Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 9

PANCASILA DALAM
KONTEKS NKRI
NAMA ANGGOTA (NIM):
INDAR CAHYADI (F1A016066)
 Pancasila berfungsi sebagai landasan dan sekaligus tujuan dalam kehidupan
politik bangsa Indonesia. Hal ini tampak dalam keberhasilan bangsa
Indonesia menjabarkannya menjadi program-program dan aturan-aturan
permainan dalam proses mewujudkan dan mengembangkan jati diri bangsa
sebagai sistem politik Demokrasi Pancasila. Keberhasilan ini didukung
dengan suatu evaluasi yang obyektif tentang realita kehidupan politiknya dari
waktu ke waktu sehingga apa yang dicita-citakan bersama dapat terwujud
dengan baik.Jika ditinjau dari bidang politik, maka demokrasi lebih
dimaksudkan sebagai kedaulatan yang berada di tangan rakyat. Sebagai
perwujudannya, masyarakat berpartisipasi dalam menyumbangkan
pandangannya demi keutuhan hidupnya dan negara.
 Pancasila dalam bidang ekonomi merupakan aturan main yang mengikat setiap pelaku ekonomi. Jika
hal ini dipatuhi secara baik, maka akan terwujud suatu ketertiban prilaku warga sebagai pelaku
ekonomi. Dengan demikian keadilan dan kesejahteraan sosial dapat terwujud.
 Pancasila dalam bidang ekonomi dapat dijabarkan sebagai berikut:
 a) Ketuhanan Yang Maha Esa. Roda perekonomian digerakkan oleh rangsangan-rangsangan
ekonomi.
 b) Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Ada kehendak kuat dari seluruh masyarakat untuk
mewujudkan kemerataan sosial yang sesuai dengan asas kemanusiaan.
 c) Persatuan Indonesia. Prioritas kebijaksanaan ekonomi adalah penciptaan perekonomian nasional
yang tangguh. Hal ini berarti nasionalisme menjiwai setiap kebijaksanaan ekonomi
 d) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dalam
hal ini koperasi merupakan sokoguru perekonomian dan bentuk paling konkret dari usaha bersama.
 e) Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Adanya keseimbangan yang jelas dan tegas antara
perencanaan di tingkat nasional dengan daerah dalam pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi untuk
mencapai keadilan ekonomi.
 Pancasila adalah dasar kehidupan berbangsa dan
bernegara bagi masyarakat Indonesia. Pancasila secara
institusional dalam bidang sosial tampak dengan adanya
suku-suku yang menjadi satu bangsa, bangsa Indonesia
yang memiliki derajat yang sama. Di samping itu,
adanya kesatuan bahasa, yakni bahasa Indonesia.
 Dalam bidang ini, nilai Pancasila diartikan sebagai
sikap peduli dan toleransi antar agama. Setiap
agama memiliki kepercayaan masing-masing.
Dengan perkataan lain, kepercayaan pada setiap
agama berbeda-beda. Namun, perbedaan itu
bukan menjadi penghambat bagi kesatuan
berbangsa. Pancasila menjadi pemersatu agama-
agama dalam mewujudkan suatu bangsa, yakni
bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi sikap
kepedulian atau toleransi antar agama.
 Pancasila lahir dari budaya masyarakat Indonesia jauh sebelum kemerdekaan. Bangsa
Indonesia adalah bangsa yang menghargai budayanya. Budaya dihargai karena di dalamnya
banyak nilai-nilai luhur.
 Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dikukuhkan dalam sidang I BPPK pada tanggal 1
Juni 1945, menjelang hari kemerdekaan Indonesia. Dasar itu berupa suatu Filsafat yang
menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang merdeka.
 Kedudukan pokok Pancasila bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah
sebagai dasar negara. Pernyataan demikian berdasarkan ketentuan Pembukaan UUD 1945
yang menyatakan sebagai berikut : “…maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan
Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam
suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan
kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan
Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia”.
 Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara menjadikan setiap
tingkah laku dan setiap pengambilan keputusan para
penyelenggara negara dan pelaksana pemerintahan harus
selalu berpedoman pada Pancasila, dan tetap memelihara budi
pekerti kemanusiaan yang luhur serta memegang teguh cita-
cita moral bangsa.
 Pancasila telah menuntun pemerintah dan penyelenggara
negara lainnya untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan
yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat
Indonesia yang luhur berdasarkan Paancasila.
TERIMA KASIH