Anda di halaman 1dari 30

ILMU KEDOKTERAN FISIK

& REHABILITASI

(PHYSICAL MEDICINE & REHABILITATION)

Ch Hermes H Sitompul

2012
IKFR
 CABANG ILMU KEDOKTERAN
 PENGELOLAAN KOMPREHENSIF
KECACATAN FISIK
(KECENDERUNGAN, KEJADIAN,
DAMPAK) + GANGGUAN PSIKO-
SOSIO-VOKASIONAL YANG
MENYERTAINYA
 AKIBAT PENYAKIT / CEDERA PADA
SISTEM NEURO-MUSKULO-
SKELETAL, KARDISO-RESPIRASI
SEJARAH I K F & R
DUNIA INDONESIA
PENGGUNAAN ENERGI FISIKA - PENANGANAN KORBAN PD-II
(PANAS, DINGIN, AIR) - OLEH alm PROF DR. R. SOEHARSO
1890 – DIATHERMY (gel DAN alm SOEROTO (teknisi) –
Elektromaknetik) BENGKEL PROTESA
1919 - FORMULASI RM:
PENATALAKSAAN TENTARA
KORBAN PD-I RS ORTHOPAEDI dan
1920-AN: KF&R BIDANG PROSTHESIS di SOLO
TERSENDIRI, BERKEMBANG PADA
PD-II PUSAT REHABILITASI
1947 – PENGAKUAN SPESIALISTIK PROF DR R SOEHARSO
(ABMBS), GELAR (PHYSIATRY), - 1970 WHO – PRU
DOKTER AHLI (PHYSIATRIST)
- PRU URM IRM
- 1987 – PPDS-I DI FK
(UI,UNDIP,UNAIR) + UNSRAT,
UNPAD
- IDARI PERDOSRI
REHABILITASI
 PROSES REFUNGSIONALISASI &
PENGEMBANGAN SESEORANG
 HINGGA MAMPU LAKSANAKAN FUNGSI
KEHIDUPAN & SOSIAL SECARA WAJAR
REHABILITASI MEDIK
 YANKES UTUH TERPADU
 PENDEKATAN MEDIK,
PSIKOSOSIAL,EDUKASIONAL, VOKASIONAL
 UNTUK CAPAI KEMAMPUAN FUNGSIONAL
MAKSIMAL
TUJUAN PROGRAM REHABILITASI
(WHO dalam Word Report on Disability /WRD, 2011)

 PENCEGAHAN KEHILANGAN FUNGSI


 MEMPERLAMBAT KEHILANGAN FUNGSI

 MEMPERBAIKI ATAU MEMULIHKAN


FUNGSI
 MENGKOMPENSASIKAN FUNGSI YANG

HILANG
 MEMPERTAHANKAN FUNGSI NYANG
MASIH ADA
KECACATAN
 CACAT (WHO):  PENYANDANG
KONDISI IMPAIRMENT CACAT (PENCA):
+/- DISABILITAS ORANG DENGAN
KELAINAN FISIK +/-
MENTAL
RINTANGAN/
HAMBATAN UNTUK
BERKEGIATAN
LAYAK
FILOSOFI PENDEKATAN
REHABILITASI
 PENDEKATAN PASIEN SEUTUHNYA
 PEMANFAATAN KESATUAN TENAGA
KESEHATAN
 PENEKANAN PD PENDIDIKAN PASIEN /
KELUARGA DAN MENOLONG PASIEN
BELAJAR HIDUP DENGAN
DISABILITASNYA DI DALAM LINGKUNGAN
KEHIDUPANNYA
 PENINGKATKAN KEMAMPUAN
FUNGSIONALNYA YANG ADA/TERSISA
 LEBIH MEMBERI MAKNA KEPADA
KEHIDUPANNYA DRPD SEKEDAR UMUR
PANJANG
TAHAPAN GANGGUAN
FUNGSI (ICIDH, WHO, 1980)
 IMPAIRMENT
- TAMPILAN GANGGUAN / KELAINAN PD TKT ORGAN
- DGN KETIDAKNORMALAN FUNGSI / STRUKTUR PSIKOLOGIK, FISIOLOGIK,
ANATOMIK
- TERAPI AKTIF
 DISABILITY
- TAMPILAN GANGGUAN PADA TKT MANUSIA (PENDERITA)
- PEMBATASAN/HILANGNYA KEMAMPUAN BERAKTIVITAS LAJIM
- PROSES PERBAIKAN PENYAKIT; BUTUH TERAPI, MODALITAS, ALAT BANTU
 HANDICAP
- TAMPILAN GANGGUAN PD TKT SOSIAL
- PEMBATASAN/HILANGNYA PERAN SOSIAL
- TAHAP AKHIR PERJALANAN PENYAKIT, KECACATAN MENETAP, MENIMBULKAN
KETERGANTUNGAN (TUNA)
- UPAYA PENINGKATAN SEMAKSIMAL MUNGKIN KEMAMPUAN TERSISA
SEHINGGA DAPAT MANDIRI DENGAN / TANPA BANTUAN MODALITAS.
KATEGORI KEMAMPUAN
(ABILITIES)
JIWA-BOERRINGTER et al, 1980

