Anda di halaman 1dari 54

PHB

JURUSAN DII TEKNIK ELEKTRONIKA


AKADEMI KOMUNITAS NEGERI ACEH BARAT
2018
DEFINISI PHB
SINGKATAN PHB

• Perlengkapan Hubung Bagi: Bab 6 PUIL 2000


• Papan Hubung Bagi: http://www.pln.co.id/blog/istilah-
kelistrikan
• Panel Hubung Bagi: Bab I PUIL 2000
DEFINISI PHB
• Bagian Instalasi Listrik milik pelanggan yang digunakan untuk
membagi-bagikan aliran listrik
• Perlengkapan untuk mengendalikan dan membagi Tenaga
Listrik atau Mengendalikan dan Melindungi Sirkit dan
pemanfaatan Tenaga listrik
• Bagian Sistem Suplai
• Perlengkapan Instalasi Listrik yang biasa dipasang setelah Alat
Ukur PLN (Pembatas Instalasi Listrik dengan Konsumen)
• Panel yang terbuat dari bahan Konduktif dan tidak Konduktif
• Tempat pembagian atau Titik Simpul Pembagian Rangkaian
Listrik menjadi beberapa Grup
DEFINISI PHB

PHB merupakan Tempat Percabangan dari Sirkit yang


ada pada sebuah Instalasi Listrik yang dilengkapi dengan
Proteksi Arus dan Indikator Lampu serta
Indikator Pengukuran
PENAMAAN PHB

• Box Sekering (Tegangan Rendah dan Penempatannya di rumah


tinggal)
• Penel (Tegangan Rendah dan Penempatannya di Gedung atau
Industri)
• Low Voltage Cabinet (Tegangan Rendah dan Penempatannya
di JTR)
• Gardu Distribusi (Tegangan Menengah)
• Kubikel (Tegangan Menengah dan Penempatannya dalam
Ruangan)
• Gardu Induk (Tegangan Tinggi)
FUNGSI PHB

• Menerima energi listrik dari APP (Alat Pemutus dan Pengukur)


• Menyalurkan energi yang diterima dari APP ke Beban atau ke
sub PHB yang lain
• Tempat pembagian untuk membentuk beberapa Grup atau
Cabang (Sirkit)
• Tempat peletakan Pemutus Arus
• Tempat peletakan Proteksi Arus
• Tempat peletakan Rangkaian Kontrol
• Tempat peletakan Peralatan Indikator baik Alat Pengukur
maupun Lampu Indikator
JENIS-JENIS PHB
Ditinjau dari Tegangan Operasi
- PHB Tegangan Rendah
- PHB Tegangan Menengah
- PHB Tegangan Tinggi
Ditinjau dari Tempat Pemasangan
- Pasang Dalam
- Pasang Luar
Ditinjau dari Sisi Susunan/Tingkatan
- Main Panel
- Main Sub Panel
- Distribusi Panel
Ditinjau dari Segi Penggunaan
- Panel Penerangan
- Panel Tenaga
- Panel Kontrol
Ditinjau dari Bentuk
- Bentuk Lemari
- Bentuk Kotak
- Bentuk Meja
Ditinjau dari Perkembangan Teknologi
- Konvensional
- Modern (Berbasis PLC)
JENIS PHB
(Ditinjau dari Tegangan Operasi)
PHB TEGANGAN RENDAH

• Peletakan pada tegangan rendah


• Contoh :
1. Box Sekering pada Rumah
2. Panel pada Rumah atau Industri
3. LVC (Low Voltage Kabinet) pada sisi JTR
PHB TEGANGAN MENENGAH

Gardu Distribusi : Tempat pengumpul, pembagi, dan penyalur


daya listrik menuju konsumen. Tempat menurunkan tegangan
dari 20kV menjadi 380/220 V yang akan digunakan untuk
pelanggan.
Jenis gardu distribusi :
- Gardu distribusi pasang dalam : Gardu Tembok/Beton dan
Gardu Kios
- Gardu pasang luar : Gardu Cantol, Gardu Portal, dan Gardu
Hubung
Gardu Tembok/Beton
Seluruh komponen utama instalasi yaitu Transformator dan
peralatan Switching/Proteksi, terangkai di dalam bangunan sipil
yang di rancang, di bangun dan difungsikan dengan konstruksi
pasangan Batu dan Beton.
Gardu Kios
Kotak tempat Peralatan Listrik, terbuat dari bahan Besi. Gardu
Kios bukan merupakan gardu permanen tetapi hanya merupakan
gardu sementara, sehingga dapat mudah untuk dipindah-
pindahkan.
Gardu Cantol
Gardu yang penempatannya pada satu tiang distribusi dengan
kapasitas daya Transformator yang sangat kecil.
Peralatan yang digunakan diantaranya:
- FCO (Fuse Cut Out)
- Trafo Distribusi
- PHB-TR dipasang dengan
cara dicantolkan pada
sebatang tiang
Gardu Portal
Gardu yang penempatannya pada dua atau empat tiang sesuai
dengan kapasitas Transformatornya.
Peralatan Listrik yang digunakan diantaranya:
- FCO
- Trafo Distribusi
- Arrester
- PHB-TR diletakkan pada
kerangka baja yang terpasang
pada dua tiang
Gardu Hubung
Digunakan sebagai pembagi energi listrik atau sebagai
perlengkapan manuver untuk jaringan. Dioperasikan secara lokal
maupun jarak jauh.
Gardu Hubung berisikan peralatan jenis:
- Kubikel
- PMT(Pemutus Tenaga)/CB
- LBS (Load Break Switch)
PHB TEGANGAN TINGGI

