Anda di halaman 1dari 25

MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

DISIPLIN, EFISIENSI &


EFEKTIVITAS KERJA DAN
PRODUKTIVITAS KERJA
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

DISIPLIN
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Apa itu Disiplin ??


Kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan
suatu system yang mengharuskan orang untuk
tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan
yang berlaku.

* Taati peraturan dan ketentuan yang ditetapkan tanpa pamrih


* Taat dan hormat terhadap perjanjian yang dibuat antara
suatu institusi dengan anggotanya.
* Berkaitan sanksi yang perlu dijatuhkan
kepada pihak yang melanggar.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Pentingnya disiplin?
• Menciptakan etos kerja yang baik (motivasi positif,
sikap positif, efektif &efisiensi )
• Menumbuhkan kepekaan
• Menumbuhkan kepeduliaan
• Mengajarkan keteraturan
• Menciptakan ketenangan kerja
• Membentuk kemandirian
• Membentuk kepatuhan
• Mencapai tujuan organisasi
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Disiplin Kerja
• Kesediaan menerima dan patuh terhadap peraturan,
ketentuan, perintah dan instruksi yang berlaku dengan
mengendalikan perasaan dan tingkah laku yang baik ketika
bekerja

Tujuan Disiplin Kerja


• Mendorong karyawan bersikap wajar saat bekerja
• Menjamin & membina ketenangan kerja
• Mendidik dan membimbing karyawan dalam memupuk dan
membina mental yang luhur
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA
Cara Memperoleh Pribadi yg disiplin dalam
bekerja
Pahami aturan yg sudah ditetapkan

Jangan bekerja waktu istirahat dsb

Kerjakan apa yg harus dikerjakan

Fleksibel dlm menyesuaikan pekerjaan

Etos Kerja Positif


MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Macam-Macam Disiplin

• Disiplin diri sendiri : kesediaan individu untuk mematuhi


aturan
• Disiplin waktu : efisiensi penggunakan waktu secara tepat
• Disiplin sosial : mematuhi aturan dalam masyarakat
• Disiplin organisasi : mematuhi aturan untuk mencapai tujuan
organisasi
• Disiplin nasional : status mental bangsa untuk mencapai
pembangunan nasional.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Tipe Kedisiplinan :
• Prefentif : kegiatan yang dilaksanakan untuk mendorong para
karyawan agar mengikuti berbagai standar dan aturan untuk
mencegah , dengan mengantisipasi tindakan-tindakan yang
mungkin akan terjadi yang dapat menghambat jalannya
kegiatan organisasi.

• Korektif : kegiatan yang diambil untuk menangani


pelanggaran terhadap peraturan-peraturan dan mencoba
menghindari pelanggaran–pelanggaran lebih lanjut.

• Progresif : memberikan hukuman yang lebih berat terhadap


pelanggaran-pelanggaran yang berulang.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Riset Mengatakan..
8% karyawan yg memiliki engagement yg
tinggi, komitment & motivasi kuat thd
pekerjaannya. 92 % hanya melakukan pekerjaan
apa adanya; berangkat, tugas, pulang dan
terima gaji diakhir bulan.

Motivasi kerja karyawan rendah terhadap pekerjaan

KEDISIPLINAN RENDAH
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Faktor-faktor kedisiplinan :
- Besar kecilnya pemberian kompensasi
- Adanya keteladanan pimpinan dalam organisasi
- Ada tidaknya aturan pasti yang dijadikan pegangan
- Keberanian pimpinan dalam mengambil tindakan
- Pengawasan pimpinan
- Ada tidaknya perhatian terhadap karyawan
- Diciptakan kebiasaan yang mendukung tegaknya disiplin

Penunjang kedisiplinan :
- Ancaman
- Ketegasan
- Kesejahteraan
- Partisipasi
- Tujuan & kemampuan
- Keteladanan pimpinan
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Akibat Tidak Disiplin…..

Sanksi / Punishment

Merubah Pola Pikir & Tingkah Laku

BUDAYA
Individu kemudian Organisasi
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Disiplin merupakan masalah dasar


INDIVIDU bukan ORGANISASI.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Bagaimana jadinya apabila setiap karyawan bebas


masuk kerja menurut keinginan masing-masing ?

MENGAPA DIPERLUKAN DISIPLIN KERJA ?

APA TUJUAN DISIPLIN ?


Bagaimana bentuk disiplin
kerja yang baik ?

Bagaimana seandainya karyawan tidak disiplin ?

Bagaimana menciptakan iklim disiplin kerja yang baik ?


MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

PENGERTIAN DISIPLIN KERJA


Kesediaan menerima dan patuh terhadap peraturan,
ketentuan, perintah dan instruksi yang berlaku
dengan mengendalikan perasaan dan tingkah laku
yang baik ketika bekerja

ANGGAPAN DISIPLIN KERJA


 Disiplin yang baik dan dipatuhi karyawan merupakan asset
keberhasilan dalam pengembangan perusahaan
 Disiplin yang baik diperoleh dari adanya peraturan tata tertib

 Pada dasarnya setiap orang ingin mematuhi aturan

 Hanya sebagian kecil karyawan yang sengaja melanggar


peraturan dan tata tertib
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

TUJUAN DISIPLIN KERJA


 Mendorong karyawan bersikap wajar
ditempat kerja

 Menjamin dan membina ketenangan


kerja

 Mendidik dan membimbing


karyawan dalam
memupuk dan membina
mental yang luhur
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Siapakah yang harus menegakkan disiplin


kerja dan tata tertib Perusahaan ?

SUPERVISOR
(sebagai atasan langsung)

Melatih karyawan Memantau


agar mampu bekerja hasil kerja bawahan

Menjelaskan
peraturan dan tata tertib
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

MENENTUKAN
TINDAKAN INDISIPLINER

• Tentukan peraturan apa yang dilanggar

• Kumpulkan dan cari tahu

• Uraikan dan analisa

• Bahas dengan atasan dan sesama Supervisor

• Kenakan tindakan
• Pantau lebih lanjut
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN


SEBELUM MENGAMBIL TINDAKAN DISIPLIN

• Hal apa yang dilanggar


• Sebelumnya pernah melanggar atau tidak
• Periksa data pribadi karyawan atau masa kerjanya
• Bagaimana kebijaksanaan Perusahaan

LANGKAH PENYELESAIAN
• Kenali pribadi karyawan
• Selidiki sebabnya
• Analisa hasil penyelidikan
• Siapkan usulan dan minta persetujuan atasan
• Kenakan tindakan dan catat dalam arsip
• Pantau hasil tindakan
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

MENJAGA
DISIPLIN KERJA
Peraturan perlu Jelaskan sanksi
dijelaskan bila peraturan
secara lisan atau dilanggar
tertulis
Beri
Dapatkan kesempatan
dukungan menyesuaikan
dari diri terhadap
Manajemen perubahan

Supervisor perlu menjaga disiplin


dan tingkah laku bawahan
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

EFISIENSI KERJA
Efisien adl cermat, tidak membuang-buang
energi dan waktu

Efisiensi adalah usaha untuk memberantas


segala pemborosan bahan dan tenaga kerja
maupun gejala yang merugikan.

Efisiensi kerja yaitu untuk menyelenggarakan


suatu pekerjaan oleh manusia dalam bidang
apa pun.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Waktu : disiplin tinggi, masuk


kerja tepat waktu, taat aturan.

Efisiensi Tenaga : penempatan staf sesuai


keahlian dan kemampuan.

Biaya : penggunaan anggaran


sesuai kebutuhan.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Kerja
Efisien
KERJA

Kerja
Keras

Kelelahan jasmani dan rohani akan banyak


dialami oleh karyawan yang tidak mau bekerja
dengan menggunakan metode kerja.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

PRODUKTIVITAS KERJA

Produktivitas adalah suatu tingkah


laku untuk menghasilkan lebih
banyak, dan berkualitas lebih baik,
dengan usaha yang sama.
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Faktor Yang Mempengaruhi


Produktivitas Kerja
1. Pekerjaan yang menarik
2. Upah yang baik
3. Keamanan dan perlindungan dalam pekerjaan
4. Penghayatan atas maksud dan makna pekerjaan
5. Lingkungan atau suasana kerja yang baik
6. Promosi dan perkembangan diri mereka sejalan
dengan perkembangan perusahaan
7. Merasa terlibat dalam kegiatan-kegiatan
organisasi
8. Pengertian dan simpati atas persoalan-
persoalan pribadi
9. Kesetiaan pimpinan pada diri si pekerja
10. Disiplin kerja yang keras
MENEGAKKAN DISIPLIN KERJA

Tahapan Menuju Produktivitas Kerja

1. Pengukuran atas setiap keluaran bagian yang


menghasilkan keuntungan ekonomis tinggi.PK.

2. Pengadaan suatu sistem umpan balik yang


efektif sehingga baik penyelia maupun
karyawan mengetahui secara pasti apa yang
kiranya perlu dikerjakan dan apa pula yang
sedang dikerjakannya.Rencana Kerja.

3. Pemberian peneguhan positif (positive


reinforcement) bila terjadi perbaikan prestasi
karyawan.Biarpun hasil yang dicapai kecil,
ketimbang memberikan hukuman.