Anda di halaman 1dari 23
KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7
KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7

KERACUNA

N

KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7

MERCURI

KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7
KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7
KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7

KELOMPOK 7

KERACUNA N MERCURI KELOMPOK 7
Nailul Mukafiah Lia Monica Fhahira Alifiya 1600023232 1600023233 1600023234 Cindy Jesica Letelay Uswatun Hasanah Fariza Ulfadila
Nailul Mukafiah Lia Monica Fhahira Alifiya 1600023232 1600023233 1600023234 Cindy Jesica Letelay Uswatun Hasanah Fariza Ulfadila

Nailul Mukafiah Lia Monica Fhahira Alifiya

1600023232

1600023233

1600023234

Cindy Jesica Letelay Uswatun Hasanah Fariza Ulfadila Veni Rahmawati Intan Maulida

1600023235

1600023236

1600023238

1600023239

1600023240

Puji Utari Raras Ika Hapsari

1600023241

1600023242

Nur Malichatun Natiqoh

1600023243

Husnul Haryati

1600023244

Nailul Mukafiah Lia Monica Fhahira Alifiya 1600023232 1600023233 1600023234 Cindy Jesica Letelay Uswatun Hasanah Fariza Ulfadila
Nailul Mukafiah Lia Monica Fhahira Alifiya 1600023232 1600023233 1600023234 Cindy Jesica Letelay Uswatun Hasanah Fariza Ulfadila

2

Sifat Logam Merkuri (Hg) • Merkuri adalah unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg (hydragyrum)

Sifat Logam Merkuri (Hg)

Merkuri adalah unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg (hydragyrum) yang terletak pada golongan II B dan periode 6 dengan nomor atom 80.

Pemerian : berbentuk cairan pada temperatur kamar berwarna putih keperakan, tidak berbau

• •

Titik beku : –38.9oC Titik didih : 357oC (Stwertka, 1998) BM : 200,59

Kelarutan : tidak larut dalam air, alkohol, eter, asam hidroklorida, hydrogen bromida dan hidrogen iodide; Larut dalam asam nitrat, asam sulfurik panas dan lipid. Tidak tercampurkan dengan oksidator, halogen, bahan-bahan yang mudah terbakar, logam, asam, logam carbide dan amine.

Sifat Logam Merkuri (Hg) • Merkuri adalah unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg (hydragyrum)
• • •

sering dimanfaatkan untuk berbagai peralatan ilmiah, seperti termometer, barometer, termostat, lampu fluorescent, obat-obatan, insektisida, dsb.

Sifat Logam Merkuri (Hg) • Merkuri adalah unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg (hydragyrum)

Sifat penting merkuri lainnya adalah kemampuannya untuk melarutkan logam lain dan membentuk logam paduan (alloy) yang dikenal sebagai amalgam.

Sifat Logam Merkuri (Hg) • Merkuri adalah unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg (hydragyrum)

Merupakan logam yang paling mudah menguap dibandingkan dengan logam yang lain

3

Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;

Kadar Batas Aman Merkuri

Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;

  • 1. Dalam darah 8μ mol/l.

  • 2. Dalam urine 4μ g/l.

  • 3. Dalam rambut berkisar antara 1-2μ g/kg.

Dan akan berbahaya jika Kadar merkuri melebihi:

  • 1. Dalam darah jika melebihi 200μ mol/l.

  • 2. Dalam urine melebihi 500μ g/l,

  • 3. Dalam rambut bila melebihi dari 1 μ g/g

Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;
Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;

Sedangkan Kriteria World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kadar normal merkuri adalah:

  • 1. Dalam darah berkisar antara 5 μg/l – 10 μg/l.

Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;
Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;
  • 2. Dalam rambut berkisar antara 1 mg/Kg – 2 mg/Kg.

