Anda di halaman 1dari 98

OLEH :

TOT ASMAN TOGA DAN AKUPRESUR – DINKES KAB. SIKKA


Potensi kekayaan alam serta tanaman
asli Indonesia telah diyakini sejak
dahulu dalam mengatasi gangguan
kesehtan meskipun obat dan
pengobatan konvensional makin
berkembang tetapi pengobatan
tradisional tidak pernah sepenuhnga
ditinggalkan karen menjadi warisan
turun temurun dalam masyarakat.
MASYARAKAT DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS

70% SEHAT 30% SAKIT

UKM UKP

 Sehat tetap sehat  Sakit menjadi sehat


 Sehat tidak menjadi sakit  Sakit tidak tetap sakit

PENGUATAN UPAYA
PROMOTIF & PREVENTIF

SEHAT ADALAH HARTAKU


YANG HARUS KUJAGA DAN
KUPELIHARA
16
Meningkatkan
kunjungan sehat
di puskesmas

Menurunkan
kunjungan sakit
di puskesmas
1. UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan
2. PP Nomor 103 Tahun 2014 tentang
Pelayanan Kesehatan Tradisional.
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9
Tahun 2016 tentang Upaya
Pengembangan Kesehatan Tradisional
melalui Pemanfaatan Toga dan
Akupresur
• Pasal 59 Ayat (1) :
Pelayanan Kesehatan Tradisional terbagi menjadi
Pelayanan Kesehatan Tradisional ketrampilan
dan ramuan

• Pasal 59 Ayat (2):


Pelayanan Kesehatan Tradisional dibina & diawasi
oleh Pemerintah agar dapat dipertanggung
jawabkan keamanan & manfaatnya serta tdk
bertentangan dengan norma agama
7
Pasal 101 Ayat 1 :
Masyarakat diberi kesempatan yg seluas-luasnya untuk
mengolah, memproduksi, mengedarkan, mengembangkan,
meningkatkan, dan menggunakan obat tradisional yg dpt
dipertanggungjawabkan manfaat dan keamanannya

Pasal 101 Ayat 2 :


Ketentuan mengenai mengolah, memproduksi,
mengedarkan, mengembangkan, meningkatkan, dan
menggunakan obat tradisional diatur dengan Peraturan
Pemerintah

8
1. PELAYANAN KESEHATAN
2. PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL
3. PENINGKATAN KESEHATAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT
4. PENYEMBUHAN PENYAKIT DAN PEMULIHAN KESEHATAN
5. KESEHATAN REPRODUKSI
Pasal 47 : Up.Kes diselengg dalam
6. KELUARGA BERENCANA
Bentuk keg dg pendekatan Promotif,
7. KESEHATAN SEKOLAH
Preventif, Kuratif dan Rehab yang
8. KESEHATAN OLAHRAGA
dilaks sec TERPADU, MENYELURUH
9. PELAYANAN KESEHATAN PADA BENCANA
10. PELAYANAN DARAH
dan BERKESINAMBUNGAN
11. KESEHATAN GIGI DAN MULUT
12. PENANGGULANGAN GANGGUAN PENGLIHATAN DAN GANGGUAN
PENDENGARAN
13. KESEHATAN MATRA
14. PENGAMANAN DAN PENGGUNAAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT KESEHATAN
15. PENGAMATAN MAKANAN DAN MINUMAN
16. PENGAMANAN ZAT ADIKTIF, DAN/ATAU
17. BEDAH MAYAT

9
PENGERTIAN
ASUHAN MANDIRI
PEMANFAATAN TOGA
DAN AKUPRESUR

Upaya untuk memelihara dan meningkatkan


kesehatan serta mencegah dan mengatasi gangguan
kesehatan ringan secara mandiri oleh individu dalam
keluarga, kelompok atau masyarakat dengan
memanfaatkan TOGA dan keterampilan (Akupresur)

www.themegallery.com Company Logo


APA ITU
TOGA DAN
AKUPRESUR
KENAPA
TOGA DAN
AKUPRESUR
?????
AMANAT PP 103
TAHUN 2014,
PASAL 70

(1) Pemerintah bertanggung jawab memberdayakan dan mendorong


peran aktif masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan
tradisional.
(2) Pemberdayaan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat 1
diarahkan agar masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan
secara mandiri (asuhan mandiri) dan benar.
(3) Perawatan kesehatan secara mandiri sebagaimana dimaksud
pada ayat (1 dan 2 dapat dilaksanakan dengan pemanfaatan
taman obat keluarga dan keterampilan
• Aman dan murah
• Mudah di dapat karena ada
di sekitar kita
• Mudah dilakukan untuk diri
sendiri maupun untuk
keluarga
KARENA
AKUPRESUR
Pemanfaatan TOGA dan Akupresur
berdasarkan siklus hidup

