Anda di halaman 1dari 46

Alat

Classifying centrifuges
Dense-medium separators (sink and float processes)
Flotation separators (froth-flotation)
6. Classifying centrifuges
Centrifuges digunakan untuk klasifikasi butir pada range ukuran
di bawah 10 µm.
Ada 2 tipe:
- solid bowl centrifuges, biasanya dengan cylindrical, conical
bowl, berputar sekitar sumbu horisontal
- "nozzle" bowl machines, dilengkapi discs.

7. Dense-medium separators (sink and float processes)


Solid dengan densitas beda dapat dipisah dengan merendam
dalam fluida dengan densitas intermediate. Solid berat
tenggelam ke bawah dan yang enteng mengapung ke permukaan.
Suspensi butir halus dalam air sering dipakai sebagai dense liquid
(heavy-medium). Teknik ini digunakan secara ekstensif untuk
memekatkan bijih mineral.
2
8. Flotation separators (froth-flotation)
Proses froth-flotation dipakai ektensif untuk memisah solid
yang dipecah halus. Pemisahan berdasar beda sifat permukaan
bahan.
•Butir disuspensikan dalam aerated liquid (biasanya air), dan
gelembung udara lebih melekat ke butir dari unsur tertentu
dan membawanya ke permukaan. Digunakan frothing agents
sehingga bahan yang dipisah ditahan pada permukaan
sebagai busa dan dapat dihilangkan.
•Froth-flotation adalah suatu teknik pemisahan yang
digunakan secara ekstensif, memiliki aplikasi yang luas pada
industri proses mineral dan industri lain.
•Dapat dipakai untuk butir berukuran 50 - 400 µm.
3
Perry
Mechanical centrifugal separator

Di Fig. 17-45, exhauster atau fan dan


dust collector digabung menjadi satu
unit. Blade dibentuk khusus untuk
mengarahkan debu yang dipisah ke
dalam annular slot menuju ke collection
hopper sedangkan cleaned gas mengalir
lanjut.

4
•Meski tidak ada data komparatif, efisiensi pemisahan alat
tipe ini mungkin dapat dibandingkan dengan efisiensi dari
satu unit high-pressure-drop-cyclone.
•Clearance alat ini lebih kecil dan medan sentrifugal lebih
tinggi dari siklon, tapi kelebihan ini barangkali dikompensasi
oleh path gas yang pendek dan tingkat turbulensi yang tinggi
dengan kecenderungan adanya reentrainment padanya.
•Kelebihan utama alat ini terletak pada kompaknya, yang
mungkin menjadi pertimbangan pertama untuk alat yang
besar ataupun plant yang membutuhkan sejumlah besar
kolektor individual.
•Hati-hati jika menggunakan alat ini karena debu yang
cenderung menumpuk di permukaan solid, yang
menyebabkan tingginya bea maintenance akibat terjadinya
plugging dan rotor unbalancing.

5
Coulson vol. 2 Ch. 9 Centrifugal Separations
9.1. INTRODUCTION
Banyak situasi yang gaya sentrifugal digunakan sebagai
pengganti gaya gravitasi untuk pemisahan. Akselerasi
mungkin beberapa ribu kali dari akselerasi gravitasi.
Beberapa keuntungan:
-kecepatan pemisahan yang jauh lebih besar;
-kemungkinan mencapai pemisahan yang praktis tidak
fisibel, atau bahkan impossible, dalam medan gravitasi;
-reduksi ukuran alat.
Kemajuan terkini pada penggunaan medan sentrifugal
dalam process intensification dibicarakan di Ch.20.

