Anda di halaman 1dari 21

ENDOMETRIOSIS

Anissa Aulia Adjani


03009024

Pembimbing : dr. Indrawan Ekomurtomo Sp.OG


ENDOMETRIOSIS ?

Suatu pertumbuhan dan letak jaringan


endometrium yang masih berfungsi
(kelenjar dan stroma) di luar uterus
Uterus
endometrium

Stratum Stratum
fungsionale basale
endometrium

Fase • Estrogen akan membantu


proliferasi dari sel-sel
proliferasi endometrium

Fase • Progesteron mematangkan sel-


sekretorik sel epitel

Fase • Vasokonstriksi arteria spiralis,


terjadi iskemia kemudian
menstruasi nekrosis endometrium
Siklus menstruasi
Wanita dengan
pendek dan kurang
menarche awal
dari satu minggu

Faktor
resiko

Riwayat
Konsumsi alkohol
endometriosis
dan merokok
dalam keluarga
1. Ovarium
2. Cavum Douglassi
3. Ligamentum sacrouterina
4. Ligamentum latum
5. Tuba falopii
6. Plica vesicouterina
7. Ligamentum Rotundum
8. Apendik vermiformis
9. Vagina
10. Septum rectovagina
11. Colon rectosigmoid
12. Caecum
13. Ileum
14. Kanalis inguinalis
15. Jaringan parut abdomen
16. Ureter
17. Vesica urinaria
18. umbilikus
19. vulva
ETIOLOGI

1. Teori transplantasi (theory retrograde


menstruation)
2. Selomik metaplasia
3. Metastasis vaskular dan limfatik (teori
Halban)
Teori transplantasi (theory retrograde
menstruation)

darah menstruasi berbalik melewati tuba

Sel endometrium menempel pada organ intra


abdomen atau peritoneum

Terjadi implantasi dan proliferasi sel


endometrium
Teori metaplasia soelomik

Saluran muller,
epitel Metaplasia Pertumbuhan
germinal, selomik endometrium
peritoneum
Metastasis vaskular dan limfatik (teori
Halban)

Sel endometrium masuk dalam


pembuluh darah dan sistem limfatik

Terjadi penyebaran secara sistemik

Invasi, implantasi dan ploriferasi sel


endometrium pada organ ekstra uteri
patofisiologi
klasifikasi
Gejala klinis

dismenore dispareunia infertilitas

Poli dan
menoragia
hipermenore
diagnosa
• GOLD STANDARD : laparoskopi (melihat
langsung endometriosis)

• Penunjang :
• USG
• Pemeriksaan CA125
terapi
• 1. operatif

• 2. medika mentosa
Prinsip : membuat keadaan rendah estrogen
A. Pil kontrasepsi oral
B. Progestin
C. Agonis GnRh
D. Androgen
E. Danazol
Terapi medikamentosa
Kontrasepsi • 1 pil/hari selama 6-12 bulan
oral
• Sintetik progesteron
Progestin • 30-50mg peroral,150mg IM

• Leuprolide acetat, 3,75mg IV setiap 4


Agonis GnRH minggu

Androgen

Danazol