• Mengatasi
• Mengatasi mual muntah
stress • Meningkatkan
• Anemia daya tahan
• Mengatasi
• Mengurangi kram otot tubuh
• Meningkatka • Mengatasi sulit
nyeri haid
n nafsu • Mengurangi tidur
• Meningkat makan sakit kepala • Mengatasi nyeri
kan nafsu • Mengatasi pinggang
• Meningkattka makan gatal – gatal • Mengatasi sulit
n nafsu • Meredakan biduran tidur
• Meningkatan makan batuk • Mengatasi sesak
Produksi napas
ASI. • Mengatasi
• Keputihan sembelit

16
PEMANFAATAN ASUHAN MANDIRI TOGA &
AKUPRESUR

Meningkatkan Batuk piilek pada Meningkatkan nafsu


Gatal pada biduran Nyeri haid
produksi ASI balita makan

Susah tidur dan Kram otot tungkai


Sakit kepala/pusing mual, muntah Sesak nafas
stress bawah/kaki

Nyeri sendi lutut Peningkatan daya Melancarkan buang Pemulihan setelah


tahan tubuh air besar Sakit pinggang
sakit
KIA Kesling Gizi

Promkes Lansia TB

PKPR /
Jiwa PTM
UKS
ASUHAN MANDIRI
Pemanfaatan TOGA dan Akupresur

Dilakukan melalui
Pemberdayaan
Masyarakat

• Untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan


• Mencegah timbulnya penyakit
• Meningkatkan daya tahan tubuh
Pembentukan kelompok ASUHAN
Asuhan mandiri MANDIRI Pembinaan
Asuhan
Mandiri

Langkah Pembentukan Kelompok Kegiatan kelompok


Asuhan Mandiri
secara benar dan
Sosialisasi berkesinambungan
TOT Pelatihan
Fasilitator
Kelompok Asuhan Mandiri
Pemanfaatan TOGA dan
Orientasi
Fasilitasi Kader
Keterampilan adalah kelompok
Pembentukan yang terdiri atas 5 (lima) sampai
Kelompok dengan 10 (sepuluh) keluarga binan
yang dikoordinir oleh seorang kader
PEMBERDAYAA
N MASYARAKAT
untuk melaksanakan kegiatan
asuhan mandiri.

Company
Logo
Forming :
Pengenalan Masyarakat menjadi Tahu 
Asman Kestrad
Mau (sadar)  Mampu
melaksanakan Asman Kestrad
Storming:
mensosialisasi
Asman Kestrad
di kelompok

Norming:
membuat struktur
organisasi Asman Performing :
Kestrad di Setiap anggota
masyarakat masyarakat
berperan dalam
mengembangkan
TOGA
PUSAT
• NSPK PROVINSI
• Membentuk tim • Kebijakan daerah KABUPATEN/KOTA
pelatih tingkat tentang Asman. • Kebijakan daerah tentang PUSKESMAS
provinsi. • Membentuk tim Asman. • Kebijakan
• Evaluasi pelatihan pelatih Asman tingkat • Melakukan pelatihan Puskesmas
Asman tingkat Kab/Kota. fasilitator Asman bagi • Orientasi Kader
provinsi. • Evaluasi pelatihan petugas puskesmas • Pendampingan
• Pengawasan Asman tingkat • Melakukan pembinaan terhadap kader.
pelatihan Asman Kab/Kota. dan pengawasan terhadap • Pembinaan dan
tingkat provinsi • Pengawasan pelaksanaan Asman pengawasan
pelatihan Asman • Evaluasi pembentukan kepada kader dan
tingkat Kab/Kota dan pelaksanaan kegiatan keluarga binaan
Asman • Evaluasi pelaksanaan
kegiatan Asman di
masyarakat

Penilaian Pemanfaatan TOGA


dan Akupresur dilakukan
secara berjenjang dan
berkesinambungan
Cara mengatasi gangguan
kesehatan ringan dan
meningkatkan kebugaran
tubuh dengan menekan titik-
titik akupresur secara mandiri
oleh individu atau masyarakat
Meningkatkan
Kebugaran
Melancarkan Peredaran
Darah

Mengurangi Rasa Nyeri

Mengurangi Stres /
Menenangkan Pikiran
1. Meningkatkan produksi air susu ibu (ASI)
 Untuk meningkatkan jumlah ASI dapat dilakukan pemijatan
pada perpotongan garis tegak lurus dari sudut kuku bagian
kelingking (SI 1)
 Lokasi yang terletak :
 setinggi sela iga ke empat linea axillaris anterior (SP 18)