6
Medan sentrifugal dapat dibangkitkan melalui dua cara:
(a) Dengan memasukkan fluida berkecepatan tangensial tinggi
ke dalam tangki silinder atau kerucut, seperti dalam
hydrocyclone dan cyclone separator. Di sini, bentuk aliran
dalam badan separator mendekati free vortex dengan
kecepatan tangensial yang berbanding terbalik terhadap
radius. Biasanya, butir besar dan berat akan terkumpul
dan terpisahkan ke dekat dinding separator, sedangkan
butir kecil dan ringan akan terbawa pergi melalui suatu
outlet dekat sumbu tangki.
(b) Melalui penggunaan centrifuge. Di sini fluida dimasukkan
ke dalam suatu rotating bowl dan diputar dengan cepat.
Karena friksi dalam fluida dengan rotational slip atau
relative motion antara lapis-lapis fluida dalam bowl sangat
kecil, maka semua liquid cenderung berotasi pada
kecepatan angular tetap ω, dan terbentuk suatu forced
vortex. Pada kondisi ini, kecepatan tangensial akan
langsung proporsional terhadap radius tempat fluida
berotasi. 7
Beberapa area penggunaan sentrifuge secara ekstensif
adalah:
(a) Untuk memisah butir berdasar ukuran atau
densitasnya.
Pemakaian medan sentrifugal pada proses
sedimentasi secara efektif menghasilkan higher rate
dari pada medan gravitasi.
(b) Untuk memisah immiscible liquid dengan densitas
berbeda, dari arus umpan dalam bentuk dispersi atau
bahkan emulsi.
Ini ekivalen dengan proses dekantasi gravitasional.
(c) Untuk filtrasi suspensi.
Di sini gaya sentrifugal menggantikan gaya gravitasi
atau gaya dari penggunaan pressure difference melalui
fiter.
8
(d) Untuk drying solid, khususnya kristal.
Liquid dapat melekat di permukaan butir solid dan
dapat terperangkap antara grup butir. Drainage
mungkin lambat dalam medan gravitasi, terutama jika
liquid memiliki viskositas tinggi. Lebih jauh, liquid
ditahan di tempatnya oleh tegangan muka yang harus
dilampaui sebelum liquid dapat dibebaskan. Ini
khususnya penting pada butir halus. Jadi, proses yang
tak mungkin dalam medan gravitasi dapat dilakukan
dalam sentrifuge.
(e) Untuk memecah emulsi dan suspensi koloidal.
Emulsi koloid dapat cukup stabil dalam medan
gravitasi, yang gaya dispersif, seperti gerak Brown,
lebih besar dibanding gaya gravitasi pada butir halus
atau droplets. Dalam medan sentrifugal yang gayanya
mungkin beberapa ribu kali lebih kuat, gaya dispersif
tidak lagi cukup untuk menjaga butir dalam suspensi
sehingga terjadi separasi. 9
(f) Untuk pemisahan gas.
Dalam industri nuklir, isotop dipisah dalam gas
centrifuge dengan gaya percepatan yang cukup besar
untuk mengatasi efek dispersif dari gerak molekuler.
Karena beda densitas yang sangat kecil antara isotop
dan antara senyawa dengan isotop yang berbeda,
diperlukan medan dengan intensitas sangat tinggi.
(g) Untuk proses transfer massa.
Karena efisiensi yang jauh lebih besar dan throughputs
yang lebih tinggi dapat diperoleh sebelum terjadi
flooding, maka centrifugal packed contactor lebih
disukai dan menggantikan packed column biasa pada
situasi yang kerapatan adalah penting, atau jika
diinginkan pengurangan holdup dari bahan yang
diproses karena sifat berbahaya mereka. Aplikasi
penting adalah dengan penggunaan gas inert dalam
desorpsi oksigen dari air laut untuk menurunkan
korosifitasnya; di North Sea oil rigs air laut digunakan
untuk pendingin dalam HE. 10
Klasifikasi sentrifuge usulan dari Records
Filtration centrifuges
(a). Batch discharge, vertical axis, perforate basket.
(b). Knife discharge, pendulum suspension, vertical axis, perforate
basket.
(c). Peeler: horizontal axis, knife discharge at speed.
(d). Pusher.
(e). Scroll discharge.
Sedimentation centrifuges
(a) Bottle spinner.
(b) Tubular bowl.
(c) Decanter — scroll discharge.
(d) Imperforate bowl — skimmer pipe discharge, sometimes also a
knife.
(e) Disc machine.
(i) Batch.
(ii) Nozzle discharge.
(iii) Opening bowl (solids ejecting).
(iv) Valve discharge. 11
Bentuk-bentuk sentrifuge (Walas)
1. Simple bowl centrifuges
2. Disc centrifuges — general
3. Disc centrifuges — various types
4. Decanting centrifuges
5. Pusher-type centrifuges
6. Tubular-bowl centrifuges
7. The ultra-centrifuges
8. Multistage centrifuges
9. The gas centrifuges.

12
1. Simple bowl centrifuges
•Bentuk bowl. Kebanyakan batch centrifuge dipasang dengan
sumbu vertikal dan karena kemungkinan beban tak merata,
maka bowl biasanya ditahan pada bearing sedang sentrifuge
ditahan dengan resilient mountings, sehingga gaya tak seimbang
yang tak bisa dihindari pada struktur penahan, dikurangi
menjadi tipikal, ≤ 5%.

