Anda di halaman 1dari 19

PKL RUSA

KELOMPOK
KOAS E1
GAMBARANUMUM LOKASI PKL
 Penangkaran Rusa Timor (Cervus
timorensis) Oilsonbai merupakan
unit kerja di bawah Balai
Penelitian dan Pengembangan
Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(BALITBANG LHK) Kupang yang
dibentuk oleh Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 Selain Rusa Timor, terdapat
beberapa hewan lainnya yaitu
Kura-kura leher ular Rote dan
burung Beo Alor.
 Total populasi rusa di penagkaran
Oilsonbai 21 ekor terdiri dari 12
ekor jantan dan 9 ekor betina.
Manajemen Pemeliharaan Rusa Timor (Cervus timorensis)

1. Kandang
tipe kandang pada penangkaran
rusa Timor Oilsonbai
menggunakkan sistem kandang
kandang permanen. Kostruksi
kandang teridiri dari tembok
pada bagian bawah kandang
dan kawat ram dibagian
atasnya.
2. Pakan
 Makanan pokok rusa adalah
hijauan berupa daun-daunan dan
rumput-rumputan yang
ketersediaannya kadang-kadang
terbatas terutama di penangkaran
sehingga dibutuhkan pakan
tambahan(Maharani, 2011).
 Berdasarkan hasil pengamatan,
pakan rusa Timor di penangkaran
Oilsonbai dadalah lamtoro tanpa Kandungan proteinnya berkisar antara 25 -
ada tambahan pakan lainnya 32% dari bahankering, sedangkan kalsium
ataupun konsentrat. dan fosfomya berturut-turut antara 1,9 -
3,2% dan0,15 - 0,35% dari bahan kering
(Askar dkk ., 1997).
3. Tempat pakan
- Idealnya tempat makanan yang
digunakan berebtuk palungan
berukuran panjang 1,5-2,0
meter dan lebar 0,5 m atau
dapat pula berbentuk segi 6
berukuran diameter 50-75 cm
dengan tinggi 30 cm dari atas
permukaan tanah agar tidak
terinjak oleh rusa.
- Tempat pakan di penangkaran
terbuat dari tong besi dan
diletakan di tengah kandang
4. Tempat minum
- Rusa memerlukan air untuk
minum dan berkumbang, oleh
karena itu, air tersebut
sebaiknuya selalu dalam
keadaaan bersih
- Idelanya tempat minum yang
digunakan sebaiknya
berbentuk bak tembok
persegi panjang berukuruna
1,0 m x 0,5 m x 30,0 cm
yang dibenamkan ke dalam
tanah atau berbentuk kolam
Manajemen Kesehatan
 Salah satu faktor yang menjadi
perhatian utama dalam
pemeliharaan rusa timor adalah
kesehatan
 Pemeriksaan kesehatan melalui
pemeriksaan klinis (inspeksi,
palpasi, perkusi) dan juga uji
laboratorium, misalnya
pemeriksaan darah (hematologi)
yang meliputi hemoglobin,
hematokrit, jumlah sel darah
merah, jumlah sel darah putih
dan juga pemeriksaan feses
untuk mengidentifikasi adanya
infestasi helmint
Hasil Pemeriksaan Hematologi
Pengujian Standar ♂1 (jantan) ♀2 (betina)
Hasil Ket Hasil Ket

WBC 3,81- 12 Meningkat 5,3 Normal


(103/uL) 8,42

LYM 1,31- 8,9 Meningkat 3,1 Normal


(103/uL) 3,72

GRA 2-3,76 1,8 Menurun 1,3 Menurun


(103/uL)

RBC 7-13 9,56 Normal 10,38 Normal


(106/uL)

HGB 10-15 12,7 Normal 13,1 Normal


(g/L)
MCHC 30-40 33,3 Normal 30,9 Normal
(g/dL)
MCH 8-16 13,3 Normal 12,6 Normal
(pg)
MCV 29-36 39,9 Meningkat 40,9 Meningkat
(fL)
HCT 32-53 38,2 Normal 42,5 Normal
(%)
 Berdasarkan data hasil pemeriksaan hematologi diatas, diketahui
bahwa Rusa Timor jantan dewasa memiliki nilai nilai RBC, HGB,
MCHC, MCH dan HCT yang normal. Nilai WBC, LYM dan MCV
tergolong tinggi, sedangkan nilai GRA tergolong rendah.
 Peningkatan nilai WBC(leukositosis) mengindikasikan adanya
peradangan atau respon terhadap infeksi, stress, anemia, kerusakan
sel dan alergi pada rusa.
 Peningkatan pada Limfosit (limfositosis) indikasi adanya infeksi virus
 Peningkatan MCV menunjukan keadaan dimana terjadi peningkatan
aktivitas sum-sum tulang akibat dari defisiensi faktor-hematopoetik
(Vitamin B1 dan asam folat) ataupun dapat disebabkan karena
terjadinya hemoragi
 Nilai hematologi Rusa Timor betina dewasa
menunjukkan nilai WBC, LYM, RBC, HGB, MCHC,
MCH normal, sedangkan GRA menurun dan MCV
meningkat.
 Peningkatan MCV menunjukan keadaan dimana
terjadi peningkatan aktivitas sum-sum tulang akibat
dari defisiensi faktor-hematopoetik (Vitamin B1 dan
asam folat) ataupun dapat disebabkan karena
terjadinya hemoragi
Pemeriksaan Feses

