Anda di halaman 1dari 14

 TANGGUNG JAWAB DEWAN

Dewan bertugas mendefinisikan strategi perusahaan, menunjuk pejabat perusahaan yang


bertanggung jawab untuk mengelola perusahaan dan mengimplementasikan strateginya,
mengawasi manajemen, dan memastikan kualitas informasi yang disajikan bagi para pemegang
saham dan pasar keuangan melalui laporan keuangan
SERTIFIKASI OLEH PEJABAT EKSEKUTIF
• CEO dan CFO dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Amerika Serikat harus
menyertifikasi laporan tahunan dan laporan kuartalan yang diajukan SEC.
• Sertifikasi berarti bahwa para eksekutif tersebut telah mereviu laporan dan berdasarkan
pengetahuan yang mereka miliki tidak terdapat pernyataan yang tidak benar atau pengabaian
fakta-fakta bersifat material, dan laporan tersebut menyajikan kondisi keuangan perusahaan
secara wajar.
• Pejabat yang menandatangani pengajuan tersebut ke SEC juga mendatangani evaluasi terkait
efektivitas pengungkapan atas sejumlah prosedur dan pengendalian.
• Dengan menandatangani laporan, mereka juga mengkonfirmasi bahwa pengungkapan telah
dibuat bagi auditor dan komite audit (audit committe) terkait seluruh defisiensi penting di
dalam pengendalian internal atau setiap kecurangan yang melibatkan karyawan yang memiliki
peranan penting didalam pengendalian internal.
SANKSI-SANKSI

Sanksi-sanksi berat dibebankan untuk mengetahui apakah laporan tidak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan. Sarbanes-Oxley Act menuntut pertanggungjawaban dewan dengan
mengambil sejumlah bonus dan keuntungan tertentu dalam kasus pelaporan keuangan yang
mengandung kecurangan. Selain itu, anggota dewan dapat dicegah untuk bertindak sebagai
direktur dalam kasus yang mana terjadi ketidakpatuhan terhadap undang-undang. Berdasarkan
Sarbanes-Oxley Act, perusahaan perlu mengungkapkan apakah kode etik bagi CEO/CFO telah
diadopsi, termasuk isinya, atau alasan-alasanya, jika belum diadopsi.
 PENGAWASAN TERHADAP PRAKTIK
TERBAIK
• Tata kelola perusahaan yang baik memerlukan supervisi yang independen dan pengawasan aktif
dari manajemen.
• Para Direktur yang Independen. Berkurangnya pengaruh manajemen atas dewan umumnya
dapat dicapai dengan sejumlah peraturan yang memastikan independensi dari anggota non
eksekutif dewan (non-executive members of the board), atau anggota dewan pengawas di
negara-negara Eropa Kontinental, anggota dewan pengawas.
• Pihak-pihak yang Diwakili oleh Dewan. Berdasarkan praktek terbaik Anglo-Saxon, dewan
mewakili para pemegang saham, bukan konsyituen lainnya, mesikupun beberapa negara
berpendapat bahwa dewan mewakili semua pemangku kepentingan.
• Penilaian dari Direktur. Penilaian dari para direktur merupakan elemen utama dari tata kelola
perusahaan termasuk merancang dan menyetujui skema remunerasi yang tepat.
 KOMITE AUDIT
Pada tahun 1978, bursa saham terbesar di Amerika telah mensyaratkan perusahaan-perusahaan
yang terdaftar untuk memiliki komite audit yang terdiri dari para direktur yang independen dan
berasal dari luar perusahaan (eksternal) yang memiliki saham yang relatif sedikit di perusahaan
dan bukan merupakan anggota manajemen. Komite Audit memiliki tanggung jawab untuk
memantau manajemen, pelaporan perusahaan dan hubungan dengan auditor independen. Komite
Audit bertemu dengan auditor internal dan eksternal, meninjau laporan keuangan sebelum
dikeluarkan untuk umum, dan, dalam keadaan tertentu, mengambil tindakan untuk mengendalikan
manajemen.
 KOMITE AUDIT (LANJUTAN)
• Para Direktur yang Independen. Anggota komite audit seharusnya tidak menerima fee selain
untuk jasa yang diberikan dewan dan seharusnya tidak menjadi “orang yang terafiliasi” dengan
emiten saham.
• Tenaga Ahli Keuangan. SEC harus menerbitkan sejumlah peraturan yang mewajibkan para
emiten saham untuk mengungkapkan apakah terdapat setidaknya satu anggota dari komite
auditnya yang merupakan “tenaga ahli keuangan” (keahlian dalam US GAAP)
• Pengawasan Auditor. Bertanggung jawab untuk pengawasan terhadap pelaporan eksternal,
pengendalian internal, pengauditan, penunjukan, dan pemberian kompensasi.
• Komunikasi Whistle-Blower. Sarbanes-Oxley Act mewajibkan komite audit menetapkan
protokol untuk menangani komunikasi “whistle-blower” bertugas pengajuan yang bersifat
rahasia dan anonim oleh para karyawan.
• Tenaga Ahli Keuangan dalam Komite Audit. Komite audit yang efektif adalah kewajiban
untuk mengungkapkan didalam laporan keuangan bahwa komite audit memiliki setidaknya satu
tenaga ahli keuangan yang didefinisikan oleh SEC.
 PRAKTIK TERBAIK PENGENDALIAN
INTERNAL
• Komisi Treadway AS. Merekomendasikan bahwa pencegahan dan deteksi kecurangan harus
mendapatkan jaminan melalui pengendalian internal. Panduan terkait pengendalian internal
dikenal sebagai COSO Report.
• Komite Cadbury di Inggris. Panduan praktik terbaik (Code of Best Practice) yang diterbitkan
oleh Cadbury berkaitan dengan pengendalian internal sebagaimana yang didefinisikan oleh
COSO.
• Bagian 404 (SOX 404). Mewajibkan laporan keuangan dari emiten untuk memuat laporan
manajemen yang akan menyatakan pertanggungjawaban manajemen terhadap struktur dan
prosedur pengendalian internal dan memberikan penilaian terkait efektivitas.
• Departemen Audit Internal. Menurut COSO komponen pengendalian internal yakni
“pengawasan” menyertakan kontribusi dari departemen audit internal.
 PRAKTIK TERBAIK : TRANSPARANSI

