Anda di halaman 1dari 17

INTI SEL (NUKLEUS)

YUYU RAHAYU
2119170021
1. PENGERTIAN INTI SEL

Inti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini
mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA
linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis
protein gen didalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti
sel.

Komponen yang utama inti ialah kromatin. Kromatin ini mengandung AND, yang
jadi sumber segala kegiatan dan kehidupan sel.

Pada lazimnya sel bernti 1 saja kecuali beberapa protozoa, sel hati dan sel tulang
osteoklast, yang bersel 2. Bentuknya bundar atau lonjong, diameter 5-10 um.
Ada juga yang polimorf seperti pada lekosit dan sel sertoli dalam testis.
2. FUNGSI INTI SEL

o Menyimpan gen pada kromosom


o Mengatur gen dalam kromosom dalam proses pembelahan sel
o Mentransport faktor regulasi dan produk gen melewati pori inti
o Menghasilkan pesan (mRNA) yang mengkode protein
o Menghasilkan ribosom dalam nukleus
o Mengatur DNA uncoling replika gen
3. STRUKTUR INTI SEL

Inti atau nukleus memiliki komponen berikut:


a. Selaput inti
b. Nukleoplasma
c. Nukleolus
d. Kromatin
a. Selaput inti
Suatu sistem membran yang terdiri dari 2 membran kosentrik, membran yang 1
berlapis dibawah yang lain. Membran luar berhubungan dengan sitoplasma dan
membran dalam yang memisahkan dengan bagian luar dan menghadap interior
dalam sel. Selaput ini berperforasi dengan adanya pori antara 70-90 nm. Pori ini
menyerupai cincin yang berisi protein (annulus) yang mengatur pergerakan molekul
besar seperti DNA dan protein.
Fungsi:
• Memisahkan materi genetik dari sitoplasma
• Memisahkan RNA “immature”dan elemen translasi (mRNA harus diproses
sebelim ditranslasi)
• Mengatur masuk dan keluarnya molekul besar dan kompleks
b. Nukleoplasma
Disebut juga karioplasma. Cairan inti yang lebih kental daripada sitoplasma.
Didalam terdapat kromatin dan nukleolus. Mengansung protein, enzim, metabolit,
dan ion.
Fungsinya tidak pasti, tetapi diduga terlibat dalam maintanancebentuk inti,
berperan dalam pengaturan dan pemisahan kromatin. Matriks ini berperan sebagai
mesin perlekatan pada proses transkripsi dan replikasi serta membantu proses
keluarnya mRNA dari inti

c. Nukleolus
Didalam nukleus terdiri dari 1 atau lebih nukleolus. Nukleolus berbentuk sterik dan
nampak sebagai masa granul dan fiber yang pekat. Nukleolus mengandung
pengatur inti dan merupakan tempat kromosom dengan banyak kopi gen yang
diperlukan untuk sintesis ribosom bersama dengan RNA dan protein ribosom pada
tingkat produksi yang berbeda. Pada sel yang sehat 10.000 ribosom dihasilakn
permenit.
d. Kromatin
Kromatin adalah nama yag menggambarkan material inti yang mengandung kode
genetik. Kode genetik tersebut tersimpan dalam kromosom. Ada 2 tipe kromatin :
heterokromatin dn eukromtatin.
1) Heterokromatin
Merupakan bentuk rapat (condensed) dan kromatin sehingga terlihat seperti
noda yang rapat. Kadang terdapat pada permukaan membran inti, hanya saja
keberadaan pada permukaan membran ini akan segera dihilangkan untuk
memfasilitasi transport moleku. Heterokromatin banyak terlihat pada sel yang
sedang istirahat seperti limfosit atau sel memori yang menanti adanya antigen
asing. Heterokromatin adalah inaktif dalam trasnkripsi.
2) Eukromatin
Eukromatin berbentuk halus dan banyak terdapat dalam keadaan aktif, sel yang
aktif melakukan transkripsi. Keberadaan eukromatin adalah signifikan karena
DNA harus dalam keadaan uncoil untuk dapat dibaca kode genetiknya.
3) Kromososm
Sebelum pembelahan sel (setelah sintesis DNA), kromatin mengalami kondensasi
membentuk individu kromosom metafase. Kromosom ini tampak sebagai dua
kromatid.

Berbeda dalam kromosom . Dimulai dan paling bawah adalah DNA helix (4 nm
filamen DNA). Dalam keadaan normal DNA terbungkus sepanjang 8 histon
membentuk filamen 10 nm. Tiap set dan 8 histon dipisahkan oleh daerah antara 4
nm filamen DNA (DNA unit ganda) dan histone H1. set 8 histone yang terbungkus
DNA disebut nucleosome, 10 nm fibril nukleoprotein. Nukleosome dipisahkan oleh
daerah antara.
Materi Genetik
Ada dua materi genetik di dalam nukleus, yaitu:
DNA (Deoxyribosa Nucleic Acid)
Asam Deoksiribosa Nukleat (ADN)
RNA (Ribosa Nucleic Acid)
Asam Ribosa Nukleat (ARN)
ada tiga macam: rRNA, tRNA, dan mRNA

Ada tiga penyusun dasar molekul DNA dan RNA, yaitu:


a. Basa nitrogen→ 1) Purin; 2) Pirimidin
b. Gula pentosa → 1) Ribosa; 2) Deoksiribosa
c. Phosfat (PO4)
Monomer molekul DNA adalah 4 macam nukleotida yang saling berikatan sesuai
basa komplementernya

DNA: Adenin Vs Timin


Guanin Vs Citosin
RNA: Adenin Vs Urasil
Guanin Vs Citosin
Struktur molekul DNA: James D. Watson dan Francis H.C. Crick menyatakan
bahwa gen di dalam sel memiliki model double helix (ulir rangkap/ tangga
berpilin)
Struktur molekul RNA: umumnya tersusun atas molekul polinukleotida tunggal
(tidak rangkap)
KROMOSOM
Bentuk kromosom di dalam sel ada empat macam, yaitu: 1) metasentrik,
2) akrosentrik, 3) submetasentrik, dan 4) telosentrik
Molekul DNA dan RNA berfungsi dalam sintesis protein

Transkripsi yaitu pembentukan RNA dari salah satu DNA

Translasi yaitu peterjemahan kodon menjadi anti kodon, asam amino akan
membentuk protein
Keterkaitan organel nukleus dengan ribosom yaitu pada proses sintesis protein
SEKIAN DAN
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai