Anda di halaman 1dari 32

Kompetensi Budaya/ Cultural

Competence
Apa itu budaya?
• Merujuk pada nilai kepercayaan dan cara
– cara spesifik dari individu atau kelompok
yang dipelajari, ditransmisikan dan
dibagikan yang mengarahkan pikran,
keputusan, cara terpola dan tindakan
mereka (Leininger, 2001)
Apa itu kompetensi budaya?
 Model Kompetensi
 Suatu proses dimana Budaya
perawat terlibat
dengan klien dan
keluarga secara terus Lima Komponen /
menerus berupaya langkah:
untuk memeberikan  Kesadaran/Awareness
perawatan yang  Pengetahuan/
Knowledge
kompeten berdasarkan
budaya.  Ketrampilan/Skill
 (Campinha-Bacote)  Pertemuan/Encounter
 Tujuan/Desire


Model Kompetensi Budaya
1. Kesadaran Budaya/Cultural
Awareness
• Suatu proses pengkajian diri terhadap
bias yang dimiliki seseorang terhadap
budaya orang lain dan eksplorasi budaya
seseorang dan latar belakang profesional.
• Suatu proses menyadari keberadaan ras
dan faham/isme orang lain dalam
memberikan perawatan kesehatan.
2. Pengetahuan budaya/Cultural
Knowledge
Didefinisikan sebagai proses dimana perawat
mencari dan mendapatkan dasar pengetahuan
tentang kelompok berbagai budaya.

Pengetahuan berfokus pada integrasi issu


spesifik: Praktik kepercayaan yang berhubungan
dengan kesehatan, nilai budaya, penyakit,
insiden dan prevalensi penyakit, implikasi genetik
yang berhubungan dengan obat-obatan.

Mengetahui realitas komunitas saat ini


 Trendnya, kelompok minoritas, kelompok
yang terpnggirkan, kesenjangan dan risiko
kesehatan, faktor sosial dan ekonomi.
Knowledge: Orientasi nilai
– Budaya mempunyai sistem nilai yang
mengajarkan perilaku dengan menseting
norma – norma.
◦ Kepercayaan dan praktik kesehatan
cenderung merefleksikan suatu sistem nilai
bubaya
• Mungkin berdampak pada fokus pencegahan
dan pendidikan dan berhubungan dengan
rencana keperawatan.
• Orientasi nilai dapat di identifikasi oleh
kebanyakan orang dalam kelompok budaya
tertentu tetapi ingat... Akan menemukan
keberagaman dalam keompok budaya apapun.
Orientasi nilai budaya
• Faktor budaya bervariasi dan akan
berpengaruh terhadap kesehatan Giger and
Davidhizer (2004)
Termasuk:
Lingkungan
Variasi biologis
Organisasi sosial
Kounikasi
Jarak/ruang
Waktu
Pertimbangkan…
• Jarak/Space
– Kenyamanan personal
– Batas – batas dan aturan
• Organisasi sosial
– Unit keluarga
– Pengambil keputusan
• Komunikasi
– Formal & informal
– Verbal & non-verbal
– Pentingnya ketenagan
– Fakta vs. Orientasi riwayat
– Kebutuhan akan
penterjemah
Pertimbangkan…
• Orientasi waktu
– Pandangan masa lampau-saat
ini-masa yang akan datang

– Berdampak pada
kepercayaan berkaitan
dengan :
• Perubahan perilaku
• Perjanjian tepat waktu
• Promosi kesehatan dan strategi
pencegahan
• Kemampuan untuk menjadi “saat
ini”
• Orientasi waktu bukanlah bagian dari
budaya tetapi mengubah budaya dari
waktu ke waktu
3. Ketrampilan budaya/Cultural Skill
• Kemampuan untuk mengumpulkan data yang
relevan melalui proses interview.

oPerlu mengetahui bagaimana gaya berkomunikasi dan


arti mungkin berdampak dalam proses tersebut.
oKomunikasi Non-verbal memainkan peran signifikan
pada banyak budaya
oMengidentifikasi hambatan potensial untuk proses
komunikasi yang efektif.
oPerawat harus mengetahui kapan ada kebutuhan untuk
penterjemah terlatih agar supaya mengindari masalah
potensial dengan klien dengan bahasa yang berbeda.
4. Menghadapi budaya
/Cultural Encounter
• Proses dimana perawat
mencari kesempatan untuk
ikut dalam interaksi antar
budaya secara langsung atau
tidak langsung

• Perawat mendapatkan
pengalaman Nurses dari bekerja
secara langsung dengan klien
atau belajar dari orang lain.
5. Tujuan budaya/Cultural
Desire
o Tujuan yang tulus untuk
bekerja secara efektif
dengan klien dan keluarga
minoritas mereka.
o Tujuan untuk pergi dan
berinteraksi dengan kelompok
yang berbeda secara kultural.
o Campinha-Bacote (2007)
melihat
“menghadapi/encounter”
sebagai sumbu konstruksi dari
Kompetensi budaya.
Campinha-Bacote (2010)
Contoh: Anglo American
• Kontrol personal vs • Tindakan vs sedang
takdir berorientasi
• Perubahan vs. tradisi • Orientasi masa
• Waktu vs Interaksi datang vs Masa lalu
manusia • Informalitas vs
• Individualisme vs formalitas
Kesejahteraan • Materialisme vs
kelompok spiritualisme
• Bantuan mandiri vs • Practicalitas vs
Kerja sama idealisme
Hispanic atau Latin
• Hispanic 2013 = 17 %
populasi US.
• Kelompok Etnis
terbesari US
• Mexican (64%),
Puerto Rican(9.4%,
Salvodoran, Cuban
Dominican,
Gualemalan
• Risiko: ↑ tekanan
darah, jantung,
diabetes, obesitas,
intoleran terhadap
laktosa
Contoh: Mexican American
• Dialek bahasa • Sebagaian besar
• Jarak/Space – dekat beragama Katolik
• Waktu relatif dan Roma
berorientasi saat ini • Folk health providers
• Beberapa nama formal • Menunjukkan rasa
sehingga bertanya dan hormat? Kontak mata
jawab secara formal • Konfrontasi langsung
• Aturan tradisi • Bertanya sebelum
Keluarga adalah menyentuh tetai
prioritas biasanya sangat taktil.
Hambatan - Hambatan

 Hambatan Bahasa
 Hal ini menghalangi komunikasi dan kemampuan
mengekspresikan pikiran dan perasaan.
 Bahas asing, dialek dan idiom, bahasa jalanan
adalah jenis hamabatan yang mungkin
Menghalangi komunikasi.
 Perbedaan yang berhubungan dengan status
sosial ekonomi mempengaruhi gaya komunikasi.

 (Ruby Payne; Bridges Out of Poverty)


Contoh: Russian Americans
• Bahas Russia tapi • Menggunakan
banyak yang sentuhan
berbahasa inggris • Jangan
menginterpretasi
• Orientasi waktu – kontak mata sebagai
on time atau awal aggresif atau nada
• Menggunakan keras.
kontak mata • Sehat = Tidak ada
kecuali dengan penyakit
pegawai • Kehangatan
pemerintah. • Sangat tabah dengan
nyeri
Pertimbangkan…
• Variasi biologis
– Karakteristik budaya dan
perbedaan genetik
– Review riwayat kesehatan
keluarga dan faktor risiko
kesehatan

• Berdampak pada jenis variasi


kelompok obat yang berespon
terbaik.
RAS: African Am. Atau Kulit
Hitam
• Berbeda • Risiko: Sickle cell, ↑
berdasarkan B/P, heart, Cancer.
kelompok sosial diabetes, obesitas,
ekonomi • Perbedaan genetik
• Bahasa: English dalam merespon
• Nonverbal Penting terhadap obat –
• Jarak personal obatan untuk
tertutup tekanan darah
• Ektended family
Hambatan Komunikasi Transkultural

 Kurang pengetahuan
 Kegagalan untuk memahami
perbedaan budaya dalm nilai – nilai,
perilaku dan gaya komunikasi adalah
halangan umum untuk perawat.
 Masing – masing budaya mendikte
apakah perilaku “normal” adalah kapan
seseorang sakit
Hambatan terhadap kompetensi
budaya

 Takut dan Distrust


 Takut, tidak suka dan distrust/tidak
percaya adalah emosi yang meletus
ketika orang dari budaya yang berbeda
bertemu pertama kali.
 Bagaiaman emosi orang lain mungkin
memainkan sebagian interaksi awal.
 Bagaimana kita mengatasi reaksi awal?
Hambatan terhadap kompetensi
budaya
 Ras
 Kebanyakan perawat menemukan
kesulitan untuk mempercayai bahwa ras
masih ada dalam dunia keperawatan.
 Individual
 Melawan karakteristik biologis.
 Cultural
 Warisan superioritas
 Institutional
 Pada suatu waktu, perawat kulit hitam tidak
diijinkan oleh ANA (American Nurse Association)
Hambatan terhadap kompetensi
budaya
 Bias dan Ethnocentrisme
 Kepercayaan bahwa budaya atau
tradisi yang dimiliki seseorang atau
lebih baik dari budaya orang lain.
 Sikap terhadap kedokteran barat
merupakan salah satu hambatan
terbesar tehadap komunikasi traskultural
antara perawat Amerika dan klien atau
keluarganya.
Hambatan terhadap kompetensi
budaya
 Stereotyping
 Menentukan kepercayaan dan perilaku
tertentu terhadap kelompok Tanpa
mengenali individualitas
 Mengasumsikan kelompok ras tertentu sama
 Hal ini berbahaya ketika sifat negatif diberika kepada
semua anggota keompk budaya.
(contoh - semua Native Americans alcoholik)
Hambatan terhadap kompetensi budaya

 Cultural Blind Spot Syndrome


 Hanya karena klien melihat dan berperilaku
seperti yang anda lakukan – jangan
asumsikan tidak ada perbedaan budaya
 Ingat semua pasien adalah individual
dengan karakteristik unik dan riwayat
pribadi.
Hambatan terhadap kompetensi
budaya
 Perilaku ritual/Ritualistic
Behavior
 Hal ini mengijinkan perawat untuk
tetap dalam kontrol situasi tanpa
perawatan individual.
 Kita perlu menanyakan kepada diri
sendiri manakah ritual perawatan yang
benar benar berdasarkan pada dasar
ilmiah.
 Apa praktik terbaik!
Hambatan terhadap kompetensi
budaya
• Perbedaan Persepsi dan harapan
 Perbedaan budaya, perilaku dan bahasa antara
perawat, pasien dan keluarga... Dapat menyebabkan:
 Kemungkinan besar pasien akan misunderstand
terhadap instuksi dan asuhan keperawatan.
 Sering budaya bervariasi dalam persepsi pada
promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
Referensi
• Campinha-Bacote J. (1998, 2002, 2010)
The process of cultural competence in the
delivery of healthcare services.
• Munoz, C. & Luckmann, J. (2005).
Transcultural communication in nursing.
Clifton Park, New Jersey: Delmar.