Anda di halaman 1dari 21

Nyeri

Michael Wy
406162061

Pembimbing :
dr. Budi Wahono, Sp.An
 Nyeri adalah pengalaman sensorik danemosional yang tidak menyenangkan

terkaitemosional yang tidak menyenangkan terkaitkerusakan jaringan, baik aktual


maupunkerusakan jaringan, baik aktual maupunpotensial atau yang digambarkan
dalampotensial atau yang digambarkan dalambentuk kerusakan tersebut.bentuk
kerusakan tersebut.

 The IASP defined pain : unpleasant sensory and emotional experience associated

with actual or potential tissue damage, or described in terms of such damage


 4 tahap transmisi nyeri

 Transduction: mengubah energi (suhu, mekanik,

kimia) menjadi impuls saraf oleh reseptor sensorik


nociceptor

 Transmission: pengiriman sinyal neural dari tempat

terjadinya tranduksi ke saraf tulang belakang dan otak

 Perception: impuls di transmisi ke area otak paling

tinggi yang diidentifikasi sebagai rasa nyeri

 Modulation: menghambat atau memfasilisasi input

dari otak
 Nociceptor adalah reseptor sensorik yang sangat sensitif terhadap kerusakan yang
menyebabkan trauma.
 Stimulus dari nociceptor ini akan melewati 2 jenis serabut :
 C-Fibers : serabut yang ukuran nya lebih kecil, tidak bermyelin dan lebih lama untuk mengirimkan
impuls nyeri
 A-Delta Fibers : serabut yang ukurannya lebih besar, bermyelin dan lebih cepat untuk mengirmkan
impuls nyeri
 Ketika terjadi trauma : kerusakan cell yang akan mengeluarkan macam produk dan
mediator inflamasi ( prostaglandin, substanse p, bradikinin, histamine)
 Analgesik opioid / analgesik narkotika

 Merupakan kelompok obat yang memiliki sifat-sifat seperti opium atau morfin. Golongan obat ini

terutama digunakan untuk meredakan atau menghilangkan rasa nyeri

 Analgesik non opioid/ non narkotik

 Semua analgetik non-opiod merupakan obat anti peradangan nonsteroid(NSAID).Seperti golongan

salisilat seperti aspirin, golongan para amino fenol seperti paracetamol, dan golongan lainnya seperti
ibuprofen, asam mefenamat, naproksen/naproxen

 Penggunaan utama opioid ini adalah untuk mengatasi rasa nyeri yang tidak hilang dengan

analgesik biasa. Penggunaan lain senyawa opioid ini adalah antidiare (loperamid) dan antitusif
(terutama kodein). Penggunaan obat-obat ini harus hati-hati karena mendepresi pusat
pernapasan dan menimbulkan adiksi (kecanduan) serta ketergantungan psikis dan fisik.
Menurut jenis zat kimianya, opioid dibedakan berdasarkan :

 Derivat fenilpiperidin (morfin dan alkaloid opium alamiah lainnya), termasuk kodein, heroin,
hidromorfon, oksikodon, levorfanol.

 Derivat fenilheptilamin (difenilheptan), termasuk: metadon (analgesik) dan propoksifen.

 Derivat fenilpiperidin, meperidin (analgesik), alfaprodin, anileridin, fentanil, difenoksilat, dan


aloperamid.
 Morfin  Metadon

 Indikasi : meredakan atau menghilangkan nyeri  Indikasi : jenis nyeri yang dapat di pengaruhi metadon sama
dengan jenis nyeri dapat dipengaruhi morfin.
hebat, mengurangi atau menghilangkan sesak
napas akibat edema pulmonal yang menyertai  Efek samping : perasaan ringan, pusing, kantuk, fungsi mental
terganggu, berkeringat, pruritus, mual dan muntah.
gagal jantung kiri, menghentikan diare
 Efek samping : mual, muntah, depresi napas,  Fentanil
urtikaria, eksantem, dermatitis kontak, pruritus,  Indikasi : menangani nyeri kronis pada pasien yang memerlukan

bersin, intoksitasi akut terjadi akibat percobaan analgesik opioid

bunuh diri.  Efek samping : hipoventilasi, mual, muntah, sembelit / susah


buang air besar, somnolen, bingung / kekacauan, halusinasi,
 Sediaan : Pulvus opii mengandung 10% morfin dan
euforia ( keadaan emosi yang gembira berlebihan ) , gatal – gatal
<0,5% kodein.Yang mengandung alkoloid murni di
, dan retansi urin.
gunakan untuk pemberian oral / parenteral ialah
 Kontra indfikasi : bukan untuk nyeri setelah op, lansia, gangguan
garam HCL, garam sulfat ataufosfat alkoloid morfin
fungsi hati dan dinjal, penyakit paru, bradiaritmia, tumor otak,
dangan kadar 10 mg/mL
hamil dan menyusui.
 Berdasarkan derivatnya, analgetik non-opiod dibedakan atas 8 kelompok yaitu :

 Derivat Paraaminofenol : Parasetamol

 Derivat Asam Salisilat : asetosal, salisilamid dan benorilat

 Derivat Asam Propionat : ibuprofen, ketoprofen

 Derivat Asam Fenamat : asam mefenamat

 Derivat Asam Fenilasetat : diklofenak

 Derivat Asam Asetat Indol : indometasin

 Derivat Pirazolon : fenilbutazon

 Derivat Oksikam : piroksikam


Nama Nama Generik/ Mekanisme kerja Indikasi Bentuk Sediaan Obat Interaksi obat Efek Samping Obat Perhatian ADME Referensi
Golongan Dagang (BSO) & dosis (ESO) penggunaan
Derivat Asam Aspirin Menghambat sintesa Analgesik, Antipiretik, Generik Tablet 80 mg, ACE inhibotor: Gangguan GIT seperti Hipersensitif, A: cepat dan baik MIMS 2007,
Salisilat (Aspilet, prostaglandin Antiinflamasi 500 mg menurunkan efek mual, rasa tidak enak Gangguan perdarahan, diabsorbsi di GIT per oral Mosby`s. 2006,
Farmasal, Antiplatelet agregasi Paten: Tab salut entericantihipertensi di perut, kram, heart Perdarahan GIT, daripada per rektal Martindale: the
Aptor) 50 mg, 80 mg, 100 mg, Antasida: menurunkan burn, reaksi alergi Gangguan fungsi hepar & D: protein binding 80-90% complete
160 mg, 500 mg konsentrasi salisilat ginjal, terdisitribusi luas drugs
Kortikosteroid: Hamil trimester III, M: di hepar reference,
meningkatkan risiko Ulkus peptikum, E: melalui urine Farmakologi
Dosis; ulkus dari GI dan Asma T ½ 2-3 jam. dan terapi.
Dws 325-1000 mg/4-6 meningkatkan ekskresi FKUI
dosis salisilat
Anak 10-15 mg/kg/dosis Diltiazem:
meningkatkan efek
antiplatelet
Anikoagulan:
meningkatkan risiko
perdarahan
Derivat Asam Ibuprofen Menghambat Antiinflamasi & Generik: tablet Aminoglikosida: CNS:ansietas, riwayat penyakit saluran A: per oral onset ½ jam, MIMS 2007,
Propionat (Bufect, bufect siklooksigenase scr Analgetik 200 mg, 400 mg ↓bersihan aminog dgn bingung, depresi, cerna bagian atas, ulkus puncak 1-2 jam Mosby`s. 2006,
forte, reversible RA, OA, dismenorhea Children’s motrin: syr ↑kadar aminoglikosid dizziness, mengantuk, peptikum, kegagalan D Martindale: the
Fenris, (menghambat sintesa primer, gout, nyeri, 100 mg/5mlx60 ml & potensi toksisitasnya lemah, insomnia, fungsi ginjal, gagal M: hepar metabolit complete
Proris, PG), scr nonselektif demam, tokolisis pd (tu indometasin pd tremor jantung, hipertensi & inaktif dalam 24 jam drugs
Dofen 200/400) ↓pemb. PG persalinan prematur, Dosis: antiinflamasi bayi premature) CV: CHF, disritmia, keadaan lain yg E: Tdk dieksresi ke ASI reference,
&tromboksan A2, efek mencegah ↓kognisi, , dewasa 3-4x400-800 mg. Antikoagulan: HT, edema perifer, berhubungan dengan T ½ 2-4 jam Farmakologi
bervariasi pd sintesis Ca colon, fibrosis kistik, Maksimal 3200 mg/hari. ↑↑hipoprotrombinemia takikardi retensi cairan & dan terapi.
lipoksigenase & sakit kepala Analgetik 3-4x200-400 , ↓agregasi platelet EENT: pandangan gangguan koagulasi FKUI
produksi leukotrien, mg,maksimal 1600 dgn ↑perdarahan kabur, kehilangan intrinsik. Jgn digunakan
antiinflamasi, mg/hari. lambung pendengaran, tinnitus pada kehamilan trimester
antipiretik, aktivitas Anak 20 mg/kgBB/ hari antiHT: menghambat GI: anoreksia, hepatitis 3
analgetik, (<1600 mg/hari efek antiHT obat tsb kolestasis, konstipasi,
menghambat agregasi analgetik, >1600 mg/hr corticosteroid:↑resiko keram, diare, mulut
platelet. inti inflamasi) ulkus GI kering, flatulens,