•Pada sentrifuge underdriven


batch, dengan motor penggerak
dan bearing di bawah, seperti
Fig.9.6, akses ke bowl adalah
langsung, dan produk
dikeluarkan dari atas, pada alat
manual, atau dari bawah, pada
alat otomatis.
13
•Pada alat overdriven batch (penggerak di atas) dengan
bowl digantung, biasanya di bawah bowl dipasang kran
untuk memudahkan pengeluaran solid. Dengan desain
penggerak tertentu, alat dapat menangani lebih banyak
umpan slurry dari bahan freely filtering melalui putaran
lebih cepat dari pada alat under driven.
•Sentrifuge batch dengan imperforate bowl digunakan
untuk memisah butir solid dalam liquid dengan
akselerasi, atau untuk memisah campuran 2 liquid.
•Pada pemisahan solid dari liquid, solid diendapkan di
dinding bowl dan liquid dikeluarkan melalui overflow
atau skimming tube. Suspensi diumpankan kontinu
sampai terbentuk ketebalan solid tertentu di dinding;
deposit kemudian dipindahkan dengan tangan ataupun
mechanical scraper.
14
•Jika mulut bowl dipasang ke arah mendatar, solid lebih mudah
dikeluarkan karena dapat dijatuhkan langsung ke chute. Pada
sentrifuge di Fig.9.7, liquid dikeluarkan melalui skimming tube,
sedangkan solid, jika diinginkan dapat dicuci sebelum
dikeluarkan dengan cutter.
•Alat imperforate bowl kadang dipasang vertikal dengan panjang
cutter knife sepanjang kedalaman bowl.

15
•Peforated bowl digunakan untuk memisah butir
relatif besar dari liquid, seperti memisah kristal
dari larutan induk. Larutan induk melewati bed
butir dan kemudian melalui perforasi pada bowl.
•Jika sentrifuge untuk filtrasi, diletakkan suatu
ayakan kasar di atas permukaan dalam bowl dan
kain saring (filter cloth) di atas ayakan, sehingga
ada ruang di belakang kain untuk aliran flitrat ke
perforasi.
•Pada pemisahan campuran liquid, liquid yang berat
terkumpul di dinding imperforate bowl dan yang
ringan membentuk lapis dalam. Overflow weirs
diatur agar kedua konstituen dapat dikeluarkan
secara kontinu.
16
2. Disc centrifuges — general
•Pada kecepatan umpan tertentu, tingkat
pemisahan tergantung ketebalan lapis liquid yang
terbentuk di dinding bowl dan ketebalan total
bowl, karena kedua faktor mengatur waktu tinggal
campuran dalam alat.
•Tingkat pemisahan tinggi dapat diperoleh dari
bowl panjang dengan diameter kecil, meski
kecepatan yang dibutuhkan akan sangat tinggi.
•Bandingkan dengan penggunaan tambahan disk
kerucut ke dalam bowl, seperti Fig.9.8, yang
memungkinkan arus liquid terpisah ke dalam
sejumlah lapisan sangat tipis sehingga dapat
digunakan satu bowl dengan diameter lebih besar.
17
18
• Pemisahan 2 liquid dalam disc-type bowl
ditunjukkan di bagian kiri Fig.9.8.
- Liquid masuk melalui distributor AB, melewati C,
dan didistribusikan antara disc E melalui hole D.
- Liquid yang berat di ambil melalui F dan I
sedangkan yang ringan melalui G.
• Pemisahan solid halus dari liquid dalam bowl tipe
disk dan konstruksi alatnya ditunjukkan di sebelah
kanan Fig.9.8.
- di sini hanya ada liquid outlet K
- solid ditahan dalam ruang di antara ujung disk
dan dinding bowl.
19
Fig.9.9 menunjukkan pemisahan campuran air dan kotoran
dari oli dengan densitas relatif rendah, sehingga kotoran dan
air terkumpul di dekat sisi bawah disk dan bergerak radial ke
luar, sedangkan oli bergerak ke dalam, sepanjang sisi atas disk.

