Anda di halaman 1dari 21

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA
Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.

Kasus: Keputusan Keuangan


Perusahaan Multinasional
Manajemen Keuangan Internasional – Pertemuan 14
TOPIK PERKULIAHAN
1 Pendahuluan
2 Aliran Dana Internasional
3 Pasar Keuangan Internasional
4 Penentuan Nilai Tukar
5 Derivatif Mata Uang
6-7 Eksposur Nilai Tukar
8 Penganggaran Modal Multinational
9 - 10 Biaya Modal dan Struktur Modal Multinational
11 Pendanaan Jangka Panjang
12 Pendanaan Perdagangan Internasional
13 Pendanaan Jangka Pendek
14 Kasus: Keputusan Keuangan Perusahaan Multinasional
Kasus: Perusahaan Blades
Penilaian Biaya Modal
 Blades merencanakan untuk mendirikan anak perusahaan di Thailand untuk
memproduksi roller blades. Anak perusahaan tsb direncanakan akan
dioperasikan selama 10 tahun, setelah itu akan dijual.
 Ben Holt (CFO Blades), yakin bahwa potensi pertumbuhan di Thailand akan
sangat tinggi selama beberapa tahun ke depan.
 Namun, para ahli ekonomi memprediksi pertumbuhan ekonomi Thailand
melambat.
 Peramalan nilai kurs baht di masa depan menunjukkan bahwa mata uang
bath kemungkinan terdepresiasi selama beberapa tahun ke depan.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Walaupun demikian, Holt yakin bahwa Thailand adalah target yang tepat
karena potensi pertumbuhan yang tinggi dan kurangnya pesaing di Thailand.

 Pada pertemuan dengan dewan direksi, Holt menyajikan analisis


penganggaran modal dan menunjukkan bahwa pembentukan anak
perusahaan di Thailand memiliki NPV lebih dari $8.000.000 bahkan ketika
required rate of return 25% sbg discount factor dari arus kas.

 Dewan Direksi Blades bersikap skeptis. Para direktur bertanya-tanya


bagaimana Holt memperoleh discount rate 25% untuk melakukan analisis
penganggaran modal, dan apakah discount rate ini cukup tinggi.

 Oleh karena itu, keputusan untuk mendirikan anak perusahaan di Thailand


ditunda sampai rapat direksi pada bulan depan.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Para direktur juga meminta Holt untuk menentukan bagaimana operasi anak
perusahaan di Thailand akan mempengaruhi required rate of return dan biaya
modal perusahaan. Dua direktur menyebutkan mengenai capital asset pricing
model (CAPM), ingin tahu bagaimana risiko sistematis perusahaan akan
dipengaruhi oleh ekspansi ke Thailand.

 Isu lain yang diangkat adalah bagaimana biaya utang dan ekuitas di Thailand
dan apakah perbedaan biaya ini akan mempengaruhi biaya modal perusahaan
secara keseluruhan.

 Isu terakhir yang diangkat selama pertemuan itu apakah struktur modal
perusahaan akan terpengaruh oleh ekspansi perusahaan ke Thailand.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Pengetahuan Holt mengenai biaya modal dan keputusan struktur modal
terbatas, dan membutuhkan bantuan.

 Asumsikan Anda seorang analis keuangan untuk Perusahaan Blades.

 Holt telah mengumpulkan beberapa informasi mengenai karakteristik


Perusahaan Blades yaitu mengenai risiko sistematis, biaya utang dan biaya
ekuitas di Thailand.

 Holt ingin tahu bagaimana informasi ini akan mempengaruhi biaya modal
dan keputusan struktur modal Perusahaan Blades.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Holt telah mengumpulkan informasi mengenai ukuran perusahaan, akses ke
pasar modal Thailand, manfaat diversifikasi dari ekspansi di Thailand,
eksposur terhadap risiko nilai tukar, dan eksposur risiko negara.

 Meskipun ekspansi Perusahaan Blades ke Thailand menjadikan Perusahaan


sebagai MNC, Perusahaan Blades masih berukuran relatif kecil dibandingkan
dengan produsen roller blade lainnya di AS .

 Ekspansi Perusahaan Blades ke Thailand akan memberikan akses ke pasar


uang dan modal di Thailand.