  • 3. Dalam urine rata - rata 4 μg/l.2

Kadar Batas Aman Merkuri • Menurut IPCS batas tolerir kadar merkuri dalam tubuh manusia meliputi ;

1. Prevalensi kejadian

1. Prevalensi kejadian

Hasil Survei Keracunan Merkuri pada Penduduk di Sekitar Teluk Jakarta

Survei keracunan merkuri dilakukan dilakukan diantara oranng- orang yang tinggal di 3 desa di sepanjang teluk jakarta (muara angke, Kalibaru, dan Pajagalan) selama oktober- Desember 1980. survei di lakukan di 3178 orang, dari jumlah ini ada 77 orang di ambil rambut untuk pemeriksaan kadar merkuri di laboratorium. klinis lebih lanjutoleh seorang ahli saraf.

Dari yang telah di ambil rambut 51 orang di antaranya mendapat pemeriksaan klinis lebih lanjut oleh seorang ahli saraf. Pada pemeriksaan klinis tersebut ditemukan 1 orang yang memiliki kelainan syaraf dan gejala antara lain: adanya garis timbal pada gusi, hypertensi ringan, edema, tetra paresis tipe campuran upper motor neuron dan lower motor neuron, hipestesia difus, dan gangguan ringan selebral. Sedangkan 50 orang lainnya tidak menunjukkan adanya kelainan syaraf.

Rara- rata total kandungan merkuri pada 77 sampel rambut adalah 5,57; 7, 03 ppm (SD), dan rasio metil merkuri terhadap total merkuri berkisar antara 0,4- 46,1%.

Dapat disimpulkan bahwa kadar merkuri dalam rambut dari hasil survei penduduk di sepanjang teluk jakarta berada dalam kisaran normal.

Hasil Survei Keracunan Merkuri pada Penduduk di Sekitar Teluk Jakarta ༝ Survei keracunan merkuri dilakukan dilakukan
Hasil Survei Keracunan Merkuri pada Penduduk di Sekitar Teluk Jakarta ༝ Survei keracunan merkuri dilakukan dilakukan
Hasil Survei Keracunan Merkuri pada Penduduk di Sekitar Teluk Jakarta ༝ Survei keracunan merkuri dilakukan dilakukan
7
7
7
8

2. Penyebab keracunan

2. Penyebab keracunan

Mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri.

Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan.

Menghirup udara yang tercemar akibat proses industri, seperti asap pembakaran batubara, pembakaran bahan bakar minyak, dan pembakaran kayu

Tambalan gigi yang mengandung amalgam dapat melepas merkuri, sehingga dapat terhirup atau tertelan.

Terhirup uap merkuri saat lampu neon pecah.

Terhirup uap merkuri saat termometer raksa pecah atau tertelan air raksa ketika tidak sengaja termometer pecah di dalam mulut.

Terhirup uap merkuri saat pemanasan bijih emas di pertambangan emas.

Menggunakan krim pencerah kulit yang mengandung merkuri.

༝ Mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri. ༝ Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan. ༝ Menghirup
༝ Mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri. ༝ Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan. ༝ Menghirup
༝ Mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri. ༝ Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan. ༝ Menghirup

3. Mekanisme keracunan

3. Mekanisme keracunan

Alur merkuri masuk ke tubuh manusia melalui ikan

Bioakumulasi adalah peningkatan konsentrasi suatu zat sepanjang rantai makanan. Berikut ini adalah gambaran bagaimana perjalanan metil- merkuri dari air hingga masuk ke dalam tubuh manusia dan binatang (Arifin, 2008) :

Metil-merkuri di dalam air dan sedimen dimakan oleh bakteri, binatang kecil dan tumbuhan kecil yang dikenal sebagai plankton, dan khususnya benthos (kerang, kepiting, udang);

Ikan kecil dan sedang kemudian memakan bakteri dan plankton tersebut dalam jumlah yang sangat besar sepanjang waktu;

Ikan besar kemudian memakan ikan kecil tersebut, dan terjadilah akumulasi metil-merkuri di dalam jaringan. Ikan yang lebih tua dan besar mempunyai potensi yang lebih besar untuk terjadinya akumulasi kadar merkuri yang tinggi di dalam tubuhnya;

Ikan tersebut kemudian ditangkap dan dimakan oleh manusia dan binatang, menyebabkan metil-merkuri berakumulasi di dalam jaringannya (hati, gijal, dan otak).

