Anda di halaman 1dari 23

FISIKA X MIA 2

GERAK HARMONIK
SEDERHANA

Fransiskus Assisi Beyora Liwun


Pendidikan Fisika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Kristen Indonesia
Mobil berosilasi naik-turun
ketika melewati lubang

Bandul jam dinding


benda di ujung pegas

Gerak harmonik adalah gerakan bolak balik yang


dialami suatu benda terhadap titik kesetimbangan.
2
Suatu balok diikat pada ujung pegas,
m : massa balok (kg)
k : tetapan pegas (N/m)
O : adalah titik kesetimbangan (posisi pegas tidak tertarik atau
tertekan)
Dimanapun balok berada dari posisi setimbang maka balok cenderung
kembali ke posisi setimbang oleh gaya F. Gaya yang memiliki sifat
seperti ini disebut gaya pemulih (restoring force).
Bila balok ditarik ke posisi P, lalu
dilepaskan maka balok akan bergerak
bolak balik secara teratur dalam
lintasan
P – O - Q – O – P – O – Q - ...
demikian seterusnya.

Satu getaran adalah gerak balok dalam lintasan P – O - Q – O – P

Beberapa parameter yang menentukan karaktersitik


getaran:

Amplitudo ( A ) : simpangan maksimum atau terjauh (meter)


Perioda ( T ) : waktu untuk menempuh satu getaran (sekon)
Frekuensi ( f ) : jumlah getaran yang terjadi dalam satu satuan
waktu (Hertz)
Gerak harmonik sederhana
Perhatikan sistem balok pegas di atas
permukaan horizontal tanpa gesekan. Bila
pegas tidak ditarik atau ditekan balok berada
pada posisi O (posisi kesetimbangan). Bila
balok ditarik ke kanan, maka pegas akan
menarik balok ke kiri dengan gaya:

F  kx
Percepatan (a) ~ perpindahan (x)
F  ma
Arah a berlawanan dengan perpindahan.
kx  ma
k Bila pada benda bekerja gaya yang arahnya
a x selalu berlawanan dengan arah
m perpindahan maka benda akan mengalami
k = konstanta pegas (N/m) gerak harmonik sederhana (GHS).
m = massa beban (kg)
12.1 Gaya Pemulih pada Gerak Harmonik Sederhana
 Gaya Pemulih pada Pegas

F  kx
k = konstanta pegas (N/m)
x = simpangan (m)

 Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Sederhana

m = massa benda (kg)


F  mg sin 
g = percepatan gravitasi (m/s2)
12.2 Periode dan Frekuensi
 Periode adalah waktu yg diperlukan untuk melakukan satu kali gerak
bolak-balik.
 Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan dalam waktu 1
detik.
1 1
f  atau T 
T f

 Untuk pegas yg memiliki konstanta gaya k yg bergetar karena


adanya beban bermassa m, periode getarnya adalah
m
T  2
k
 Sedangkan pada ayunan bandul sederhana, jika panjang tali adalah
l, maka periodenya adalah
l
T  2
g
Solusi Persamaan Getaran

k d 2x k
a x 2
 x
m dt m
Jika (k/m) ditulis dengan ω2 maka persamaan menjadi

d 2x
2
  2
x ... (1)
dt
Persamaan (1) disebut persamaan getaran. Salah satu fungsi yang memenuhi
persamaan ini adalah fungsi sinusoidal (sinus-cosinus).

x(t )  A cos t    ... (2)

Substitusi persamaan (2) ke (1)


dx d
 A cost     A sin t   
dt dt
d 2x d
2
  A sin   t      2
A cos t   
dt dt

d 2x Persamaan (2) memenuhi persamaan getaran dan disebut solusi


2
  2
x persamaan getaran.
dt x(t)
T
A

x(t )  A cos t    t

-A

x : simpangan setiap saat (posisi terhadap titik setimbang) dlm meter.


A : Amplutudo atau simpangan maksimum dalam meter.
 : frekuensi sudut dalam radian/sekon
 : tetapan fasa atau sudut fasa dalam derjat atau radian
t    : fasa
x(t )  A cos t   

Persamanan getaran adalah fungsi trigonometri. Diketahui


bahwa fungsi triginometri periodik dan berulang terhadap
waktu dalam 2π rad. Perioda (T) adalah waktu untuk benda
menempuh satu siklus. Maka nilai x pada t akan sama dengan
nilai x pada ( t + T ). Sedangkan fasa naik 2π dalam waktu T
sehingga,
t    2    t  T   
2  T
T  2 / 
  2 / T  2 f
Perioda gerak balok pada ujung pegas

d 2x k
 x 
dt 2
m f 
2
d 2x
  2
x 1 k
f 
2
dt
2 m
k
 1
m T
f
ω disebut frekuensi sudut
m
T  2
  2f k
Alat eksperimen untuk
menunjukkan gerak harmonik
sederhana.

simpangan ( x)

waktu (t )
12
Kurva simpangan (x) terhadap waktu (t)
x
 
T
A
t

-A

x  A cos t   

2
  2 f 
T
13
Amplitudo
Tiga getaran dengan fasa dan frekuensi yang sama tapi dengan
amplitudo berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap
waktu adalah seperti gambar di bawah.
x
A3

A2
A1
t

14
Frekuensi dan Perioda
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi dengan frekuensi yang
berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap waktu
adalah seperti gambar di bawah.
T1 Getaran1
x T2
Getaran
2

f 2  2 f1 T2  12 T1

15
Tetapan Fasa
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi dengan tetapan fasa
yang berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap waktu
adalah seperti gambar di bawah.