 Setinggi sela iga ke dua linea midclavicullaris (ST 15)

 Setinggi sela iga ke tiga linea midclavicullaris (ST 16)

 Setinggi sela iga ke empat linea midsternalis (CV 17)

 Setinggi sela iga ke lima linea midclavicullaris (ST 18)

 Lokasi yang letaknya 4 jari di bawah lutut di tepi luar tulang


kering (ST 36)
Untuk meningkatkan
jumlah ASI dapat
dilakukan pemijatan pada
perpotongan garis tegak
lurus dari sudut kuku
bagian kelingking (SI 1)
Lokasi yang terletak :
 setinggi sela iga ke empat
linea axillaris anterior
(SP 18)
 Setinggi sela iga ke dua
linea midclavicullaris (ST
15)
 Setinggi sela iga ke tiga
linea midclavicullaris (ST
16)
 Setinggi sela iga ke empat
linea midsternalis (CV 17)
 Setinggi sela iga ke lima
linea midclavicullaris (ST
18)
Lokasi yang letaknya
4 jari di bawah lutut
di tepi luar tulang ST36
kering (ST 36)
 Akupresur untuk meredakan batuk pilek pada balita
dapat dilakukan pemijatan pada lokasi yang letaknya
di samping cuping hidung kanan dan kiri (LI 20)
 Lokasi yang terdapat pada 2 jari ke arah lateral dari
ruas tulang punggung ketiga (BL13)
 Lokasi yang letaknya 2 jari di atas pergelangan tangan,
segaris ibu jari tangan (LU 7)
 Lokasi yang terletak pada pertengahan antara
tempurung lutut dan mata kaki luar, 2 jari ke sisi luar
dari tulang kering (ST 40)
 Lokasi yang terletak di punggung tangan pada tonjolan
tertinggi ketika ibu jari dan telunjuk dirapatkan (LI 4)
 Lokasi yang terletak pada 4 jari di bawah tempurung
lutut di tepi luar tulang kering (ST 36)
Akupresur untuk meredakan
batuk pilek pada balita dapat
dilakukan pemijatan pada
lokasi yang letaknya di
samping cuping hidung
kanan dan kiri (LI 20) LI2
0

Lokasi yang terdapat


pada 2 jari ke arah
lateral dari ruas tulang
punggung ketiga
(BL13)
Lokasi yang letaknya 2 jari
di atas pergelangan
tangan, segaris ibu jari
tangan (LU7)
LU7

Lokasi yang terletak


pada pertengahan
ST4 antara tempurung lutut
0 dan mata kaki luar, 2
jari ke sisi luar dari
tulang kering (ST 40)
Lokasi yang terletak di
punggung tangan pada
tonjolan tertinggi ketika ibu
jari dan telunjuk dirapatkan
LI4
(LI4)

ST36 Lokasi yang terletak pada 4 jari di


bawah tempurung lutut di tepi luar
tulang kering (ST 36)
 Akupresur untuk meningkatkan nafsu makan dapat
dilakukan pemijatan pada lokasi yang letaknya
lekukan belakang mata kaki bagian dalam (KI 3)
 Lokasi yang terletak 4 jari ke atas dari mata kaki
bagian dalam (SP 6)
 Lokasi yang terletak pada 3 jari di atas pertengahan
pergelangan tangan bagian dalam (PC 6)
 Lokasi yang terletak di punggung tangan pada
tonjolan tertinggi ketika ibu jari dan telunjuk
dirapatkan (LI 4)
 Lokasi yang terletak 4 jari di bawah tempurung lutut
di tepi luar tulang kering (ST 36)
Akupresur untuk meningkatkan KI3
nafsu makan dapat dilakukan
pemijatan pada lokasi yang
letaknya lekukan belakang
mata kaki bagian dalam (KI 3)

Lokasi yang terletak 4 jari ke atas dari


mata kaki bagian dalam (SP 6)
SP6
Lokasi yang terletak
pada 3 jari di atas
pertengahan
pergelangan tangan
bagian dalam (PC 6)

Lokasi yang terletak di punggung


tangan pada tonjolan tertinggi
ketika ibu jari dan telunjuk
LI dirapatkan (LI 4)
4
Lokasi yang terletak
4 jari di bawah ST3
tempurung lutut di 6
tepi luar tulang kering
(ST 36)
Lokasi yang terletak
antara lipat siku
sebelah luar dan
LI11 tonjolan tulang siku

Lokasi yang
terletak tiga jari
di atas dan sisi
SP1 dalam
0
tempurung lutut
Lokasi yang
terletak pada
empat jari di
SP6 atas mata kaki
bagian dalam.

dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
di punggung tangan
pada tonjolan tertinggi
ketika ibu jari dan
LI4 telunjuk dirapatkan
Lokasi yang terletak 4 jari ke atas dari
SP6
mata kaki bagian dalam (SP 6)

dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
di punggung tangan
pada tonjolan tertinggi
LI4 ketika ibu jari dan
telunjuk dirapatkan LI4
Lokasi yang terletak
4 jari di bawah ST3
tempurung lutut di 6
tepi luar tulang kering
(ST 36)
Untuk susah tidur dapat
dilakukan pemijatan pada lokasi
HT
yang terletak pada lekukan garis
7 pergelangan tangan bagian
dalam, segaris dengan jari
kelingking

lokasi yang terletak


pada tiga jari di atas
pertengahan
pergelangan tangan
bagian dalam.
dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
di punggung tangan
pada tonjolan tertinggi
LI4 ketika ibu jari dan
telunjuk dirapatkan

lokasi yang terletak


di punggung kaki
pada cekungan
antara pertemuan
tulang telapak kaki
LR ibu jari dan jari ke-2
3
Lokasi yang terletak pada EX-
pertengahan kedua alis HN3
(EX-HN3)
Untuk kram otot tungkai bawah/
kaki dapat dilakukan pemijatan
pada bagian paha yang terletak
sejajar ujung jari tengah pada
GB31 posisi tubuh berdiri dan lengan
menggantung di sisi paha (GB 31)

GB34 Lokasi yang terletak di


bawah tonjolan tulang sisi
bawah luar lutut. (GB34)
Lokasi yang terletak
di lekukan bagian
BL5 bawah otot betis
7 (BL57)

BL4
0 Lokasi yang
terletak di lipat
lutut bagian
belakang
(BL40)
Untuk sakit kepala daerah
depan, dapat dilakukan
EX-HN5 pemijatan pada lokasi yang
terletak di lekukan tulang
pelipis, sejajar dengan
sudut mata luar (EX-HN5)

dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
di punggung tangan
pada tonjolan tertinggi LI4
ketika ibu jari dan
telunjuk dirapatkan (LI4)
Untuk sakit
kepala daerah
puncak kepala,
GV20 dapat dilakukan
pemijatan pada
lokasi yang
terletak di puncak
kepala.(GV20)

Untuk sakit kepala


daerah tengkuk, dapat
dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
di belakang kepala,
GB20 dibawah tonjolan tulang
tengkorak(GB20).
GB21
lokasi yang terletak di
puncak bahu,
pertengahan antara
tengkuk dan pangkal
lengan (GB21)

lokasi yang terletak


di punggung kaki
pada cekungan
antara pertemuan
tulang telapak kaki LR
ibu jari dan jari ke-2 3
(LR3)
dilakukan pemijatan
pada lokasi yang
ST36 letaknya 4 jari di
bawah lutut di tepi
luar tulang kering
(ST36)

dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak LI
di punggung tangan 4
pada tonjolan tertinggi
ketika ibu jari dan
telunjuk dirapatkan (LI4)
Lokasi yang terletak 4 jari
ke atas dari mata kaki
bagian dalam (SP 6) SP6

Lokasi yang terletak di garis


tengah tubuh depan di
CV12 pertengahan ujung bawah
tulang dada dengan pusar
(CV12)
Lokasi yang terletak
pada 4 jari di atas
GB39 tonjolan mata kaki
luar (GB39)

Lokasi yang terletak di


pinggang sejajar dengan
pusar, selebar 2 (dua) jari
BL23
tangan ke samping kiri dan
kanan dari garis tengah
tubuh (BL23)
Peningkatan Kebugaran

Dilakukanpenekanan
pada lokasi yang
terletak di punggung
tangan pada tonjolan
tertinggi ketika ibu jari LI4
dan telunjuk dirapatkan
(LI4)

ST3
6
Lokasi yang terletak di garis
tengah tubuh depan di
pertengahan ujung bawah
CV12
tulang dada dengan pusar
(CV12)
Untuk sakit pinggang
dapat dilakukan pemijatan
pada lokasi yang terletak
BL23 di pinggang sejajar dengan
pusar, selebar 2 (dua) jari
tangan ke samping kiri dan
kanan dari garis tengah
tubuh (BL23)