 PHYSICAL
PERGERAKAN FISIK (UBAH POSISI, JALAN, NAIK/TURUN TANGGA,
MERAIH/MENOLAK, MELEMPAR/MENANGKAP, KETAHANAN)
 ACTIVITIES of DAILY LIVING
KEGIATAN KESEHARIAN (MAKAN/MINUM. MENGGUNAKAN WC, MERAWAT
DIRI, BERPAKAIAN)
 SOCIAL
PERAN SOSIAL (PENGGUNAAN SARANA TRANSPORTASI, PENYEIAPAN
MAKANAN/MINUMAN, MEMELIHARA RUMAH/LINGKUNGAN, MENGERJAKAN
HOBI, MENCARI NAFKAH, PERAN KELUARGA, HUBUNGAN ANTAR
MANUSIA)
 PSYCHOLOGICAL
FUNGSI LUHUR (ORIENTASI, MEMORI, KONSENTRASI, PERILAKU, MOTIVASI)
 COMMUNICATIONS
KOMUNIKASI SESAMA (MENDENGAR, MELIHAT, MENULIS, MEMAHAMI,
MENGUNGKAPKAN)
KFR vs KEDOKTERAN

 ORIENTASI DISABILITAS PENYAKIT


MASALAH

 PERAN PEMBIMBING / PELAKU / PEMUTUS


DOKTER FASILITATOR

 PERAN PARTISIPASI AKTIF PASIF / PENERIMA


PASIEN/
KELUARGA

TIM INTERDISIPLIN MULTIDISIPLIN


 PENDEKATAN
PELAYANAN ILMU ILMU

PERBAIKAN FUNGSI PENYEMBUHAN


 GOAL
DAN KEMANDIRIAN
TIM INTERDISIPLIN
 PHYSIATRIST
 PSIKOLOG
 AHLI GIZI
 FISIOTERAPIS
 OKUPASITERAPIS
 PROTETIS/ORTOTIS
 SPEECH PATOLOGIST/TERAPIS
 PEKERJA SOSIAL MEDIK
 PERAWAT REHABILITATION
 REKRASIONAL TERAPIS
 LAIN-LAIN
METODA DIAGNOSIS dan
EVALUASI dalam KFR
 ANAMNESA

 PEMERIKSAAN KLINIS

 PEMERIKSAAN PENUNJANG

 PENILAIAN FUNGSIONAL

 PENILAIAN AKTIVITAS dan PARTISIPASI


METODA DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR.............

ANAMNESIS
o Riwayat penyakit sekarang
o Riwayat penyakit terdahulu
PEMERIKSAAN KLINIS
o Keadaan umum / Tanda2 vital
o Postur dan berat/tinggi badan - BMI
o Fleksibiltas / ROM
o Kekuatan/ Ketahanan otot
o Sensibilitas, Proprioseptif
PEMERIKSAAN PENUNJANG
o Laboratorium
o Pencitraan
o Elektrodiagnostik (EMG)
METODE DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR ............