16
12.2 Simpangan, Kecepatan, Percepatan
 Simpangan Gerak Harmonik Sederhana

y = simpangan (m)
A = amplitudo (m)
y  A sin ωt  A sin 2πft ω = kecepatan sudut (rad/s)
f = frekuensi (Hz)
t = waktu tempuh (s)
Jika pada saat awal benda pada posisi θ0, maka
y  A sin (ωt  0 )  A sin (2πft  0 )
Besar sudut (ωt+θ0) disebut sudut fase (θ), sehingga
t  t 0 
  ωt   0  2π  0   2π     2π
T  T 2π 
t 0
φ disebut fase getaran dan  
T 2π
Δφ disebut beda fase.
t 2  t1
   2  1 
T
 Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal θ0 = 0, maka kecepatannya adalah

dy d
v  ( A sin ωt )  A cos ωt
dt dt

Nilai kecepatan v akan maksimum pada saat cos ωt = 1, sehingga


kecepatan maksimumnya adalah
vm  A

Kecepatan benda di sembarang posisi y adalah

v y   A2  y 2
 Percepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal θ0 = 0, maka percepatannya adalah

dv d
a  ( A cos ωt )   2 A sin ωt   2 y
dt dt

Nilai percepatan a akan maksimum pada saat sin ωt = 1, sehingga


percepatan maksimumnya adalah

am   2 A

Arah percepatan a selalu sama dengan arah gaya pemulihnya.


Soal 1:
1. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana sepanjang
sumbu y. Simpangannya berubah terhadap waktu sesuai
persamaan y = 4 sin (πt+π/4), dgn y dalam meter dan t dalam
sekon.
a. Tentukan amplitudo, frekuensi dan periode geraknya.
b. Hitung kecepatan dan percepatan benda terhadap waktu
c. Tentukan posisi, kecepatan dan percepatan benda pasa t = 1
sekon
d. Tentukan kecepatan dan percepatan maksimum benda
e. Tentukan perpindahan benda antara t = 0 dan t = 1 sekon.

2. Sebuah gerak harmonik sederhana mempunyai amplitudo A = 6


cm. Berapakah simpangan getarannya ketika kecepatannya 1/3
kali kecepatan maksimum?
12.4 Energi pada Gerak Harmonik Sederhana
Energi kinetik benda yg melakukan gerak harmonik sederhana,
misalnya pegas, adalah

Ek  12 mv2  12 m 2 A2 cos 2 ωt
Karena k = mω2, diperoleh

Ek  12 kA2 cos 2 ωt
Energi potensial elastis yg tersimpan di dalam pegas untuk setiap
perpanjangan y adalah

E p  12 ky2  12 kA2 sin 2 ωt  12 m 2 A2 sin 2 ωt


Jika gesekan diabaikan, energi total atau energi mekanik pada getaran
pegas adalah

EM  E p  Ek  12 kA2 ( sin 2 ωt  cos 2 ωt )


EM  E p  Ek  12 ky2  12 mv2  12 kA2
Pada simpangan maksimum,
energi potensial maksimum, tapi
energi kinetik nol karena diam

Pada titik kesetimbangan,


energi potensial nol tapi energi
kinetik maksimum,karena
kecepatannya maksimum

Pada saat simpangannya sembarang, maka energi totalnya


adalah

1 2 1 1 1 1
E  kx  mv  kA  mv maks  m(A) 2
2 2 2

2 2 2 2 2
Soal 2:
1. Sebuah benda bermassa m = 0,25 kg melakukan osilasi dengan
periode 0,2 sekon dan amplitudo A = 5x10-2 m. Pada saat
simpangannya y = 2x10-2 m, hitunglah (a) percepatan benda, (b)
gaya pemulih, (c) energi potensial, dan (d) energi kinetik benda!

2. Sebuah balok bermassa mb = 1 kg dikaitkan pada pegas dgn


konstanta k = 150 N/m. Sebuah peluru yg bermassa mp = 10 g
bergerak dgn kecepatan kecepatan vp = 100 m/s mengenai dan
bersarang di dalam balok. Jika lantai dianggap licin, (a) hitung
amplitudo gerak harmonik sederhana yg terjadi, dan (b) nyatakan
persamaan simpangannya!