Anda di halaman 1dari 26

GRAVIMETRI

OLEH:
ASTRI HANDAYANI
NRP. 122017058P

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Gravimetri

Teori Dasar Metode Soal

Kinerja Pengendapan Penguapan Elektrogravimetrik Penyelesaian

Kelebihan dan
Kekurangan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Teori Dasar

• Gravimetri adalah analisa yang di lakukan


secara kuantitatif dengan prinsip dasar
pemurnian dan penimbangan. Gravimetri juga
bisa di sebut proses isolasi dan pengukuran
berat suatu unsur atau senyawa tertentu.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Kinerja Metode Gravimetri

Relative lambat
Memerlukan sedikit peralatan
Tidak memerlukan kalibrasi
Akurasi 1-2 bagian per seribu
Sensivitas
Selektifitas
Soluble (mudah larut) dan insoluble (sukar larut)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Kelebihan Analisa Gravimetri

 Pengotor dalam sampel dapat diketahui.


 Mudah dilakukan
 Hasil analisisnya spesifik dan akurat.
 Tidak memerlukan kalibrasi.
 Presisi.
 Sensitif.
 Memerlukan sedikit peralatan

Kekurangan Analisa Gravimetri


 Membutuhkan waktu yang cukup lama.
 Hanya dapat digunakan untuk kadar komponen yang cukup
besar

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode
Penguapan

Metode Metode
Pengendapan Elektrogravimetrik

Metode
Gravimetri

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Langkah
Kerja

Metode
Pengendapan

Prinsip Dasar
Perhitungan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

Prinsip metode ini adalah :


“Mengubah bentuk komponen- komponen yang
diinginkan menjadi bentuk yang sukar larut.”

Dasar reaksi: aA + rR  AaRr

Keterangan :
a : Mol dari analit A
AaRr : Endapan Murni
r : Mol dari Reagen
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA
Metode Pengendapan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

Persiapan larutan sampel dan pereaksi

Pereaksi Pengendap

• Senyawa Anorganik :
Contoh : NH4OH untuk Fe3+
H2SO4 untuk Ba2+
HCl untuk Ag+
NaOH untuk Cu2+

• Senyawa Organik:
Contoh : dimetilglioksim untuk nikel
8-hidroksikuinolin untuk magnesium
1-nitroso-2 naftol untuk kobal
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA
Metode Pengendapan

Pengendapan

Cara Mengendapkan:

• Pengendapan dilakukan dalam larutan encer.


• Pereaksi ditambahkan perlahan-lahan sambil
diaduk
• Pengendapan dilakukan dalam larutan panas
• Pengendapan dilakukan pada pH dekat daerah pH
dimana endapan terjadi secara kuantitatif
• Endapan di-digest

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

Penyaringan dan Pencucian


Endapan

• Endapan disaring dengan kertas saring


bebas abu dan cawan pengering atau
penyaring gelas.

• Endapan perlu dicuci utk menghilangkan


larutan induk yang melekat dan zat
pengotor yang larut.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

Pengeringan , Pemijaran Endapan dan


Penimbangan

• Tujuan Pengeringan: menghilangkan air dan


segala zat yang mudah menguap.

• Tujuan pemijaran : merubah endapan kedalam


suatu senyawa kimia yang rumusnya diketahui
dengan pasti

• Setelah semua endapan menjadi abu, cawan


didinginkan di dalam eksikator sampai
dingin.baru kemudian ditimbang.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

• Syarat bentuk senyawa yang diendapkan :


• Kelarutannya rendah.
• Endapan mudah disaring dan dicuci.
• Endapan mudah diubah menjadi bentuk senyawa yang dapat
ditimbang.

 Syarat senyawa yang di timbang :


• Stoikiometri
• Mempunyai kestabilan yang tinggi
• Faktor gravimetrinya kecil

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Pengendapan

Perhitungan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Langkah
Kerja

Metode
Penguapan
Penetapan
Tujuan kadar air
dengan
penguapan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Penguapan

Metode ini digunakan untuk


• Menetapkan komponen-komponen dari suatu senyawa yang relatif
mudah menguap
• menentukan kadar air (hidrat) dalam suatu senyawa atau kadar air
dalam suatu sampel basah

• Langkah kerja
– Analit diuapkan
– ditimbang
– bagian yang hilang ditentukan.

• Contoh :
Penentuan kadar air dalam makanan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Penguapan

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam


penetapan kadar air dengan penguapan

• Padatan yang akan dikeringkan hendaknya dihaluskan hingga


sehalus mungkin
• Padatan itu disebar merata dalam botol timbang sehingga
tingginya sama
• Bila botol timbang bertutup, maka selama pemanasan botol
dalam keadaan terbuka, tetapi setelah selesai pemanasan
hendaknya selalu tertutup sampai selesai ditimbang.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Teori Dasar

Metode
Elektromagnetik

Langkah
Kerja

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Elektrogravimetrik

• Metode elektrogravimetrik dilakukan secara


elektrolisis dengan mereduksi ion-ion logam terlarut
menjadi endapan logam.
• Endapan yang terbentuk selanjutnya dapat
ditentukan berdasarkan beratnya, misalnya
mengendapkan tembaga terlarut dalam suatu
sampel cair dengan cara mereduksi. Cara elektrolisis
ini dapat diberlakukan pada sampel yang diduga
mengandung kadar logam terlarut cukup besar
seperti air limbah.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Metode Elektrogravimetrik

Langkah Kerja

• Zat yang dianalisa ditempatkan didalam sel


elektrolisa
• Setelah dilakukan elektrolisa, logam yang
mengendap pada katoda ditimbang

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Contoh soal

Sebuah contoh asam klorida seberat 0,6025 g


telahdilarutkan dalam air dan kloridanya diendapkan
dengan perak nitrat berlebih. Endapan perak klorida
disaring, dicuci dan dikeringkan serta diketahui
beratnya 0,7134 g. Hitung presentase klorida (Cl)
dalam contoh

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Penyelesaian

Diketahui
• Berat contoh : 0,6025 g
• Berat endapan : 0,7134 g
Ditanya : % Klorida (Cl) dalam sampel ?
Jawab :
Langkah 1
Tentukan stokiometrinya Cl- + Ag+  AgCl(s) Dari reaksi
terlihat bahwa1 mol Cl menghasilkan 1 mol AgCl atau
dengan kata lain 1 mol Cl = mol AgCl

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Langkah 2

• Perhitungan bobot analit (Cl)


mol Cl = mol AgCl
Bobot Cl = bobot AgCl
BA Cl BM AgCl
Bobot Cl = 0,7134
35,5 143,32
Bobot Cl = 0,7134 g x 35,5
143,32
= 0,1767 g

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA


Langkah 3
Penghitungan Kadar ( % Cl)
% Cl = bobot Cl x 100
bobot sampel

% Cl = 0,1767 g x 100
0,6025

%Cl = 29,33 %

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TEKNIK KIMIA