BL4
0
Dan lokasi yang
terletak di
pertengahan lipat
lutut (BL40)
Untuk mual muntah dapat
dilakukan pemijatan pada
lokasi yang terletak pada
tiga jari di atas
pertengahan pergelangan
tangan bagian dalam.(PC6)

pemijatan pada lokasi


yang terletak di garis
CV12 tengah tubuh depan di
pertengahan ujung
bawah tulang dada
dengan pusar. (CV12)
lokasi yang
ST3 terletak pada
6
empat jari di
bawah lutut di
tepi luar tulang
kering (ST 36)
Untuk sesak nafas
dapat dilakukan
pemijatan pada lokasi
yang terletak di bawah
EX-B1 tengkuk, setengah jari
ke arah luar. (EX-B1)

Lokasi yang terletak di


garis tengah tubuh bagian
depan setinggi sela iga ke-
CV17 4 (sejajar dengan puting
susu) (CV 17)
Lokasi yang terletak pada
pertengahan antara tulang
tempurung lutut dengan
mata kaki bagian luar, dua
ST40 jari dari tulang kering
(ST 40)
Untuk susah buang air besar
(konstipasi) dapat dilakukan
pemijatan pada lokasi yang
terletak di
 punggung tangan pada LI4
tonjolan tertinggi ketika ibu
jari dan telunjuk dirapatkan
(LI 4)
 4 jari ke atas dari punggung TE
pergelangan tangan segaris 6
jari tengah (TE 6)
Lokasi yang terletak 3 jari di
samping kiri dan kanan pusar
(ST 25)

Lokasi yang terletak 7 jari di bawah


pangkal tulang kering, bawah luar
tempurung lutut (ST 37)
Lokasi yang terletak 4 jari
ke atas dari mata kaki
bagian dalam (SP 6)
SP6
BL40
Untuk nyeri sendi lutut dapat
dilakukan pemijatan pada
lokasi yang terletak ditengah-
tengah lipat lutut bagian
belakang (BL 40)

Lokasi yang terletak pada:


 4 jari ke atas dari mata kaki bagian
dalam (SP 6)
 bawah lutut ujung tulang kering
atas sisi sebelah dalam (SP 9)
 lekukan belakang mata kaki bagian
dalam (KI 3)
 3 jari di atas lekukan belakang
mata kaki bagian dalam (KI 7)
Lokasi yang terletak
pada
lekukan depan bawah
kaput fibula(GB34)
4 jari di bawah titik
pangkal tulang kering,
bawah luar tempurung
lutut (ST36)
Untuk pemulihan setelah
sakit dapat dilakukan
pemijatan pada lokasi yang
terletak di 7 jari ke
belakang dari batas rambut
depan, tepatnya di puncak
kepala (GV 20)

EX-
HN3
Lokasi yang terletak
pada pertengahan ke 2
alis (EX-HN3)
Lokasi yang terletak pada:
 lekukan kiri kanan di belakang kepala,
1,5 jari di atas batas rambut (GB 20)
 daerah belakang leher di pertengahan
antara cervical dan akromion (GB21)

Lokasi yang terletak pada:


 3 jari ke atas dari punggung pergelangan
tangan segaris jari tengah (TE 5)
 di punggung tangan pada tonjolan tertinggi
ketika ibu jari dan telunjuk dirapatkan (LI 4)
Lokasi yang terletak pada 3
jari di atas pertengahan
pergelangan tangan bagian
dalam (PC 6)

Lokasi yang terletak 3 jari pada


ujung lipatan siku sebelah atas
(LI 10)
Lokasi yang terletak 4 jari
ke atas dari mata kaki SP
bagian dalam (SP 6) 6

lokasi yang terletak


di punggung kaki
pada cekungan
antara pertemuan
LR3 tulang telapak kaki
ibu jari dan jari ke-2
(LR3)
Lokasi yang terletak pada
 4 jari di atas tonjolan mata kaki luar
(GB 39)
 Lekukan bawah kaput fibula (GB 34)
 4 jari di bawah titik tulang kering,
bawah luar tempurung lutut (ST 36)
1. MEREDAKAN BATUK
Batuk merupakan reflek tubuh
untuk membersihkan jalan
nafas, dari sesuatu yang
mengganggu akibat adanya
sumbatan jalan nafas bagian
bawah oleh
penumpukan lendir/dahak.
Bahan Ramuan :
Rimpang kencur 2 jari
Air matang hangat 3⁄4 cangkir.
Cara pembuatan
Kencur dikupas dan diparut
(parutan nya dialasi daun
pisang), tambahkan air 3⁄4
cangkir lalu diperas dan disaring
dengan menggunakan kain RIMPANG KENCUR
bersih/saringan teh.
2. MENGATASI KRAM OTOT
Kram otot/pegal linu tungkai bawah DAUN LANDEP
ditandai dengan ketegangan otot
disertai rasa nyeri.
Bahan Ramuan :
Daun landep ½ genggam
Kapur sirih ½ sendok teh
Air matang 2 sendok makan
Cara pembuatan
Daun landep dari jenis berbunga
kuning ditum buk halus dengan
kapur sirih, tambahkan air dan aduk
sampai rata.
Cara pemakaian
Dilumurkan di bagian yang sakit 2
kali sehari.
Perhatian
Hindari pemakaian pada kulit yang
peka.
Keterangan : Ramuan ini hanya
digunakan untuk dewasa.
KAPUR SIRIH
PALA
3. MENGATASI SULIT
TIDUR
Sulit tidur adalah kondisi
kesulitan tidur berulang atau
mempertahankan tidur pulas.
Bahan Ramuan :
Biji pala 1/5 bagian
Madu 1 sendok makan
Air panas 1 cangkir
Cara Pembuatan
MADU 1/5 bagian biji pala ditumbuk
halus. Seduh dengan 1
cangkir air hangat dan madu
1 sendok makan.

Cara Pemakaian
Diminum 1-2 kali sehari
dalam kedaan hangat.
Pala
Madu
4. MENGATASI NYERI
PINGGANG
Nyeri pinggang adalah
kondisi yang ditandai dengan
ketegangan pada otot
pinggang disertai rasa nyeri.
Bahan Ramuan:
Jahe merah 1 jempol
Sereh 2 batang
Gula merah 1 sendok makan JAHE MERAH
Garam seujung sendok teh
Air 2 gelas
Cara pembuatan
Jahe dibakar dan memarkan,
masukkan bersama sereh
dalam air mendidih. Tunggu
10 menit tambah kan gula
merah serut dan garam,
aduk-aduk dan dinginkan.
Cara pemakaian
Minum 2 kali sehari.
SERE SAYUR
5. MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH
Daya tahan tubuh adalah kemampuan yang dimiliki tubuh untuk
melindungi diri dari berbagai serangan penyakit.
Bahan Ramuan :
Jahe emprit/jahe merah 1 ibu jari
Pegagan 1 jumput
Temulawak 1 iris
Gula Merah secukupnya
Air 1 ½ gelas

PEGAGAN JAHE MERAH


6. Meningkatkan produksi ASI

Bahan :
2 mangkuk kecil daun kelor
Air 500 ml

Cara Masak :
Bahan direbus dalam air
mendidih selama 10 menit

Cara Pemakain :
Di konsumsi 3x sehari (pagi,
siang dan malam)
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Jahe 2 ibu jari • Jahe dikupas di Ramuan diminum
• Bawang cuci dan di sedikit demi
merah 11 geprek, bawang sedikit hingga
siung merah dikupas sesak hilang
• Gula dan diiris, rebus
merah/aren dengan 2 gls air
secukupnya hingga menysut 1
• Air 2 gls gelas tambahkan
gula merah
kemudian aduk2
• Diamkan sampai
hangat2 kuku
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Jahe 2 ibu jari • Jahe dikupas di Ramuan diminum
• Gula cuci dan di sedikit demi
merah/aren geprek rebus sedikit hingga rasa
secukupnya dengan 2 gls air mual hilang
• Air 2 gls hingga menysut 1
gelas tambahkan
gula merah
kemudian aduk2
• Diamkan sampai
hangat2 kuku
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Daun pepaya • Jdaun pepaya Ramuan
muda 1 helai dipotong potong diminum segera
• Garam lalu dengan air setelah ibu
secukupnya hingga menysut melahirkan,
• Gula 1 gelas ramuan ini
merah/aren tambahkan diminum hingga
secukupnya sedikit garam 7 hari
• Air 2 gls dan gula merah
• Diamkan sampai
hangat2 kuku
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Biang kunyit 2 • Jkunyit dikupas, •Dewasa 2 x sehari
ruas jari dicuci lalu ½ cangkir,
• Madu diparut dan diminum pagi hari
• Air 2 gls tambahkan dg ½ sebelum makan
air matang dan malam hari
• Setelah itu saring sebelum tidur
dg kain bersih
• Diamkan hanya
beningnya yang
diambil
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Air jeruk • Jeruk •Dewasa 4 x sehari
nipis/lemon diperasambil 1 cdm
• Madu airnya 1 cdm • anak2 4 x sehati
• Air matang 4 tambahkan 1 cdt
cdm madu/kecap
sama banyaknya
selanjutnya
semua bahan
diaduk sampai
rata
BAHAN CARA CARA
MEMBUAT PEMAKAIAN
• Empu kunyit  • Kunyit dikupas Minum ramuan
3 jari dicuci dan diiris kunyit asam 7 hari
• Asam jawa 2 tipis, rebus dg air sebelum haid dan
cdt hingga menyusut 3 hari selama haid.
• Gula merah setengahnya Ramuan ini juga
secukupnya Air • Tambahkan asam bisa ditambahkan
 3 gelas dan gula merah, kayu manis 1 jari
aduk hingga rata sebagai penyedap
• Diamkan hingga
hangat2 kuku
BAHAN CARA MEMBUAT CARA PEMAKAIAN
• Jahe  1 jari • Jahe dibakar dan Minum hangat2 pagi
• Sereh  2 btang dimemarkan, kencur dan sore selama 7 hari
• Kencur 1 jari diiris, sereh di
• Gula merah potong dan digeprek,
secukupnya semua bahan direbus
• Air  2 gelas dg air selam 10-15
menit lalu
tambahkan gua
sesuai selera.
Borehkan kebagian
Boreh sendi yang sakit
• Jahe, kencur dan
sereh ditumbuk
BAHAN CARA MEMBUAT CARA PEMAKAIAN
• Lemon (kecil)  1 • Potong sereh menjadi Dapat diminum
buah beberapa bagian hangat maupun
• Sereh  3 batang • Peras lemon dingin dengan
• Kulit lemon diiris tipis2
• Kayu manis  1 jari menambahkan batu
• Rebus air hingga
• Gula batu ees
mendidih masukkan
secukupnya sereh, dan kayu manis
• Air  2 gelas ( rebus selama 15 menit
400cc) dg api sedang lalu api
dikecilkan dan
masukkan kulit lemon
serta gula batu, rebus
dg api kecil selama 5
menit
• Setelah itu matikan dan
air lemon aduk hingga
rata
BAHAN CARA MEMBUAT CARA PEMAKAIAN
• Kopi hitam  1 • Lada di pecahkan, Minuman dapat
cdm lengkuas dan jahe disajikan pada malam
• Lada hitam  3 digeprek, kayu manis atau pagi hari, dimana
butir dipecahkan. kita merakan stamina
• Kayu manis r 1 • Rebus kopi hingga menurun.
jari mendidih dengan api
• Lengkuas ½ jari kecil
• Jahe ½ jari • Masukan semua
• Cengkeh 1 butir bahan
• Gula aren • Rebus hingga 3 menit
secukupnya lalu tambahkan gula
• Air  2 gelas arean
• Saring dan siap
disajikan.
BAHAN CARA MEMBUAT CARA PEMAKAIAN
• Lidah buaya • Lidah buaya di Ramuan diminum
ukuran kupas dan dicuci 1 kali sehari
sedang (1 bersih sampai BAB
pelepah) • Isinya dipoton normal
• Madu (1cdm) kecil-kecil, seduh
• Air ½ gelas dg ½ gls air
matang
• Berikan madu 1
cdm (secukupnya)
Suatu penyakit yang diderita wanita karena
keluarnya cairan dari vagina secara berlebihan.
 Bahan ramuan:

 Sirih 10 lembar
 Air 5 gelas
 Cara pembuatan

Direbus sampai mendidih kurang lebih 15 menit


 Cara pemakaian:

Air rebusan hangat-hangat kuku dipakai untuk


membersihkan keputihan dengan cara
disiramkanke daerah kewanitaan. Lakukan sehari 2
kali sampai sembuh
Anemia atau kurang darah adalah kondisi sel darah merah
kurang dari normal.Disebabkan oleh kekurangan zat besi,
pendarahan, kekurangan vitaminB12, kekurangan asam
folat. Kondisi ini biasa terjadi pada masa haid.
 bahan ramuan :
Daun Kelor 2genggam
Air 2cangkir
Cara pembuatan :
Rebus air sampai mendidih, masukkan daun
Kelor lalu matikan api.
 Cara pemakaian Dewasa
 2 kali sehari 1 cangkir Anak
 2 kali sehari ½ cangkir daun Kelor
PENILAIAN
PEMANFAATAN TOGA DAN
AKUPRESUR
1. INDIKATOR INPUT
a. Kebijakan
b. Pembiayaan
c. Ketenagaan
d. Kemitraan

91
2. INDIKATOR PROSES
a. Perencanaan

b. Koordinasi

c. Sosialisasi

d. Orientasi

e. Penyuluhan

f. Pembinaan

g. Pendampingan

h. Pencatatan

92
3. INDIKATOR OUTPUT
a. Kategori Kota
Di Keluarga Binaan :
1) Adanya keluarga yang memiliki TOGA di rumahnya
2) Adanya keluarga yang memahami pemanfaatan TOGA
(yang dapat dilihat dari catatan keluarga binaan atau
buku pedoman)
3) Adanya catatan pemanfaatan dari TOGA (catatan
berdasarkan praktik sehari-hari)
4) Adanya keluarga yang terampil akupresur