Elemen-elemen transparansi mencakup pengungkapan informasi yang reliabel, memadai, dan


relevan secara tepat waktu untuk aktivitas pengambilan keputusan. Investor menginginkan
informasi mengenai perusahaan yang jelas, reliabel, dan dapat diperbandingkan secara
internasional
PENGANTAR DARI MODEL PELAPORAN
BISNIS YANG BARU

Model Pelaporan Terbaru Model Pelaporan di Masa Depan


Fokus pada pemegang saham Fokus pada pemangku kepentingan
Pelaporan berbasis kertas Pelaporan berbasis situs web
Informasi yang terstandarisasi Informasi yang disesuaikan (informasi yang relevan untuk
pengambilan keputusan)
Pelaporan secara berkala Pelaporan secara berkelanjutan (online, real-time)
Distribusi informasi Dialog (contoh: komunikasi 2 arah)
Informasi keuangan Pelaporan yang terintegrasi (berdasarkan penggerak nilai yang
relevan)
 TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN
PERANAN AUDITOR

Auditor eksternal memainkan peranan utama didalam tata kelola perusahaan yang baik. Namun
peran utamanya adalah untuk memberikan asurans mengenai :
a) Informasi keuangan dan nonkeuangan
b) Laporan pengendalian internal
c) Laporan tata kelola perusahaan
 PROFESI AUDIT DAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Profesi audit tidak hanya memainkan peranan penting didalam tata kelola perusahaan, tetapi juga
dituntut untuk mengelola struktur tata kelola perusahaanya. Inti dari Sarbanes-Oxley Act adalah
pembentukan Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) dengan tujuan melakukan
pengawasan secara lebih dekat dengan profesi akuntansi agar dapat mengembalikan kepercayaan
investor.
Tugas-tugas dari PCAOB adalah :
a) Mendata kantor akuntan publik yang menyusun laporan audit para emiten
b) Menetapkan atau mengadopsi peraturan terkait pengauditam, pengendalian kualitas, etika,
independensi, dan hal-hal yang terkait dengan penyusunan laporan audit.
c) Menetapkan standar pengendalian kualitas.
 EU DIRECTIVE MENGENAI STATUTORY
AUDIT
Tujuan utama dari regulasi ini adalah untuk memperkuat konsistensi dan kredibilitas dari audit
eksternal. Regu;asi tersebut menetapkan struktur bagi audit dan tata kelola perusahaan yang baru
dalam area-area berikut :
a) Kualifikasi untuk menjadi Statutory Auditor
b) Karakteristik dari Statutory Auditor
c) Standar-standar kinerja
d) Informasi yang transparan mengenai Statutory Auditor
e) Asurans kualitas (QA) yang independen.
 EU DIRECTIVE MENGENAI STATUTORY AUDIT
(LANJUTAN)
• Laporan terkait transparansi setiap tahunya : kantor akuntan publik yang melakukan statutory
audit pada entitas kepentingan publik perlu mempublikasikan laporan terkait transparansi setiap
tahunnya dalam situs webnya dalam kurun waktu tiga bulan dari setiap tahun keuangan.
• Rotasi wajib terkait rekan audit : rekan audit yang utama dirotasi dalam jangka waktu
maksimum selama tujuh tahun setelah tanggal penunjukan.
• Periode cooling-off selama dua tahun : rekan audit yang utama melakukan statutory audit
mewakili akuntan publik tidak diizinkan mengambil posisi manajemen yang utama di dalam
entitas yang diaudit sebelum waktu 2 tahun telah berlalu dari waktu pengunduran dirinya.