 20/100 atau lebih baik pada setiap mata,
tekanan intraokular (TIO) dari 22 mmHg pada kedua
mata, telah menggunakan scrub lid selama
setidaknya 1 minggu sebelum kunjungan penelitian
hari ke-1 dengan diagnosis klinis blepharitis.
Kriteria Eksklusi

 Pemakaian kortikosteroid topikal atau obat oftalmik topikal dalam 14 hari sebelum
pendaftaran penelitian
 Menggunakan riasan mata selama periode penelitian,
 Memiliki kelainan yang signifikan secara klinis atau kelainan kelopak mata selain
blepharitis pada mata penelitian, atau mata kering sedang sampai berat di mata
penelitian
 Operasi kelopak mata sebelumnya dalam 12 bulan penelitian
 Menggunakan larutan mata topikal non-diagnostik pada mata penelitian dalam waktu 2
jam sebelum pendaftaran penelitian
Kuesioner penelitian tersedia dalam bahasa
Inggris dan Spanyol.

Peserta mengisi sendiri kuesioner selama


penelitian di ruang pribadi dekat lokasi
penelitian.

Peneliti diinstruksikan untuk tidak hadir selama


pengisian kuesioner.
• Tidak ada laporan kasus dari salah satu lokasi yang diteliti menyebutkan
masalah pasien yang tidak atau terbatas berbahasa Inggris.

• Subyek menyelesaikan BLISS saat skrining, 7 hari kemudian pada awal


pengobatan, dan 15 hari kemudian pada akhir pengobatan.

• Makalah ini berfokus pada data yang dikumpulkan pada awal dan akhir
pengobatan. Perbandingan kelompok pengobatan dilaporkan di
tempat lain. Penelitian ini disetujui oleh Copernicus Group IRB
Sampel dan Penelitian Klinis
• Peneliti menilai kemerahan kelopak mata, pembengkakan kelopak
mata, dan debris kelopak mata pada setiap kunjungan
menggunakan skala penilaian 0-3 (empat kategori).

• Iritasi kelopak mata: Dokter meminta subjek menilai iritasi kelopak


mata mereka saat ini sesuai dengan skala berikut: 0= hampir tidak
ada waktu -≤ 25% dari waktu; 1= kadang-kadang - 26-50% dari waktu;
2= sering - 51-75% dari waktu; atau 3= hampir semua waktu - ≥76% dari
waktu.
 Syarat penelitian:
 subjek pada saat pendaftaran harus memiliki skor gabungan 5 atau lebih
parah setidaknya satu mata, dan mata itu harus memiliki skor 1 atau lebih
pada kemerahan kelopak mata dan iritasi kelopak mata.
 Subyek diminta menggunakan scrub lid standar selama 1 minggu dan jika
skor blepharitis klinis mereka tetap ≥5, mereka dimasukkan ke penelitian
dan diacak untuk pengobatan.
 Subyek disaring antara 9 November 2011 sampai 5 September 2012. Data
yang dilaporkan di sini adalah untuk 907 subjek yang menyelesaikan
kuesioner saat skrining dan pada awal dan akhir pengobatan.
Daftar Pertanyaan
 BLISS memiliki 13 item pertanyaan untuk menilai gejala blepharitis
yang dikembangkan melalui peninjauan laporan klinis, penelitian
lain, dan konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang
aktif dalam diagnosis dan pengobatan blepharitis.
Tolong pikirkan tentang mata Anda hari ini. Apakah Anda mengalami salah satu masalah
berikut dengan mata Anda hari ini? Akankah Anda mengatakan tidak ada waktu, kadang-
kadang, sering, atau sepanjang waktu? Gejala yang ditanyakan adalah:

1. Mata yang gatal;


2. Terasa terbakar;
3. Kelopak mata terasa berat atau bengkak;
4. Merasa seperti ada sesuatu di mata;
5. Mata kering;
6. Mata perih;
7. Iritasi mata;
8. Mata yang berair;
9. Mata berkerak;
10. Mengelupas dari kelopak mata Anda;
11. Kelopak mata yang menempel;
12. Mata atau kelopak mata merah;
13. Debris seperti potongan-potongan kulit atau ketombe di mata Anda.
 Terdapat juga 12-item Indeks pertanyaan Penyakit Permukaan Okular (OSDI):
 Apakah Anda mengalami salah satu dari yang berikut hari ini ...
 mata yang sensitif terhadap cahaya;
 mata berpasir;
 mata sakit;
 penglihatan kabur;
 atau penglihatan yang buruk

 Apakah masalah dengan mata Anda membatasi melakukan salah satu dari perihal berikut
pada hari ini. ..
 bacaan;
 mengemudi di malam hari;
 bekerja dengan komputer atau mesin bank (ATM);
 dan menonton TV
Apakah mata Anda merasa tidak nyaman di salah satu situasi berikut ini
kondisi berangin;
tempat atau area dengan kelembaban rendah (sangat kering);
daerah yang ber-AC
Jawaban yang diberikan adalah:
sepanjang waktu; sebagian besar waktu; separuh waktu; beberapa waktu; tidak ada
waktu; atau tidak berlaku.

Skor untuk 12-item OSDI menggunakan rekomendasi penilaian standar:


http://www.dryeyezone.com/documents/osdi.pdf. Keandalan konsistensi internal
(alpha Cronbach) untuk skala OSDI 12 item (n=571) adalah 0,91.
Rencana Analisis
Frekuensi untuk 13 gejala item dan reliabilitasnya di uji ulang (korelasi rank-order
Spearman) dari penyaringan hingga 7 hari kemudian pada awal perkiraan pengobatan.

Analisis faktor eksploratori dilakukan untuk item gejala dengan ekstraksi sumbu utama
dan rotasi PROMAX, serta dikonfirmasi dengan analisis faktor konfirmatori kategoris
menggunakan Mplus Versi 7.

Korelasi Spearman dihitung antara skala gejala Iritasi dan debris dengan skor total OSDI
dan kondisi kesehatan umum.
Untuk mengevaluasi keunikan informasi yang disediakan oleh
item BLISS, peneliti membandingkan tanggapan pasien dengan
pertanyaan tentang:

Mata yang teriritasi

Kelopak mata yang bengkak Pembengkakan

Kelopak mata merah dan debris


di mata untuk penilaian klinis Kelopak mata merah
iritasi

Debris di mata
Hasil
Usia rata-rata •62 tahun dengan rentang usia 19
sampel sampai 93 tahun.

Pendidikan •Pelatihan pasca sekolah menengah


akhir rata-rata dengan 57% sampel adalah wanita.
Deskripsi Statistik
Reabilitas Uji- Uji Ulang
Analisis Faktor
 Nilai eigen pertama untuk 2 faktor pertama melampaui nilai 1 (5,6 dan 1,3).
 Promax merotasi 2 faktor solusi yang telah disarankan :
1). 9 item faktor (iritasi) meliputi: mata gatal, mata terbakar, kelopak mata terasa
berat atau bengkak, terasa seperti ada sesuatu di dalam mata, mata kering, iritasi
mata, mata berpasir, mata atau kelopak mata merah, dan mata berair;
2) 4 item faktor (debris) meliputi mata berkerak, mengelupas dari kelopak mata,
kelopak mata menempel, dan adanya debris seperti potongan-potongan kulit
atau ketombe di mata anda.
Analisis faktor konfirmatori kategoris pada skrining mendukung hasil untuk faktor iritasi
mata dan debris kelopak mata (tabel 2).
Model dua faktor menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal kecocokan
dibanding model 1 faktor (perbedaan chi square 10,043 dengan 12 derajat
kebebasan).
Model 2 faktor memiliki kecocokan data yang baik: perbandingan indeks
kecocokan adalah 0,954 dan Root Mean Square Error Of Approximation
adalah 0,092. Perkiraan hubungan antara kedua faktor adalah 0,72.
Skor dihitung dengan rata-rata respon terhadap item dalam tiap skala untuk 896 subyek
yang menjawab semua pertanyaan untuk skala iritasi dan 900 subyek yang menjawab
semua pertanyaan untuk skala debris pada pengobatan awal