Kelompok
1) Adanya TOGA kelompok
2) Adanya kader dalam kelompok yang memahami
pemanfaatan TOGA (yang dapat dilihat dari catatan
kelompok atau buku pedoman)
3) Adanya catatan pemanfaatan dari TOGA dan Akupresur
(catatan berdasarkan praktik sehari-hari)
4) Adanya kader yang terampil akupresur
5) Adanya kader yang terampil membuat ramuan obat

93
Lanjutan katagoori kota
Di Puskesmas :
1) Adanya Taman Obat yang diatur berdasarkan jenis pemanfaatan
2) Adanya Taman Obat yang jenisnya berdasarkan kasus penyakit
terbanyak yang bisa ditangani dengan asuhan mandiri kesehatan
tradisional
3) Adanya dokumen buku pemanfaatan TOGA dan Akupresur
4) Adanya penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional (contoh
Akupunktur, Akupresur atau Herbal)
5) Adanya penyelenggaraan konseling asuhan mandiri kesehatan
tradisonal
6) Adanya pencatatan dan pelaporan jenis penyakit yang ditangani
dengan Asuhan mandiri Kesehatan Tradisional di PKM
7) Adanya dokumen pencatatan dan pelaporan jenis penyakit yang
ditangani dengan Asuhan mandiri Kesehatan Tradisional di
kelompok Asuhan mandiri yang dibinanya.
8) Adanya pembinaan kelompok asuhan mandiri dibuktikan adanya
pencatatan dan pelaporan
9) Adanya pengembangan kelompok asman
10) Adanya kegiatan upaya meningkatkan pengetahuan dan
ketrampilan kader dalam asuhan mandiri kesehatan tradisional
11) Adanya kelompok asuhan mandiri di ...(%) kelurahan yang dibina
oleh PKM

94
b. Kategori Desa
Di Keluarga Binaan :
1) Adanya keluarga yang memiliki TOGA di rumahnya
2) Adanya keluarga yang memahami pemanfaatan TOGA (yang
dapat dilihat dari catatan keluarga binaan atau buku pedoman)
3) Adanya catatan pemanfaatan dari TOGA (catatan berdasarkan
praktik sehari-hari)
4) Adanya keluarga yang terampil akupresur

Kelompok
1) Adanya TOGA kelompok
2) Adanya kader dalam kelompok yang memahami pemanfaatan
TOGA (yang dapat dilihat dari catatan kelompok atau buku
pedoman)
3) Adanya catatan pemanfaatan dari TOGA dan Akupresur
(catatan berdasarkan praktik sehari-hari)
4) Adanya kader yang terampil akupresur
5) Adanya kader yang terampil membuat ramuan obat

95
Lanjutan katagoori desa
Di Puskesmas :
1) Adanya Taman Obat yang diatur berdasarkan jenis pemanfaatan
2) Adanya Taman Obat yang jenisnya berdasarkan kasus penyakit
terbanyak yang bisa ditangani dengan asuhan mandiri kesehatan
tradisional
3) Adanya dokumen buku pemanfaatan TOGA dan Akupresur
4) Adanya penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional (contoh
Akupunktur, Akupresur atau Herbal)
5) Adanya penyelenggaraan konseling asuhan mandiri kesehatan
tradisonal
6) Adanya pencatatan dan pelaporan jenis penyakit yang ditangani
dengan Asuhan mandiri Kesehatan Tradisional di PKM
7) Adanya dokumen pencatatan dan pelaporan jenis penyakit yang
ditangani dengan Asuhan mandiri Kesehatan Tradisional di kelompok
Asuhan mandiri yang dibinanya.
8) Adanya pembinaan kelompok asuhan mandiri dibuktikan adanya
pencatatan dan pelaporan
9) Adanya pengembangan kelompok asman
10) Adanya kegiatan upaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
kader dalam asuhan mandiri kesehatan tradisional
11) Adanya kelompok asuhan mandiri di ...(%) kelurahan yang dibina oleh
PKM

96
1. Diperolehnya dukungan dari stakeholder dan lintas
sektor di tingkat kecamatan, berupa :
2. 1.Perlu adanya pembentukan tim pembina asuhan
3. mandiri toga dan akupresur di tingkat kecamatan
2. Perlu adanya surat edaran dari camat untuk
pemanfaatan toga dan akupresur
3. Perlu adanya pembentukan kelompok binaan
asman toga dan akupresur di tingkat
desa/kelurahan
4. Perlu adanya dukungan dana ADD dalam
pelaksanaan asman toga dan akupresur