Anda di halaman 1dari 14

LARINGITIS

TUBERKULOSIS
Eliyatul Farida Nurhanna
201520401011102
Laringitis
Laringitis
TB
Salah satu bentuk
Peradangan pada laringitis kronis yang
laring, yang dapat disebabkan oleh kuman
terjadi secara akut mycobacterium
maupun kronis. tuberculosa.

Definisi
• Mycobacterium Tuberculosis merupakan kuman basil
tahan asam.
• Droplet partikel kuman berukuran yang berukuran > 5-10
mikrometer dapat tersebar dalam radius 1,5 meter.
• Kuman ukuran < 5 mikrometer akan menembus jauh ke
dalam bronkiolus, sehingga dapat menimbulkan suatu
proses infeksi.

Etiologi
• Dulu, dinyatakan bahwa penyakit ini sering terjadi
pada kelompok usia 20-40 tahun.
• Dalam 20 tahun belakangan, insidens penyakit ini
terjadi pada penduduk yang berumur 60 tahun.
• ♂ >> ♀ = 2 : 1

Epidemiologi
Laringitis Tuberculosis

1. Laringitis Tuberculosis Primer


- Terjadi jika ditemukan infeksi mycobacterium tuberculosa
pada laring tanpa disertai keterlibatan paru.
- Invasi langsung dari basil tuberkel melalui inhalasi.

2. Laringitis Tuberculosis Sekunder


- Terjadi jika ditemukan infeksi laring akibat mycobacterium
tuberculosa yang disertai adanya keterlibatan paru.
- Penyebab melalui : bronkogen, hematogen, atau limfogen.

Patogenesis
Gejala Klinis
• Mukosa berwarna pucat dan tidak rata
• Submukosa terbentuk tuberkel
Stadium Infiltrasi

• Ulkus yang timbul karena mukosa yang meregang


• Nyeri yang sangat dirasakan pasien
Stadium Ulserasi

• Ulkus yang makin dalam hingga dapat mengenai kartilago


• Ada pus yang berbau
Stadium • Terbentuk sekuester
Perikondritis • KU sangat buruk

• Terbentuk fibrotuberkulosis
• Rasa kering,tertekan dan panas di daerah laring
• Suara parau berminggu-minggu hingga afonia
Stadium • Hemoptisis
Fibrotuberkulosis
• Nyeri telan yang sangat berat
Diagnosis
• Keluhan radang pada umumnya, didapatkan
seperti demam, suara serak sampai tidak
bersuara, nyeri pada saat menelan atau berbicara,
rasa kering panas dan tertekan didaerah laring,
batuk yang lama hingga hemoptisis, keringat
pada malam hari, serta ada keluarga yang
Anamnesis memiliki riwayat batuk lama.

• Pada laringoskopi ditemukan :


• Stadium infiltrasi : mukosa laring membengkak,hiperemis
(bagian posterior), pucet,terlihat tubercel berupa bintik kebiruan.
• Stadium ulserasi : ulkus dangkal, dasarnya ditutupi pengkejuan.
• Stadium perikondritis : ulkus makin dalam mengenai kartilago
Pemeriksaan laring, kartilago aritenoid dan epiglotis, pus berbau, sequester.
• Stadium fibrotuberculosis : terlihat fibrotuberculosis pada
Fisik dinding superior, pita suara dan subglotis.
• Laboratorium : periksa sputum, bakteriologis,
histopatologis, serta pemeriksaan serologis seperti
Polimerase Chain Reaction (PCR).
• Biopsi laring
• Radiologi : melihat adanya gambaran TB paru
• CT-scan laring

Pemeriksaan Penunjang
Polip pita Epiglositis
suara akut

Karsinoma
laring

Papiloma Laringitis
laring luetika

Differential diagnosis
Penatalaksanaan
Terapi non- Terapi
medikamentosa medikamentosa
• Mengistirahatkan pita • Obat primer : INH,
suara rifampisin, etambutol,
• Berhenti merokok dan streptomisin, pirazinamid
konsumsi alkohol • OAT sekunder lainnya

Terapi pembedahan
Trakeostomi pada kasus
laringitis TB dilakukan bila ada
obstruksi laring
• Stenosis laring
• Fiksasi dari krikoaritenoid akibat fibrosis
• Subglotis stenosis
• Gangguan otot laring dan pararalisis pita suara ketika
krikoaritenoid atau nervus laringeal rekuren mengalami
trauma.

Komplikasi
• Prognosis tergantung keadaan sosial-ekonomi pasien, life
style dan kepatuhan untuk berobat.
• Bila diagnosis dapat ditegakkan dan pasien tekun dan
patuh menjalani pengobatan maka prognosis baik.

Prognosis
THANK YOU 