 Negosiasi dengan berbagai bank komersial di Thailand menunjukkan bahwa


Blades dapat meminjam dengan tingkat bunga sekitar 15%, dibandingkan
dengan 8% di Amerika Serikat.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Ekspansi ke Thailand akan mendiversifikasi operasi perusahaan. Namun,
Perusahaan Blades juga akan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di
Thailand serta Amerika Serikat.
 Holt melihat hal ini sebagai keuntungan besar karena arus kas perusahaan
tidak lagi hanya tergantung pada ekonomi AS. Akibatnya, ia percaya bahwa
probabilitas kebangkrutan perusahaan akan berkurang.
 Namun, jika Blades menetapkan anak perusahaan di Thailand, semua
penghasilan anak perusahaan akan disetorkan kembali ke perusahaan induk
di AS, yang meningkatkan risiko nilai tukar.
 Hal ini harus diperhatikan karena perkiraan ekonomi saat ini untuk Thailand
menunjukkan bahwa baht akan terdepresiasi selama beberapa tahun ke
depan.
 Selanjutnya, Holt telah melakukan analisis risiko negara untuk Thailand,
hasilnya adalah tingkat risiko negara Thailand cukup tinggi.
Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.
Lanjutan…
 Mengenai tingkat risiko sistematis Perusahaan Blades, Holt telah
menentukan bagaimana beta (risiko sistematis) Perusahaan Blades akan
dipengaruhi oleh pembentukan anak perusahaan di Thailand.

 Holt percaya bahwa beta Perusahaan Blades akan turun dari tingkat saat ini
dari 2,0-1,8 karena eksposur perusahaan untuk kondisi pasar AS akan
dikurangi dengan ekspansi ke Thailand.

 Selain itu, Holt memperkirakan suku bunga bebas risiko adalah 5% dan
tingkat pengembalian yang diminta di pasar adalah 12%.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Lanjutan…
 Holt mendapatkan informasi bahwa biaya hutang dan biaya ekuitas lebih
tinggi di Thailand dibandingkan di AS.
 Bank komersial di Thailand membutuhkan suku bunga yang lebih tinggi. Hal
ini disebabkan karena premi risiko yang lebih tinggi, yang mencerminkan
tingkat dari ketidakpastian ekonomi yang lebih besar di Thailand.
 Biaya ekuitas juga lebih tinggi di Thailand daripada di AS. Thailand bukan
merupakan negara berkembang spt AS, dan berbagai peluang investasi
tersedia untuk investor Thailand, meningkatkan opportunity cost. Namun,
Holt tidak yakin bahwa ini biaya ekuitas yang lebih tinggi di Thailand akan
mempengaruhi perusahaan, karena semua pemegang saham Perusahaan
Blades berada di AS.
 Holt telah meminta Anda untuk menganalisis informasi ini dan untuk
menentukan bagaimana hal tsb dapat mempengaruhi biaya modal dan
struktur modal perusahaan.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Soal 1
 Jika Blades berekspansi ke Thailand, menurut Anda biaya modal akan lebih
tinggi atau lebih rendah dari biaya modal produsen roller blade yang
beroperasi hanya di Amerika Serikat?

 Untuk mendukung jawaban Anda, uraikan bagaimana karakteristik


Perusahaan Blades membedakannya dari produsen roller blade dalam negeri.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban
 Biaya modal Perusahaan Blades akan lebih tinggi dari biaya modal produsen
roller blade yang beroperasi di AS akibat dari ekspansi perusahaan ke
Thailand.
 Ukuran perusahaan MNC, akses ke pasar modal internasional, dan
diversifikasi internasional umumnya akan menguntungkan bagi biaya modal
MNC. Namun, Blades masih berukuran relatif kecil dibandingkan dengan
produsen roller blade AS lainnya, shg tidak menerima perlakuan istimewa
dari kreditur.
 Meskipun ekspansi ke Thailand akan memberikan akses ke pasar modal di
Thailand, namun suku bunga di Thailand relatif tinggi. Dengan demikian,
akses ke pasar modal Thailand tidak akan mengurangi biaya modal Blades.
 Tingginya tingkat nilai tukar dan risiko negara juga akan meningkatkan biaya
modal Perusahaan Blades.
 Ekspansi ke Thailand akan meningkatkan biaya modal Perusahaan Blades.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban

Faktor yang Mempengaruhi


Perusahaan Kecil Perusahaan Besar
Biaya Modal
Perlakuan Istimewa dari Kreditur Tidak Ya
Akses ke pasar modal internasional Tidak Ya
Diversifikasi Internasional Ya Ya
Eksposur terhadap risiko nilai tukar Ya Ya
Eksposur terhadap risiko negara Ya Ya

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Soal 2
 Menurut CAPM, bagaimana required rate of return Perusahaan Baldes
dipengaruhi oleh ekspansi ke Thailand?