20
• Suatu disc bowl, meski termasuk alat berkecepatan tinggi,
dapat bekerja pada kecepatan lebih rendah relatif terhadap
kecepatan excessive yang dibutuhkan untuk bowl panjang
berdiameter kecil.
• Ukuran disc-bowl sangat jauh lebih kecil relatif dari bowl tanpa
disk, seperti Fig.9.10.

21
3. Disc centrifuges — various types
•Disc centrifuges sangat bervariasi sesuai tipe discharge-nya. Liquid
dapat keluar sendiri ataupun melalui pompa sentrifugal. Solid dapat
dikumpulkan dalam bowl, kemudian dikeluarkan secara manual
(“batch bowl”).
•Sejumlah besar alat disk (“opening bowl”) mengeluarkan solid secara
intermiten saat ports pada tepi bowl dibuka secara otomatis dengan
basis waktu ataupun diaktuasi melalui sinyal dari suatu liquid clarity
meter. Pembukaan pada alat canggih dapat diatur hanya
mengeluarkan solid saja.
•Tipe lain disc centrifuge memiliki nozzles atau orifices di tepi tempat
solid dikeluarkan kontinu, dan kadang sebagian dari solid ini di-recycle
untuk memastikan bahwa nozzles dapat menghindari terobosan cairan
jernih supernatant. Kadang nozzles ini dipasang dalam bowl. Nozzle
lain dapat dibuka dan ditutup secara listrik atau hidrostatik berdasar
tumpukan sludge dalam bowl.
•Centrifuges tipe ini dipakai untuk memproses ragi, tepung, daging,
produk ikan dan jus buah. Mereka merupakan komponen pokok
proses ekstraksi minyak dan lemak dari bahan sel. Bahan mentah
terdiri tulang, lemak binatang, sampah ikan, atau bijih tanaman, mula2
dipecah dan setelah pemisahan gravitasional awal, dilakukan
pemisahan final dari air, minyak, dan solid tersuspensi dalam sejumlah
valve nozzle centrifuges. 22
4. Decanting centrifuges
Sentrifuge kontinu tipe decanting, yang digunakan secara luas, yang ditunjukkan di Fig.9.11,
dipasang pada sumbu mendatar. Campuran solid dan liquid diumpankan ke alat melalui pipa
stasioner yang melewati salah satu support bearings, ditunjukkan di Fig.9.12. Pipa umpan
mengeluarkan campuran ke dekat pusat alat. Solid berat mengenap di dinding imperforat atau
solid bowl oleh gaya sentrifugal. Dalam bowl ada close fitting helical scroll yang berputar pada
kecepatan sedikit berbeda dari kecepatan solid bowl. Tipikal perbedaan kecepatan ada dalam
range 0.5 - 100 rpm (0.01–2 Hz).
• Di ujung bowl, dipasang kerucut sehingga diameter mengecil. Liquid mengalir melingkari helical
scroll dan keluar pada weir plate yang dilekatkan pada ujung paralel dari bowl. Solid digerakkan
oleh aksi helical scroll ke atas sampai sudut kecil dari seksi kerucut, lepas dari liquid dan
akhirnya ke luar dari alat.
• Decanters tipe ini dikenal sebagai solid bowl decanters.

23
•Variasi dari decanting centrifuge adalah screen bowl decanter,
di Fig. 9.13 dan 9.14.
Di sini ditambahkan suatu seksi perforated ke sisi berdiameter
lebih kecil dari bagian kerucut, yang dikenal sebagai screen dan
mengakibatkan drying lanjut dan/atau washing terhadap solid.

24
•Alat dapat dibuat untuk memenuhi kebutuhan proses tertentu
dengan mengubah diameter liquid keluar, kecepatan diferensial
dari helical scroll, posisi tempat umpan masuk ke alat dan
kecepatan rotasi bowl.
•Decanting centrifuges tersedia dalam berbagai ukuran diameter
dan panjang. Diameter tersedia adalah 0.2–1.5 m, dan panjang
tipikal 1.5–5 kali diameter.
•Alat yang panjang dipakai ketika diinginkan hasil clear liquids.
•Desain bowl pendek dipakai untuk membuat driest solids.
•Single machine dapat menangani umpan dengan continuous
throughputs lebih dari 250 tonnes/h (70 kg/s).