1. Rerata nilai skala untuk iritasi yaitu 1,38 (SD=0,71) dan untuk debris yaitu 0,81
(SD=0,75).
2. Cronbach alpha yaitu 0,88 untuk iritasi dan 0,85 untuk debris.
3. Korelasi uji spearman antara skala ini dan OSDI masing-masing adalah 0,63 dan 0,41
untuk iritasi dan debris (p’s < 0,001).
4. Korelasi urutan peringkat dengan penilaian item kesehatan umum tidak signifikan
secara statistik. (rho=0,01 untuk iritasi dan rho=0,00 untuk debris)
Hubungan Butir Penilaian BLISS Dengan Penilaian Klinisi

Korelasi spearman-rank
• mata bengkak (r=0,07, p<0,5)
dengan penilaian klinis dan
• mata merah (r=0,12, p<0,001)
skor BLISS bernilai kecil

Korelasi antara penilaian


klinis dengan pertanyaan r=0,03 (p= NS
mengenai debris

korelasi antara pertanyaan


tentang iritasi dengan skor
r=0,47, p<0,01
klinis iritasi yang bernilai
besar
Diskusi
Tiga belas pertanyaan dikembangkan untuk • Hahn et al. melaporkan 0,4 sampai
mengukur gejala yang dialami oleh pasien dengan
blepharitis. Reabilitas uji dan uji ulang untuk setiap 0,74 untuk mewakili reabilitas sedang
item memiliki rentang dari 0,59 sampai 0,74 sampai baik

•Hanya 2% dari respon untuk iritasi berada pada nilai


terendah yaitu 0 dan 1% berada pada nilai tertinggi
Dua skala multi-item yang berbeda namun yaitu 3; 24%
berkorelasi diciptakan dari 13 item •respon untuk skor debris terdapat pada nilai 0 dan 1%
pada nilai 3.

Hubungan empat penilaian klinis dari tanda dan gejala blepharitis dengan empat item laporan diri
analog bernilai kecil. Hubungan tertinggi yaitu antara penilaian klinis dan laporan pasien dengan iritasi.
Pemisahan antara 4 pertanyaan dan 4 penilaiaan klinis yang digunakan dalam
penelitian ini bersifat konsisten dengan penelitian dari kondisi lain seperti mata kering

Hubungan substansial •Hal ini menunjukan bahwa pasien dengan gejala blepharitis aktif lebih
diamati antara 2 skala memungkinkan memiliki masalah membaca, mengemudi di malam hari, bekerja
dengan komputer atau mesin bank (ATM), dan menonton televisi, serta saat kondisi
blepharitis dan total berangin, kelembaban rendah, dan adanya penyejuk udara cenderung
skala OSDI memperberat gejala blepharitis

BLISS dapat digunakan dalam penelitian di masa depan untuk mengevaluasi gejala
pada pasien dengan blepharitis. Namun, di masa depan dibutuhkan evaluasi apakah
interval recall (selain hari ini) yang lebih lama mengarah ke informasi yang lebih
mengenai dampak blepharitis.
KETERBATASAN

• Sampel
1

• waktu pengumpulan data kualitatif


2
Kesimpulan
Hubungan antara 4 pertanyaan dan penilaian klinis yang diinklusi pada
1 penelitian ini yaitu rendah.

Hubungan antara skala iritasi dan debris blepharitis dengan


2 kesehatan umum juga rendah

Skala iritasi dan debris memiliki hubungan yang tinggi dengan 12 item
3 OSDI.
TERIMA KASIH