Anda di halaman 1dari 9

PROSES PENGONDISIAN DAN

PEMBELAJARAN

Yenny (1521011)
Permainan Lotre: Powerball dan Mega Millions

Sekitar 51% konsumen Amerika membeli sedikitnya selembar tiket lotre setiap
tahunnya. Di negara bagian lotre dimulai sebagai acara semitahunan, tetapi
segera tampak bahwa semakin sering lotre diadakan dan tiket gosok yang
menangnya instan pasti meningkatkan penjualan. Dengan bertambahnya jumlah
jackpot, penjualan pun meningkat secara dramatis.
Jenis-Jenis Pembelajaran

Pengondisian Klasik

Pengondisian Operan

Pembelajaran Model
Pengondisian Klasik

Pengkondisian klasik adalah jenis pengkondisian di mana individu merespon


beberapa stimulus yang tidak biasa dan menghasilkan respons baru.
Pengondisian Klasik
Ketika stimulus netral mampu menimbulkan respons serupa melalui pemasangan
berulang, stimulus netral pun menjadi stimulus terkondisikan. Ketika stimulus
terkondisikan berhasil menimbulkan respons, maka respons itu disebut respons
terkondisikan.
Pengondisian Klasik

Empat hal yang harus diperhatikan dalam proses pengondisian klasik :


1. Pengondisian klasik tidak hanya dapat dicapai dengan stimulus tidak
terkondisikan, tetapi juga dapat dicapai dengan stimulus yang terkondisikan
sebelumnya.
2. Perilaku yang terkondisikan secara klasik dikendalikan oleh stimulus yang
terjadi sebelum perilaku tersebut.
3. Perilaku-perilaku yang dipengaruhi pengondisian klasik diasumsikan di
bawah kontrol sistem saraf otonom.
4. Respon afektif kerap mengikuti prinsip pengondisian klasik.
Pengondisian Klasik
Pengondisian klasik berimplikasi penting terhadap pemasaran dan perilaku
konsumen. Stimulus tertentu dapat membangkitkan perasaan positif, negatif,
atau netral. Pengondisian klasik dapat memengaruhi individu untuk berupaya
mendapatkan, menghindari, atau acuh tak acuh terhadap ragam luas produk dan
jasa
Riset Konsumen Mengenai Pengondisian Klasik

 Pengondisian klasik sangat berguna dalam pemasaran dalam


situasi-situasi yang tidak banyak melibatkan konsumen.
 Keterlibatan konsumen rendah ketika perbedaan kualitas diantara
produk yang satu dengan produk yang lainnya rendah.
 Keterlibatan konsumen tinggi ketika perbedaan kualitas diantara
produk yang satu dengan produk yang lainnya tinggi.
Implikasi Pemasaran
 Penggunaan pengondisian klasik sebagai alat pemasaran memiliki beberapa implikasi :
1. Mengarahkan perhatian kepada penyajian stimulus untuk membangkitkan afeksi
pada diri konsumen.
2. Pemasar akan mendapati bahwa mengkondisikan respon dengan stimulus akan
sangat berguna.