25
5. Pusher-type centrifuges
Tipe centrifuge ini dipakai untuk memisah suspensi,
dilengkapi perforated ataupun imperforate bowl. Fig.9.15
menunjukkan skema alat ini.
•Umpan masuk melalui corong kerucut dan cake
terbentuk di ruang antara tepi corong dan ujung bowl.
•Solid digerakkan intermitten sepanjang permukaan bowl
oleh reciprocating pusher.
•Pusher bergerak ke depan dan berbalik tiba2, kemudian
menunggu sampai terbentuk lapis solid berikutnya,
sebelum ke depan lagi. Di sini tebal filter cake tidak
dapat melebihi jarak antara permukaan bowl dan tepi
corong.
•Liquid keluar melalui lubang dalam bowl, atau pada
imperforate bowl, melalui suatu overflow.
•Solid dicuci oleh semprotan.
26
Figure 9.15. Pusher-type centrifuge.
1. Inlet; 2. Inlet funnel; 3. Bowl; 4. Piston; 5. Pusher disc; 6. Washing spray
27
•Fig. 9.16. adalah contoh sentrifuge tipe pusher untuk menyaring
slurry konsentrasi rendah.
•Suatu kerucut perforated pusher secara lembut menggerakkan
umpan sehingga sejumlah besar preliminary drainage berada di
dekat puncak kerucut. Solid dari suspensi partially concentrated
kemudian dihamparkan secara merata di permukaan silinder
sehingga resiko solid hilang dari bowl/tercuci dapat diminimalisir.

28
6. Tubular-bowl centrifuge
Karena pada daya pemisahan tertentu, stres di dinding
adalah minimum pada alat dengan radius kecil, maka alat
dengan daya pisah tinggi biasanya menggunakan bowl
yang sangat tinggi dengan diameter kecil.
Di laboratorium kecepatan alat sampai 50.000 rpm (1,000
Hz) untuk memberi akselerasi 60.000 kali akselerasi
gravitasi.
Dapat digunakan bahan konstruksi dengan range yang
luas.
Sentrifuge tipikal di Fig.9.17 terdiri bowl berdiameter
sekitar 100 mm dan panjang 1 m dilengkapi plat
membujur sebagai akselerator blades agar liquid cepat
mencapai kecepatannya.

29
Figure 9.17. Sectional view of the super-centrifuge 30
•Posisi interface cairan ditentukan oleh balancing gaya
sentrifugal. Bibir tepian dengan radius rw tempat liquid
berat meninggalkan bowl merupakan bagian dari suatu
removable ring, yang dapat dibuat dalam berbagai
ukuran untuk memisah liquid dari bermacam densitas
relatif.
•Sering bahan yang diumpankan mengandung sedikit
solid berat selain kedua fasa liquid. Solid ini diendapkan
di dinding dalam bowl, dan mesin dibongkar secara
periodik untuk membuangnya.
•Pemakaian umum adalah penghilangan air dan solid
tersuspensi dari minyak lumas.
•Super-centrifuge digunakan untuk penjernihan oli dan
jus buah serta penghilangan butir oversize dan undersize
dari liquid terpigmentasi. Liquid dikeluarkan secara
kontinu, tapi solid tertahan dalam bowl dan harus
dikeluarkan secara periodik. 31
7. The ultra-centrifuge
Ultra-centrifuge digunakan untuk memisah butir
koloid dan memecah emulsi.
•Alat beroperasi pada kecepatan sampai 30 rpm
(1.600 Hz) dan menghasilkan gaya 100.000 kali
gaya gravitasi untuk aliran liquid kontinu, dan
sampai 500.000 kali untuk pemisahan fase gas,
meski ukuran alatnya sangat kecil.
•Bowl biasanya digerakkan oleh turbin udara kecil.
•Ultra-centrifuge sering bekerja pada low pressure
atau dalam lingkungan hidrogen untuk mengurangi
kehilangan gesekan, dan cara ini dapat menaikkan
kecepatan maksimum 5 kali.
32
8. Multistage centrifuges
Di antara tipe khusus centrifuge adalah alat multistage yang
terdiri serial bowl yang disusun secara konsentris pada sumbu
vertikal.
•Suspensi umpan masuk ke dalam bowl terdalam dan
overflow melewati setiap bowl yang lebih besar secara
berurutan. Karena gaya pemisah berbanding langsung
dengan radius rotasi, maka butir terbesar terpisah pada stage
pertama, dan butir kecil secara bertahap terpisah di setiap
stage berikutnya. Butir terhalus dikumpulkan di bejana
terluar tempat sisa liquid ataupun suspensi ke luar.
•Sistem multistage juga dapat digabung dengan serial baffle
vertikal konsentris dalam single bowl, dengan suspensi
mengalir ke atas dan ke bawah melalui saluran annular
secara berurutan.
•Desain dan operasi adalah kompleks, dan alatnya kurang
fleksibel.
33
9. The gas centrifuge
•Satu fungsi khusus, sangat penting, dari pembuatan sentrifuge adalah
pemisahan isotop radioaktif seperti diriwayatkan oleh FISHMAN(6).
•Dapat diperoleh konsentrasi Uranium-235 dari < 1% sampai sekitar
5% melalui paparan uranium heksaflorida (UF6) ke medan sentrifugal
yang kuat.
•Perbedaan densitas yang kecil dari komponen dalam campuran
membutuhkan kecepatan yang sangat tinggi agar diperoleh
pemisahan yang diinginkan. Pertimbangan mekanis menentukan
penggunaan rotor berdiameter kecil (0.1-0.2 m) yang berputar pada
kecepatan sampai 2.000 Hz (105 rpm), yang memberi kecepatan linier
sampai 700 m/s dan akselerasi sampai 106 g di tepi luar. Pada kondisi
ini aliran gas dapat bervariasi dari aliran molekuler bebas di daerah
low pressure di bagian tengah, sampai aliran dengan angka Mach
tinggi di bagian tepi.
•Tekanan akan berubah dengan faktor 10 pada jarak sekitar 2 mm
dibandingkan jarak sekitar 20 km dalam medan gravitasi bumi.
•Untuk penggunaan di lingkungan radioaktif, centrifuge gas harus sama
sekali maintenance free. Ia telah digunakan untuk memisah isotop
xenon dan dipertimbangkan penggunaannya untuk memisah
fluorohydrocarbon.
•Gambaran beayanya, butuh investasi £ 1.000 untuk mendapat produk
0.3 g/s (10 g/h). 34
Persamaan desain
Kesetimbangan gaya pada butir jatuh bebas:
F = m.g – w.g – 6π.µ.r.v = 0
Kecepatan maksimum butir jatuh/settling velocity:
v = d².(ρₛ - ρ).g / (18.µ) ….. pers. (3.24)
Throughput maksimum (volumetrik):

dengan u₀ = settling velocity


Σ = faktor kapasitas (separating power).
Nilai Σ tidak bergantung sifat fluida dan butir, tapi
bergantung hanya pada dimensi alat, lokasi
overflow weir dan kecepatan rotasi.
35
Example 9.1
Pada tes sentrifuge, semua butir mineral dengan densitas
2.800 kg/m3 dan diameter ekivalen bola 5 µm dipisah dari
suspensi dalam air dengan pengumpanan pada throughput
volumetrik 0.25 m3/s.
1.Hitungkan nilai faktor kapasitas, Σ
2.Bagaimana size cut terkait dari suspensi butir batu bara
dalam oli yang diumpankan pada kecepatan 0.04 m3/s?.
Densitas batu bara 1.300 kg/m3, sedangkan densitas oli 850
kg/m3 dan viskositasnya 0.01 Ns/m2.
Dapat dianggap berlaku hukum Stoke.
Solution
1. Kecepatan terminal butir jatuh dengan diameter 5 µm
dalam air, dengan densitas ρ = 1.000 kg/m3, dan viskositas
µ = 10-3 Ns/m2 diberikan oleh :

36
Dari definisi kapasitas/throughput:

maka faktor kapasitas, Σ:

2. Untuk campuran batu bara-dalam-oli:

Dari pers. 3.24:

sehingga:

37
Walas Ch.19.2
FROTH FLOTATION
•Solid halus atau liquid yang tak saling larut dapat dibuat
menempel pada gelembung gas dan kemudian dipisah
dari liquid utama.
•Ketertarikan solid terhadap gelembung udara dapat
diperkuat dengan surfaktan yang melekat di permukaan
solid dan membuatnya nonwetting.
•Pemakaian utama flotasi buih adalah memisah mineral
berharga dari tambang. Bijih Cu, Zn, Mo, Pb, dan Ni
adalah di antara bahan yang diprekonsentrasi dengan
cara ini.
•Reagensia yang dibutuhkan setiap bijih adalah khusus
dan diperoleh melalui tes. Ada data dari suplier tentang
ini yang bebas diperoleh. Kadang resep diberikan
bersama deskripsi proses flotasi dalam buku mineral
dressing, seperti oleh Wills (1985).
38
•Promoter atau kolektor memberikan lapis penolak
air kepada mineral yang akan melekat ke
gelembung udara. Frother memperkuat
pembentukan serta kestabilan gelembung udara.
Aditif lain adalah untuk mengatur pH, menghindari
bahan yang tak dikehendaki dari mengapung, atau
mengontrol pembentukan slime yang dapat
mengganggu selektifitas.
•Umumnya udara didispersikan melalui agitasi
mekanik.
•Fig. 19.8 menunjukkan sel flotasi populer tempat
gas didispersikan dan pulp disirkulasi dengan
impeler. Tangki memiliki kapasitas 300-400 cuft.
Biasanya beberapa sel disambung seri seperti Fig.
19.8(b). Busa dipisah dari tiap sel segera setelah
terbentuk, sedangkan pulp mengalir lanjut ke seri
berikutnya. 39
Figure 19.8. Interaksi udara dan pulp dalam sel flotasi busa dan
rangkaian seri sel: (a) Skema potongan membujur sel flotasi. Bagian
atas rotor menarik udara turun ke standpipe untuk bercampur dengan
pulp. Bagian bawah rotor menarik pulp ke atas melalui rotor. Disperser
memecah udara menjadi gelembung kecil. Unit flotasi yang lebih besar
memiliki false bottom untuk membantu aliran pulp (WEMCO Division,
Envirotech Corp). (b) Rangkaian 3 sel flotasi. Konsentrat terapung
ditarik kontinu dari tiap stage sedangkan sisa pulp mengalir secara
berurutan melalui sel. 40
•Gelembung tidak begitu stabil dan terkondensasi
cepat saat overflow tanpa pengolahan khusus.
•Karena ada entrainment dari tambang, biasanya
dilakukan proses ulang dari busa pertama.
•Proses ulang ini ada di Fig. 19.9. Solid ke stage
pertama dihancurkan ke -65 mesh, yang biasanya
cukup halus untuk membebaskan mineral, dan ke -
200 mesh pada final stage.
•Total waktu tinggal dalam bank sel 4-14 min.

41
Figure 19.9. Bagian flotasi dari Flowsheet untuk memekatkan 350 ton/day bijih Cu
(data dari Pima Mining Co., Tucson, AZ).
42
•Ada tabel kapasitas pendekatan dari beberapa
pembuat sel flotasi untuk pulp dengan 33% solid
dan gravitasi spesifik = 3 di Chemical Engineers’
Handbook (McGraw-Hill, New York, 1984, p.
21.49); rata2 bank dari 8 sel dengan hold up 4-min
memiliki kapasitas sekitar 1.5 ton solid/(hr)(cuft
sel) dan kebutuhan power sekitar 0.6 HP/(cuft sel).
•Pemakaian utama nonmineral dari froth flotation
ialah penghilangan oli atau grease atau bahan
berserat dari air buangan kilang minyak atau pabrik
food processing. Butir oli misalnya, melekat sendiri
ke gelembung udara yang naik ke permukaan,
kemudian disendok keluar. 43
•Sering digunakan coagulant aids dan frothers.
•Ada proses dengan air dijenuhkan dengan
udara bertekanan, kemudian dipompa ke ruang
agak vakum. Gelembung membentuk massa alir
yang seragam dan membawa pergi impuritis.
•Di Fig. 19.10 alat beroperasi pada vakum 9
in.Hg dan memisah lumpur yang tersaring serta
mengendap.

44
Figure 19.10. Vacuator tipe “constant-level”.
Tangki silinder dengan tutup kubah dijaga vakum sekitar 9 in.Hg. Sewage masuk ke central
draft tube kemudian didistribusi memakai flared-top section. Solid mengapung ke atas oleh
gelembung udara halus, dikeluarkan dari permukaan liquid dan dibawa ke palung. Endapan
solid dikeluarkan dari bottom dengan scraper. (Courtesy of Engineering News-Record).
45
•Dengan flotasi, waste water dapat diproses
pada kecepatan tinggi, sekitar 5.000 gal/(sg
ft)(day) dari pada rate biasa, 800-1.000 gal/(sg
ft)(day).
•Pada aplikasi lain, butir plastik dalam arus
waste dipecah sampai diameter 5 mm atau
kurang, dilewatkan sel flotasi yang mengandung
surfaktan yang sesuai dan dipisah sebagai
gelembung udara.

46