Sampel Hasil Uji Helminthiasis Positif/


Negatif
Jenis Telur Cacing TTPG
♂1 - - Negatif

♀1 - - Negatif
Morfologi Warna Tubuh Rusa Jantan
dan Betina
POLA WARNA JANTAN BETINA

Dahi Coklat Belang Coklat

Dagu Krem Coklat Terang

Leher Depan Krem Coklat Terang

Leher Belakang Coklat Gelap Coklat Gelap


Punggung Coklat Gelap Coklat Gelap

A Perut Coklat Gelap Krem

Dada Coklat Gelap Krem

Kaki Coklat Gelap Coklat

Ekor Coklat Gelap Coklat Gelap

Telinga Dalam Abu-Abu Putih

Telinga Luar Coklat Tua Coklat Gelap

A : Rusa Timor betina dan B= morfologi Rusa Timor jantan.


Pengamatan tingkah laku

 Berdasarkan dari pengamatan Rusa


Timor memiiki kebiasaan untuk
berkelompok ketika makan, minum,
berteduh, beristirahat dan memamah
biak.
 Pada saat makan biasanya salah
satu Rusa Timor akan mencicip
makanan dan minuman terlebih
dahulu. Rusa tersebut merupakan
ketua rombongan yang bertugas
untuk memilih makanan dan minuman
terbaik untuk rombongannya. Hal ini
sesuai dengan pernyataan
Susanto(1980) bahwa pada saat
makan dan minum terdapat rusa
yang menjadi ketua rombongan
yaitu betina tua
 Tingkah laku sosialisasi ditunjukkan Rusa Timor
dengan selalu berjalan dalam rombongan
mengelilingi kandang sambil berteriak dan
bersahutan, kemudian untuk beberapa saat diam
dan berteriak lagi sampai pakan datang
 Tingkah laku memamah biak ditunjukkan ketika
Rusa Timor sudah merasa kenyang akan mencari
tempat teduh, kemudian rusa akan berbaring dan
memulai aktivitas mamah-biaknya
 Tingkah laku reproduksi Rusa Timor yang teramati
di penangkaran adalah pada saat perkawinan.
Rusa jantan biasanya akan beriringan dengan
betina serta mengelilingi betina. Untuk
mendapatkan betina, rusa jantan berkelahi sampai
muncul pemenang, dan yang lemah akan tersingkir
Pengukuran Tubuh

PARAMETER JANTAN BETINA

Panjang Badan (Cm) 69 67

Tinggi Badan (cm) 74 68

Panjang Kaki Depan (Cm) 47 49

Panjang Kaki belakang (Cm) 46 48

Lingkar Dada (cm) 74 81

Panjang Telinga 14 15

Panjang Kepala 25 22

Lingkar Scrotum 14 -
Perbandingan ukuran tubuh Rusa Timor

Parameter Penangkaran Oilsonbai (2017) Manokwari (Pattiselannol dkk,


2008)

Jantan Betina Jantan Dewasa Betina Dewasa

Panjang 59-94 84-75 67-82 61,7-65,3


badan (cm)

Tinggi badan 55-87 71-75 78,8-89,4 76-84,5


(cm)

Lingkar dada 58-89 75-80 92,4-102,6 73-90,2


(cm)
Perbandingan ukuran tubuh Rusa Timor
Parameter Penangkaran Oilsonbai (2017) Manokwari (Pattiselannol dkk,
2008)

Jantan Betina Jantan Dewasa Betina


Dewasa

Panjang 59-94 84-75 67-82 61,7-65,3


badan (cm)

Tinggi badan 55-87 71-75 78,8-89,4 76-84,5


(cm)

Lingkar dada 58-89 75-80 92,4-102,6 73-90,2


(cm)

 Berdasarkan hasil pengukuran dapat


diamati bahwa rata-rata ukuran
tubuh Rusa Timor di penangkaran
Oilsonbai lebih kecil daripada Rusa
Timor di Manokwari. Rendahnya
bobot badan pada Rusa Timor
dapat disebabkan oleh ketersediaan
pakan yang tidak memadai saat
musim kering.
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH