Anda di halaman 1dari 18

Klasifikasi Infeksi odontogenik

Berdasarkan lokasi
organisme penyebab

• Bakteri • Pulpa
Infeksi

masuknya
• Virus • Periodontal
• Parasit • Perikoronal
• Mikotik • Fraktur
• Tumor
• Oportunistik
Klasifikasi Infeksi odontogenik

• Spasium kaninus • Infeksi odontogen lokal, misalnya:


Abses periodontal akut
Berdasarkan spasium

Berdasarkan tipe
• Spasium bukal
yang terkena

infeksi
• Spasium infratemporal • Infeksi odontogen luas/ menyebar,
• Spasium submental misalnya: early cellulitis, 
• Life-threatening, misalnya: Ludwig's 
• Spasium sublingual
angina.
• Spasium submandibula
• Spasium masseter
• Spasium pterigomandibular
• Spasium temporal
• Spasium Faringeal lateral
• Spasium retrofaringeal
ABSES
Definisi :
kumpulan pus dalam suatu rongga yg secara anatomis tidak ada dan
diliputi membran abses (bedakan dgn empyema)
merupakan proses radang akut

Etiologi :
Mikroba penyebab proses supuratif (piogenik): streptococcus group A (streptococcus
pyogenes) dan staphylococcus aureus
(Bakteri Anaerob)
Abses periapikal
• Abses periapikal sering juga disebut abses dento-alveolar, terjadi di
daerah periapikal gigi yang sudah mengalami kematian

• http://www.dental-health-index.com/toothabscess.html.,
Abses subperiosteal
• Gejala klinis abses subperiosteal ditandai dengan selulitis jaringan lunak mulut dan
daerah maksilofasial. Gigi penyebab sensitif pada sentuhan atau tekanan

• Sumber : Oral Surgery, Fargiskos Fragiskos D, Germany, Springe


Sub mukosal

Abses ini disebut juga abses spasium vestibular, merupaan kelanjutan abses
subperiosteal

Sumber : Oral Surgery, Fargiskos Fragiskos D, Germany, Springer


6
Sub lingual

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

7
Fossa canina

Fosa kanina sering merupakan tempat infeksi yang bersal dari gigi rahang
atas pada regio ini terdapat jaringan ikat dan lemak, serta memudahkan
terjadinya akumulasi cairan jaringan.

8
Sub Bucal

Spasium bukal berada diantara m. masseter ,m. pterigoidus interna dan m. Businator.
Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

9
Sub temporal

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer


10
Sub mandibula

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

11
Sub mental

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

12
Sub masseter

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

13
Sub parotis

Sumber : Oral surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer

14
Subcutaneous abscess
Ludwig Angina/Phlegmon

jika pus terjadi pada 3 space: sublingual, submental, submandibular; bilateral 


pleghmon/Ludwig angina

Tanda (trias pleghmon):


TRISMUS, LIDAH TERANGKAT, 3 SPACE TERLIBAT (bilateral)
16
Tatalaksana
• Insisi
• Drainase
• antibiotik (Penicillin atau erythromycin)
• obat-obatan analgesik
• Terapi pendukung : makan dan minum yang cukup,
kumur dengan larutan saline hangat.

17
Tatalaksana Ludwig
Angina/Phlegmon
• Pasien harus rawat inap untuk mendapat terapi antibiotik IV dan
pemantauan teratur.
• Prosedur bedah yang ekstensif untuk drainase Insisi dilakukan
ekstraoral dan intraoral dengan memasang rubber drain
• Trakeostomi sebagai jalan napas buatan
• Perawatan gigi penyebab infeksi (sumber infeksi)