PENILAIAN FUNGSIONAL(1)
o Pemeriksaan fungsional klinis, misal: Uji otot, rentang gerak,
Koordinasi, Dexterity
o Uji klinik yang terstandarisasi (Time-up and go, Functional
reach, Sit to stand)
o Uji teknis (Dynamometer, Ketahahan dan kekuatan otot, Uji
Elektrofisiologi, dsb
o Sistem Skor dan Kuisiener, Pengukuran luaran
o Uji Somato-sensoris (Raba, panas, Tekanan, Nyeri dsb)
o Postur, Mobilitas, jangkauan, Genggaman dan manipulasi
o Uji neuropsikologis (Persepsi, Daya ningat, fungsi eksekusi,
Perhatian, dsb)
o Kebutuhan alat (mis: Kursi roda)
o Adaptasi lingkungan, semisal Akomodasi
METODE DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR ............

PENILAIAN FUNGSIONAL (2)


o Uji indera peraba dan Indera khusus
o Menelan dan status nutrisi
o Seksualitas
o Kontinensia
o Viabilitas jaringan (masalah kulit atau ulkus tekan)
o Fungsi anus dan buli-buli
o Komunikasi (wicara, bahasa dan non-verbnal)
o Alam perasaan (mood), Perilaku, Kepribadian
o Parameter kesehatan umum
o Uji neuropsikologis ()
METODE DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR ............

PENILAIAN AKTIVITAS dan PARTISIPASI


o Anamnesis, check-lists dan Kuisioner
 Faktor-faktor lingkungan yang relevan situasi
sosial, keluarga dan teman, masyarakat,
Pekerjaan dan majikan, Finansial dan asset
lain, dsb
 Kebutuhan asuhan
 Kebutuhan alat (mis: Kursi roda),
 Adaptasi lingkungan (mis: Akomodasi)
METODE DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR ............

PENILAIAN FUNGSIONAL KHUSUS


o Laboratorium Analisa gait, yang memiliki alat2 untuk
Pengukuran Kinematik – pola gerakan, termasuk
parameter temporal dan spasial (goniometri/
elektrogeniometri, akselerometri, Sistem
Optoelektronika, Kamera video digital dengan
perangkat lunak khusus, dll
o Pengukuran kinetik – ground reaction forces
(dynamometrik platforms, pedobarografiplatforms,
Isople sensories systems, Portable walkway systems,
dll
o Aktivitas EMG permukaan pada energetika otot-otot
target
METODE DIAGNOSIS dan EVALUASI dalam KFR ............

KUANTIFIKASI KEMAMPUAN
KESEIMBANGAN LAIN dan MOBILITAS

o Posturografi statik dan dinamik, Pemantauan


aktivitas jangka panjang, dlsb

o Kinerja okupasional AKS dan mengurus rumah, Kerja


dan aktivitas produktif (termasuk evaluasi kapasitas
fungsional dan Analisis di tempat kerja), Evaluasi
Mengemudi terapeutika, Aktivitas hiburan.
DERAJAD KEMANDIRIAN
(SKALA LUARAN FUNGSIONAl REHABILITASI)

 MANDIRI PENUH (Normal atau Asimptomatik)


 MANDIRI + ALAT BANTU / MODIFIKASI LINGKUNGAN
(Simptomatik)
 KETERGANTUNGAN SEBAGIAN (DIBAWAH
PENGAWASAN) (Mandiri parsial/ > 50% tidak
tergantung)
 KETERGANTUNGAN PADA SEBAGIAN BESAR
AKTIVITAS (Ketergantungan parsial / > 50%
tergantung)
 SANGAT TERGANTUNG (Tergantung total)
 (Meninggal)
INSTITUSI PELAYANAN
KF&R
 MASYARAKAT (RBM)
 PUSKESMAS (Pelayanan KFR DASAR:
Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif)
 RS – D/C: Pelayanan KFR SEDERHANA
 RS – B: Pelayanan KFR Lanjutan / Paripurna
sebagian
 RS – A: Pelayanan KFR Paripurna Lengkap
PENGEMBANGAN KF&R
 PAEDIATRI
 GERIATRI
 MUSKULOSKLETAL (termasuk Cedera
Olahraga)
 NEUROMUSKULAR
 RESPIRASI
 KARDIOLOGI
KONDISI YANG MEMERLUKAN
LAYANAN KFR

KONSEKUENSI/AKIBAT CEDERA

• Cedera Otak Traumatika


• Cedera Medula Spinalis
•Cedera Multipel dan kompleks
• Cedera Syaraf Plexux Brakhialis dan Saraf Tepi lainnya
• Cedera Olahraga
• Cedera akibat Penyakit kronik
• Cedera akibat Kerja (cedera okupasional)
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

NYERI AKUT dan KRONIS

• Amputasi (sebagai akibat pasca cedera, penyakit


vaskular dan penyakit keganasan)
• Kondisi setelah bedah (termasuk transplantasi
organ), Terapi Intensif (termasuki Neuropatik,
penyakit kritis dan Sindroma
Immobilisasi/deconditioning, dan Gagalgan multipel)
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

KELAINAN/ GANGGUAN NEUROLOGIS


• Stroke – termasuk PSA
• Penyakit Neurologis kfronis, seperti Sklerosis Multipel, Penyakit
Parkinson
• Infeksi dan Abses Sistem Saraf Pusat (SSP)
• Tumor SSP
• Paralisis spinakl
• Kelainan Neuromuskular dan Neuropati
• Sindroma pasca Polio
• Neuropati perifer, termasuk Guilliain Barre dan Sindroma nerve
entrapment
• Penyakit Alzheimer
• Kelainan Kongenital (Palsi Serebralis, Spina bifida)Masalah
kongenital yang jarang
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

GANGGUAN MUSKULOSKLETAL

• Kelainan Tulang Belakang (Nyeri Punggung bawah akut/kronik,


Sindroma Tulang Belakang Servikal, Penyakit Tulang Belakang
Torakal, Sindroma Tulang Belakang Lumbal)
• Penyakit sendi degeneratif dan inflamatorik
• Mono – dan poli-artritis lainnya
• Reumatism jaringan Lunak, termasuk Fibromialgia
• Nyeri Tangan dan kaki yang kompleks
• Osteoporosis
• Sindroma Nyeri kronik (muskuloskletal), termasuk Sindroma
nyeri terkait kerja, Chronic fatyique sindsrome dab Fibromialgia
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

PENYAKIT KARDIOVASKULAR

• Penyakit jantung Koroner


• Insufisiensi jantung
• Penyakit katup jantung
• Kardiomiopati
• Penyakit vaskuler perifer, termasuk amputasi
• Hipertensi arterial
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

PENYAKIT RESPIRASI

• Asma
• Penyakit Paru Obstrukktif Kronik (PPOK)
• Fibrosis pulmonal
• Pneumokoniasis, termasuk Asbestosis dan cedera
industrial lainnya
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

OBESITAS dan KELAINAN METABOLIK


• Diabetes Mellitus

• Sindroma metabolik, Hiperlipidemia dan


Hiopewr urikemia
GANGGUAN SALURAN BERKEMIH

• Gagal Ginjal kronik


•Tumor Saluran Kemih, termasuk kanker prostat
•Prostatismus (Hbypertrofi prostat)
•Inkontinensia , seperti Stress incontinencie,
Inkontinensi pasca bedah
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

PENYAKIT SISTEM GASTROINTESTINAL

• Penyakit Crohn, kolitis ulseratif


• Gangguan gastrointestinal fungsional

DISFUNGSI SEKSUAL

• Masalah seksualitas
•Disfungsi ereksi
KONDISIS YANG MEMERLUKAN LAYANAN KFR............

PENYAKIT INFEKSI dan IMMUNOLOGIS

• Transplantasi Sumsum tulang Belakang


• Koinsekuensi infeksi HIV

KANKER dan KONSEKUENSInya (kondisi


terkait usia)

• Kondisi Pediatrik, termasuk deformitas kongenital,


skoliosis idiopatik, Penyakit Perthes, spina bifida, dll
• Masalah Lanjut Usia