• Tegangan Kerja
1. Gardu Induk
2.Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET)
• Rekonstruksi Letak Pemasangan
1. Gardu Induk Jenis Pasang Luar
2. Gardu Induk Jenis Pasang Dalam
3. Gardu Induk Jenis Pasang Bawah
4. Gardu Induk Jenis Mobil
• Isolasi Busbar
1. Gardu Induk Konvensional
2. Gardu Induk GIS
• Sistem Busbar
1. Gardu Induk dengan Sistem Ring Busbar
2. Gardu Induk dengan Busbar Tunggal/Single Busbar
3. Gardu Induk dengan Busbar Ganda/Double Busbar
4. Gardu Induk dengan Satu Setengah/One Half Busbar
JENIS PHB
(Ditinjau dari Tempat Pemasangan)
PHB PASANG DALAM

PHB/Panel yang peletakan nya di dalam sebuah Ruangan dengan


persyaratan yang telah ditentukan berdasarkan PUIL 2000.
Contoh PHB Pasang dalam seperti Gardu Kios atau Beton pada
Tegangan Menengah.
PHB PASANG LUAR
PHB/Panel yang peletakan
nya di Luar Ruangan
dengan persyaratan yang
telah ditentukan
berdasarkan PUIL 2000.

Contoh PHB Pasang


dalam seperti Gardu
Cantol atau Portal pada
Tegangan Menengah.
JENIS PHB
(Ditinjau dari Sisi Susunan/Tingkatan)
GARDU PLN

MAIN PANEL

MAIN SUB PANEL MAIN SUB PANEL

DISTRIBUSI DISTRIBUSI DISTRIBUSI DISTRIBUSI DISTRIBUSI DISTRIBUSI


PANEL PANEL PANEL PANEL PANEL PANEL

BEBAN BEBAN BEBAN BEBAN BEBAN BEBAN


JENIS PHB
(Ditinjau dari Segi Penggunaan)
• Panel Penerangan
Untuk Kebutuhan Penerangan

• Panel Tenaga
Untuk kebutuhan mengatur dan mengendalikan
beban listrik di bengkel listrik atau industri yang
mengunakan motor listrik sebagai penggeraknya

• Panel Kontrol
Untuk kebutuhan Pengontrolan Pembagian Arus ke
Beban
JENIS PHB
(Ditinjau Berdsarkan Bentuk)
BENTUK LEMARI

PHB yang disebut Lemari Hubung Bagi atau sering disebut


Kubikel. Selungkup dan kerangka pada umumnya terbuat dari
Logam yang biasa berasal dari Besi. Sering digunakan untuk
Tegangan Menengah atau Tegangan Rendah dengan Kapasistas
Daya yang Besar.
BENTUK KOTAK

Sering disebut Kotak Hubung Bagi. Berukuran lebih Kecil dari


pada Lemari Hubung Bagi. Biasa dipasang pada Dinding. Terbuat
dari Logam Besi atau Aluminium. Digunakan untuk Tegangan
Rendah.
BENTUK MEJA

Sering disebut Meja Hubung Bagi, mempunyai ciri-ciri bidang


untuk pelayanan berbentuk meja yang mendatar atau miring,
dengan tinggi kurang dari 1 meter.
JENIS PHB
(Berdasarkan Perkembangan Teknologi)
KONVENSIONAL

PHB biasa yang pengaturan dan pengontrolan nya secara manual


MODERN
(BERBASIS PLC)
PHB yang tidak dikontrol lagi secara manual tapi sudah berbasis PLC
maupun program komputer.
MATERIAL PHB
• Box Panel/Box Sekering
• Saklar
• MCB/MCCB
• Fuse
• Bus Bar
• Hantaran(Kabel)
• Kontaktor
• Terminal
• Provil C/G
• Saluran Kabel
• Sepatu Kabel
• Lampu Tanda
• Volt Meter
• Ampere Meter
• Frekuensi Meter
• Isolator
• Kabel Tie
• CT
BOX PANEL/BOX SEKERING

Wadah/tempat yang berfungsi untuk penempatan MCB dan


Busbar yang menunjukkan jumlah Grup yang diinginkan pada
instalasi listrik.
SAKLAR
Bahan instalasi listrik yang berfungsi untuk menutup dan
membuka rangkaian listrik.
Saklar yang digunakan pada PHB adalah Saklar jenis Selector dan
Push Button.
NOTE: Pelajari Cara Kerja Saklar Selector dan Push Button
MCB/MCCB

Rangkaian Pengaman yang dilengkapi dengan komponen


thermos(bimetal) dan juga dilengkapi Relay elektromagnetik.
Berfungsi sebagai alat proteksi pada instalasi listrik untuk
membatasi arus sehingga sistem kelistrikan terlindungi dari
kerusakan.
NOTE: Pelajari Jenis-jenis MCB
FUSE (SEKERING)

Material PHB yang berfungsi sebagai Pengaman/proteksi


instalasi dan peralatan listrik.
Pengamanan dilakukan dengan cara memutus arus listrik pada
saat terjadi hubung singkat(short) atau arus berlebih (over
current) pada rangkaian listrik atau beban lainnya.
Note : Pelajari jenis-jenis Fuse
BUS BAR

Bahan yang terbuat dari logam yang bersifat konduktif dan


biasanya terbuat dari tembaga atau Cu.
Busbar berfungsi sebagai tempat pembagian/percabangan dari
instalasi listrik yang penempatannya di dalam Box Panel.
NOTE: Pelajari Ukuran Busbar
HANTARAN (KABEL)

Bahan yang sangat pokok dalam instalasi listrik


Berfungsi untuk menyalurkan energi dari sumbernya (PLN)
sampai ke beban, menghubungkan antara satu material dengan
material lainnya seperti menghubungkan antara Saklar dan
Lampu.
Note : Pelajari Jenis-jenis Kabel
KONTAKTOR
Jenis Saklar yang digerakkan dengan Magnet
Berfungsi untuk memutus dan menghubungkan rangkaian listrik.
Cara kerjanya berdasarkan Elektromagnetik, kontaktor sangat
cocok digunakan sebagai Saklar yang beroperasi secara
otomatis.
NOTE: Pelajari Cara Kerja Kontaktor
TERMINAL
Tempat penyambungan Kabel masuk (incoming) dengan
komponen dalam PHB atau tempat penyambungan antara
komponen dengan Kabel Keluar (Out Going). Ini diterapkan
karena mengingat bila suatu saat terjadi kerusakan tidak akan
terjadi kesulitan dalam memperbaikinya.
POVIL C

Terbuat dari bahan yang keras seperti Besi atau Aluminium.


Berfungsi sebegai tempat peletakan MCB dan terminal.
SALURAN KABEL

Digunakan untuk penempatan kabel bila tidak menggunakan


pipa.
SEPATU KABEL

Material ini dipasang pada ujung kabel yang berfungsi untuk


menghubungkan dengan material lain seperti Bus Bar, Fitting,
MCB, dan lain-lain.
Note : Pelajari bentuk Sepatu Kabel
LAMPU TANDA

Penanda untuk mengetahui apakah rangkaian bekerja dengan


normal, bisa juga sebagai tanda peringatan bahwa terjadi
sesuatu pada rangkaian panel tenaga listrik.
VOLT METER

Alat pengukur tegangan untuk memberikan informasi besar


tegangan yang masuk atau keluar dari PHB.
AMPERE METER

Alat pengukur arus untuk memberikan informasi besar arus yang


masuk ataupun keluar dari PHB
FREKUENSI METER

Alat pengukur frekuensi untuk memberikan informasi besar


frekuensi yang masuk atau keluar dari PHB.
ISOLATOR
Material listrik yang tidak dapat dialiri arus listrik (mengisolir arus
listrik).
Berfungsi untuk menyekat (mengisolasi) suatu penghantar atau
material listrik yang dapat mengahantarkan arus listrik, agar arus
listrik yang mengalir tetap melalui hantaran yang ditetapkan.
NOTE: Pelajari Jenis-jenis Isolator
KABEL TIE

Terbuat dari bahan yang lembut dan elastis


Berfungsi sebagai pengikat kabel agar kabel rapi dan tidak
semraut
TRAFO ARUS
(CURRENT TRANSFORMATOR)
Digunakan untuk pengukuran arus yang besarnya ratusan amper
dari arus yang mengalir dalam jaringan tegangan tinggi.
Disamping pengukur arus juga digunakan untuk pengukuran
Daya dan Energi, pengukuran jarak jauh dan Relay Proteksi.
ELEKTRODA PEMBUMIAN

Penghantar yang ditanam dalam bumi dan membuat kontak


langsung dengan bumi. Berfungsi mengetanahkan arus lebih
pada saat terjadi hubung singkat pada rangkaian listrik.

Elektroda Pelat Elektroda Batang


TERIMAKASIH