Anda di halaman 1dari 23

INVERTED PAPILLOMA

PEMBIMBING
DR. M. TAUFIQ , SP.THT-KL
ANATOMI HIDUNG
KOMPLEKS OSTIOMEATAL (KOM)
HISTOLOGI HIDUNG
1. Mukosa hidung : pseudo stratifed
columnar epithelium
2. Silia
3. Sel goblet
ANATOMI SINUS PARANASAL
FISIOLOGI HIDUNG

Fungsi Fungsi
Respirasi Penghidu

Fungsi Refleks
Fonetik Nasal
INVERTED PAPILLOMA
DEFINISI
Inverted papilloma adalah
suatu tumor jinak primer
yang berasal dari
pseudostratifed ciliated
columnar epithelium regio
sinonasal.
EPIDEMIOLOGI
Inverted papilloma menyumbang
sekitar 0.5-4.0% dari semua tumor
nasal dan paling sering terlihat pada
pasien berusia 40-60 tahun. Ada
predileksi yang signifikan untuk laki-laki
(laki-laki : perempuan yaitu 3-5 : 1).
ETIOLOGI
Penyebab pasti belum diketahui
Beberapa teori telah diajukan, meliputi
alergen, inflamasi kronik, karsinogen
berhubungan dengan pajanan serta infeksi
virus papilloma.
HPV 11, HPV 6, HPV 16, dan HPV 18 telah dapat
diidentifikasi pada inverted papilloma
TIPE PAPILLOMA SECARA
HISTOPATOLOGI
1. Everted papilloma atau bentuk
fungiform
2. Inverted papilloma
3. Cylindrical cell papilloma
(oncocytic schneiderian
papilloma)
KLASIFIKASI STADIUM
1. Tumor terbatas pada satu sisi kavum nasi tanpa
perluasan ke sinus paranasal.
2. Tumor melibatkan dinding medial sinus maksila,
sinus etmoid dan/atau komplek ostiomeatal
3. Tumor meluas ke superior, inferior, posterior,
anterior atau dinding lateral sinus maksila, sinus
frontal atau sinus sfenoid
4. Tumor perluasan ke ekstrasinonasal atau tumor
berubah ganas
GEJALA KLINIS
Obstruksi nasal unilateral
Rhinorrhea
Epistaksis
Hiposmia atau anosmia
Nyeri kepala frontal
Nyeri wajah
KARAKTERISTIK KLINIS
1. Cenderung timbul kembali
2.Mempunyai kapasitas destruksi pada
jaringan dan struktursekitarnya
3. Kenderungan menjadi ganas
PEMERIKSAAN FISIK

• Adanya sekret
• Massa polipoid padameatus media
unilateral • Edema Hiperemis
• Ireguler dan rapuh • Polip pada koana
• Berdarah jika disentuh • Septum terdesak
• Warna merah keabu- kearah kontralateral
abuan
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Histopatologi
MRI
CT Scan
Foto Polos
TERAPI PEMBEDAHAN
Pendekatan bedah reseksi Inverted Papilloma:
•Pendekatan endonasal nonendoskopik
•Pendekatan eksternal terbatas (contohnya
Culdwell-Luc)
•Pendekatan eksternal radikal (contohnya
maksilektomi medial via rhinotomi lateral
atau pendekatan midfasial degloving)
• Pendekatan endoskopik endonasal
DIAGNOSIS BANDING
Polip nasi
Angiofibroma
Keganasan
PROGNOSIS
Umumnya prognosis inverted
papilloma kurang baik. Namun
pengobatan yang agresif secara
multimodalitas akan memberikan
hasil yang terbaik dan dapat
meningkatkan angka ketahanan
hidup