 Bagaimana hasil ini mempengaruhi jawaban Anda untuk pertanyaan 1?

 Apakah Blades harus menggunakan required rate of return yang dihasilkan


dari CAPM untuk discount factor arus kas dari anak perusahaan Thailand
untuk menentukan NPV-nya?

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban
 Sebelum Perusahaan Blades melakukan ekspansi ke Thailand, required rate of
return sesuai CAPM:
 ke = Rf + B(Rm – Rf)
 ke = 5% + 2%(12%-5%)
 ke = 19%
 Setelah Perusahaan Blades melakukan ekspansi ke Thailand, required rate of
return sesuai CAPM:
 ke = Rf + B(Rm – Rf)
 ke = 5% + 1,8%(12%-5%)
 ke = 17,6%

 Required rate of return menurun sebesar 1.4 %, sebagai akibat dari ekspansi
Perusahaan Blades ke Thailand.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban
 Jawaban atas pertanyaan 1 menunjukkan bahwa biaya modal Blades akan
meningkat sebagai akibat dari ekspansi ke Thailand. CAPM mempertimbangkan
hanya risiko sistematis (non-diversifiable). Risiko perusahaan Baldes di pasar AS
akan menurun sebagai akibat dari ekspansi ke Thailand, maka risiko sistematis
akan menurun, sehingga menghasilkan beta yang lebih rendah. Jawaban
pertanyaan 1 mempertimbangkan risiko yang tidak sistematis (diversifiable),
risiko yang terkait dengan operasi di Thailand, seperti risiko nilai tukar dan
risiko negara Thailand. Pertimbangan risiko tidak sistematis ini dalam biaya
modal menghasilkan biaya modal yang lebih tinggi.
 Banyak perusahaan multinasional pertimbangkan risiko tidak sistematis ketika
beroperasi di negara asing. Jika Perusahaan Blades hanya beroperasi di AS dan
Thailand, kondisi ekonomi di Thailand mungkin akan memiliki dampak besar
pada arus kas perusahaan. Akibatnya, Blades dapat mempertimbangkan risiko
tidak sistematis dalam penilaian biaya modal. Dengan demikian, Blades sebaiknya
tidak menggunakan required rate of return yang dihasilkan dari CAPM untuk
diskon arus kas dari anak perusahaan Thailand.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Soal 3
 Jika Blades meminjam dana di Thailand untuk mendukung anak
perusahaan di Thailand, bagaimana hal ini akan mempengaruhi biaya
modal? Mengapa?

 Jawaban:
 Jika Blades meminjam dana di Thailand untuk mendukung anak
perusahaan di Thailand, biaya modal akan meningkat. Hal ini karena
biaya utang di Thailand lebih besar dibandingkan di AS.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban

Pengaruhnya terhadap
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Faktor
Biaya Modal
Tinggi Meningkatkan
Suku Bunga
Rendah Menurunkan
Ketidakpastian Keadaan Tinggi Meningkatkan
Ekonomi Rendah Menurunkan

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Soal 4
 Mengingat tingginya tingkat suku bunga di Thailand, tingginya tingkat
risiko nilai tukar, dan tingkat risiko negara yang tinggi, apakah Blades
akan lebih banyak atau lebih sedikit untuk menggunakan utang dalam
struktur modal sebagai akibat dari ekspansinya ke Thailand?
Mengapa?

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


Jawaban
 Tingginya tingkat suku bunga, risiko nilai tukar, dan risiko negara di Thailand,
tidak pasti apakah Blades akan menggunakan lebih banyak atau lebih sedikit
utang dalam struktur modalnya sebagai akibat dari ekspansinya ke Thailand.
 Tingginya biaya dana pinjaman di Thailand menghalangi Blades untuk
mengakses pasar modal di Thailand.
 Sebaliknya, ekspektasi depresiasi kurs baht di masa depan mendorong
Blades untuk meminjam dana di Thailand (menggunakan dana perusahaan
induk) untuk mengurangi arus kas baht yang disetorkan kembali ke AS.
 Selanjutnya, jika Blades terkena tingkat risiko negara yang tinggi, Perusahaan
dapat menggunakan pembiayaan utang yang lebih banyak di Thailand untuk
memberikan kreditur Thailand perhatian khusus dan memastikan bahwa
Blades diperlakukan secara adil oleh pemerintah Thailand.
 Struktur modal Perusahaan Blades sangat tergantung pada tingkat
pertimbangan yang diberikan pada faktor-faktor tersebut.

Made Reina Candradewi, S.E., M.Sc.


TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai