Anda di halaman 1dari 7

TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Pasang Surut

Koreksi pasang surut perlu dilakukan untuk menghilangkan efek pngaruh pasang surut air laut akibat benda-benda
langit di sekitar bumi.

gst = g t
∆ +
Dengan
gst = gravitasi terkoreksi pasang surut (tidal)

∆𝑔
= gravitasi pada pembacaan alat
t = nilai koreksi pasang surut
TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Apungan

Koreksi apungan (drift) merupakan perbedaaan nilai gravitasi di stasiun yang sama pada waktu yang berbeda
akibat “kelelahan “ alat gravimeter.

g akhir − go
𝑑𝑟𝑖𝑓𝑡 = (𝑡𝑛 − 𝑡𝑜)
t akhir − to
Dengan :
Dn = koreksi drift pada titik n
gakhir = pembacaan gravimeter pada akhir looping
go = pembacaan gravimeter pada awal looping
takhir = waktu pembacaan pada akhir looping
to = waktu pembacaan pada awal looping
tn = waktu pembacaan pada stasiun n
TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Lintang

Bentuk bumi yang ellipsoid, dimana jari-jari di equator bumi 21 km lebih besar di bandingkan kutub,
mengakibatkan nilai gravitasi equator akan lebih kecil di bandingkan daerah kutub.

Untuk rumusan WGS 84 dapat dirumuskan seperti persamaan (Untung, 2001) :

1+0.001938639𝑠𝑖𝑛2∅
gn = 97803267714
1−0.0066943799913𝑠𝑖𝑛2∅

Dengan :
∅ = garis lintang.
TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Udara Bebas

Hasil pengukuran gaya berat dipengaruhi olehketinggian (h)dari mean sea level. Setiap adanya perubahan
ketinggian terhadap mean sea level nilai gaya beratnya akan berubah. Rata-rata perubahan gaya berat terhadap
ketinggian adalah sebesar 0.3086 mGal/m (Sleep and Fujita, 1997)

Koreksi udara bebas = 0,3086 x h

Koreksi Bouger

Koreksi bouger mempertimbangkan gaya tarik menarik akibat pengaruh massa yang terletak antara datum dan
stasiun pengukuran yang memiliki densitas p (g/cm3) dan tebal h (meter).
KB = 0.1491´p ´ h
TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Medan

Koreksi medan dilakukan karena adanya efek medan akibat adanya bukit maupun lembah yang berada disekitar
titik pengukuran. adanya lembah maupun gunung di sekitar stasiun pengukuran akan menyebabkan ada gaya ke
bawah yang hilang sehingga pegas pada gravimeter tertarik ke atas. Sehingga akan mengurangi nilai percepatan
gravitasi.

Lembah Gunung
TINJAUAN PUSTAKA

Koreksi Medan

Koreksi medan dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut (Telford, 1990) :

2𝜋𝐺𝑝 − Z2
TC = 𝑅𝑙 − 𝑅𝑑 + 𝑅d2 − 𝑅𝑙2 − 𝑍2 mGal
𝑛

dimana:
tc= koreksi medan
n = jumlah kompartemen pada zona yang digunakan
Rl = radius luar (m)
Rd = radius dalam (m)
z = perbedaan ketinggian rata-rata kompartemen dan titik pengukuran
TINJAUAN PUSTAKA

Anomali Bouger

Persamaan anomali Bouguer dapat dituliskan sebagai berikut :


BA = gobs – gu + 0,3086h – 0,04188ph
dimana :
BA = anomali Bouger
gobs = harga obs gravitasi pengamatan yang sudah dikoreksi pasang surut,drift dan
koreksi medan
gu = harga gravitasi teoritis ditempat pengamatan
h = elevasi
ρ = densitas.