Anda di halaman 1dari 7

IDENTIFIKASI

BORAKS PADA BAKSO


– Boraks berasal dari bahasa arab yaitu BOURAQ yang berarti kristal lunak yang mengandung unsur-
unsur boron, berwarna dan larut dalam air. Boraks merupakan kristal lunak dengan nama kimia
Natrium Tetrabonat ( Na2.B4O7.10H2O). Boraks mempunyai nama lain natrium biborat, natrium
piroborat, natrium tetraborat yang seharusnya hanya digunakan dalam industri non pangan.
– Boraks juga biasa digunakan sebagai bahan pembuat deterjen,khususnya industri kertas, gelas,
pengawet kayu, keramik, antiseptik dan pembasmi kecoak, dan mengurangi kesadahan air.
– Boraks seringkali disalah gunakan dalam proses pembuatan bahan makanan, seperti digunakan
sebagai bahan tambahan untuk pembuatan bakso, nuget, tahu, cenil, kecap, ketupat/lontong serta
kerupuk. Bahkan yang lebih ironis, penggunaan boraks sebagai komponen dalam makanan sudah
meluas di Indonesia.
PRA ANALITIK

– Alat dan Bahan


Alat : Bahan
- Lumpang (untuk gerus) - Kertas Curcumin
- Erlenmeyer - Kertas Saring
- Corong - 10 gram sampel Bakso
- Gelas kimia - Aquadest
- Pipet tetes - HCL
- Cawan proselen - Boraks
- Tabung Reaksi
PREPARASI SAMPEL
Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan , buat control (+) dengan menggunakan
larutan yang mengandung boraks dan sebagai control negative (-) menggunakan aquadest.
Kemudian 10 gram bakso di gerus sampai halus menggunakan lumpang
ANALITIK

• Timbang 10 gram sampel bakso,


• Tambahkan 50 mL aquadest, asamkan dengan HCl 1:1
• Kemudian saring, menggunakan kertas saring
• Lalu filtrate ditampung, dan masukkan dalam tabung reaksi
• Celupkan kertas curcumin kedalam tabung reaksi
• Catat hasil reaksi
PASCA ANALITIK

– Pada sampel bakso yang telah diidentifikasi didapat hasil positif (+)
mengandung adanya boraks , dimana boraks berada dalam suasana asam
dengan adanya Ion Clorida yang direaksikan dengan curcumin sehingga
terbentuk senyawa rosocyanine yang berwarna merah.
Sumber : Buku Penuntun Pratikum TOKSIKOLOGI
Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
tahun 2017

TERIMA KASIH