Anda di halaman 1dari 13

Kultur Semi Massal Fitoplankton

Nannochloropsis oculata Skala Semi


Massal di BBPBAP Jepara

Hemi Trifani
L1B015040
Program Studi Budidaya Perairan
Universitas Jenderal Soedirman
Pendahuluan
• Latar belakang
• Mikroalga merupakan komponen penting dalam akuakultur
• Nannochloropsis oculata merupakan jenis mikroalga kaya
nutrisi.
• Pengetahuan mengenai teknik kultur fitoplankton penting
dipelajari untuk menunjang keberlanjutan produksi pakan
alami.
• Tujuan
• Mengetahui teknik kultur semi massal fitoplankton
Nannochloropsis oculata di Balai Besar Pengembangan
Budidaya Air Payau Jepara.
Klasifikasi dan Morfologi

Kingdom : Eukaryotes
Divisi : Heterokontophyta
Kelas : Eustigmatophyceae
Ordo : Eustigmatales
Famili : Eustigimataceae
Genus : Nannochloropsis
Spesies : Nannochloropsis
oculata
(Hoek et al., 1998)
Klasifikasi dan Morfologi
• Bulat, memiliki ukuran sel 2
- 4 mikrometer
• Berwarna hijau
• Memiliki dua flagella
(Heterokontous)
• Memiliki kloroplas dan
nukleus yang dilapisi
membran
• Dinding sel yang terbuat
dari komponen selulosa
(Rezza, 2011).
Ekologi Nannochloropsis oculata

Kisaran Intensitas
Salinitas
suhu Kisaran pH cahaya
Kosmopolit optimum
optimal 25- 8-9,5 100-10000
25-35 ‰
30ᵒC lux
Materi dan Metode
Alat Bahan
• Kontainer atau akuarium • Air laut
• Aerator dan selang aerasi • Klorin
• Ember dan gayung • Na-Tiosulfat
• Gelas ukur • Pupuk
• Pipet tetes
• Akuades
• Refraktometer
• pH paper universal
• Termometer
• Haemocytometer
Materi dan Metode
Persiapan Media Kultur :
1. Klorinasi
2. Penetralan dengan Na-Tiosulfat
3. Pemupukan

Penebaran Bibit
1. Volume air dikurangi sejumlah volume
bibit yang akan ditebar
2. Volume bibit yang ditebar dihitung
menggunakan rumus pengenceran
𝑉1.𝑁1
V2 =
𝑁2

Pengamatan Pertumbuhan
1. Pengukuran kualitas air
2. Penghitungan kepadatan
3. Penghitungan laju pertumbuhan
Perlakuan
• KNO3 30 ppm
KNO3 • Urea 50 ppm
• NPK 40 ppm

• Urea 70 ppm
• SP 36 40 ppm
Pupuk Standar •

ZA 20 ppm
EDTA 5 ppm
• FeCl 1 ppm

WP • Dosis 150 ppm


Hasil
Perlakuan
Kepadatan Plankton
Grafik Kepadatan Nannochloropsis oculata (Nx106 sel/mL)
25

20
Kepadatan (jt/mL)

15

KNO3

10 WP
Standar

0
0 1 2 3 4 5 6
Hari ke-

Pupuk Hari 0 1 2 3 4 5 6
ke
KNO3 1 3.77 3.85 0.543 0 0 0
WP 1 1.68 3.38 4.61 4.586 7.95 0.78
Standar 1 6.215 6.98 20.95 0 0 0
Laju Pertumbuhan Harian
• Pupuk NPK, Urea dan KNO3 • Pupuk WP
Hari ke- n x 106 Ln μ Hari ke- n x 106 Ln μ
0 1 0 1.32708 0 1 0 0.51879
1 3.77 1.327075001 0.021 1 1.68 0.518793793 0.69908
2 3.85 1.348073148 0.021 2 3.38 1.217875709 0.69908
3 0.543 -0.610645959 -1.9587 3 4.61 1.528227857 0.31035
4 0 0 0 4 4.586 1.523008184 0.55016
5 0 0 0
5 7.95 2.073171929 -2.3216
6 0 0 0
6 0.78 -0.248461359 -2.3216
Maximum Growth Rate (sel/hari) 0.67404
Maximum Growth Rate (sel/hari) 0.41463

• Pupuk Standar
Hari ke- n x 106 Ln μ
0 1 0 1.82697
1 6.215 1.826965725 0.11608
2 6.98 1.943048917 0.11608
3 20.95 3.042138646 1.09909
4 0 0 0
5 0 0 0
6 0 0 0
Maximum Growth Rate (sel/hari) 1.01405
Grafik Laju Pertumbuhan Awal dan Maximum
Growth Rate Nannochloropsis oculata
KNO3 Standar WP
1.82697

1.32708

1.01405

0.67404
0.51879
0.41463

MGR μ awal
Kesimpulan
• Kultur skala semi massal di BBPBAP Jepara dilakukan
melalui beberapa tahapan diantaranya persiapan media
kultur, penebaran bibit dan penghitungan parameter-
parameter pertumbuhan.
• Berdasarkan parameter kepadatan sel, penggunaan
pupuk standar diketahui mampu menghasilkan
kepadatan tertinggi dibanding pupuk lain.
• Dilihat dari nilai LPH dan MGR, pupuk standar memiliki
nilai tertinggi, menandakan bahwa Nannochloropsis lebih
mudah beradaptasi dengan penggunaan pupuk ini.