siklosporin:↑nefrotoksi perdarahan GI,
k jaundice, mual, ulkus
litium:↓bersihan litium peptik, muntah
(mllPG)->↑kdr litium GU: azotemia,
serum toksik hematuri,
MTX: ↓sekresi MTX dr nefrotoksisitas,
renal↑kadar MTX oliguria
PPA: Rx HT akut Heme: diskrasia darah,
K-sparing ↑wkt perdarahan
diuretic:↑hiperkalemi Kulit: pruritus,
Triamterene: ARF purpura, ruam,
bersama dgn berkeringat
indometasin.
Derivat Asam Inhiibisi Dismenorhea, Tablet 500mg Aminoglikosida:↓ CNS: dizziness, Kehamilan, Ulkus A:per oral; kadar MIMS 2007,
Asam mefenamat Siklooksigenase demam, kapsul 250 mg bersihan &↑kadar sakit kepala, light peptikum puncak 2-4 jam, Mosby`s.
Fenamat (Analspec, reversible menorhagia, OA, aminoglikosida & headedness D:ikatan protein >90 2006,
Landson, (inh.sintesis PG), nyeri LBP, sindrom Dosis: potensi toksisitas CV: nyeri dada, % Martindale:
Benostan, scr nonselektif premenstrual, Dewasa: per oral Antikoagulan : CHF, disritmia, M: di liver the
Asimat, ↓pemb. PG & rheumatoid 500 mg pc, hipoprotrombine edema, HT, E: urin (metabolit) complete
Dolfenal, tromboksan A2, arthritis kemudian 250 mg/6 mia, ↓agregasi hipotensi, T ½ 2-4 jam drugs
Mefinal, efek bervariasi jam (tidak >7 hari) platelet palpitasi, reference,
Molasic, pd sint. dgn↑resiko takikardia Farmakolog
Ponstan Pfi) Lipooksigenase& perdarahan ENT: mata kering, i dan terapi.
pproduksi lambung ggn FKUI
leukotrien; Anti HT: inhibisi pendengaran,
antiinflamasi, efek anti HT diare, dyspepsia,
antipiretik, aktiv Corticosteroid: flatulence, ukus
analgetik, ↑ulserasi gaster duodenal/gaster,
menghambat Siklosporin:↑resik hepatitis, nausea,
agregasi platelet o nefrotoksik adanya darah dlm
Lithium:↓bersihan feses,
litium pancreatitis,
MTX:↓sekresi muntah
MTX dr GU: ARF
renal↑kadar Heme:agranulosit
MTX osis, eusinofilia,
PPA: Rx leucopenia,
hipertensif neutropeni,
K-sparing pansitopeni,
diuretic: ↑potensi trombositopeni
hiperkalemi Metab:
Triamteren: ARF + hiperglikemi,
indometasin (hati- hiperkalemi,
hati dgn NSAID ) hipoglikemi,
lain hiponatremi
Resp:
bronkospasm.dis
pnea,
Kulit:
fotosensititvitas,
ruam
Derivat Diklofenak Menghambat Antiinflamasi, Tablet 50 mg, 100 Aminoglikosida: Sakit kepala, kram Hipersensitif, A: onset 30 menit, MIMS 2007,
Asam (Aclonac, sintesa Analgesik , mg, Tablet salut meningkatkan abdomen, mual, Porphyria, Ulkus peak 2-3 jam, dan Mosby`s.
Fenilasetat Diclomec, prostaglandin Osteoarthritis, selaput 25 mg, 50 mg, konsentrasi muntah, konstipasi, peptikum, Laktasi durasi 8 jam 2006,
Nadifen, Rheumatoid arthritis, 75 mg, 100 mg aminoglikosida diare, rash, edema Gangguan fungsi D: protein binding Martindale:
Voltadex) Ankylosing Tablet dispersibel 50 Antikoagulan: perifer atau retensi hepar & ginjal 99%, distribusi luas the complete
spondylitis, mg, Kapsul SR 100 meningkatkan cairan, gangguan M: di hepar drugs
Dysmenorrhea, mg, Tetes 15 mg/mL, risiko penglihatan, E: melalui urine reference,
Actinic keratoses Ampul 25 mg/3mL, 75 hipoprotrombinemi overdose ARF, T1/2 1,2-2 jam Farmakologi
mg/3 mL a, menurunkan ulkus peptikum, dan terapi.
aggregasi platelet perdarahan GI, FKUI
Dosis Antihipertensi: jaundice,
Dewssa 50-100 mg/2- menurunkan efek nephrotixic
3x/hari antihipertensi (hematuria, dysuria,
Anak 2-3 mg/kg/hari kortikosteroid: proteinuria).
meningkatkan
risiko gi bleeding

