Anda di halaman 1dari 21

IMUNISASI

CAMPAK
DAN
RUBELLA

dr. Yulias Yowei


Pengertian Imunisasi

Imunisasi adalah suatu proses – untuk meningkatkan sistem


kekebalan tubuh dengan cara memasukkan vaksin, yakni virus
atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-
bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi.
VAKSIN :
Bahan yang terbuat dari kuman
atau racunnya yg telah dimatikan
atau dilemahkan, dipakai untuk
merangsang pembentukan antibody
yang dimasukkan ke dalam tubuh
melalui suntikan atau tetesan
TUJUAN IMUNISASI:

Mencegah terjadinya penyakit


tertentu pada seseorang dan
menghilangkan penyakit tertentu
pada sekelompok masyarakat atau
bahkan menghilangkan penyakit
tertentu didunia.
MANFAAT IMUNISASI:

– Pertahanan yang terbentuk akan dibawa


seumur hidup
–CoSt effective (Murah & efektif)
–Tidak berbahaya, reaksi serius / komplikasi
jarang dibanding apabila terserang penyakit
secara alami
Pengertian Kampanye
Imunisasi MR

– Kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk


memutuskan transmisi penularan virus campak dan
rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan <15
tahun,
– Tanpa mempertimbangkan status imunisasi
sebelumnya.
– Sifatnya wajib dan tidak memerlukan individual
informed consent.
Tujuan Kampanye Imunisasi MR

– Meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap


campak dan rubella secara cepat
– Memutuskan transmisi virus campak dan
rubella
– Menurunkan angka kesakitan campak dan
rubella
– Menurunkan angka kejadian CRS
Sasaran Kampanye Imunisasi MR
– Sasaran :
Target : ≥
Anak usia 9 bulan s.d <15 tahun 95%
– Pelaksanaan:
– Lokasi :
Di seluruh wilayah Indonesia (34 provinsi)
Pelayanan imunisasi dilaksanakan di sekolah-sekolah yaitu Pendidikan Anak
Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), SD/MI/sederajat dan
SMP/MTs/sederajat, Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas
pembantu, Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
– Waktu :
Dibagi ke dalam 2 fase.
Fase 1 : bulan Agustus dan September 2017 di seluruh provinsi P. Jawa
Fase 2 : bulan Agustus dan September 2018 di seluruh provinsi P. Sumatera,
Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
Tempat Pemberian
Kampanye Imunisasi MR

– Tahap 1: Bulan AGUSTUS


Imunisasi di seluruh SEKOLAH :
– Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),
–TK,
–SD/MI/sederajat, SDLB
–SMP/MTs/sederajat dan SMPLB.

– Tahap 2 : Bulan SEPTEMBER


Imunisasi di POS-POS PELAYANAN IMUNISASI LAINNYA :
–Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas pembantu, RS &
fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
ELIMINASI CAMPAK DAN
PENGENDALIAN RUBELLA
Apakah Campak?
Definisi: penyakit infeksi virus akut,
sangat menular yang ditandai dengan 3
stadium, yaitu stadium inkubasi,
prodormal dan erupsi

Penyebab : virus campak Myxovirus


Viridae Measles
Cara penularan : percikan ludah dan
melalui jalan napas.

Komplikasi berat : radang paru,


https://jdc325.wordpress.com/2011/04/25/european-immunization-
radang otak, diare, radang telinga,
week/
dehidrasi, kematian
Gejala Campak?
12

Gejala :

- Demam,
- Bercak kemerahan ,
- Batuk, pilek,
- Konjungtivitis (mata merah)
- Selanjutnya timbul ruam pada
muka dan leher, kemudian
menyebar ke tubuh dan tangan
serta kaki.

BAB 2
Bahaya Penyakit
Campak

– sakit berat  kematian


– tidak mau makan minum  gizi buruk
– diare berat
– infeksi paru (pneumonia)  kematian
– memperberat penyakit Tb paru
– radang otak
– Dapat menimbulkan wabah/KLB
Apakah Rubella?
Definisi: penyakit infeksi virus akut, sangat
menular yang biasanya berupa penyakit ringan
pada anak.

Penyebab : virus Rubella


Cara penularan : melalui saluran napas pada
saat batuk atau bersin

Komplikasi berat : bila menulari ibu hamil


pada trimester pertama atau awal kehamilan,
dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan
pada bayi yang dilahirkan yang dikenal sebagai
Sindroma Rubella Kongenital atau Congenital
Rubella Syndrome (CRS)
Courtesy of PGPKT
Gejala Rubella?
15

Gejala : Bila terjadi pada:

- Demam ringan, Anak sering hanya menimbulkan


-Bercak kemerahan/ rash gejala demam ringan atau bahkan
makulopapuler di kulit terutama di tanpa gejala sehingga sering tidak
wajah, lengan dan kult kepala terlaporkan,
mirip campak biasa karenanya Wanita dewasa sering
sering disebut campak Jerman, menimbulkan arthritis atau
-Ruam hanya 2-3 hari dan hilang artharalgia
sendiri (disebut campak 3 hari) Wanita hamil terutama trimester 1
- Pembesaran kelenjar limfe di dapat mengakibatkan abortus atau
belakang terlinga, leher belakang bayi lahir dengan CRS
dan sub oksipital.
Apakah Congenital Rubella Syndrome (CRS)?

Definisi: sindrom kecacatan pada bayi


baru lahir yang meliputi kelainan pada
jantung dan mata, ketulian dan
keterlambatan perkembangan

Penyebab : ibu hamil terutama


trimester 1 yang terinfeksi virus Rubella
Cara penularan : ibu hamil menulari
janin melalui placenta
Ibu hamil terinfeksi di usia kehamilan
<12 minggu risiko janin tertular 80-90%
Jika infeksi di kehamilan 15-30 minggu,
risiko janin tertular 10-20%
Pencegahan Penyakit
Campak dan Rubella
– ASI eksklusif
– Nutrisi lengkap dan seimbang, sesuai umur
– Kebersihan badan, lingkungan
– Hindari kontak terutama ibu hamil
– Imunisasi MR
– Dasar : umur 9 bulan
– Lanjutan : umur 18 bulan
– BIAS : kelas 1 SD/MI dan yang sederajat
– tambahan (kampanye MR)
Manfaat Vaksin MR
Terimakasih