Anda di halaman 1dari 26

B E D S I T E T E AC H I N G

P R E S E N TA N : D I A N A E N D A H N U R U L R A C H M A N
P R E S E P T O R : W AYA N , D R . , S P. S

S M F I L M U P E N YA K I T S A R A F
RSUD AL-IHSAN
F A K U LTA S K E D O K T E R A N U N I S B A
2018
IDENTITAS PASIEN

• Nama : Tn. S
• Umur : 67 tahun
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Alamat : Ciparay
• Pekerjaan : Pegawai swasta
• Status : Sudah menikah
• Agama : Islam
Tanggal Pemeriksaan : 7 Maret 2018
KELUHAN UTAMA

Tangan kanan bergetar


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
Pasien datang ke poliklinik RSUD Al-Ihsan dengan keluhan
tangan kanan bergetar yang dirasakan sejak 1 tahun yang lalu.
Keluhan ini dirasakan terutama pada saat pasien beristirahat dan
ketika pasien mendapatkan berita yang mengejutkan, dan keluhan
ini sedikit menghilang pada saat pasien melakukan aktivitas.
Keluhan tangan kanan yang bergetar tidak meluas ke kaki, bibir,
atau bahkan seluruh badan pasien.
Pasien mengatakan akhir-akhir ini saat berjalan atau
menulis gerakannya menjadi lebih lambat. Pasien mengatakan
tulisan pasien menjadi lebih rapih dan terbaca dibanding
sebelumnya karena tulisannya menjadi lebih kecil dan rapat.
pasien mengatakan menjadi malas dan cepat lelah. Terkadang
kaki dan tangan pasien terasa kaku sehingga pasien mudah
terjatuh saat berdiri tetapi dirinya masih bisa berdiri dan
berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain dan dapat
melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya walaupun
tidak seperti dahulu kala. Pasien masih bisa memakai baju
sendiri, mandi sendiri, masih sering melakukan kegiatan
olahraga ringan 2 kali seminggu. Pasien merupakan seorang
karyawan tekstil yang masih bekerja tetapi sekarang pasien
sudah tidak bisa bekerja berat. Pasien mengaku akhir-akhir ini
dirinya menjadi lebih sering sedih dan cenderung menyendiri.
Pasien menyangkal adanya cara berjalan yang
berubah menjadi lebih cepat dan langkah yang kecil.
Pasien menyangkal adanya keringat berlebih, air liur
berlebih, gangguan BAK, ataupun gangguan tidur. Pasien
menyangkal memiliki riwayat penyakit stroke
sebelumnya. Pasien menyangkal memiliki riwayat
penyakit DM. Pasien menyangkal memiliki riwayat
trauma pada kepala. Pasien menyangkal memiliki riwayat
demam disertai kejang dan penurunan kesadaran
sebelumnya. Pasien menyangkal mengkonsumsi alcohol
dan merokok. Pasien menyangkal adanya jantung
berdebar, nafsu makan berlebih, dan lebih nyaman di
tempat yang dingin.
Pasien mengatakan paman pasien pernah
menderita keluhan yang serupa dan sudah meninggal
20 tahun yang lalu. Pasien mengatakan keluhan ini baru
terjadi pertama kali. Pasien belum pernah berobat ke
dokter untuk mengatasi masalahnya ini.
RIWAYAT PENYAKIT SEBELUMNYA

Pasien tidak memiliki riwayat penyakit jantung, DM, ginjal, ataupun alergi.
KEADAAN UMUM

• Kesadaran : Compos mentis


• Tensi : 110/70 mmHg
• Nadi : 78x/menit
• Pernafasan : 18x/menit
• Suhu : 36,70C
STATUS INTERNA
• Kepala : normocephal • Thoraks : bentuk dan gerak dada
simetris, retraksi (-)
Mata : Jantung :
Inspeksi : tidak tampak iktus kordis
Konjungtiva : anemis -/-
Palpasi : teraba iktus kordis di ICS V
Sklera : ikterik -/- LMCS
Perkusi : batas jantung normal
Pupil : bulat, isokor, refleks
Auskultasi : bunyi jantung S1 dan S2 murni,
cahaya +/+ regular, murmur (-), gallop (-)
• Leher : pembesaran KGB tidak Paru-paru :
Inspeksi : bentuk dan pergerakan
teraba, JVP tidak simetris, irama nafas regular
meningkat Palpasi : pergerakan simetris
Perkusi : sonor
Auskultasi :VBS kanan=kiri, wheezing -/-,
ronchi -/-
• Abdomen :
Inspeksi : datar
Palpasi : lembut, NT (-), NL (-), hati dan
lien tidak teraba pembesaran,
Perkusi : tympani
Aukultasi : bising usus (+) normal