Derivat Indometasin Menghambat Antiinflamasi, Kapsul 75 mg, 100 Aminoglikosida: Gangguan GI, Ulkus peptikum, A : PO baik di GI MIMS 2007,
Asam (Dialon, sintesa Analgesik mg, tablet 25 mg, meningkatkan diskrasia darah, Diskrasia darah D : protein binding 92- Mosby`s.
Asetat- Benocid) prostaglandin konsentrasi reaksi hipersensitif, berat,Gangguan 99% 2006,
inden/ Dosis aminoglikosida tinitus, peningkatan fungsi hepar, ginjal, & M: di hepar Martindale:
indol Dewasa 100-200 Antikoagulan: kadar BUN, SGOT, jantung berat, E: melalui urine dan the complete
mg/2x/hari meningkatkan SGPT, & ALP, Hipertensi, empedu dalam bentuk drugs
Anak 1-2 mg/kg/hari risiko penurunan volume Pankreatitis berat, utuh dan metabolitnya reference,
hipoprotrombinemi urine, mengantuk, Hipersensitif, T1/2 2-4 jam Farmakologi
a, menurunkan palpitasi. Hamil dan terapi.
aggregasi platelet FKUI
Antihipertensi:
menurunkan efek
antihipertensi
kortikosteroid:
meningkatkan
risiko perdarahan
GIT
Derivat Fenilbutazon Urikosurik Hiperurisemia Kapl salut selaput Steroid anabolic, Retensi Na&Cl & Ggn GI, karvas, ggn A: MIMS 2007,
Pirazolon (Phenylbuta- menghambat terkait gout & 125 mg kumarin, insulin, ↓diuresis hepar D: Mosby`s.
zon Berlico, reabsorpsi as. arthritis gout, (Fenilbutazon obat hipoglikemik odemavolume (ikterus&hepatitis) M:mikrosom hati 2006,
Akrofen, Urat di adjuvant Berlico) oral, alcohol, plasma payah KI: Px riwayat oksifenbutazon& J- Martindale:
Berlizon) tub.prox.,mening ATB:↑&memperpan asetosal atau jantung inflamasi pd OH fenil butazon the
katkan ekskresi jang konsentrasi Dosis: RA aktif, OA NSAID yg lain, dizziness,sakit abdomen dg/tanpa E:T1/2 50-65 jam complete
as.urat;mengham serum akut, Spond.ankilosa kortikosteroid kepala ulkus/diskrasia drugs
bat sekresi penisilin&cephalos aktif 300-600 GI: anoreksi, mual, darah. Px ulkus reference,
tubulus phorin;kalsinosis. mg/hari terbagi 3-4 muntah, peptikum. Ggn Farmakologi
dosis, dapat GU: nyeri koagulasi darah.HT dan terapi.
UrikosurikTx diturunkan 200-300 costovertebral, berat. Penyakit FKUI
gout Antiinflamasi mg/hari dalam dosis hematur, tiroid, sindr Sjogren,
=efek terbagi. Berikan sindr.nefrotik, asma, rhinitis akut yg
antiinflamasi bersama makanan urinasi diperburuk dgn
salisilat u/ cegah iritasi Heme: anemia, asetosal/penghamba
Antirematik>>> anemia aplastik, t sintesa PG yg lain.
Urikosurik>> an.hemolitik GGn berat f/I
Krn ES, tdk (G6PD) jantung, hati & ginjal.
digunakan u Pemakaian kronik
AG&AP :↑anemia aplastik
& agranulositosis

Derivat Piroksikam memproduksi Rheumatoid artritis Kapsul 10 mg, 20 mg Aminoglycosida, Dispepsi, Mual, Ulkus pepikum, MIMS 2007,
Oksikam (Felden) efek analgetik dan akut dan kronis, Dosis: Dewasa 10-20 Antikoagulan, Dizzines, Diare, Inflamasi kronis di Mosby`s.
antipiretik dengan osteoartritis mg/hari dosis Antihipertensi, Konstipasi,Nyeri GIT, Ulserasi atau 2006,
menghambat tunggal. kortikosteroid, abdomen dan perdarahan GIT, Martindale:
sintesis Anak 0,2-0,3 Siklosporin, kram, Stomatitis, hipersensitif the
prostaglandin mg/kgbb/hari Lithium, Hipertensi, complete
maksimum 15 Methotrexate, Urtikaria, Disuria, drugs
mg/hari Phenilpropanolami Ecimosis, reference,
n, triamterence Pandangan kabur, Farmakologi
insomnia dan terapi.
FKUI
TERIMA KASIH