Anda di halaman 1dari 16

PENELITIAN KUALITATIF

Masalah
Masalah akan dipecahkan melalui
Kuantitatif penelitian harus jelas, spesifik dan
dianggap tidak berubah

Masalah yang dibawa oleh peneliti


Kualitatif masih remang-remang, bahkan
gelap dan dinamis
Masalah sebelum peneliti Masalah setelah peneliti
masuk lapangan masuk lapangan

Masalah
Masalah tetap

PENELITI MEEMASUKI
LAPANGAN
Masalah
Masalah
berkembang

Masalah
Masalah
diganti
Terdapat perbedaan antara masalah dan rumusan
masalah.
Masalah penyimpangan antara yang
seharusnya dengan kenyataan atau
apa yang terjadi
Rumusan masalah pertanyaan peneliti yang
disusun berdasarkan
masalah yang ada
FOKUS PENELITIAN

Dalam pandangan kualitatif asumsi kita


bersifat holistik (menyeluruh, tidak dapat
dipisahkan), sehingga tidak akan menetapkan
penelitiannya hanya berdasarkan variabel tetapi
harus secara keseluruhan situasi sosial yang
meliputi tempat (place), pelaku (actor), dan
aktivitas (activity) yang berinteraksi secara
sinergis
Karena luasnya masalah maka penelitian kualitatif memiliki batasan yang disebut
FOKUS yang berisi pokok masalah yang masih bersifat umum.
Dalam mempertajam penelitian kualitatif, peneliti menetapkan fokusnya.
Spradley menyatakan:
“ A facused refer to a single cultural domain or a few related domains”
Fokus itu merupakan domain tunggal atau beberapa doamin yang terkait
dari situasi sosial.
Dalam penelitian kualitatif fokus dalam proposal didasarkan pada tingkat kebaruan
informasi , dimana diperoleh dari situasi sosial (lapangan)
Suatu masalah dikatakan penting jika tdk diselesaikan dg penelitian mk akan
semakin hilang kesempatan unt pemecahannya. Masalah dikatakan feasible bila tdpt
banyak sumberdaya unt pemecahannya.
Fokus yang sebenarnya dalam penelitian kualitatif diperoleh setelah peneliti melakukan grand
tour observation dan grand tour question yaitu PENJELAJAHAN UMUM.
Disini, peneliti akan memperoleh gambaran umum menyeluruh yang masih pada tahap
permukaan tentang situasi sosial.

Ada 4 alternatif untuk menetapkan fokus menurut Spradley:


1. Fokus pada permasalahan yang disarankan oleh informan
2. Fokus domain-domain tertentu organizing domain
3. Memiliki nilai temuan untuk mengembangkan iptek
4. Fokus berdasarkan permasalahan yang terkait dengan teori-teori yang telah ada
BENTUK RUMUSAN MASALAH
Tiga bentuk rumusan masalah:
1. Deskriptif : untuk mengeksplorasi dan atau memotret situasi
sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas
dan mendalam
2. Komparatif : membandingkan antara konteks sosial atau
domain satu dibandingkan dengan yang lain.
3. Asosiatif : mengkonstruksi hubungan antara situasi sosial
atau domain satu dengan yang lain
4. Komparatif-asosiatif : menemukan perbandingan hubungan
atau pengaruh situasi sosial satu dengan
situasi sosial yang lain pada tempat atau
waktu yang berbeda
Dalam penelitian kualitatif, pertanyaan peneliti tidak dirumuskan atas dasar definisi
operasioanal dari suatu variabel penelitian.
Pertanyaan penelitian dirumuskan dengan maksud untuk memahami gejala yang
kompleks, interaksi sosial yang terjadi dan kemungkinan ditemukan atau teori
baru.
JUDUL PENELITIAN
• Dalam penelitian kualitatif masalah yang diangkat bersifat holistik
(menyeluruh), maka judul dalam penelitian kualitatif yang dirumuskan
dalam proposal juga masih bersifat holistik (menyeluruh), maka judul
kualitatif bersifat sementara, dan akan berkembang setelah memasuki
lapangan.
• Judul laporan penelitian kualitatif yang baik justru berubah atau
mungkin diganti. Judul penelitian yang tidak berubah, berarti peneliti
belum mampu menjelajah secara mendalam terhadap situasi sosial
yang diteliti sehingga belum mampu mengembangkan pemahaman
yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang teliti.
POPULASI DAN SAMPEL
Dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan istilah populasi tetapi social situation
(situasi sosial).
Situasi sosial dinyatakan obyek penelitian bila peneliti dapat memahami secara
mendalam aktivitas (activity) orang-orang (actors) yang ada pada tempat (place)
tertentu.
place

Social situation

actor activity
Penelitian Kualitatif tidak menggunakan populasi krn brkt dari kasus tttdr situasi
social ttt .
Sampel bukan dinamakan responden ttp sbg partisipan , informan melakukan wwcr
dan observasi kpd orang- orang yg dipandang tahu ttg situasi social tsb
Penentuan sumber data dilakukan secara purposive yg dipilih dg pertimbangan dan
tujuan ttt
TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL
Teknik
sampling
Non probality
Probality sampling
sampling

1. Simple random 1. Sampling


sampling sistematis
2. Propationate 2. Sampling
stratified kuota
random
3. Sampling
sampling
3. Disproportionate incidental
stratified 4. Purposive
random sampling
sampling 5. Sampling
4. Area (cluster) penuh
sampling 6. Snowball
sampling
Penentu sampel dalam penelitian kualitatif dilakukan saat peneliti memasjuki
lapangan dan selam penelitian berlangsung. Contoh sampel secara snowball
Caranya:
• Peneliti memilih orang tertentu yang dipertimbangkan akan memberikan data
yang diperlukan
• Selanjutnya, berdasarkan data atau informasi yang diperoleh, peneliti dapat
menetapkan sampel lainnya yang dipertimbangkan akan memberikan data lebih
lengkap.
Dalam penelitian kualitatif, sumber data yang dikemukakan masih bersifat
sementara. Namun demikian pembuat proposal perlu menyebutkan siapa-siapa
kemungkinan akan digunakan sumber data
Sumber data atau informan yang memenuhi kriteria:
1. Mereka yang menguasai atau memahami sesuatu melalui proses enkulturasi,
sehingga sesuatu itu bukan sekedar diketahui, tetapi juga dihayati
2. Mereka yang tergolong masih sedang berkecimpung atau terlibat pada kegiatan
yang tengah diteliti
3. Mereka yang mempunyai waktu yang memadai untuk dimintai informasi
4. Mereka yang tidak cenderung menyampaikan informasi hasil “kemasan” sendiri
5. Mereka yang pada mulanya tergolong “cukup asing” dengan peneliti sehingga
lebih menggairahkan untuk dijadikan semacam guru atau narasumber