Anda di halaman 1dari 17

MATERI DASAR 1

KEBIJAKAN PROGRAM
PENANGGULANGAN TBC DI INDONESIA
CV FASILITATOR
Nama : Dr. sulistya Widada

Tmp/tgl lahir : Klaten, 18 November 1967


Agama : Islam
Pendidikan : SD 1981
SMP 1984
SMA 1987
PT 1994
Pekerjaan : Puskesmas 1995-1998 Subdit Imunisasi 2002-2014
Dokter Pertamina 1998-1999 Subdit Arbovirosis 2014-2018
RS Djuanda, Kuningan 1999-2002 Subdit TB 2018 ---
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Tujuan Umum
Peserta mampu memahami gambaran umum program nasional
penanggulngan TBC di Indonesia
2. Tujuan Khusus
a. Peserta mampu menjelaskan tujuan dan target penanggulangan TBC
b. Peserta mampu menjelaskan situasi TBC di dunia dan Indonesia
c. Peserta mampu menjelaskan strategi dan kegiatan penanggulangan
TBC di Indonesia
d. Peserta mampu menjelaskan peran serta masyarakat dalam
penanggulangan TBC
TUJUAN DAN TARGET PENANGGULANGAN TBC

1. Tujuan
Melindungi kesehatan masyarakat dari penularan TBC agar tidak terjadi
kesakitan, kematian dan kecacatan
2. Target
o Target nasional program penanggulangan TBC adalah eliminasi TBC
pada tahun 2030 dan Indonesia bebas TBC tahun 2050.
o Eliminasi TBC adalah tercapainya cakupan TBC <1/100.000 penduduk.
SITUASI TBC DUNIA
WHO 2017
o Didunia diperkirakan 10.400.000 kasus TBC.
• 3.700.000 (35%) wanita
• 6.700.000 (65%) pria
• 1.030.000 (9,9%) positif HIV - 374.000
(36%) meninggal.
• 1.040.000 (10%) TB anak - 140.000
meninggal.
• TB Resisten obat - 240.000 meninggal.
SITUASI TBC DI INDONESIA
WHO 2017
• Diperkirakan 1.020.000 kasus TBC baru/tahun (391/100.000
penduduk)
• Kematian 110.000 (42/100.000 penduduk)
• 45.000 kasus dengan HIV positif (17/100.000 penduduk)
• 11. 000 kasus resisten obat.
STRATEGI PENGENDALIAN TBC
1. Penguatan kepemimpinan program di Kab/Kota
2. Peningkatan akses layanan bermutu
3. Pengendalian faktor risiko
4. Peningkatan kemitraan melalui forum koordinasi TBC
5. Peningkatan kemandirian masyarakat
6. Penguatan manajemen program
Penguatan kepemimpinan program di
Kab/Kota
Promosi : Advokasi, komunikasi dan mobilisasi sosial

Regulasi dan peningkatan pembiayaan

Koordinasi dan sinergisme program


Peningkatan akses layanan bermutu
Peningkatan jejaring layanan melalui PPM

Penemuan aktif berbasis keluarga dan masyarakat

Peningkatan kolaborasi layanan (TB-HIV, TB-DM, MTBS, PAL)

Kepatuhan dan kelangsungan pengobatan

Cakupan layanan semesta.


Pengendalian faktor risiko
1. Promosi lingkungan dan hidup sehat.
2. Penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi
TB.
Peningkatan kemandirian masyarakat
1. Peningkatan partisipasi pasien, mantan pasien,
keluarga dan masyarakat.
2. Pelibatan peran masyarakat dalam , penemuan
kasus, dan dukungan pengobatan TB
3. Pelibatan masyarakat dalam promosi TBC
4. Pemberdayaan masyarakat melalui Integrasi
Layanan TBC di UKBM
KEGIATAN PENANGGULANGAN TB

PROMOSI KESEHATAN

SURVEILANS TBC

PENGENDALIAN FAKTOR RESIKO

PENEMUAN DAN PENANGANAN KASUS


TBC

PEMBERIAN KEKEBALAN

PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN


PENEMUAN DAN PENANGANAN KASUS
1. Penemuan kasus
a. Penemuan Kasus TBC aktif
o Investigasi dan pemeriksaan kasus kontak
o Skrining secara massal terutama pada kelompok beresiko
o Skrining pada kondisi situasi khusus
b. Penemuan kasus pasif
o Pemeriksaan pasien yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan
2. Penanganan kasus
Melalui tatalaksana kasus untuk memutus rantai penularan dan pengobatan terdiri atas :
a. Pengobatan dan penangan efek samping
b. Pengawasan kepatuhan menelan obat
c. Pemantauan kemajuan pengobatan dan hasil pengobatan
d. Pelacakan kasus mangkir
PERAN SERTA MASYARAKAT
Melalui cara :
1. Penemuan orang
terduga TBC
2. Dukungan pengobatan
TBC
3. Pencegahan TBC
4. Mengatasi faktor sosial
yang mempengaruhi
penanggulangan TBC
PERAN DAN KEGIATAN MAASYARAKAT DAN
ORGANISASI KEMASYARAKATAN
PERAN KEGIATAN

Pencegahan TBC Penyuluhan TBC, pelaksanaan KIEuntuk berperilaku hidup


bersih dan sehat, pelatihan kader.
Deteksi dini terduga TBC Membantu pelacakan kontak erat pasien dengan gejala
TBC,pengumpulan dahak terduga TBC, pelatihan kader.
Melakukan rujukan Mendampingi orang terduga TBC untuk memeriksakan diri
kefasilitas layanan kesehatan,
Dukungan/motivasi Dukungan motivasi dan sebagai Pengawas Menelan Obat
Keteraturan pengobatan pasien (PMO), kelompok pasien, diskusi kelompok sebaya.
TBC
PERAN DAN KEGIATAN MAASYARAKAT DAN
ORGANISASI KEMASYARAKATAN
PERAN KEGIATAN

Dukungan sosial ekonomi Dukungan transport pasien TBC, nutrisi dan suplemen
pasien TBC, peningkatan ketrampilan pasien TBC guna
meningkatkan penghasilan, memotivasi mantan pasien
untuk dapat mendampingi pasien TBC.

Advokasi Membantu memberi masukan untuk penyusunan bahan


advokasi
Mengurangi stigma. Diseminasi informasi tentang TBC, membentuk kelompok
pendidik sebaya, testimoni pasien TBC.