Alur merkuri masuk ke tubuh manusia melalui ikan Bioakumulasi adalah peningkatan konsentrasi suatu zat sepanjang rantai
Alur merkuri masuk ke tubuh manusia melalui ikan Bioakumulasi adalah peningkatan konsentrasi suatu zat sepanjang rantai
Alur merkuri masuk ke tubuh manusia melalui ikan Bioakumulasi adalah peningkatan konsentrasi suatu zat sepanjang rantai

Ikan dapat mengabsorbsi metil-merkuri melalui makanannya dan langsung dari air dengan melewati insang. Oleh karena merkuri terikat dengan protein diseluruh jaringan ikan, termasuk otot, maka tidak ada metode pemasakan atau pencucian ikan untuk mengurangi kadar merkuri di dalamnya (Arifin, 2008).

Alur merkuri masuk ke tubuh manusia melalui ikan Bioakumulasi adalah peningkatan konsentrasi suatu zat sepanjang rantai

12

13
13
13

4. Gejala keracunan

4. Gejala keracunan

Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala, antara lain:

Sakit kepala.

Tremor

Kesemutan, terutama di sekitar tangan dan kaki, serta mulut.

Gangguan penglihatan.

Gangguan bicara dan mendengar.

Kelemahan otot.

Sulit berjalan.

Hilang ingatan.

Ginjal. Keracunan merkuri dapat menyebabkan gagal ginjal.

Jantung. Keracunan merkuri dapat mengakibatkan nyeri dada, serta penumpukan merkuri di jantung akan menimbulkan kardiomiopati, yaitu kelainan pada otot jantung.

༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala,

Saluran pernapasan. Menghirup uap merkuri dapat menyebabkan radang tenggorokan sampai mengakibatkan gagal napas, bila terpapar dalam jumlah besar.

Kulit. Merkuri yang terpapar pada kulit dapat menimbulkan ruam dan peradangan.

༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala,
༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala,
༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala,

Manifestasi klinis awal

1. intoksikasi merkuri didapatkan, antara lain :

gangguan tidur, perubahan mood (perasaan) yang dikenal sebagai “erethism”. kesemutan mulai dari daerah sekitar mulut hingga jari dan tangan. pengurangan pendengaran atau penglihatan pengurangan daya ingat.

2. Keracunan pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadi mental retardasi pada bayi atau kebodohan, kekakuan (spastik), karena zat metil merkuri yang masuk ke dalam tubuh perempuan hamil tersebut tidak hanya mencemari organ tubuhnya sendiri, tetapi juga janin yang dikandungnya melalui tali pusat, oleh karena itu merkuri sangat rentan terhadap ibu hamil, ibu menyusui dan mereka yang menderita gangguan neurologis dan mental organik atau fungsional.

Manifestasi klinis awal 1. intoksikasi merkuri didapatkan, antara lain : ༝ gangguan tidur, ༝ perubahan mood
Manifestasi klinis awal 1. intoksikasi merkuri didapatkan, antara lain : ༝ gangguan tidur, ༝ perubahan mood
Manifestasi klinis awal 1. intoksikasi merkuri didapatkan, antara lain : ༝ gangguan tidur, ༝ perubahan mood

5. Upaya pengatasan

5. Upaya pengatasan

ANTIDOTE

Terapi untuk MP harus langsung ditangani untuk menurunkan konsentrasi merkuri pada organ organ kritis/lokasi luka. Untuk kebanyakan kasus, khususnya dengan gagal ginjal akut, hemodialisis menjadi pertolongan pertama, kemudian diberikan juga chelating agents seperti sistein, EDTA, BAL atau penisilamin. Perlu dihindari penggunaan chelating agents yang tidak sesuai. Terapi dengan chelating agents tidak berguna untuk paparan/keracunan alkil merkuri.

2,3-dimercaptropropanol (BAL) dan D-penicillamine sebagai terapi pilihan pada keracunan merkuri karena alasan keamanannya. Namun telah ada chelators (memiliki afinitas yabg tinggi terhadap merkuri) yang lebih efektif seperti meso-2,3-dimercaptosuccinic acid (DMSA) dan 2,3-dimercapto-1-propanesulfonic acid (DMPS). Pada beberapa laporan kasus dan penelitian pada hewan telah dikonfirmasi keamanan dan keefektifan chelators tersebut, hanya DMSA yang dapat diberikan secara oral dan telah disetujui oleh FDA, khususnya pada MP (mercury poisoning)

༝ ANTIDOTE Terapi untuk MP harus langsung ditangani untuk menurunkan konsentrasi merkuri pada organ organ kritis/lokasi
༝ ANTIDOTE Terapi untuk MP harus langsung ditangani untuk menurunkan konsentrasi merkuri pada organ organ kritis/lokasi
༝ ANTIDOTE Terapi untuk MP harus langsung ditangani untuk menurunkan konsentrasi merkuri pada organ organ kritis/lokasi

Diagnosis Keracunan Merkuri.

Berdasarkan hasil penelitian dari Diner dan Brenner (1998) serta Frackelton dan Christensen (1998) bahwa diagnosa klinis dari keracunan merkuri tidaklah mudah dan sering disalah artikan dengan diagnosa kelainan psikiatrik dan autisme. Untuk memudahkan mendiagnosa maka perlu dilakukan pemeriksaan total kadar merkuri atau Atomic Absorbtion Spectrophotometer (AAS) baik untuk pemeriksaan kadar merkuri dalam makanan, darah, urine, rambut dan dalam jaringan.

Diagnosis Keracunan Merkuri. ༝ Berdasarkan hasil penelitian dari Diner dan Brenner (1998) serta Frackelton dan Christensen
Diagnosis Keracunan Merkuri. ༝ Berdasarkan hasil penelitian dari Diner dan Brenner (1998) serta Frackelton dan Christensen
Diagnosis Keracunan Merkuri. ༝ Berdasarkan hasil penelitian dari Diner dan Brenner (1998) serta Frackelton dan Christensen

a. Keracunan Akut

Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur mentah atau susu segar, diharapkan logam berat tersebut dapat diikat oleh protein yang ada dalam susu atau telur. Selanjutnya dapat diberikan antidot berupa sodium formaldehyde sulfoxilate. Antidot ini mengurangi unsur ion merkuri bivalen sehingga mengurangi penyerapannya. Dapat juga diberikan suntikan intramuskular dimerkaprol atau penisilamin untuk menginaktifkan merkuri yang sudah diabsorpsi.

a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur

Pengobatan dengan dimerkaprol efektif dilakukan pada kasus keracunan akut yang kurang dari 5 jam. Tergantung dari jumlah dan lamanya keracunan yang terjadi, hemodialisis harus dipertimbangkan guna menghindari kerusakan ginjal lebih lanjut. Dosis pemberian dimerkaprol atau penisilamin sangat bervariasi secara individual. Pada umumnya diberikan dengan dosis dimerkaprol 5-6 mg/KgBB intramuskular 2 kali sehari, diberikan selama 10 hari.

a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur
a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur
a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur

Penisilamin diberikan secara oral dengan dosis 250 mg setiap 6 jam sehari, dapat dikombinasi dengan dimerkaprol atau sendiri-sendiri.

Chelator oral misalnya meso-2,3, dimercaptosuccinic acid dan sodium 2,3 dimercapto-1- propanesulfonat lebih menguntungkan dibandingkan dengan dimerkaprol, termasuk juga toksisitasnya rendah.

a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur
a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur

Pada keracunan merkuri anorganik penggunaan dimerkaprol merupakan kontraindikasi, sedangkan meso-2,3-dimmercaptosuccinic acid dan sodium 2,3-dimercapto-1-propanesulfonat dapat digunakan pada semua jenis keracunan merkuri.

a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur
a. Keracunan Akut ༝ ༝ ༝ ༝ ༝ Apabila tertelan, untuk pertolongan pertama dapat diberikan telur

b. Keracunan Kronik

Pengobatan keracunan kronis pada umumnya bersifat simtomatis. Penderita harus dihindarkan dari pemajanan yang lebih lanjut. Karena umumnya keracunan kronis ini terjadi pada industri-industri, maka pekerja yang keracunan merkuri harus dipindahkan ke tempat lain yang bebas dari pencemaran. Respon keracunan kronis terhadap pengobatan sangat lambat. Pada umumnya sampai bertahun-tahun masih menyisakan gejala.

Bila terdapat peningkatan kadar merkuri dalam darah atau urin, perlu dilakukan terapi kelasi sebagai langkah awal. Terapi kelasi merupakan terapi yang diberikan melalui infus berisi obat yang berfungsi mengikat logam dalam darah

Pemberian dimerkaprol dan penisilamin dapat mengurangi efek keracunan dengan jalan mempercepat ekskresi merkuri, namun pada umumnya gagal dalam meningkatkan kondisi klinis penderita.

Khusus dalam hal keracunan methylmercury, pengobatan dengan hemodialisis tidak banyak berguna, karena methylmercury terkumpul dalam eritrosit dan hanya sejumlah kecil saja yang ada di dalam plasma.

b. Keracunan Kronik ༝ Pengobatan keracunan kronis pada umumnya bersifat simtomatis. Penderita harus dihindarkan dari pemajanan
b. Keracunan Kronik ༝ Pengobatan keracunan kronis pada umumnya bersifat simtomatis. Penderita harus dihindarkan dari pemajanan
b. Keracunan Kronik ༝ Pengobatan keracunan kronis pada umumnya bersifat simtomatis. Penderita harus dihindarkan dari pemajanan
Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-2" src="pdf-obj-21-2.jpg">

Daftar pustaka

Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk-

Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN

– Core PDF

Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-22" src="pdf-obj-21-22.jpg">

...

Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-26" src="pdf-obj-21-26.jpg">

https://core.ac.uk ›download › pdf

https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr

odynia_and_Mercury

Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-39" src="pdf-obj-21-39.jpg">
Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-41" src="pdf-obj-21-41.jpg">
Daftar pustaka <a href=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Raksa https://dwioktavia.wordpress.com/2011/04/14/analisis-logam-merkuri-hg/ Source : https://www.scribd.com/doc/55057218/Mekanisme-Merkuri-Masuk- Ke-Tubuh-Manusia-Ikgm1 https://googleweblight.com/i?u=https://www.alodokter.com/keracunan-merkur i&hl=id-ID FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN – Core PDF ... https://core.ac.uk ›download › pdf https://www.researchgate.net/publication/23656523_Kawasaki's_Disease_Acr odynia_and_Mercury http://anakpintarunhas.blogspot.com/2011/09/pengobatanpenanggulangan- keracunan.html?m=1 https://www.alodokter.com/keracunan-merkuri http://catatanasrybano.blogspot.com/2014/06/epidemiologi-kontemporer.ht ml?m=1 22 " id="pdf-obj-21-43" src="pdf-obj-21-43.jpg">
THANKS ANY QUESTIONS? 23
THANKS ANY QUESTIONS? 23
THANKS ANY QUESTIONS? 23

THANKS

ANY QUESTIONS?

THANKS ANY QUESTIONS? 23
THANKS ANY QUESTIONS? 23

23