Anda di halaman 1dari 11

 Kemampuan untuk memahami, memobilisasi dan

melakukan koordinasi atas semua strategi


 Antisipasi, menganalisa, menginterpretasikan
opini publik, sikap, dan isu-isu yang mungkin
memberi pengaruh (baik atau buruk)
 Proses dimana perusahaan dapat mengidentifikasi
dan mengevaluasi isu pemerintah dan social yang
secara signifikan berpengaruh pada perusahaan
atau masyarakat atau kelompok tertentu.
 Kabar yang beredar di masyarakat yang tidak
dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
disebabkan sumber yang tidak jelas
 Kabar yang tersebar luas di masyarakat yang
belum tentu kebenarannya, tidak jelas sumbernya,
dan kerap mengandung fitnah
 Sesuatu yang fakta dan nilainya dapat
diperdebatkan
 Melakukan evaluasi perkembangan isu dan target
 Identifikasi isu dan tren
 Prediksi efek isu dan menyusun prioritas
 Menjadikan prioritas isu sebagai penjaga
kestabilan
 Melakukan desain tindakan dan merespon
hasilnya
 Membantu mencari solusi korban krisis
 Penghargaan karyawan yang dikorbankan
 Antisipasi isu yang berkembang
 Seleksi isu yang berkembang
 Mencari kesempatan keluar dari ancaman
 Merencanakan dari eksternal publik
 Mengupayakan adanya orientasi profit
 Pertimbangkan waktu pelaksanaan
 Keterlibatan top level manajemen
 Identifikasi isu yang terkait dengan institusi (riset
opini publik, peta pencitraan, pengembangan cara
sesuai karakter bisnis)
 Analisa positioning dan pembatasan isu di tengah
publik
 Menjelaskan variasi strategi yang bisa dilakukan
 Menyiapkan crisis center, spoke person, dan
unofficial spoke person
 Melakukan tindak komunikasi secara bertahap
untuk mempengaruhi persepsi tentang isu
 Melakukan evaluasi perkembangan isu dan target
 Membantu mencari solusi korban krisis
 Ketidakpuasan sekelompok masyarakat
 Peristiwa dramatis
 Perubahan social
 Kurang optimalnya kekuatan pemimpin
 Globalisasi
 Kompetisi
 Revolusi media
 Perkembangan ekonomi politik
 Transformasi negara
 Keanggotaan dalam organisasi internasional
 Grup penekan
 Internal (miss management, salah pengelolaan
dana, perebutan harta, demo karyawan, dll)
 Eksternal (policy, politis, ekonomi, kepuasan
pelanggan, dll)
 Kesenjangan performa institusi dengan
harapan publik
 Perhatian media dan komoditi politik
 Proses pengajuan perkara atau pembuatan
regulasi baru
 Harapan baru
 Pembentukan opini tersendiri
 Pendekatan grup penekan (pressure group)
 Advokasi kebijakan melalui formulasi