Anda di halaman 1dari 15

FOTOTERAPI & TRANSFUSI TUKAR

EKA SUNTIARA
N 111 16 100
PEMBIMBING: dr. SULDIAH,Sp.A
PENDAHULUAN
Transfusi tukar sudah lama digunakan
dan merupakan metode yang cukup efektif
dalam pengobatan hiperbilirubunemia.
Kematian yang berhubungan dengan terapi
ini dilaporkan sekitar 0.3% sampai 1,2%
pada bayi cukup bulan sehat dan 10% sampai
25% pada bayi kurang bulan sakit.
PENDAHULUAN
Fototerapi merupakan modalitas terapi
dengan menggunakan sinar biru yang
digunakan untuk pengobatan
hiperbilirubinemia (unconjugated) atau
ikterus pada bayi baru lahir. Tujuan dari
fototerapi adalah untuk mengendalikan kadar
bilirubin serum agar tidak mencapai nilai
yang dapat menimbulkan ensefalopati
bilirubin.
FOTOTERAPI
Sinar fototerapi akan mengubah bilirubin
yang ada di dalam kapiler-kapiler superfisial dan
ruang-ruang usus menjadi isomer yang larut dalam
air yang dapat diekstraksikan tanpa metabolisme
lebih lanjut oleh hati. Bila fototerapi menyinari
kulit, akan memberikan foton-foton diskrit energi,
sama halnya seperti molekul-molekul obat, sinar
akan diserap oleh bilirubin dengan cara yang sama
dengan molekul obat yang terikat pada reseptor
Mekanisme
Molekul-molekul bilirubin pada kulit
yang terpapar sinar akan mengalami reaksi
fotokimia yang relatif cepat menjadi isomer
konfigurasi, dimana sinar akan merubah
bentuk molekul bilirubin dan bukan
mengubah struktur bilirubin. Bentuk
bilirubin 4Z, 15Z akan berubah menjadi
bentuk 4Z,15E yaitu bentuk isomer nontoksik
yang bisa diekskresikan.
Indikasi
Fototerapi diindikasikan pada kadar
bilirubin yang meningkat sesuai dengan umur
pada neonatus cukup bulan atau berdasarkan
berat badan pada neonatus kurang bulan,
sesuai dengan rekomendasi American Academy
of Pediatrics (AAP).
kontraindikasi
Kontraindikasi fototerapi adalah pada
kondisi dimana terjadi peningkatan kadar
bilirubin direk yang disebabkan oleh penyakit
hati atau obstructive jaundice.
Komplikasi
• Peningkatan “insensible water loss”/dehidrasi pada
bayi
• Frekuensi defekasi yang meningkat/ tinja lebih lembek
• Bilirubin indirek menghambat laktase sehingga
menyebabkan konsistensi tinja lebih lembek
• bronze baby syndrome..
• Kenaikan suhu
• Beberapa kelainan lain seperti gangguan minum, letargi,
iritabilitas kadang-kadang ditemukan pada penderita.
Transfusi Tukar
Transfusi tukar adalah suatu tindakan
pengambilan sejumlah kecil darah yang
dilanjutkan dengan pengembalian darah dari
donor dalam jumlah yang sama yang dilakukan
berulang sampai sebagian besar darah
penderita tertukar
Pada hiperbilirubinemia, tindakan ini
bertujuan mencegah terjadinya ensefalopati
bilirubin dengan cara mengeluarkan bilirubin
indirek dari sirkulasi. Pada bayi dengan
isoimunisasi, transfusi tukar memiliki manfaat
tambahan, karena membantu mengeluarkan
antibodi maternal dari sirkulasi bayi. Sehingga
mencegah hemolisis lebih lanjut dan
memperbaiki anemia
Indikasi
Indikasi Transfusi Tukar Berdasarkan Kadar Bilirubin Serum

Usia Bayi Cukup Bulan Sehat Dengan Faktor Risiko

Hari mg/dL mg/dL

Hari ke-1 15 13

Hari ke-2 25 15

Hari ke-3 30 20

Hari ke-4 dan


30 20
seterusnya
Indikasi Transfusi Tukar Pada Bayi
Berat Badan Lahir Rendah

Berat badan (gram) Kadar Bilirubin


(mg/dL)
> 1000 10-12
1000-1500 12-15
1500-2000 15-18
2000-2500 18-20
Pada penyakit hemolitik segera
dilakukan tranfusi tukar apabila ada
indikasi:
a. Kadar bilirubin tali pusat > 4,5 mg/dL dan kadar
Hb <
b. Kadar bilirubin meningkat > 6 mg/dL/12jam
walaupun sedang mendapatkan terapi sinar
c. Selama terapi sinar bilirubin meningkat > 6
mg/dL/12jam dan kadar Hb 11 – 13 gr/dL
d. Didapatkan anemia yang progresif walaupun
kadar bilirubin dapat dikontrol secara adekuat
dengan terapi sinar.
Komplikasi
• Vaskular: emboli udara atau trombus, trombosis
• Kelainan jantung: aritmia, overload, henti
jantung
• Gangguan elektrolit: hipo/hiperkalsemia,
hipernatremia, asidosis
• Koagulasi: trombositopenia, heparinisasi
berlebih
• Infeksi: bakteremia, hepatitis virus, sitomegalik,
enterokolitis nekrotikan
• Lain-lain: hipotermia, hipoglikemia
TERIMA KASIH