• Ekstremitas atas dan bawah


Bentuk : simetris
Akral : hangat, sianosis (-), lembab (-), edema (-) pada
ekstremitas atas kanan dan ekstremitas bawah kanan
CRT : < 2 detik
STATUS NEUROLOGIS
1. Penampilan
Kepala : Normocephal
Postur : Normal, tidak terlihat Bungkuk
Wajah : Mask face (-)
2. Rangsang Meningeal
Kaku Kuduk : (-)
Brudzinski I : (-)
Brudzinski II : (-)
Brudzinski III : (-)
Brudzinski IV : (-)
Laseque : (tidak terbatas/tidak terbatas)
Kernig : (tidak terbatas/tidak terbatas)
3. Saraf Kranial
I : Oftalmikus : Normal
II : Optikus
Visus : Normal
Lapang Pandang : Normal
Funduskopi : Tidak dilakukan
Refleks cahaya : (+/+)
III,IV,VI : Okulomotorik
Pupil : Bulat, sentral, reguler, isokor, diameter 3mm/3mm
Refleks Cahaya : langsung (+/+), tidak langsung (+/+)
V: Trigeminus
Sensoris:
Cabang oftalmik : +/+
Cabang maksilaris : +/+
Cabang mandibularis : +/+
Refleks kornea : Normal (kanan/kiri)
Motorik : Normal (kanan/kiri)
Jaw jerk Reflex :+
VII : Fasialis
Nasolabial fold Simetris (Kanan/Kiri)
Kerut dahi : Simetris (Kanan/Kiri)
Mata : Tidak ada kelainan
Sensoris 2/3 depan lidah : Baik
VIII : Vestibulokoklear
Rinne : Tidak dilakukan
Weber : Tidak dilakukan
Swabach : Tidak dilakukan
Disdiadokokinesis : simetris, gerakan lambat.

IX, X: Glosofaringeus, Vagus


Suara : Tidak ada disfoni / afoni
Dapat menelan
Palatum, uvula : Simetris, tidak ada deviasi
Gag reflex : Tidak dilakukan

XI: Assessories
Sternocleidomastoid : Normal
Trapezius : Normal

XII: Hipoglosus : deviasi (-), fasikulasi (-), atrofi (-)


4. MOTORIK
Keadaan Otot Anggota badan atas
• Tonus : normotonus, rigiditas (+/-) , (cogwheel sign tidak khas)
• Atrophi : (-/-)
• Nyeri tekan : tidak ada
• Fasikulasi : tidak ada
Keadaan otot anggota badan bawah
• Tonus : normotonus, rigiditas (+/-), (cogwheel sign tidak khas)
• Atrophi : (-/-)
• Nyeri tekan : tidak ada
5 5
• Fasikulasi : tidak ada
5 5
• Gerakan Involunter/Abnormal :
• Gerakan gerakan abnomal : Muscle twitching (+) di tangan kanan
5. Sensorik
Wajah : normal
Ekstremitas atas : normal
Batang tubuh : normal
Ekstremitas bawah : normal
6. REFLEKS
Refleks Fisiologis Patologis
Babinski - -
Kanan Kiri
Chaddock - -
Biceps + + Oppenheim - -
Gordon - -
Triceps + +
Schaefer - -
Radialis + + Rossolimo - -

Patella + + Mandel Bechterew - -

Achiless + +
7. REFLEKS REGRESI

Refleks glabella -
Refleks snout -
Refleks Sucking -
Refleks graps -
Refleks palmomental -
8. PEMERIKSAAN KOORDINASI

• Tes telunjuk hidung : simetris, gerakan lambat


• Tes tumit lutut : tidak dilakukan
• Tes Romberg : normal
• Tes romberg yang dipertajam : normal
• Tes tandom-gait : normal
• Disdiadokokinesia : simetris, Gerakan lambat
DIAGNOSIS BANDING
• Parkinson’s disease stadium II
• Sindroma Parkinsonisme Plus
USULAN PEMERIKSAAN

• CT Scan
• MRI imaging
DIAGNOSIS KERJA

• Parkinson’s disease stadium II


PENATALAKSANAAN
Umum :
• Edukasi pasien mengenai penyakitnya
• Anjuran mengikuti Parkinson’s club
• Pro rujuk rehabilitasi medis untuk fisioterapi

Khusus :
• Levodopa 3x100 mg.
• Trihexyphenidyl 3 x 2mg tab (anticholinergic)
PROGNOSIS

Quo ad vitam : ad bonam


Quo ad functionam : dubia ad bonam
Quo ad sanationam : dubia ad bonam
TERIMA KASIH 