Anda di halaman 1dari 24

G2P1A0 UK 31-32 MINGGU,

JT/IUFD+ ABDOMINAL
PREGNANCY
Case Report
Identitas Nama : Ny. A

TTL/usia : 17 Agustus 1986 / 31 tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Status : Menikah

Pekerjaan : Petani-Nelayan

Alamat : Laipori

Tanggal MRS : 27 Mei 2018. 18:30 WITA

Jaminan : SKTM
Hamil anak kedua, • Perdarahan dari jalan lahir (-
tidak merasakan ), keluar cairan-cairan dari
A gerakan janin sejak jalan lahir (-), trauma (-), riw.
2 hari SMRS Infeksi selama kehamilan (-)
N
A Riwayat Menstruasi
Riwayat Kontrasepsi

M • Menarche : 15 tahun
• Tidak pernah menggunakan kontrasepsi

Riwayat Hamil ini


N • Siklus : 28 Hari • HPHT : 27-7-2017
• Lama : 3- 4 hari • TP : 3-5-2018
E Riwayat Kehamilan, persalinan
• Imunisasi TT : tidak pernah

S dan nifas sebelumnya Riwayat Kebiasaan


I • Anak pertama : Lahir anak perempuan
tahun 2013, hamil aterm, lahir
• Riwayat perut dipijit saat usia 3 bulan.

pervaginam, dibantu penolong non Riwayat Alergi


S medis, BBL lupa, masih hidup
• Disangkal.
• Hamil ini
Pemeriksaan Fisik
KU : TSS - Mata : CA-/-, SI -/-
Kes : CM - Leher : Pembesaran KGB (-)
TD : 120/80 mmHg - Thorax : Retraksi (-), gerak simetris
RR: 20x/menit - Cor : S1S2 tunggal, reg, M -, G -
N : 80x, pulsasi kuat - Pulmo : SNV +/+, Rh +/+, Wh -/-
S : 36.8 - Mamae : bentuk simetris, cairan (-)
SpO2 : 99 % - Extremitas : akral hangat, crt < 2, oedem (-)
TB : 158 cm
BB : 60.5 kg

Pemeriksaan Khusus :
- Abdomen :
- Palpasi : TFU 25 cm, Punggung Kiri,
Presentasi Kepala, Bagian terendah
5/5
- Auskultasi : DJJ tidak ditemukan.
- Anogenital :
- Tidak dilakukan Vagina Toucher
Hb : 10.5 g/dL
Pemeriksaan Laboratorium Ht : 28.7 %
Leukosit : 10.000/µl
Trombosit : 247.000/µl
Eritrosit : 4.06 juta/µl

Diagnosis G2P1A0, UK 41-42 minggu + Suspect IUFD

Non Medikamentosa
Tatalaksana • Observasi TTTV
• Rencana USG di ruangan
Follow Up
Senin, 28/5/2018
S : Keluhan (-)
O:
- TSS, CM
- TD 100/60 mmHg
- N : 82x/menit
- S : 36,5
- Hasil USG : janin T/I/IUFD, BPD 30w3d,
Spalding (+)
A : G2P1A0, Uk 30-32 minggu + T/IUFD +
Letak Lintang + susp. Kelainan kongenital + susp.
Mola partial
P:
- Pro SC 30/5/2018
- Cek PT/APTT
- KIE/SP
- Medikamentosa : Cefadroxil 2x500 mg (PO)

Hasil CT/BT : 8’50’’/1’45’’ (dbn)


Selasa, 29/5/2018 Rabu, 30/5/2018
S : Keluhan (-) S : Keluhan (-)
O: O:
- TSS, CM - TSS, CM
- TD 120/70 mmHg - TD 120/70 mmHg
- N : 84x/menit - N : 84x/menit
- S : 36,6 - S : 36,6
- RR : 20x/menit - RR : 20x/menit
A : G2P1A0, Uk 30-32 minggu + T/IUFD + A : G2P1A0, Uk 30-32 minggu + T/IUFD + Letak
Letak Lintang + susp. Kelainan kongenital + susp. Lintang + susp. Kelainan kongenital + susp. Mola
Mola partial partial
P: P:
- Pro SC 30/5/2018 - Pro SC
- Medikamentosa : Cefadroxil 2x500 mg (PO) - KIE/SP
- Premedikasi : inj. Cefotaxime 1 gr/IV
Rabu, 30/5/2018 Laporan Operasi (30/5/18, 10.25 WITA)
S : post operasi - Pasien terbaring dengan anestesi spinal
O: - Asepsis dan antisepsis
- TSS, CM - Dilakukan insisi abdomen
A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis - Evaluasi : Tampak omentum membungkus ketuban
H+0 a/i abdominal pregnancy + packing dan plasenta, tampak colon sigmoid terdorong ke
abdomen + adhesi gr. III-IV cramial  curiga abdominal pregnancy dengan
P: insersi plasenta di colon sigmoid dan omentum
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm - Konsul dr. Matius, Sp.B  join op  adhesi gr. III-
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H1) IV
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV - Selaput ketuban dibuka  lahirkan bayi, ketuban
- Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV mekonium, bayi meninggal, tali pusat layu,
- Inj. Metotrexate 1x50mg  TAP spalding (+)
- Bed rest total - Evaluasi insersi plasenta tidak dipisahkan (adhesi
- Obs. KU, drain gr. III-IV)  pasang hass 1, pasang drain.
- Cek DL 2 jam post op : bila Hb < 10 gr/dL Evaluasi perdarahan (-)
 Transfusi PRC 2 kolf/hari sampai Hb ≥10 - Dinding Abdomen dijahit
mg/Dl - Operasi selesai
- Puasa sampai BU (+)  mulai diet

Hasil Laboratorium Hb : 10.8 Ht : 29.2 % Leukosit : Trombosit : Eritrosit :


g/dL 10.900/µl 194.000/µl 4.13 juta/µl
Kamis, 31/5/2018 Jumat, 1/6/2018
S : post operasi H+1 S : post operasi H+2
O: O:
- TSS, CM - TSS, CM
- TD 110/70 mmHg - TD 100/70 mmHg
- N : 80x/menit - N : 80x/menit
- S : 36,3 - S : 36,5
A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis - RR: 20x/menit
H+1 a/i abdominal pregnancy + packing A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis H+2
abdomen + adhesi gr. III-IV a/i abdominal pregnancy + packing abdomen +
P: adhesi gr. III-IV
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm P:
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H2) - IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV - Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H3)
- Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV - Inj. Ketorolac 3x30mg/IV
- Inj. Metotrexate 1x50mg  TAP - Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV
- Bed rest total - Inj. Metotrexate 1x50mg  TAP
- Obs. KU, drain - Bed rest total
- Diet lunak TKTP extra protein - Obs. KU, drain
- Diet lunak TKTP extra protein
Sabtu, 2/6/2018 Minggu, 3/6/2018
S : post operasi H+3 S : post operasi H+4
O: O:
- TSS, CM - TSS, CM
- TD 100/60 mmHg - TD 110/70 mmHg
- N : 80x/menit - N : 84x/menit
- S : 36,9 - S : 36,5
- RR: 20x/menit - RR: 20x/menit
- Drain : cairan serous ± 20cc - Drain : cairan serous ± 10cc
A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis H+4
H+3 a/i abdominal pregnancy + packing a/i abdominal pregnancy + packing abdomen +
abdomen + adhesi gr. III-IV adhesi gr. III-IV
P: P:
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm - IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H4) - Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H5)
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV - Inj. Ketorolac 3x30mg/IV
- Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV - Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV
- Inj. Metotrexate 1x50mg  TAP (konfirmasi - Bed rest total
MTX di farmasi) - Obs. KU, drain
- Bed rest total - KIE : Metotrexate tidak tersedia sampai akhir Juni
- Obs. KU, drain 2018
- Planning : rencana Laparatomi 4/6/2018 - Planning : rencana Laparatomi 5/6/2018
- Saran rujuk post laparatomi  keluarga masih
berunding
Senin, 4/6/2018 Hasil Laboratorium
S : post operasi H+5
O:
- TSS, CM Hb : 9.7 Ht : 26.7 % Leukosit :
- TD 100/80 mmHg g/dL 7.900/µl
- N : 84x/menit
- S : 36,8 Trombosit : Eritrosit :
- RR: 20x/menit 223.000/µl 3.80 CT : 11’55’’
- Drain : cairan serous ± 10cc juta/µl
A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis
H+5 a/i abdominal pregnancy + packing
BT : 4’16’’ Gol.dar :
abdomen + adhesi gr. III-IV O+
P:
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H6) Lapor dr. Ratri Sp.OG hasil Lab, advis :
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV - Transfusi PRC 1 kolf
- Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV - Sedia PRC 1 kolf untuk post op
- Bed rest total
- Obs. KU, drain
- Planning : Relaparatomi 5/6/2018, cek DL
dan CT/BT.
- Saran rujuk  keluarga setuju rujuk ke Bali
Selasa, 5/6/2018 Selasa, 5/6/2018
S : nyeri post op (+). Post transfusi PRC 1 kolf S : post relaparatomi
O: O:
- TSS, CM A : Post relaparatomi aff packing abdomen e.c
- TD 110/70 mmHg abdominal pregnancy + pasang drain anemia
- N : 82x/menit P:
- S : 36,5 - IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm
- RR: 16x/menit - Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV
A : Post Laparatomi + drainase + adhesiolisis - Inj. Ketorolac 3x30mg/IV
a/i abdominal pregnancy + packing abdomen - Inj. Asam Traneksamat 3x1000mg/IV
+ adhesi gr. III-IV - Inj. Ranitidin 2x50 mg/IV
P: - Puasa sampai BU (+)  mulai diet
- Pro relaparatomi - Cek Albumin darah dan DL
- KIE/SP - Konfirmasi Metotrexate di Farmasi
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm - KIE rujuk 1 minggu lagi
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV (H7)
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV
- Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV
- Inj. Metotrexat  TAP
Rabu, 6/6/2018 Kamis, 7/6/2018
S : nyeri post op (+) S : nyeri post op (+)
O: O:
- TSS, CM - TSS, CM
- TD 110/70 mmHg - TD 110/70 mmHg
- N : 86x/menit - N : 84x/menit
- S : 37,5 - S : 36,5
- RR: 20x/menit - RR: 20x/menit
A : Post relaparatomi aff packing abdomen e.c A : Post relaparatomi aff packing abdomen e.c
abdominal pregnancy + hipoalbumin abdominal pregnancy
P: P:
- IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm - IVFD = RL: D5 2:1, 20 tpm
- Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV - Inj. Cefotaxim 3x1 gr/IV
- Inj. Ketorolac 3x30mg/IV - Inj. Asam Traneksamat 3x500mg/IV
- Inj. Asam Traneksamat 3x1000mg/IV - Inj. Ranitidin 2x50 mg/IV
- Inj. Ranitidin 2x50 mg/IV - Aff drain, aff DC

Hb : 11 g/dL
Hasil
Ht : 30.3 %
Laboratorium
Leukosit : 8.900/µl
Trombosit : 224.000/µl
Eritrosit : 4.37 juta/µl
Albumin : 2.5 g/dL
Jumat, 8/6/2018 Sabtu, 9/6/2018
S : nyeri post op (+) S : nyeri post op (+)
O: O:
- TSS, CM - TSS, CM
- TD 110/70 mmHg - TD 100/70 mmHg
- N : 84x/menit - N : 82x/menit
- S : 37,1 - S : 36,9
- RR: 20x/menit - RR: 20x/menit
A : Post relaparatomi aff packing abdomen e.c A : Post relaparatomi aff packing abdomen e.c
abdominal pregnancy abdominal pregnancy
P: P:
- Aff infus, stop injeksi - Boleh pulang
- Asam Mefenamat 3x500 mg (PO) - Asam Mefenamat 3x500 mg (PO)
- Asam Traneksamat 3x500 mg (PO) - Asam Traneksamat 3x500 mg (PO)
- Cefadroxil 2x500 mg (PO) - Cefadroxil 2x500 mg (PO)
- Vit. C 3x1tab (PO) - Vit. C 3x1tab (PO)
- Diet TKTP
- Rencana BLPL besok, kontrol USG 2 minggu
lagi
- Inj. MTX  tunggu obat. Kontrol luka 1
minggu lagi (pasien belum mau rujuk)
Kontrol Poli Obgyn, 26/6/2018
S : kontrol luka operasi
O:
- TSS, CM
- TD 120/65 mmHg
- N : 92x/menit
- Status lokalis : luka operasi kering
- Hasil USG : VU terisi cukup, Uterus sedikit
membesar dengan plasenta diameter
7,48x11,2, cairan retrouteri (+) (cavum
douglas). Hepar/Lien dbn
A : Post laparatomi a.i abdominal pregnancy
P:
- Pro MTX  TAP
- Asam Mefenamat 3x500 mg (PO)
- Metronidazole 3x500 mg (PO)
- Cefadroxil 2x500 mg (PO)
Masalah
Metotrexate tidak tersedia di RSUD

Pemeriksaan Beta HCG tidak


tersedia di RSUD

Pasien menggunakan SKTM sebagai


jaminan  kendala untuk rujukan
Tinjauan Pustaka
Kehamilan suatu kehamilan dengan pertumbuhan sel telur yang telah
Ektopik1 dibuahi dan tidak menempel pada dinding endometrium
kavum uteri.
Bila kehamilan tersebut mengalami proses pengakhiran
(abortus) maka disebut dengan kehamilan ektopik
terganggu (KET).

Epidemiologi2
Riwayat PID Riwayat
(Pelvic penggunaan Riwayat Operasi
Inflamatory AKDR dan KB Tuba Falopii
Disease) Hormonal
Faktor Resiko3
Riwayat Abortus Riwayat Endometriosis
Infertilitas
Case Report
Fekade Getachew Hailu, Getnet Tesfaye Yihunie, Ahmed Amdihun Essa dan Walelign kindie Tsega : Advanced
abdominal pregnancy, with live fetus and severe preeclampsia, case report4
Wanita, 26 tahun, G4,P3A0 AH2 uk ± 37 minggu 2 hari. Keluhan nyeri uluhati, nyeri kepala dan pendangan
kabur.
TD : 150/100 mmHg, N : 112x/menit, RR : 22x/menit, S : 36.8, DJJ : 132x/menit, presentasi kepala
USG : janin tunggal intrauterin, taksiran usia kehamilan 30 minggu, ratio FL : AC 24.2, plasenta pada anterior
uterus, tampak gambaran uterus bikornu.
Sectio Cesarean cito  tampak janin pada rongga abdomen dalam kantung amnion yang masih intak  lahir
neonatus laki-laki BL 1800gr AS 7-8. Plasenta berimplantasi pada Broad Ligament kanan. Tidak ada usus atau
pembuluh darah besar yang melekat  plasenta dilepaskan.
Case Report
PayneshaM. Anderson, Erin K. Opfer, Jeanne M. Busch, and Everett F.Magann : An Early AbdominalWall Ectopic
Pregnancy Successfully Treated with Ultrasound Guided Intralesional Methotrexate: A Case Report5

Wanita, 26 tahun, G4,P1A2. Keluhan bercak-bercak darah dan nyeri perut. Usia kehamilan 3 minggu 2 hari
berdasarkan HPHT. Riw. Penggunaan AKDR, sudah dilepas 2 hari sebelum menstruasi terakhir.
1. Prawirohardjo S. Kehamilan Ektopik dalam Ilmu Kebidanan. Jakarta :
Yayasan Bina Pustaka ; 2011.
2. Bouyer J, Coste J, Fernandez H, Pouly JL, Job-Spira N. Sites of ectopic
pregnancy: a 10 year population-based study of 1800 cases. Human
reproduction. 2002 Dec 1;17(12):3224-30.
3. Fylstra D.L., Ectopic Pregnancy not within the ( distal) Fallopian Tube: etiology,
diagnosis, and treatment. American Journal of Obstertics & Gynaecology.
April 2012, 289-299.
4. Hailu FG, Yihunie GT, Essa AA, kindie Tsega W. Advanced abdominal
pregnancy, with live fetus and severe preeclampsia, case report. BMC
pregnancy and childbirth. 2017 Dec;17(1):243.
Dafpus :

1. Full-term extrauterine abdominal pregnancy: a case report : Dahab AA, Aburass R, Shawkat W, Babgi R,
Essa O, Mujallid RH. Full-term extrauterine abdominal pregnancy: a case report. Journal of medical case
reports. 2011 Dec;5(1):531.
2. Diagnosing ectopic pregnancy and current concepts in the management of pregnancy of unknown location :
Kirk E, Bottomley C, Bourne T. Diagnosing ectopic pregnancy and current concepts in the management of
pregnancy of unknown location. Human reproduction update. 2013 Oct 6;20(2):250-61
3. Ectopic pregnancy: history, incidence, epidemiology, and risk factors : Marion LL, Meeks GR. Ectopic
pregnancy: history, incidence, epidemiology, and risk factors. Clinical obstetrics and gynecology. 2012 Jun
1;55(2):376-86.
4. Incidence, diagnosis and management of tubal and nontubal ectopic pregnancies: a review : Panelli DM,
Phillips CH, Brady PC. Incidence, diagnosis and management of tubal and nontubal ectopic pregnancies: a
review. Fertility research and practice. 2015 Dec;1(1):15.
5. The Role of Serum Beta hcg in Early Diagnosis and Management Strategy of Ectopic Pregnancy : Surampudi
K, Gundabattula SR. The role of serum beta hcg in early diagnosis and management strategy of ectopic
pregnancy. Journal of clinical and diagnostic research: JCDR. 2016 Jul;10(7):QC08.
6. Advanced abdominal pregnancy, with live fetus and severe preeclampsia, case report : Hailu FG, Yihunie
GT, Essa AA, kindie Tsega W. Advanced abdominal pregnancy, with live fetus and severe preeclampsia,
case report. BMC pregnancy and childbirth. 2017 Dec;17(1):243.