Anda di halaman 1dari 8

Menghitung Nilai OR, RR, RP

Cross Sectional
• Dalam penelitian ini dikenal resiko relatif (RR) berupa rasio
prevalensi (RP) yaitu perbandingan antara prevalensi efek
pada kelompok faktor resiko dengan prevalensi efek pada
kelompok tanpa faktor resiko.
Disease
Yes No Total
Yes a b
a+b
Exposure to
risk factor
c d
No c+d

a c
PR  : 
(a  b) (c  d)
Contoh

• Hubungan Merokok dengan Penyakit


Jantung Koroner
• Contoh : PJK = 100

Merokok = 150 Tidak PJK = 50

Tidak Merokok = 50 PJK = 5

Tidak PJK = 45

PJK Interprestasi :
Orang yang merokok, mempunyai resiko 2
Yes No kali lebih besar kemungkinannya menderita
PJK dari pada orang yang tidak merokok.
Yes 100 50
Rasio Prevalens = 1 (Berarti variabel
Merokok yang diduga sebagai fr tidak ada
No 5 45 pengaruhnya dalam terjadi efek)
Rasio Prevalens > 1 (Berarti variabel
tsb merupakan faktor resiko)
100 5 1500 Rasio Prevalens < 1 ( Merupakan
PR  :  2 faktor pencegah)
(100  50) (5  45) 750
Case Control
• Dalam penelitian ini dikenal resiko relatif (RR) berupa odds ratio (OR)
yaitu perbandingan antara peluang terjadinya sesuatu dengan
peluang tidak terjadinya sesuatu.
Disease
Yes No

Yes a b
Exposure to
risk factor
c d
No

a b ad
OR  : 
c d bc
Merokok = 150 PJK = 100 orang
orang
Tidak PJK = 50 orang
Tidak Merokok =
50 orang PJK = 5 orang

Tidak PJK = 45 orang


Interprestasi :
PJK
Orang yang merokok, mempunyai peluang
2 kali lebih besar kemungkinannya
Yes No
menderita PJK dari pada orang yang tidak
Yes merokok.
100 100
Bila nilai rasio prevalens = 1 berarti variabel
Merokok yang diduga sebagai faktor resiko tidak ada
pengaruhnya dalam terjadi efek.
No 25 50 Bila nilai rasio prevalens > 1 dan rentang
interval kepercayaan tidak mencakup angka
1, berarti variabel tersebut merupakan
100 100 100  50 faktor resiko untuk timbulnya penyakit.
OR  :  2 Bila nilai rasio prevalens < 1 dan rentang
25 50 100  25 interval kepercayaan tidak mencakup angka
1, berarti faktor yang diteliti merupakan
faktor protektif, bukan faktor resiko.
Cohort
• Dalam penelitian ini dikenal resiko relatif (RR) yaitu perbandingan
antara insidens efek pada kelompok faktor resiko dengan insidens
efek pada kelompok tanpa faktor resiko.
Disease
Yes No
Yes a b
Exposure to
risk factor

No c d

a c
RR  : 
(a  b) (c  d)
• Merokok = 150 PJK = 100 orang
orang
Tidak PJK = 50 orang

PJK = 5 orang
Tidak Merokok = 50
orang
Tidak PJK = 45 orang

PJK Interprestasi :
Orang yang merokok, mempunyai insiden 2
Yes No kali lebih besar kemungkinannya menderita
PJK dari pada orang yang tidak merokok.
Yes 100 50 Bila nilai rasio prevalens = 1 berarti variabel
yang diduga sebagai faktor resiko tidak ada
Merokok pengaruhnya dalam terjadi efek.
No 5 45 Bila nilai rasio prevalens > 1 dan rentang
interval kepercayaan tidak mencakup angka
1, berarti variabel tersebut merupakan
faktor resiko untuk timbulnya penyakit.
Bila nilai rasio prevalens < 1 dan rentang
100 5 1500 interval kepercayaan tidak mencakup angka
RR  :  2 1, berarti faktor yang diteliti merupakan
(100  50) (5  45) 750 faktor protektif, bukan faktor resiko.